Aupair itu apa

Aupair Itu Apa? Mengenal Program Aupair 

Terdapat 7 negara yang populer pada program aupair mereka yaitu: Jerman, Prancis, Swedia, Belanda, Amerika Serikat, Australia, dan Norwegia. Program au pair ini cukup populer di beberapa negara, dan ada juga beberapa yang tidak memiliki program au pair secara resmi. Lantas, apa itu aupair?

Timeline & syarat untuk mengikuti program au pair di Jerman. Berikut timeline dan syaratnya: Belajar Bahasa Jerman, Ujian Bahasa Jerman, Mendapatkan Sertifikat Bahasa Jerman dari Goethe Institut, Mendaftar Aupair, Latihan Interview, Interview Guest Family, Membuat Paspor & Visa, Keberangkatan.

Mengenal Program Aupair

Mungkin masih banyak edu people yang bertanya-tanya tentang, apa itu au pair? Aupair merupakan program pertukaran budaya, yang dimana peserta program aupair akan tinggal bersama keluarga angkat, atau guest family.

Dimana kita akan belajar tentang cara tinggal dan berinteraksi secara langsung dengan keluarga disana, dan juga kita akan terlibat langsung dalam proses pengasuhan anak keluarga tempat kita tinggal.

Dalam program au pair kita sebagai peserta tidak akan mengeluarkan biaya untuk tempat tinggal, bahkan kita akan diberikan uang saku oleh keluarga angkat kita, tetapi kita mempunyai tanggung jawab juga untuk mengasuh atau menjaga anak dari keluarga angkat kita.

Jadi perlu dicatat ya edu people bahwa program au pair ini bukan hanya untuk liburan saja, tetapi kita akan belajar tentang budaya dan kehidupan di negara tujuan kita.

Negara Mana Saja yang Menerapkan Program Aupair

Terdapat beberapa negara yang menerapkan program aupair ini. Program auJerpair ini cukup populer di beberapa negara, dan ada juga beberapa yang tidak memiliki program au pair secara resmi. Berikut beberapa negara yang cukup populer dalam program aupair:

1. Jerman

Jerman adalah salah satu negara yang paling terkenal untuk program au pair. Program ini diatur dengan ketat dan au pair harus mematuhi persyaratan tertentu, seperti mengikuti kursus bahasa. 

2. Perancis

Prancis juga memiliki program au pair yang populer, di mana au pair membantu keluarga tuan rumah dengan tugas-tugas sehari-hari dan merawat anak-anak. 

3. Amerika Serikat

Program au pair di AS diatur oleh Au Pair Program Exchange Visitor Visa, yang dikelola oleh Departemen Negara Amerika Serikat. Au pair yang datang ke AS harus mendaftar melalui organisasi sponsor yang disetujui.

4. Swedia

Swedia memiliki program au pair yang cukup populer di mana orang asing dapat tinggal bersama keluarga Swedia dan membantu dengan tugas-tugas rumah tangga dan merawat anak-anak. 

5. Australia

Meskipun tidak sepopuler di negara-negara Eropa, Australia juga memiliki program au pair yang memungkinkan au pair untuk tinggal bersama keluarga tuan rumah dan membantu dengan tugas-tugas sehari-hari.

6. Norwegia

Norwegia adalah negara lain yang menawarkan program au pair di mana au pair dapat tinggal bersama keluarga tuan rumah dan membantu dengan pekerjaan rumah tangga serta merawat anak-anak.

7. Belanda

Aupair di Belanda membantu dengan pekerjaan rumah tangga dan merawat anak-anak dalam pertukaran untuk pemberian makanan, akomodasi, dan uang saku.

Timeline & Syarat Mengikuti Program Au Pair pada Negara Jerman

Mungkin edu people masih banyak yang bertanya-tanya nih tentang timeline aupair, dan syarat untuk mengikuti program aupair di Jerman. Perlu dicatat bahwa penting bagi edu people untuk memperhatikan timeline & syarat apa saja yang dibutuhkan pada masa pendaftaran program aupair.

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas mengenai timeline dan persyaratan apa saja yang harus dilengkapi saat mendaftar program aupair Jerman. Berikut timeline dan syarat yang harus dilakukan oleh peserta program aupair:

1. Belajar Bahasa

Menguasai bahasa negara yang ingin kita kunjungi merupakan hal yang terpenting sebelum mengikuti kegiatan program au pair. Terkhusus bagi edu people yang ingin mengikuti program au pair di Jerman, edu people harus lulus ujian bahasa Jerman untuk mendapatkan sertifikat B1 atau B2 dari Goethe Institut.

2. Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut

Setelah kamu belajar Bahasa Jerman dan sudah menguasainya, langkah selanjutnya ialah mengikuti ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut untuk mendapatkan sertifikat bahasa Jerman B1 ataupun B2.

3. Mendapatkan Sertifikat Bahasa Jerman

Ketika edu people dinyatakan lulus ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut, edu people akan mendapatkan sertifikat bahasa, yang dimana sertifikat tersebut merupakan salah satu syarat untuk mengikuti program au pair di Jerman.

4. Mendaftar Aupair

Langkah selanjutnya setelah edu people mendapatkan sertifikat Bahasa Jerman dari Goethe Institut, edu people bisa langsung mendaftar program au pair. Berikut syarat pendaftaran yang harus dipenuhi oleh edu people:

  • Berumur 18 – 30 Tahun
  • Kewarganegaraan yang diterima oleh negara yang dituju untuk mengikutin program au pair
  • Kemampuan Bahasa Jerman dan Bahasa Inggris yang baik 
  • Belum menikah dan tidak mempunyai anak
  • Bersedia tinggal di negara tujuan selama waktu yang ditentukan
  • Beberapa syarat lainnya yang harus ada di negara tujuan

5. Latihan Interview

Perlu diketahui oleh edu people bahwa penting untuk latihan interview, sebelum interview yang asli dilakukan. Latihan interview penting untuk mengasah kemampuan bahasa kamu disaat interview secara langsung dengan pihak terkait. Latihan interview bisa kamu lakukan dengan mentor kamu atau dengan orang yang sudah berpengalaman di bidang tersebut.

6. Interview dengan Guest Family

Setelah edu people melakukan latihan interview, selanjutnya edu people akan melakukan interview secara langsung dengan Guest Family yang akan menjadi keluarga angkat mau selama menjadi peserta au pair. 

7. Tanda Tangan Kontrak

Setelah sesi interview, dan kamu dinyatakan menjadi bagian dari Guest Family. Kamu akan menandatangani kontrak untuk menjadi peserta program au pair.

8. Membuat Paspor & Visa

Sesudah kamu menandatangani kontrak, dan resmi menjadi peserta dari program au pair. Edu people akan diminta untuk membuat paspor dan visa sebagai syarat keberangkatan ke negara yang dituju.

9. Keberangkatan ke Negara Tujuan

Langkah berikutnya, setelah edu people sudah mengurus semua persyaratan program au pair, dan resmi menjadi peserta program au pair. Edu people akan segera berangkat ke negara tujuan untuk menjalani program au pair.

Jika edu people tertarik untuk mengambil program aupair di Jerman, Magna Education adalah pilihan yang tepat. Magna Education menawarkan kursus dengan mentor-mentor berpengalaman dan kualitas pengajaran yang tinggi, yang akan membantu edu people dalam mempersiapkan diri dengan baik.

Jadi, jangan ragu lagi, segera daftar di Magna Education dan mulailah perjalanan kamu sebagai peserta program au pair di Jerman.

Selengkapnya
Ausbildung

Ausbildung: Program Sekolah dan Bekerja di Jerman 

Ausbildung, siapa yang tidak mengenal program ini?. Termasuk kedalam sistem pelatihan kerja di Jerman, tidak hanya itu para siswa juga akan belajar di sekolah. Nantinya pembagian waktu akan bergantian dalam seminggu.

Umumnya, siswa akan menjalankan program pemerintah ini selama 3 tahun. Namun, ada beberapa bidang kerja yang membutuhkan lebih lama maupun sebentar. Jika kamu ingin mengikuti program ini, tentunya akan ada persiapan yang harus diperhatikan. 

Program ini juga memiliki banyak jurusan dari berbagai bidang yang kamu pilih, tentu semua itu harus dipilih sesuai dengan minat. Tentu saja, akan ada banyak keuntungan dengan mengambil program ini.

Sejarah Ausbildung 

Program dibawah pemerintahan Jerman, memiliki sejarah yang panjang. Bahkan dari awal abad ke 19, industri di Jerman sangat meningkat. Namun dengan seiring dengan perkembangan, maka kebutuhan pekerja juga tinggi tentunya. 

Di Tahun 1840, terbentuklah sistem program yang seperti sekarang. Dari sinilah, menggabungkan pelatihan di tempat kerja dengan pembelajaran di sekolah. Dengan itu, banyak sekolah untuk memberikan pendidikan teori yang dibutuhkan. 

Pada tahun 1937, sistem program lebih diperkuat dan disusun secara terstruktur. Maka dari itu, pemerintah membuat Undang-Undang pendidikan Profesional. Didalamnya juga ditetapkan dasar bagi sistem pelatihan kerja..  .

Namun Undang-Undang tersebut mengalami beberapa revisi, tepatnya pada tahun 1969. Dan sejak saat itu menjadi dasar hukum bagi sistem pelatihan kerja. Seiring dengan berjalannya waktu, program ini menjadi penting untuk keberhasilan ekonomi Jerman. 

Dengan adanya sistem dual, yang menggabungkan pembelajaran teori dan praktik sangat membuktikan efektifnya dalam pelatih pekerja. Pemerintah dan perusahaan pun terus bekerja sama, tentunya untuk memastikan bahwa program ini akan tetap sesuai dan efektif. 

Pengaruh Ekonomi Jerman 

Tentunya program ini memiliki dampak meningkatnya keuangan disana. Tidak hanya itu, banyak hasil yang positif yang dirasakan oleh Jerman. Berikut ini, beberapa faktor keberhasilan suatu program terhadap ekonomi negara antara lain;

1. Pembentukan Tenaga Kerja 

Pada awal tujuannya, program pelatihan kerja ini mempersiapkan siswa agar memiliki kemampuan dan ilmu yang diperlukan dari berbagai profesi. Hasil lulusannya akan memiliki kelebihan ketika memasuki dunia kerja dengan kemampuan yang sudah dimiliki, sehingga bisa langsung mempraktekan nya. 

2. Tingkat Pengangguran

Selain membentuk tenaga kerja, mengurangi tingkat pengangguran dengan memberikan pelatihan yang fokus pada kebutuhan industri. Tentu akan ada banyak peluang kerja bagi para lulusan, selain itu bisa mendapatkan kerja lebih cepat karena sudah mempunyai sertifikat yang diakui. 

Dengan adanya hubungan yang kuat, antara lembaga pendidikan, perusahaan dan pemerintah. Bisa dipastikan, bahwa program pelatihan kerja selalu sesuai dengan kebutuhan industri. Hal ini dapat membantu menciptakan tenaga kerja yang sesuai dengan permintaan pasar.

3. Berpartisipasi Terhadap Inovasi

Adanya peran siswa yang terlibat dalam pelatihan kerja, membuat banyak pemikiran baru yang lebih inovatif. Mereka juga membantu dalam memajukan teknologi dan proses industri, pelatihan di tempat kerja juga membuat siswa mampu berkreativitas. 

4. Pendidikan dan Industri

Program pelatihan kerja juga menciptakan hubungan erat. Hal ini tentu akan memberikan banyak manfaat, karena perguruan tinggi akan mudah mendapatkan langsung ke dalam kebutuhan industri. Serta perusahaan akan mendapat akses ke calon pekerja yang terlatih.

5. Daya Saing Ekonomi

Karena menghasilkan tenaga kerja berkualitas dan sudah terlatih, membuat perusahaan Jerman sering diakui kemampuan mereka bersaing dalam pasar dunia. 

Sistem Internasional

Program pelatihan kerja dengan unsur tersebut, sudah termasuk elemen pelatihan di luar negeri. Namun masih terdapat beberapa aspek dari program ini, antara lain: 

1. Pertukaran Pelajaran

Meskipun disebut dengan pelatihan kerja, namun nantinya para siswa banyak mempunyai untuk melakukan pelajar di luar negeri. Hal ini tentunya kesempatan besar, dimana para siswa menghabiskan waktu mereka di perusahaan dan menambah pengalaman di dunia internasional. 

2. Magang Internasional

Beberapa program akan ditawarkan di luar jerman, ini akan memungkinkan para peserta mendapatkan pengetahuan tentang budaya kerja. Tentu nantinya pengalaman yang diberikan, mencakup keterampilan di lingkungan kerja internasional. 

3. Kurikulum Internasional

Dirancang untuk mempersiapkan siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai di tingkat dunia. Bahasa asing, sudah pasti dimasukan, karena dengan kemampuan ini menjadi alat utama dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan. Dan tentu itu akan digunakan dalam dunia kerja internasional. 

Siswa juga aja diberikan pemahaman mendalam, mengenai keberagaman budaya dan norma bisnis di berbagai lingkungan kerja dunia. Banyaknya proyek kolaborasi akan melibatkan para siswa, dengan begitu memungkinkan mereka bekerja dengan rekan dari berbagai latar belakang budaya.

Fokus pengembangan kemampuan dalam manajemen waktu, pemecahan masalah hingga kepemimpinan. Nantinya membuat para siswa mampu bersaing di dunia kerja internasional. 

Modul yang dipelajari akan membahas prinsip-prinsip bisnis internasional. Termasuk kebijakan perdagangan, manajemen keuangan internasional dan strategi bisnis global.  Selain itu, akan diberikan pembelajaran mengenai etika bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan di tingkat internasional. 

Lulusan Ausbildung

Setelah menyelesaikan program, tentu para lulusan program akan lebih memiliki keunggulan. Hal itu karena mereka telah menjalani pelatihan kerja langsung dan melakukan pembelajaran teori di sekolah. Tidak hanya itu, ada beberapa yang akan di dapat setelah lulus program antara lain:

1. Sertifikat Ausbildung

Tentu saja lulusan akan mendapatkan gelar yang sudah diakui secara internasional. Umumnya akan disebut sebagai “Abschlusszeugnis” atau “Ausbildungszeugnis”. Setelah mendapatkan gelar, siswa juga akan mendapatkan sertifikat. 

Tentu hal ini menjadi bukti, bahwa telah berhasil menyelesaikan program pelatihan. Dengan itu, tandanya siswa memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan bidang keahlian. Tentu sertifikat ini dapat menunjukan kepada calon perusahaan yang kamu daftar nantinya, sebagai bukti kualifikasi. 

2. Pengalaman Kerja

Selama melakukan pelatihan, tentu sudah menghabiskan banyak waktu di tempat kerja. Dengan ini siswa tentu akan mendapatkan pengalaman langsung  dalam pekerjaan yang sesuai dengan bidang mereka. 

3. Pasar Kerja

Tidak hanya mendapat pengalaman kerja, tentu para lulusan ini juga memiliki penempatan kerja yang tinggi di Jerman. Karena tujuan dari program, untuk memenuhi kebutuhan industri dan bisnis lokal. Sehingga biasanya lulusan memiliki kesempatan kerja yang baik. 

4. Gaji Ausbildung

Meskipun tidak sebesar dengan lulusan perguruan tinggi, tetapi para siswa nantinya akan mendapat kompensasi selama pelatihan dan setelah lulus. Namun umumnya, gaji dapat bervariasi dan semua tergantung dengan beberapa faktor termasuk sektor industri, jenis pekerjaan dan wilayah geografis.

5. Jalur Karir

Nantinya, lulusan ausbildung juga langsung bisa memasuki dunia kerja langsung. Bahkan siswa juga bisa memilih untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur studi lanjut. Ada banyak variasi juga, semua itu tergantung dengan bidang keahlian, industri dan minat. 

6. Pemahaman Kebutuhan Pasar Kerja

Lulusan program ini tentu akan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tuntutan dunia kerja. Tentunya, karena sudah terlibat langsung dalam pekerjaan sejak awal pelatihan. Selain itu, para lulusan juga akan memainkan peran penting dalam mengisi kebutuhan pasar kerja. 

Program ausbildung sangat memberikan banyak pengalaman. Tentu kamu harus mempersiapkannya sejak awal, terlebih dalam kemampuan bahasa. Tapi tidak perlu khawatir, karena kamu bisa kursus bahasa Jerman di Magna Education. 

Disana kamu bisa memilih belajar dari berbagai tingkatan belajar, dari A1 hingga B1 lho. Selain itu, jika mengikuti program pelatihan kerja, tentu kamu akan dibantu dan diarahkan hingga keberangkatan ke Jerman. Jadi tunggu apa lagi, yuk daftar sekarang 

Selengkapnya
Berapa Lama Wajib Belajar di Jerman

Berapa Lama Wajib Belajar di Jerman? Sistem Pendidikan Jerman

Berapa lama wajib belajar di Jerman, umumnya kewajiban pendidikan hingga usia 18 tahun. Sistem pendidikan Jerman juga terkenal akan kualitasnya, maka dari itu banyak dari orang yang menginginkan belajar di Jerman. Sistem pendidikan Jerman juga dikenal, ketat standar akademis serta terstruktur. 

Wajib belajar di Jerman mencakup beberapa kewajiban pendidikan hingga tingkat tertentu, sama seperti di Indonesia sistem pendidikan di Jerman mulai dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi. Namun, sistem ini sedikit bervariasi antar negara bagian. 

Jerman, juga memberi kewenangan pada negara bagian untuk mengatur sistem sekolahnya. Setiap wilayah memiliki sistem sekolah yang berbeda-beda. Meski begitu pemerintah Jerman tetap mengatur pedoman pendidikan, walaupun dalam porsi yang lebih kecil. 

Berapa Lama Wajib Belajar di Jerman

Negara Eropa ini, memiliki berbagai jenis sekolah. Sistem sekolah di setiap bagian negaranya pun berbeda-beda, namun semua anak di Jerman mulai bersekolah pada umur 6 atau 7 tahun. Mereka pun akan bersekolah di sekolah dasar terlebih dahulu. 

Namun, anak-anak di Jerman memulai sekolah bukan di sekolah dasar. Terdapat juga beberapa jenis sekolah, yang bisa dijadikan tujuan untuk cara belajarmu. Berikut ini beberapa jenis sekolah yang ada di Jerman, antara lain:

1. Kindergarten

Lembaga pendidikan prasekolah, atau jika di Indonesia sama dengan taman kanak-kanak. Umumnya anak-anak bersekolah pada usia 3 hingga 6 tahun, yang merupakan tahap sebelum memasuki sekolah dasar. 

Kindergarten bertujuan menyediakan lingkungan belajar, yang tentunya mendukung perkembangan anak-anak, termasuk aspek fisik, kognitif sosial dan emosional.  Selain itu, memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan serta kreatif mengajarkan keterampilan sosial. 

Anak-anak yang berada di kindergarten ini, nantinya mereka akan bermain, bernyanyi, bercerita hingga kegiatan fisik lainnya. Nantinya metode pembelajaran, yang digunakan seringkali bersifat eksploratif dan fokus pada pengembangan kreativitas, imajinasi dan keterampilan sosial. 

Nantinya anak-anak akan belajar di kindergarten setiap hari, selama beberapa jam. Namun, beberapa kindergarten menawarkan untuk mengikuti program setengah hari atau penuh. Dengan tenaga pengajar yang telah dilatih dalam pendidikan, sehingga memiliki pemahaman tentang kebutuhan perkembangan. 

2. Grundschule

Jika di Indonesia sejenis dengan sekolah dasar, umumnya anak-anak akan memulainya pada umur 6 tahun. Grundschule, bertujuan untuk memberikan dasar pendidikan yang kokoh kepada siswa. Jika di Indonesia sekolah dasar berlangsung 6 tahun, di Jerman hanya 4 tahun saja. 

Mata pelajarannya juga seperti pada umumnya, yaitu matematika, bahasa Jerman dan bahasa Inggris. Selain itu, terdapat juga mata pelajaran lain ilmu pengetahuan alam, seni, olahraga dan topik-topik lainnya. 

Metode pelajaran di sekolah, sering dilakukan dengan cara interaktif dan kreatif. Para siswa juga akan difokuskan pada perkembangan keterampilan dasar, seperti membaca, menulis hingga berhitung. Tidak terlewat juga kegiatan tumbuh kembang. 

Jika di Indonesia, ujian untuk evaluasi selama masa belajar. Namun tidak dengan di Jerman, disana tidak memakai sistem ujian, tetapi meskipun begitu harus siswa harus menetapkan tujuan dan pencapaian tertentu. 

Setelah menyelesaikan Grundschule, nantinya siswa akan memilih beberapa jalur pendidikan. Terdapat tiga jalur yaitu Gymnasium, Hauptschule dan Realschule. 

3. Gymnasium

Salah satu jalur pendidikan menengah di Jerman yang menawarkan pendidikan umum, namun sekolah ini juga memfokuskan para siswa untuk persiapan ujian abitur. Tes dimana diperlukan untuk masuk ke perguruan tinggi atau universitas. 

Waktu yang dibutuhkan dalam sekolah Gymnasium ini, yaitu selama enam tahun dan terdapat tingkatan mulai dari kelas 5 hingga 12 atau 13. Setelah selesai bahkan lulus ujian, tandanya siswa sudah bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau universitas. 

Ada banyak materi yang dipelajari, yaitu bahasa Inggris, Jerman, matematika, ilmu sosial, seni dan olahraga. Nantinya siswa bisa mengambil materi yang lebih mendalam, sesuai minat dan bakat. Pada tingkat Gymnasium ini terdapat ujian akhir, sebagai tanda sudah menyelesaikan pendidikan menengah. 

Hasil ujian akan sangat mempengaruhi, tentunya untuk masuk ke perguruan tinggi. Pada tingkat lebih tinggi, seperti kelas 11-12 atau 13 siswa bisa memilih mata pelajaran sesuai dengan minat serta rencana karir mereka.

Tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik saja, Gymnasium juga mendukung kegiatan tambahan seperti ekstrakurikuler. Tidak hanya itu, siswa juga akan berpartisipasi dalam proyek penelitian, organisasi sekolah dan kelompok belajar. 

Tujuan utama Gymnasium yaitu, memberikan pendidikan yang mendalam untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan tinggi. Nantinya, siswa diharapkan dapat memiliki kemampuan dalam menganalisis dan memahami konsep pembelajaran. 

Sistem pendidikan ini bersifat fleksibel, dan pilihan tingkatan ini bergantung dengan tujuan karir serta keinginan siswa. 

4. Hauptschule

Salah satu pendidikan menengah di Jerman. Sejak reformasi pendidikan pada 2004, beberapa negara bagian telah menggabungkan Hauptschule dengan Realschule menjadi sekolah menengah umum yang kini dikenal dengan Sekundarschule. 

Namun Hauptschule ini juga masih ada di beberapa wilayah, serta menjadi bagian dari sejarah pendidikan yang ada di Jerman. Sekolah ini akan berlangsung selama enam tahun, mulai dari kelas 5 hingga 10. 

Siswa yang sudah menyelesaikan Hauptschule ini, umumnya akan langsung masuk dunia kerja. Dengan itu, metode yang diajarkan yaitu mengarah pada pemahaman praktis. Namun terdapat juga beberapa mata pelajaran, seperti sains, matematika, bahasa Jerman sampai keterampilan teknis. 

Untuk menentukan hasil akhirnya, siswa akan diuji dengan tingkat sesuai mata pelajaran dan tujuan pendidikan. Ujian ini juga akan mengarah pada keterampilan serta pengetahuan mengenai dunia kerja nantinya. 

5. Realschule

Berbeda dengan Hauptschule, sekolah menengah ini lebih umum. Namun umumnya akan berlangsung selama enam tahun, dari kelas 5 hingga 10. Setelah menyelesaikan, siswa dapat memasuki dunia kerja dan bisa juga pendidikan tinggi. 

Siswa akan menghadapi ujian pada tingkat 10 akhir. Nantinya, hasil ujian tersebut dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja. 

6. Berufschule

Jenis sekolah ini menawarkan pelatihan vokasi, disini siswa akan menjalani magang di dunia kerja. Tidak hanya itu, siswa juga akan mendapatkan pengetahuan baik di sekolah maupun di tempat kerja. Sistem pendidikan Berufsschule menerapkan pelatihan dual, 

Nantinya, siswa yang sedang menjalani magang akan menghabiskan beberapa hari dalam seminggu di tempat kerja dan beberapa hari di Berufsschule. Tentunya siswa akan diajarkan mengenai keterampilan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan yang diambil. 

Sebagai penilaian akhir, siswa akan mengikuti ujian kejuruan dan memperoleh sertifikasi resmi yang sudah diakui industri. Tidak hanya keterampilan teknis, siswa juga diajarkan mengenai terikat kerja, keterampilan interpersonal serta berbagai aspek kehidupan profesional. 

7. Perguruan Tinggi

Siswa yang menyelesaikan pendidikan menengah dan sudah lulus ujian abitur, nantinya dapat melanjutkan ke universitas. Sistem perguruan tinggi di sana sangat dikenal, banyak universitas Jerman meraih posisi peringkat terbaik di dunia. Jadi Jerman memiliki wajib belajar hingga umur 18 tahun.

Ingin bisa bahasa Jerman, tapi bingung mulai dari mana? Tenang tidak perlu khawatir, karena Magna Education akan membantu kamu. Kursus bahasa Jerman yang dibimbing langsung  tim pengajar berpengalaman tentu akan menambah percaya diri. 

Jika kamu tidak memiliki waktu untuk datang langsung, tenang saja Magna Education juga menyediakan kursus online. Fasilitas yang tersedia pun sangat menunjang kebutuhan belajar kamu, dan tentunya harganya terjangkau lho. Yukk daftar sekarang!!! 

Selengkapnya