Kursus Bahasa Jerman A1 - B2

Kursus Bahasa Jerman A1 – B2 Langsung Tinggal di Eropa 

Kursus bahasa Jerman A1 – B2, ketika memulai kursus pasti terdapat tahapannya. Namun tidak hanya tahapannya, saat mengikuti kursus bahasa asing juga akan ada tingkatan bahasanya. Hal itu agar memudahkan untuk mempelajari dasarnya terlebih dahulu. 

Dalam tingkatan itu juga, bisa mengetahui sudah sampai manakah kemampuanmu dalam belajar bahasa Jerman. Ketika kamu sudah menyelesaikan satu tingkatan, maka hasil akhirnya kamu akan diberikan sertifikat sebagai tanda bahwa kamu sudah mampu. 

Memiliki sertifikat juga punya banyak keuntungan, karena syarat program seperti Ausbildung, Aupair, BFD dan Fsj memerlukan sertifikat kemampuan bahasa Jerman. 

Tingkat Bahasa Jerman

Jika kamu sudah merencanakan untuk melanjutkan pendidikan atau memulai karir di Jerman, penting untuk mengetahui hal ini. Akan banyak persiapkan yang akan dilakukan nantinya, maka dari itu sebelum melakukan persiapan lebih jauh alangkah baiknya jika kamu melatih kemampuan berbahasa Jerman.

Tingkatan bahasa juga berbeda-beda, mulai dari dasar hingga bisa jadi native speaker. Berikut ini, beberapa tingkatan bahasa Jerman yang bisa kamu ikuti yaitu:

1. AI atau Dasar

Pada tingkat ini, merupakan pembelajaran dari yang paling dasar. Untuk kamu yang pemula, tingkat ini yang harus dipelajari terlebih dahulu. Pada tingkat A1, kamu akan memahami kalimat sederhana dan kosa kata dasar. 

Tes A1 diperuntukan untuk remaja, mulai dari 10 hingga 16 tahun yang ingin mengikuti ujian bahasa Jerman. Jika lulus dalam ujian ini, maka kamu sudah bisa mulai berkomunikasi dengan kalimat sederhana. 

Ketika kamu ingin mengikuti ujian ini, sudah dipastikan harus mengetahui bahasa Jerman dasar. Waktu belajar untuk persiapkan tes ini yaitu 80-200 jam, dengan surasi satu  jam hingga empat pulih lima menit. Namun terdapat juga tes A1 yang dikhususkan untuk dewasa, yang disebut Start in Deutsch.

Tes Start in Deutsch ini untuk yang ingin melamar Au-Pair di Jerman. Karena jika ingin membuat visa, disyaratkan untuk memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jerman. Jika sudah lulus tes ini, maka sudah mampu berbicara secara sederhana. 

Adapun syarat mengikutinya yaitu, berusia mulai 16 tahun. Waktu  untuk mengikuti tes ini yaitu 80 hingga 200 jam, dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit belajar. Adapun keterampilan yang akan didapat setelah mempelajari A1, antara lain:

a. Berbicara dan Mendengarkan

  • Memahami salam dan mampu menjawab sederhana.
  • Menyebutkan nama, asal dan informasi pribadi sederhana.
  • Menggunakan frasa sehari-hari dalam meminta bantuan, meminta maaf serta berterimakasih.
  • Mengikuti intruksi dalam situasi sehari-hari.

b. Kemampuan Tulisan dan Membaca

  • Memahami teks pendek dengan informasi umum.
  • Menulis kalimat sederhana mulai dari diri sendiri, keluarga hingga kegiatan sehari-hari.
  • Mengenal kosakata dasar dalam kehidupan sehari-hari. Seperti keluarga, makanan, waktu dan banyak lagi.

2. A2 atau Dasar

Pada tingkat ini, lebih tinggi satu tingkat dengan A1 namun masih di posisi dasar. Di tingkat ini kamu sudah bisa menjelaskan mengenai berbagi informasi, seperti pekerjaan hingga ekperesi umum. Tidak hanya itu, kamu juga bisa berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. 

Tes kemampuan ini dibagi menjadi dua, yaitu remaja dan dewasa. Nantinya sertifikat A2 bisa dijadikan syarat program Au-Pair. Sertifikat A2 untuk remaja dinamakan Fit in Deutsch, sedangkan untuk dewasa Goethe Zertifikat A2. Kemampuan yang akan kamu dapatkan pada sertifikat A2, anatara lain:

a. Mendengarkan dan Berbicara

  • Memahami percakapan sederhana yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari, seperti perjalanan, pendidikan, karir dan masih banyak lagi.
  • Berbicara pengalaman pribadi dan serta memberikan informasi yang sederhana.
  • Menyusun kalimat lebih kompleks.

b. Membaca dan Menulis

  • Membaca teks lebih kompleks dan panjang, seperti cerita pendek maupun informasi ringan.
  • Menulis kalimat paragraf lebih panjang, seperti pengalaman pribadi dan lainnya.
  • Memperbanyak kosakata dalam berkomunikasi.

3. B1 atau Menengah

Ketika sudah memasuki B1, tandanya kamu sudah lebih naik dari tingkat A. Pada B1 ini kamu sudah dapat memahami topik utama dari suatu pembahasan seperti pendidikan, pekerjaan dan banyak lagi. Tidak hanya itu, bisa juga berkomunikasi di negara yang menggunakan baahasa Jerman. 

Tes ini juga dibagi menjadi dua, kategori remaja dimulai dengan minimal umur 12 tahun, sedangkan untuk dewasa minimal umur berusia 16 tahun. B1 juga terdapat jam belajarnya yaitu 350 hingga 650 jam, dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit. 

Pada level ini juga menandakan bahwa tidak hanya berkomunikasi dasar saja, terlibat juga bisa berinteraksi. Adapun kemampuan yang akan kamu dapat, pada tingkat B1 ini:

a. Berbicara dan Mendengar

  • Memahami percakapan yang lebih kompleks, termasuk topik lebih abstrak. 
  • Berpartisipasi dalam diskusi dan memberikan pendapat atau argumentasi secara jelas 
  • Menyampaikan informasi yang jelas dan rinci akan masa depan, pengalaman pribadi dan banyak topik lainnya. 

b. Menulis dan Membaca

  • Membaca teks panjang dan jelas, seperti artikel berita 
  • Menulis esai pendek atau paragraf tentang argumen 
  • Memahami serta menggunakan berbagai bentuk waktu 

4. B2 atau Menengah

Jika sudah memasuki B2 sudah dipastikan kamu memahami dari teks rumit. Pada tingkat ini juga, diharapkan memiliki kemampuan yang cukup dalam berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi baik sosial maupun profesional. 

Tes ini digunakan bagi mahasiswa yang ingin belajar Studienkolleg dan beasiswa Jerman. Syarat usianya yaitu 16 tahun minimal dalam belajar waktu 600 hingga 800 jam belajar, tentu dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit.

Jika sudah lulus dalam tes ini, sudah dipastikan dapat memahami inti dari teks mengenai pembahasan, memahami diskusi ilmiah dengan pokok bahasan sesuai bidang dikuasai. Adapun kemampuan yang akan kamu dapat, pada tingkat B2 ini yaitu:

a. Berbicara dan Mendengarkan

  • Memahami percakapan, diskusi dan presentasi tentang topik yang bermacam-macam
  • Berpartisipasi dalam debat dan diskusi yang melibatkan argumen
  • Berkomunikasi secara lebih spontan dan lancar, menyesuaikan bahasa dengan situasi yang berbeda. 

b. Menulis dan Membaca

  • Menulis esai dan laporan yang mempresentasikan ide dengan jelas
  • Membaca dan memahami teks yang kompleks, seperti artikel akademis 
  • Menggunakan bahasa dengan lebih baik, termasuk kosakata yang lebih banyak 

Kursus Bahasa Jerman A1- B2

Ketika sudah mengenal semua tingkatan bahasa Jerman, kini kamu dapat mengikuti kursus untuk meningkatkan kemampuanmu. Berikut ini jenis kursus yang dapat kamu pilih yaitu:

  • Online, yaitu bisa dilakukan dimana saja tanpa perlu datang ke tempatnya. Kini sudah banyak juga aplikasi belajar bahasa yang mudah di akses. 
  • Offline,  yaitu dengan datang ke tempat kursusnya langsung. Cara ini akan lebih efektif karena dengan diajarkan langsung, kamu jadi lebih mudah berinteraksi dan memahami pelajaran. 

Kamu bisa mengikuti kursus di Magna Education, disana terdapat kelas offline maupun online. Dengan metode pembelajaran interaktif dan harga yang terjangkau, kamu sudah bisa berbahasa Jerman hingga tinggal disana. Yuk kursus bahasa Jerman A1 – B2 hanya di Magna Education, ya!

Selengkapnya
Les bahasa Jerman terdekat

Les Bahasa Jerman Terdekat dan Berkualitas 

Les bahasa Jerman terdekat, bahasa asing sudah menjadi kebutuhan penting di jaman sekarang. Banyak perusahaan dan instansi pendidikan menjadikan bahasa asing menjadi syarat utama, tidak hanya itu ketika kamu mendaftar beasiswa pun ada beberapa yang memerlukan sertifikat kemampuan tersebut. 

Terlebih pada negara Jerman, sudah terkenal dengan pendidikannya yang berkualitas. Selain itu, perekonomian disana juga kuat, maka dari itu banyak yang ingin memulai karir di Jerman. Jerman terletak di eropa tengah, dan terdapat sembilan negara yang berbatasan langsung. 

Bahasa Jerman

Jerman dan Austria memakai ini sebagai bahasa resmi, namun tidak hanya kedua negara itu Swiss juga memakainya. Bahasa Jerman termasuk bahasa kedalam Jermanik barat dari keturunan Indo-Eropa yang sama dengan bahasa Inggris, Frisia dan Belanda. 

Sejarah bahasa ini dimulai dengan bangsa romawi pada abad ke satu sebelum masehi. Pada masa itu dan abad setelahnya hanya ada satu bahasa, yaitu bahasa “Jerman” dengan perbedaan sedikit dialek. Setelah abad ke 6 masehi, seseorang bisa berbicara tentang bahasa “Jerman”. 

Bahasa Jerman terdapat kata benda, kata ganti dan kata sifat. Selain itu bahasa ini juga memiliki tiga jenis kelamin seperti maskulin, feminim dan netral, memiliki juga kata kerja kuat dan lemah. Bahasa Jerman juga dikenal dengan bahasa ibu. 

Alasannya yaitu karena sudah terhitung 90 jutaan sebagai penuturnya. Tidak hanya itu, banyak juga penutur asli dalam bahasa Jerman ini. Bahasa Jerman digunakan sebagai bahasa asing dan merupakan bahasa terbanyak di seluruh dunia

Sejarah Bahasa Jerman 

Memiliki dua mutasi konsonan, hal ini terjadi ketika perubahan fonetik pada konsonan dan masyarakat mulai mengucapkan kelompok konsonan tertentu dengan cara yang berbeda. 

Perubahan ini terjadi pada abad pertama, ketika ahli bahasa menganggap bahasa Indo-Eropa diucapkan di daerah setempat dan menjadi bahasa Proto-Jermanik san Armenia. Meskipun seperti sudah berabad-abad lalu, namun masih menjadi bagian penting dari sejarah bahasa Jerman. 

Catatan pertama yang menunjukan munculnya bahasa Jermanik, yaitu dalam catatan penulis latin pada abad ke 1 sebelum masehi dan enkripsi skandinavia pada abad 200 masehi. Penggunaan pertama bahasa jerman merupakan variasi bahasa gotik sekitar abad ke 350 masehi, untuk penulisan kitab suci. 

Masyarakat Jerman asli tinggal di Skandinavia selatan, di sepanjang laut utara dan dan pesisir baltik. Kini daerah tersebut menjadi negara polandia dan belanda. 

Pada awal kekaisaran roma, bahasa tersebut sudah menyebar ke selatan. Menyebarnya  bahasa tersebut melalui penaklukan suku di Inggris, Islandia dan Skotlandia Utara. 

Bahasa Jerman Menggunakan Dialek 

Jerman, Austria dan Swiss juga tidak berbeda jauh dengan bahasa Inggris tertulis. Namun dalam lisan berbeda, bahasa Jerman pun memiliki banyak dialek yang biasa digunakan. Berikut ini penjelasan mengenai bahasa Jerman tinggi dan Jerman rendah, yaitu:

1. Jerman Tinggi atau Hochdeutsch

Bahasa Jerman Tinggi Kuno, merupakan sekelompok dialek yang tidak memiliki sastra standar, dialek ini mulai digunakan pada tahun 1100 di dataran tinggi Jerman bagian selatan. Setelah  tahun 1100 atau pada Jerman menengah atas, bahasa standar dialek Jerman atas mulai bermunculan. Tepatnya pada wilayah Alemannic dan Bavarian, wilayah bagian selatan. 

Jerman tinggi merupakan turunan dari dialek Jerman Tinggi, selain itu digunakan juga sebagai bahasa administrasi, pendidikan tinggi, sastra dan media massa. Dialek Jerman tinggi didasarkan pada Sebagian besar dialek termasuk dalam bahasa Jerman tinggi  dan Jerman rendah. 

Perbedaan utama dari kedua tersebut yaitu hanya terletak pada sistem suara, seperti konsonan. Dalam wilayah tutur bahasa Jerman, kelompok dialek Jerman tengah dan atas dibedakan kelompok terakhir yaitu Austro-Bavaria, Alemannic dan Franconia Tinggi. 

2. Jerman Rendah atau Plattdeutsch

Bhasa ini termasuk ke dalam tanpa standar sastra modern tunggal. Suatu bahasa lisan di dataran rendah Jerman bagian utara, sudah mulai berkembang dari pidato Saxon Kuno dan bahasa Jerman Tengah Rendah dari masyarakat liga Hanseatic. 

Bahasa tersebut juga memberikan banyak kata pinjaman kepada bahasa Skandinavia, namun seiring menurun liga bahasa Jerman rendah juga menurun. Tetapi sejumlah dialek Jerman rendah masih digunakan di wilayah Jerman bagian utara dan beberapa literatur ditulis di dalamnya. 

Bentuk pengucapannya hampir sama dengan Jerman tinggi, hal ini dikarenakan jarak kedua wilayah sangat dekat. Dalam bentuk penulisan, keduanya pun sangat mirip. Low Deutsch merupakan dialek yang punah karena semakin sedikit orang yang menggunakan dialek tersebut. 

3. Jerman Swiss atau Schweizerdeutsch

Bahasa ini merupakan dialek Swiss, karena bahasa Prancis dan Italia juga merupakan bahasa resmi swiss, dialek ini jauh dengan dialek lainnya. Bahasa negara tetangga tentu membekas dalam pengucapannya, tetapi memahami dialek ini akan sulit bahkan bagi penutur bahasa aslinya. 

4. Jerman Austria

Bahasa ini juga sedikit berbeda dari yang lain, meskipun tata bahasanya sama namun bahasa ini juga memiliki kosa kata yang unik. 

5. Saxon Atas atau Sachsisch

Dialek ini digunakan pada negara bagian wilayah Jerman timur, sehingga banyak bahasa warga sana yang memakai bahasa ini. Dalam linguistik, bahasa ini mirip dengan bahasa Jerman standar serta dialek lainnya. Namun aksennya sangat disukai oleh banyak penutur bahasa Jerman. 

6. Berlin

Dikenal sebagai ibu kota Jerman, Berlin dengan sejarahnya kaya akan dunia seni yang berkembang pesat. Kota ini berkembang menjadi pusat internasional, jadi dialek Berlin asli perlahan memudar. Seiring berkembangnya zaman modern Berlin menjadikannya kota global. 

Alasan Bahasa Jerman Penting untuk Dipelajari

Kemampuan dalam berbahasa Jerman sangat membuka peluang, terlebih jika kamu ingin mengikuti beasiswa yang disediakan. Mempelajari bahasa Jerman tentu bisa memenuhi persyaratan pendidikan maupun pekerjaan, tidak hanya itu saja selama disana akan mudah bagi kamu untuk berkomunikasi. Cobalah temukan tempat les bahasa Jerman terdekat.

1. Pendidikan Berkualitas

Tidak diragukan lagi Jerman memang memiliki pusat pendidikan terbaik. Mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Bahkan pemerintah Jerman banyak menyediakan program beasiswa dalam hal pendidikan dan karir. 

2. Peluang Karir Luas

Tidak hanya dikenal dengan sistem pendidikannya saja, namun Jerman juga bisa menjadi tempat untuk meningkatkan karir. Tentunya dengan berbagai industri, membuat Jerman selalu membuka banyak tenaga kerja. 

Maka dari itu, belajar bahasa Jerman sangat penting, karena akan sangat berguna ketika sedang berada disana. Dengan mempunyai kemampuan itu, akan tidak hanya memudahkan kamu dalam komunikasi. Nantinya kamu akan mendapatkan banyak relasi dari lingkungan. Oleh sebab itu, mulailah untuk mencari tahu informasi seputar les bahasa Jerman terdekat.

3. Pariwisata & Perhotelan

Ketika berada di Jerman, kamu bisa berkeliling dan berwisata ke tempat indah disana. Tentu semua itu dengan beragam pilihan kuliner dan akomodasi, jika kamu memahami bahasa Jerman akan lebih menyenangkan jika kamu bisa berinteraksi langsung dengan pemandu wisata disana. 

Les bahasa Jerman terdekat tentunya ada di Magna Education. Para pengajar yang sudah berkompeten, sistem pengajaran interaktif hingga tempat strategis dan fasilitas yang lengkap akan kamu dapatkan, jadi yuk langsung daftarkan diri kamu.

Selengkapnya
Bahasa Jerman apa kabar

Bahasa Jerman Apa Kabar, Yukk Mengenal Kata Sapaan 

Jika kamu ingin belajar bahasa Jerman, jangan lupa untuk mempelajar kata sapaannya. Seperti apa kabar, atau bisa juga halo. Mempelajari cara ketika mengajukan pertanyaan ini, dapat membantumu dalam membuat suasana percakapan menjadi lebih nyaman saat berkomunikasi. 

Sangat penting untuk menguasai cara mengatakan apa kabar. Di Jerman, terdapat beberapa frasa berbeda yang digunakan. Semua itu tergantung konteks dan situasinya, satu frasa lebih tepat dibandingkan dengan yang lainnya. 

Namun kamu harus bisa mengetahui frasa mana yang tepat untuk setiap situasinya. Hal itu dapat membantu memastikan komunikasi kamu tetap penuh santun dan akrab sepanjang waktu.

Bahasa Jerman Apa Kabar

Memahami frasa akan memberikan pengetahuan tentang budaya Jerman. Selain itu, menempatkan kata-kata yang sesuai pada situasi adalah cara yang baik untuk menunjukan rasa hormat. 

Kata sapa “Wie geht es dir?” yang artinya “bagaimana kabarmu?” merupakan cara yang umum digunakan untuk menanyakan kabar di Jerman. Ungkapan ini merupakan yang tepat, ketika kamu berbicara dengan orang-orang yang sebaya atau memiliki hubungan dekat. 

Asal mula frasa tersebut berhubungan dengan ide tentang kehidupan yang lalu. Jadi pada dasarnya kamu bertanya “bagaimana kehidupan kamu?”, frasa ini termasuk yang sama dalam beberapa bahasa lain.

Wie Geht’s? Lebih Singkat

Sama halnya dengan menyingkat “apa kabar?” dalam bahasa Inggris, kamu pun dapat melakukannya pada bahasa Jerman. Jika biasanya menanyakan kabar menggunakan “wie geht es dir?” kamu pun bisa mempersingkat dengan “wie geht’s?” 

Kata yang dipersingkat hanya es menjadi ‘s dan menghilangkan kata ganti – siapa yang membutuhkannya. 

Waktu yang Tepat Menggunakannya 

Frasa ini sangat mirip dengan yang lainnya, hanya penggunaanya saja yang berbeda. Untuk kata sapaan, seperti “wie geht es dir?” akan tepat dipakai untuk teman dekat namun tidak terlalu akrab misalnya rekan kerja atau kolega. 

Dan untuk “wie geht?” dipakai untuk keluarga atau teman dekat. Jika ragu dengan kata yang akan digunakan, seperti di situasi sedang berbicara dengan senior sekolah namun tampak akrab. Kamu bisa menggunakan frasa ini: 

Wie geht e dir?” = Apa kabarmu? (tunggal)

“Bagaimana kabarmu?” = Apa kabarmu? (Jamak)

“Inhennya Wie geht?” = Apa kabarmu? (sedikit formal)

Bahasa Jerman Apa Kabar Formal 

Bagaimana menanyakan kabar dalam bahasa Jerman, namun pada situasi formal? Mudah lho ternyata. Saat berada posisi formal, seperti berbicara dengan dosen atau atasan kerja kamu bisa menggunakan kata “Wie geht es Ihnen?”

Jika ingin yang lebih rinci lagi, kamu bisa menambahkan kata “Wie geht es Ihnen heute Abend?” yang artinya (apa kabarmu malam in?). Atau bisa juga ditambahkan dengan berbagai ragam lainnya tergantung dengan konteks nya. 

Kata Sapaan Lebih Santai 

Jika ingin menyapa dengan sedikit ceria dan informan, kamu dapat menggunakan frasa “Wie läuft’s?” yang artinya (bagaimana kabarnya?). Cara ini merupakan cara lain untuk menanyakan kabar di Jerman. 

Pada kali ini, kata kerja gehen ditukar dengan laufen. Alternatif lainnya dalam bahasa Inggris untuk “How’s it going?” atau “bagaimana kabarmu?”. Saat berbicara santai dengan teman dekat atau anggota keluarga, kamu bisa bersikap santai sesukamu. 

Dalam hal itu, pertanyaan yang jujur dan jawabannya harus lebih dari sekedar “baik”. Untuk melakukan komunikasi yang penuh perhatian kepada penutur bahasa Jerman, kamu bahkan bisa bertanya mengenai keluarga hingga pekerjaan mereka.

Semakin baik mengenal seseorang, maka semakin spesifik pertanyaan kamu. Warga Jerman umumnya menghargai ketertarikan yang jujur terhadap diri mereka, dibandingkan obrolan ringan yang sopan. Berikut kata sapaan informal yang bisa kamu gunakan, antara lain: 

  • Hey, wie geht es dir? – Hei, apakabar? 
  • Was machst du jetzt? – Apa yang sedang kamu lakukan?
  • Ist alles in Ordnung? – Apakah semuanya baik-baik saja

Cara Menanggapi Kata Sapaan 

Jika kamu ditanya kabar oleh rekanmu, bagaimana cara kamu menanggapinya?, namun kembali lagi semua itu tergantung dengan seberapa dekat hubunganya. Ketika kamu memiliki hubungan yang dekat dan terbuka dengan rekanmu.  

Jangan ragu untuk memberikan jawaban yang jujur, terlebih jika sedang menghadapi situasi yang sulit. Dengan begitu kemungkinan kamu akan mendapatkan cara untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Jika ada yang bertanya “Wie fühlst du dich?” atau (bagaimana perasaanmu), maka artinya dia menginginkan jawaban yang jujur. Berikut ini, beberapa jawaban yang bisa kamu gunakan antara lain:

  • Mir geht es gut, wie geht es dir? Aku baik-baik saja, bagaimana kabarmu? 
  • Ich fühle mich großartig, danke! – Saya merasa baik-baik saja, terimakasih!
  • Uns geht’s nyali – Kami baik-baik saja 
  • Ich bin ein bisschen müde, aber gut, danke! – Sedikit lelah tapi baik, terimakasih!
  • Schon besser Mir ging – Saya sudah lebih baik 
  • Mir geht es heute nicht gut – saya merasa tidak enak badan hari ini
  • Ich habe heute einen schlechten Tag – aku mengalami hari yang buruk, hari ini
  • Heute ist ein wunderschöner Tag! – ini hari yang indah, hari ini 

Gesture dan Bahasa Tubuh Orang Jerman 

Seberapa sering menggunakan bahasa isyarat saat berbicara?, bahkan kamu tidak menyadari seberapa seringnya kamu mengangkat bahu, melambaikan tangan hingga mengacungkan jempol. Namun tidak perlu khawatir, namun kamu juga berhati-hari saat penggunanya. 

Orang jerman tidak terkenal dengan pergerakan tangan yang tegas, tetapi mereka menggunakannya. Menguasai bahasa Jerman dengan baik serta menghindari kecerobohan, misalnya menjaga kontak mata saat berbicara dipandang sebagai kesopanan dasar di Jerman

Bahkan di Jerman, terdapat isyarat zahlen, yaitu menghitung satu dimulai dengan ibu jari. Setelah itu ditambahkan jari telunjuk untuk dua, dan jari manis untuk ketiga dan berikutnya. 

Jika sudah berhitung seperti dalam frasa Inggris, dimulai dengan jari telunjuk. Hal tersebut bisa membuat bingung siapapun yang berbicara. Berikut beberapa isyarat Jerman yang perlu diketahui, yaitu 

1. Jempol

Di negara lain ketika seseorang berbicara, kita akan memberi reaksi berupa tanda jempol jika setuju apa yang sedang dibahas. Namun tidak di Jerman, jika di Jerman kamu membuat tanda ini maka orang-orang akan mengira bahwa kamu sedang menghitung. 

2. Menekan Jempol Keberuntungan

Orang Jerman mempunyai hal unik, yaitu menekan jempol untuk keberuntungan. Daripada memberitahu seseorang bahwa kamu akan menyilangkan jari untunya, lebih baik berkata “Ich drücke dir die Daumen.” (“Saya akan menekan ibu jari saya untuk Anda.”). 

Hal ini disertai dengan menekan ibu jari ke telapak tangan, serta melingkarkan semua jari lainnya di sekelilingnya. 

3. Menekan Dahi

Ketika sedang mengobrol dengan seseorang, kamu terlihat ingin bercanda dan menunjukan bahwa apa yang dia lakukan terlihat bodoh. Di Jerman terdapat cara unik untuk menunjukan itu, yaitu dengan mengetuk dahi. 

Dengan menekan jari telunjuk ke dahi, kebanyakan orang Jerman akan menggerakan  dahi mereka. Hal ini menandakan bahwa betapa bodohnya mereka  menganggap pembicaraan tersebut. 

Bagaimana, seru bukan belajar bahasa Jerman?, masih banyak materi lain yang ga kalah menyenangkan untuk dipelajari. Terlebih jika kamu ada tujuan untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja di Jerman, belajar bahasanya akan memudahkan kamu dalam berkomunikasi disana. 

Tunggu apalagi, ikut kelas di Magna Education. Tempat kursus Jerman yang kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, metode belajar yang efektif dan para pengajar yang berkompeten membuat kamu menjadi ahli dalam bahasa Jerman. Tidak hanya itu harganya terjangkau juga lho, yuk daftarkan dirimu!!

Selengkapnya