Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman?

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? Memang perlu diperhatikan, hal itu agar kamu dapat menyiapkannya sebaik mungkin. Memang perguruan tinggi di sana tidak memerlukan biaya, namun tidak hanya itu saja karena kamu juga perlu memikirkan biaya seperti akomodasi, makan dan lainnya. 

Perlu diketahui dibanding dengan negara Eropa lainnya, biaya hidup di Jerman cukup terjangkau. Negara industri ini juga merupakan tujuan favorit bagi mahasiswa internasional, terlebih bagi mereka yang memilih bidang yang berhubungan dengan sains dan teknologi. 

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? 

Pengeluarannya memang dapat bervariasi, semua itu tergantung pada kota tempat tinggal serta gaya hidup. Namun kota-kota besar seperti Berlin, Hamburg dan Frankfurt tidak termasuk kedalam kota termahal di dunia. 

1. Akomodasi

Biaya sewa tempat tinggal di Jerman dapat menjadi salah satu yang terbesar, karena harga sewa akan sangat bervariasi. Semua itu tergantung dengan kota dan tipe yang dipilih, kota-kota besar seperti Frankfurt, Munich atau Berlin akan cenderung lebih tinggi biaya sewanya. Ada beberapa tipe tempat tinggal yang  bisa kamu pilih, antara lain:

  • Asrama Kampus, sering menjadi pilihan yang terjangkau untuk mahasiswa. Karena biasanya biaya untuk asrama berkisar 200 hingga 400 Euro per bulan, namun semua itu juga tergantung pada lokasi dan fasilitas yang disediakan. Seperti kamar tidur dan dapur. 
  • Apartemen Bersama, tidak sedikit pula mahasiswa yang memilih untuk menyewa apartemen  bersama teman-temannya. Biaya untuk menyewa apartemen juga tergantung pada lokasi, jika di kota besar seperti Munich atau Berlin bisa berkisar 300 hingga 600 Euro per bulan per orang. 
  • Wohngemeinschaft, tempat ini hampir sama seperti kos-kosan. Dimana mahasiswa tinggal bersama dengan berbagai fasilitas, seperti dapur dan kamar mandi. Biaya untuk menyewanya pun bervariasi, namun biasanya berkisar 250 hingga 500 per bulan. 

Dalam akomodasi pun kamu harus menyiapkan dan memperhitungkan biaya tambahan, seperti untuk listrik, air, gas, internet dan biaya sampah. Biaya-biaya ini nantinya bisa mencapai beberapa puluh Euro, namun semua itu tergantung dengan penggunaannya. 

2. Makanan

Harganya pun beragam, namun umumnya sedikit lebih tinggi. Tentunya mahasiswa harus pintar-pintar mencari cara agar bisa berhemat, memasak sendiri merupakan cara yang paling hemat dibandingkan dengan makan diluar. Berikut ini beberapa perkiraan biaya makan di Jerman, antara lain:

  • Makan di Rumah, memasak sendiri umumnya lebih mengurangi biaya makan selama di Jerman. Kamu hanya membeli bahan makanan di pasar atau supermarket dengan bahan yang bervariasi, jika masak sendiri kamu akan mengeluarkan 150 hingga 250 Euro. 
  • Restoran, untuk makan siang biasanya akan memerlukan biaya bantara 5 hingga 10 Euro untuk hidangan sederhana, seperti sup, sandwich atau pasta. Untuk makan malam di restoran dengan formal, kemungkinan akan lebih tinggi biayanya berkisar 10 hingga 5 Euro. 
  • Makanan Cepat Saji, seperti pizza, burger atau kebab termasuk pilihan terkenal di Jerman. Namun umumnya biaya makanan cepat saji lebih murah dibanding dengan makan di restoran, adapun harganya berkisar 3 hingga 7 Euro permakanan. 

3. Transportasi

Ada berbagai jenis kendaraan yang bisa kamu gunakan selama di Jerman, tentu saja biayanya pun berbeda-beda. Jerman juga memiliki sistem transportasi umum yang sangat baik, hal ini tentu memudahkan masyarakatnya dalam melakukan perjalanan.  Adapun perkiraan biaya macam-macam transportasi yang ada di Jerman, yaitu:

  • Transportasi Umum, sangat bervariasi biayanya. Semua itu tergantung dengan jarak perjalanan, seperti biaya tiket tunggal untuk perjalanan di kota besar bisa sekitar 2 hingga 3 Euro. sedangkan tiket harian atau mingguan berkisar 7 hingga 30 Euro, tergantung jenis tiket. 
  • Kereta Api, memang menjadi pilihan yang terbaik. Selain nyaman tentunya juga efisien, namun biayanya juga tergantung dengan jarak perjalanan, jenis layanan dan kelas yang dipilih. Untuk perjalanan antar kota, biaya tiket satu arah berkisar 20 hingga 100 Euro. 
  • Sewa Sepeda, juga menjadi populer dan terjangkau di Jerman. Biaya sewa sepeda berkisar 10 hingga 20 Euro per hari, namun tergantung dengan kualitas sepeda dan lama waktu sewa. 

4. Hidup Sehari-Hari

Pengeluaran ini yang akan kamu gunakan di luar akomodasi, transport dan juga makan, biayanya pun bervariasi tergantung dengan gaya hidup dan lokasi. Berikut ini perkiraan biaya tambahan sehari-hari yang dikeluarkan oleh mahasiswa, antara lain:

  • Internet, terlebih di era saat ini sangat dibutuhkan. Karena selain untuk mengakses media social, internet juga bisa digunakan untuk akses komunikasi. Biaya untuk paket internet berkisar 20 hingga 40 Euro perbulan, tentu tergantung dengan operator dan paket yang dipilih. 
  • Kebutuhan Pribadi, hal ini juga termasuk penting. Karena sewaktu-waktu kamu juga akan memerlukan seperti pakaian, peralatan mandi atau pencuci pakaian. Maka dari itu perlu menyisihkan uang berkisar 50 hingga 100 Euro, namun tergantung dengan individunya. 
  • Kesehatan, mahasiswa internasional di Jerman umumnya diwajibkan untuk memiliki asuransi kesehatan. Biaya ini bermacam-macam, tergantung jenisnya. Biasanya di Jerman akan dikenakan 80 hingga 150 Euro per bulan. 

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? Umumnya  menghabiskan 700 hingga 800 Euro. jadi kamu bisa mempersiapkan budget dari awal ya. Selain itu, tentu juga kamu harus mempersiapkan diri dengan belajar bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman mudah di Magna Education aja, lembaga kursus yang menyediakan fasilitas pembelajaran lengkap, akses tempat yang mudah, dan bisa berkonsultasi mengenai program-program ke Jerman lho. Yuk daftar sekarang, karena harganya terjangkau. 

Selengkapnya
Apakah Kuliah di Jerman Perlu Ikut Tes IELTS?

Apakah Kuliah di Jerman Perlu Ikut Tes IELTS?

Apakah Kuliah di Jerman Perlu Ikut Tes IELTS? Jika kamu sudah merencanakan ingin berkuliah di Jerman tentu harus mencari tahu apa saja persyaratannya. Kuliah di Jerman merupakan impian banyak orang, karena terkenal akan kualitas pendidikannya. Selain itu, Jerman juga dikenal sebagai negara bebas biaya pendidikan. 

Negara Eropa ini juga lebih pemilih dalam penerimaan mahasiswa, berbagai universitas disana memiliki standar serta persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Syarat-syarat berlaku bagi pelajar lokal, tidak hanya itu pelajar internasional pun juga diwajibkan untuk mengikutinya. 

Apakah Kuliah di Jerman Perlu Ikut Tes IELTS?

Sistem tes ini biasanya digunakan dalam lembaga asing untuk melihat kualitas kemampuan bahasa Inggris. International English Language Testing System merupakan kepanjangannya, jenis tes ini sudah diakui dalam tingkat internasional. 

Memang yang mengikuti tes ini, umumnya untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja di luar negeri. Dalam format tes IELTS ini pun terdapat listening, reading, writing, and speaking. Umumnya skor IELTS yaitu dari 0 hingga 9, dengan setengah skor 0,5 tersedia. 

Namun untuk pendaftaran kuliah di Jerman tidak selalu membutuhkan tes IELTS. Karena negara ini lebih mengarah menggunakan tes bahasa Jerman, sebagai syarat masuk perguruan tinggi. Program sarjana maupun pascasarjana lebih banyak menggunakan bahasa Jerman.

Maka dari itu pihak universitas lebih memilih sertifikat bahasa Jerman dari calon mahasiswa internasional. Untuk itu, penting untuk selalu memeriksa persyaratan yang diberlakukan oleh universitas yang kamu tuju. 

Keuntungan Kuliah di Jerman

Sekarang kamu sudah tahu jawaban dari apakah kuliah di Jerman perlu ikut tes IELTS atau tidak. Nah, untuk melanjutkan perguruan tinggi disana, tentu membuat tertarik banyak orang. Karena sistem pendidikan dan masih banyak yang buat kamu terpukau akan keindahannya. Berikut ini beberapa keuntungan kuliah di Jerman, antara lain: 

1. Kualitas Pendidikan

Jerman memiliki sistem pengajaran yang berkualitas. Terbukti dengan banyaknya universitas di Jerman yang menduduki peringkat tinggi dan termasuk terbaik di dunia, tidak hanya negara ini juga dikenal dengan pusat penelitian serta inovasi. 

Banyak universitas yang berpartisipasi dalam proyek penelitian berkelas dunia, banyak ilmuwan terkenal yang berasal dari institusi pendidikan tinggi di Jerman. Ada banyak program studi dari berbagai bidang, mulai dari ilmu alam hingga seni. 

Program-program ini nantinya akan dibuat untuk memenuhi standar dunia dan mencakup tren dan perkembangan terkini. Dengan sistem pendidikan terstruktur, membuat Jerman sering dipilih sebagai tujuan melanjutkan pendidikan tinggi. 

Program yang tersedia, seperti sarjana, magister dan doktoral. Hal ini, nantinya akan memberikan kesempatan dalam pengembangan karir akademis. Banyak program Jerman yang memiliki hubungan dengan dunia industri, hal ini bisa memberikan peluang untuk terlibat magang dan membangun relasi. 

2. Biaya Pendidikan Murah

Umumnya universitas di Jerman, menawarkan biaya terjangkau bahkan tanpa mengeluarkan biaya di beberapa negara. Mahasiswa hanya perlu membayar biaya administrasi, Jerman juga menyediakan berbagai program mahasiswa internasional yang dapat mengurangi beban keuangan. 

Pemerintah Jerman juga memiliki komitmen tinggi terhadap akses pendidikan tinggi, prosedur ini menciptakan universitas lebih terjangkau dan merata. 

3. Kehidupan Sehari-Hari

Umumnya biaya hidup di Jerman lebih terjangkau dibanding dengan negara Eropa lainnya. Namun kamu juga perlu mempertimbangkan dimana kamu akan tinggal, karena jika memilih kota-kota besar seperti Hamburg, Frankfurt atau Munich cenderung lebih tinggi dibandingkan kota kecil lainnya. 

Tidak hanya itu, untuk akomodasi juga perlu dipertimbangkan. Karena ini merupakan salah satu pengeluaran besar, maka dari itu biasanya mahasiswa akan memilih tinggal di asrama kampus atau menyewa apartemen bersama teman. 

Untuk makanan, biayanya juga beragam. Namun memasak di rumah dan berbelanja di supermarket akan lebih murah dibanding dengan makan di luar atau memesan makanan instan. 

Jerman juga memiliki transportasi umum yang baik. Banyak warga lokal yang mengenakannya, bahkan umumnya mereka menggunakan sepeda. Biaya transportasi umum pun relatif terjangkau, tentunya ini akan memudahkan kamu dalam berpindah antar kota serta mengakses fasilitas umum lainnya. 

4. Fasilitas Publik

Layanan kesehatan di Jerman dikenal sangat bagus, serta mahasiswa yang terdaftar di universitas memiliki akses asuransi kesehatan mahasiswa yang terjangkau. Fasilitas umum lainnya, seperti perpustakaan dan pusat olahraga juga bisa diakses dengan biaya yang terjangkau. 

Penting untuk merencanakan matang tinggal di Jerman. Perhitungkan semua biaya yang terkait dengan studi dan hidup di luar negri, dan perhatikan juga bahwa biaya hidup dan kuliah dapat bermacam-macam. Itu semua tergantung dengan lokasi, gaya hidup dan kebutuhan pribadi. 

Persiapan Kuliah ke Jerman

Persyaratan ini tentu bermacam-macam, tergantung pada program studi dan universitas yang kamu pilih. Namun ada beberapa persyaratan umum yang perlu kamu ketahui, antara lain:

1. Ijazah Sekolah Menengah Atas

Tentu kamu akan membutuhkan ini, karena kualifikasi yang setara yang sudah diakui untuk memenuhi syarat kuliah di Jerman. Terkadang, kamu juga perlu menyelesaikan ujian masuk sebagai kualifikasi tambahan. 

2. Kemampuan Bahasa

Tentu kamu akan membutuhkan keterampilan ini, ini akan memudahkan dalam berkomunikasi selama disana. Terlebih lagi, kuliah di Jerman lebih banyak menggunakan sertifikat bahasa Jerman sebagai persyaratan utama. 

3. Esai

Terdapat beberapa program studi yang memerlukan untuk kamu menulis surat motivasi yang menjelaskan alasan mengapa pilih program tersebut, tujuan hingga keahlian sebelumya. Selain itu, surat rekomendasi juga diperlukan di beberapa program studi dan universitas. 

4. Wawancara

Merupakan bagian dari seleksi, tidak sedikit pula universitas dan program studi. Untuk mempersiapkan proses ini, kamu perlu berlatih dan sering menonton video wawancara untuk mencari tahu sekiranya apa saja yang akan ditanyakan. 

5. Izin Tinggal

Sebagai mahasiswa dari luar Jerman, tentunya kamu harus memiliki visa untuk izin tinggal disana jenis visa untuk kuliah tentu akan beda dengan turis. Visa kuliah akan disesuaikan dengan masa studi yang akan ditempuh, kamu bisa mendaftarkan diri di Kedubes Jerman yang ada di Indonesia. 

Berikut ini, beberapa persyaratan untuk pengajuan visa yaitu

  • Surat Penerimaan Universitas, kamu perlu memilikinya sebagai bukti jika sudah diterima sebagai mahasiswa disana. 
  • Bukti Keuangan, menunjukan bukti ini untuk menutupi biaya hidup di Jerman. Kamu bisa mengirim rekening bank dan surat keterangan beasiswa. 
  • Asuransi Kesehatan, tentu sangat dibutuhkan. Ini sudah mencakup semua periode tinggal di Jerman. Asuransi ini mencakup persyaratan minimal yang ditetapkan oleh pemerintah Jerman. 
  • Paspor, pastikan masih memiliki masa berlaku selama kamu tinggal di Jerman. Dan jangan lupa untuk fotokopi paspor. 
  • Formulir Visa, dapat kamu isi sesuai dengan jenis visa yang kamu ajukan. Formulir ini biasanya dapat kamu unduh dari dari situs web kedutaan. 
  • Pas Foto, tentu saja ini akan memenuhi standar visa Jerman. 
  • Akomodasi di Jerman, beberapa kota atau negara di Jerman memang memerlukan bukti akomodasi seperti kontrak, surat kontrak sewa.  

Apakah kuliah di Jerman memerlukan IELTS ? Tidak selalu diperlukan tes IELTS,. Nah, yang dibutuhkan umumnya sertifikat bahasa Jerman.  Jadi, yang perlu kamu lakukan yaitu mengikuti kursus bahasa Jerman. 

Magna Education merupakan tempat kursus bahasa Jerman yang berkualitas. Tidak hanya belajar bahasanya saja, namun kamu juga akan disalurkan untuk mengikuti program beasiswa ke Jerman lho. Tunggu apalagi, yukk daftar sekarang!!

Selengkapnya
Apakah Kuliah S1 di Jerman Gratis?

Apakah Kuliah S1 di Jerman Gratis?

Apakah Kuliah S1 di Jerman Gratis? Tentu, kamu bahkan bisa berkuliah hingga S3. Negara Eropa ini juga banyak dijadikan tujuan oleh para mahasiswa internasional, karena sistem pendidikannya yang terkenal akan kualitasnya. 

Tidak hanya pendidikan saja, pemerintah Jerman juga menyediakan beberapa program lainnya seperti ausbildung, au pair serta fjs dan bfd. Tidak hanya pendidikannya saja, negara Eropa ini juga dikenal akan seni, pariwisata dan sejarahnya. 

Karena banyak warisan seni yang sangat beragam, tidak hanya itu banyak seniman legendaris lahir di negara Jerman. Banyak juga museum serta sekolah seni yang berada di Jerman. Jadi tidak heran jika banyak kaum muda yang ingin berkuliah di Jerman. 

Apakah Kuliah S1 di Jerman Gratis?

Umumnya biaya perguruan tinggi disana relatif rendah bahkan gratis. Berbagai universitas di Jerman juga menetapkan bayaran pendaftaran sangat terjangkau, namun beberapa kampus membebaskan biaya kuliah sepenuhnya dengan program tertentu. 

Namun jika kamu mengikuti program beasiswa, tentu saja akan dari seluruh biaya kuliah. Terdapat perbedaan juga antara universitas negeri dengan swasta, yaitu dengan penetapan biaya. Jika negeri akan memberikan biaya lebih rendah bahkan gratis. 

Universitas swasta umumnya menetapkan biaya kuliah, namun itu semua tergantung dengan instansi pendidikan yang kamu pilih. Beberapa wilayah di Jerman juga memiliki prosedur berbeda-beda terkait biaya kuliah untuk mahasiswa internasional, karena itu penting untuk mencari informasi terlebih dahulu. 

Tidak hanya biaya kuliah saja, kamu juga harus mempersiapkan biaya hidup sehari-hari selama disana. Meskipun tidak terlalu mahal, namun nyatanya perlu ada perhitungan untuk akomodasi, makanan, transportasi dan lainnya. Karena ini faktor yang penting dalam pendidikan kamu nantinya. 

Bidang S1 Jerman

Dikenal sebagai program sarjana atau Bachelor’s degree program, yang biasanya berlangsung selama 3 hingga 4 tahun. Beberapa program S1, menawarkan berbagai bidang studi dari seluruh universitas yang ada di Jerman. Berikut ini beberapa bidang studi umum program S1 Jerman: 

1. Ilmu Alam dan Teknik Mesin

Bidang ini membahas berbagai materi dan penerapan yang berhubungan dengan perancangan, pengembangan dan pemeliharaan sistem otomatis. Program-program di bidang ini akan mempelajari berbagai topik mengenai teori dan praktik. Berikut ini  beberapa jurusan yang bisa kamu pilih dalam bidang ini, yaitu:

  • Teknik Informatika 
  • Teknik Mesin 
  • Teknik Elektro 
  • Matematika Terapan
  • Fisika Teknik  
  • Ilmu Material
  • Bioteknologi
  • Teknik Lingkungan 
  • Teknik Nuklir 
  • Astronautika dan Pesawat Terbang 
  • Ilmu Komputer Terapan

2. Ilmu Sosial dan Humaniora 

Dua bidang ini, berfokus pada pemahaman serta analisis dari berbagai aspek. Mulai dari kehidupan manusia, masyarakat hingga budaya. Keduanya memang berhubungan, namun mereka memiliki pusat yang berbeda. Berikut ini beberapa yang terkait, antara lain:

A. Ilmu sosial 

  • Sosiologi 
  • Psikologi 
  • Antorpologi 
  • Ilmu politik 
  • Ekonomi 
  • Hubungan Internasional 

B. Humaniora

  • Sastra 
  • Sejarah 
  • Bahasa dan Linguistik 
  • Seni Rupa dan Seni Pertunjukan 
  • Filsafat 
  • Agama dan Teologi 
  • Komunikasi
  • Pendidikan 

3. Ekonomi dan Bisnis 

Dua bidang ini, mempelajari berbagai aspek yang saling berhubungan dengan kegiatan, ekonomi dan bisnis serta manajemen. Berikut ini beberapa jurusan yang termasuk kedalam ekonomi dan bisnis, antara lain:

A. Ekonomi

  • Mikroekonomi
  • Makroekonomi 
  • Ekonomi Internasional 
  • Ekonomi Pembangunan 
  • Ekonomi Moneter 

B. Bisnis

  • Manajemen 
  • Pemasaran 
  • Akuntansi 
  • Keuangan 
  • Kewirausahaan 
  • Hukum bisnis 
  • Manajemen Sumber Daya Manusia 
  • Manajemen Rantai Pasokan 

4. Kesehatan dan Kedokteran

Bidang ini tentu saja mencakup beberapa aspek tentang ilmu kedokteran, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan. Beberapa program memang dibuat untuk memberikan pemahaman mendalam, mengenai anatomi manusia, sistem kesehatan dan pelayanan medis serta perawatan pasien. Berikut ini, jurusan yang terdapat pada bidang ini:

A. Kedokteran

  • Anatomi dan Fisiologi 
  • Biokimia dan Biologi Molekuler 
  • Pemikiran Klinis dan Keterampilan Klinis 
  • Ilmu Kedokteran Dasar
  • Kesehatan Masyarakat 
  • Kedokteran Preventif 
  • Pembedahan dan Keterampilan Klinis 
  • Kesehatan Jiwa dan Psikiatri 
  • Kedokteran Gigi 

B. Ilmu Kesehatan

  • Pengobatan Kedokteran Gigi
  • Kedokteran Hewan 
  • Kesehatan Masyarakat 
  •  Teknik Kesehatan
  • Ilmu Keperawatan 
  • Farmasi 

5. Seni dan Desain

Bidang ini melibatkan eksplorasi mengenai pengembangan dalam berbagai bentuk visual dan estetika. Berbagai program ini mencakup berbagai materi, maka dari itu mahasiswa dapat memilih jurusan tertentu yang sesuai dengan tujuan dan minat karir mereka. Berikut ini, beberapa jurusan yang ada di Seni dan Desain yaitu:

  • Seni Rupa 
  • Desain Grafis
  • Arsitektur 
  • Desain Produk 
  • Seni pertunjukan 
  • Desain Interior 
  • Seni Digital 
  • Fotografi 
  • Seni Kontemporer
  • Desain Fashion 

6. Ilmu Lingkungan

Merupakan bidang studi interdisipliner yang mempelajari interaksi antara manusia dan lingkungan. Disini juga kana mempelajari dampak terhadap kelanjutan ekosistem dan kesejahteraan manusia. Program ini dibuat, untuk memberikan pemahaman mengenai isu-isu lingkungan dan mengembangkan solusi.  Adapun beberapa jurusan mengenai bidang ini yaitu:

  • Manajemen Lingkungan 
  • Ilmu Lingkungan Terapan 
  • Konservasi Lingkungan 
  • Teknik Lingkungan 
  • Ilmu Lingkungan Maritim 
  • Ilmu Lingkungan dan Kebijakan

Tips Persiapan S1 Jerman 

Jika kamu ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Jerman, tentu akan banyak yang kamu persiapkan. Berikut ini beberapa tips yang perlu dipersiapkan, antara lain:

1. Pilih Program Studi dan Universitas 

Pastikan tentukan bidang studi yang diminati, tak lupa pilihlah universitas yang menawarkan program yang sesuai dengan tujuan karirmu. 

2. Persyaratan

Periksa terlebih dahulu, persyaratan masuk untuk program S1 di kampus yang dipilih. Terkadang persyaratan mencakup hasil tes bahasa Jerman atau Inggris, riwayat akademis, surat rekomendasi dan banyak lagi.

3. Bahasa

Jika kamu belum bisa lancar, kamu bisa mempelajarinya terlebih dahulu. Perhatikan juga persyaratan bahasa untuk program studi yang dipilih, karena beberapa program dapat diajarkan dalam bahasa Inggris. Namun kemampuan bahasa Jerman juga merupakan keuntungan kamu selama disana. 

4. Pendaftaran

Ikuti prosedur pendaftaran universitas yang dipilih. Umumnya, kamu akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran serta mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan. 

5. Visa

Tentunya jika kamu kesana untuk tujuan belajar, kamu perlu membuat visa pelajar Jerman. Persiapkan juga dokumen-dokumen yang diperlukan , agar pengajuan permohonan visa cepat di proses. 

6. Biaya Hidup

Hitung biaya hidup selama disana. Kamu bisa mencari tahu mengenai akomodasi baik di kampus maupun diluar kampus, disarankan untuk mengambil beasiswa karena biaya hidupmu akan ditanggung selama disana. 

7. Asuransi Kesehatan

Selama disana, pastikan untuk memiliki asuransi kesehatan yang layak. Beberapa universitas juga mensyaratkan mahasiswa internasional untuk memiliki asuransi kesehatan di Jerman. 

Pastikan untuk memeriksa persyaratan dan petunjuk dari universitas yang sudah dipilih, karena setiap tempat pasti memiliki prosedur yang berbeda. Tidak hanya itu, kamu juga harus sering memeriksa situs web resmi universitas agar tidak tertinggal informasi penting disana.

Jadi, apakah kuliah S1 di Jerman Gratis? Tentu saja, namun jika belum bisa berbahasa Jerman jangan khawatir karena sudah banyak kursus bahasa asing yang bisa diikuti. 

Magna Education merupakan tempat kursus bahasa Jerman yang berkualitas. Tidak hanya belajar bahasanya saja, namun kamu juga akan disalurkan untuk mengikuti program beasiswa ke Jerman lho. Tunggu apalagi, yukk daftar sekarang!!

Selengkapnya