Program FSJ di Jerman

Fakta Program FSJ di Jerman 

Program FSJ di Jerman. Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan dan merintis karir di Jerman, FSJ ini merupakan program yang cocok untuk kamu ambil sebagai langkah awal. Program FSJ adalah program sukarelawan yang bergerak di bidang sosial.

Tentunya, sebelum mengikuti FSJ di Jerman kamu memerlukan kemampuan bahasa Jerman yang mencapai level B1. Pastikan edu people untuk belajar bahasa Jerman, agar bisa mengikuti program FSJ di Jerman.

Program FSJ di Jerman

FSJ atau Freiwilliges Soziales Jahr adalah program yang diperuntukan untuk generasi muda yang ingin memulai karir mereka di Jerman. Program ini merupakan program sukarelawan atau volunteer yang terlibat pada proyek-proyek sosial dan kemanusiaan.

Perlu dicatat, bahwa program ini memiliki batas usia dalam mendaftar yaitu maksimal 27 tahun.Tentunya, FSJ ini merupakan program yang sangat diminati oleh pemuda dari seluruh dunia. Bahkan, rata-rata gaji yang didapatkan oleh volunteer FSJ di Jerman sebanyak 700 Euro hingga 800 euro per bulan.

Durasi waktu program yang akan ditempuh oleh peserta FSJ adalah 6 sampai 18 bulan lamanya, untuk durasi standar dalam mengikuti program ini sekitar 12 bulan. 

Terkait jam kerja sukarelawan FSJ di Jerman tergantung pada kebijakan setiap instansi atau tempat kita bertugas. Tetapi, rata-rata jam kerja sukarelawan yaitu 35 jam sampai 40 jam per minggu, atau 7 atau 8 jam per harinya.

Apa yang Dilakukan Peserta Program FSJ di Jerman?

Teruntuk generasi muda yang ingin mencari pengalaman kerja di Jerman secara praktis? Program FSJ ini merupakan program yang bisa diambil untuk merintis karir edu people di Jerman. Banyak hal yang dilakukan oleh seorang relawan yang mengikuti FSJ di Jerman.

Sebagai relawan FSJ, edu people akan mengikuti beberapa kegiatan sosial seperti membantu staf medis di klinik atau rumah sakit, mengawasi dan bermain dengan anak-anak, dan membantu lansia di panti jompo. 

Dengan begitu, edu people akan mendapatkan pengalaman dan wawasan terkait beberapa pekerjaan di bidang sosial. Tentunya, pengalaman dan ilmu yang didapatkan saat mengikuti program FSJ akan sangat berguna untuk masa depan karir edu people di Jerman maupun di luar negeri.

Seiring berjalannya waktu, seorang peserta program FSJ akan mengetahui keterampilan yang mereka miliki, di mana pekerjaan atau kegiatan yang mereka lakukan akan dianggap oleh orang lain. Dengan demikian, berarti edu people sudah berhasil dalam memilih bidang profesi yang diminati.

Beberapa Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mengikuti Program FSJ di Jerman

Tentu, sebelum mendaftar FSJ di Jerman, sebagai calon peserta FSJ tentunya perlu mempersiapkan beberapa berkas atau dokumen persyaratan yang perlu dilengkapi untuk pendaftaran FSJ di Jerman. 

Bagi edu people yang tertarik dengan FSJ di Jerman, sudah menjadi hal wajib bagi edu people untuk mempelajari bahasa Jerman. Karena salah satu persyaratan utama dalam mendaftar FSJ di Jerman yaitu kemampuan berbahasa Jerman yang sudah mencapai level B1.

Bahasa Jerman merupakan hal yang terpenting saat mengikuti FSJ di Jerman, karena beberapa hal seperti wawancara dengan institusi program FSJ, sampai wawancara untuk mengurus visa diwajibkan untuk bisa berbahasa Jerman. Selanjutnya, apa saja dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mendaftar?

  • Sertifikat kelulusan ujian bahasa Jerman level B1 yang dikeluarkan oleh Goethe Institut.
  • Curriculum Vitae (CV) atau resume dalam bahasa Jerman.
  • Surat motivasi atau motivation letter dalam bahasa Jerman. 
  • Surat lamaran kerja dalam bahasa Jerman.
  • Ijazah pendidikan terakhir dan transkrip nilai yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh penerjemah tersumpah dan bersertifikasi.

Ketika semua dokumen sudah dipersiapkan, langkah selanjutnya adalah menunggu pengumuman penerimaan FSJ di Jerman. Dan setelah edu people sudah di kontrak. Langkah terakhir yang dapat dilakukan oleh edu people yaitu mengurus visa keberangkatan ke Jerman.

Benefit Mengikuti FSJ di Jerman

Tentunya, ketika mengikuti FSJ di Jerman terdapat banyak keuntungan yang bisa edu people dapatkan. Berikut beberapa benefit yang dapat edu people dapatkan saat mengikuti program FSJ, diantaranya:

1. Uang Saku dan Tempat Tinggal

Sebagai peserta program FSJ, edu people akan mendapatkan beberapa fasilitas dan uang saku yang diberikan kepada para relawan, seperti uang saku untuk biaya hidup relawan selama di Jerman, makanan dan minuman yang disediakan, dan tempat tinggal di asrama.

Untuk uang saku atau gaji yang didapatkan seorang relawan FSJ di Jerman adalah 700 Euro sampai 800 Euro per bulan, dan juga relawan akan mendapatkan asuransi kesehatan selama program berlangsung.

2. Kesempatan Berkarir di Jerman

Setelah menyelesaikan program FSJ, tentunya edu people akan berkesempatan untuk melanjutkan karir di bidang masing-masing yang sudah ditekuni. Bahkan setelah menyelesaikan program ini edu people akan mendapatkan sertifikat yang berguna untuk karir di masa depan.

3. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Jerman

Saat mengikuti FSJ di Jerman, melalui kehidupan langsung di Jerman kamu akan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan bahasa Jerman kamu, bahkan kemampuan bahasa Jerman kamu bisa meningkat hingga level C2.

4. Pengalaman Budaya secara Langsung di Jerman

Peserta program FSJ akan berkesempatan untuk berintegrasi ke dalam budaya Jerman, memahami tradisi, nilai-nilai, dan gaya hidup lokal masyarakat Jerman. Bahkan, kamu mendapatkan kesempatan untuk menjelajahi Jerman dan negara-negara Eropa lainnya.

5. Berkontribusi Langsung dengan Masyarakat Lokal

Keuntungan yang didapatkan ketika mengikuti program FSJ yaitu relawan akan berkesempatan untuk berkontribusi secara nyata kepada masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas hidup orang lain.

Setelah membahas tentang Program FSJ di Jerman. Tentunya kamu memerlukan kemampuan bahasa Jerman tingkat B1. Jadi, yuk ikut kelas bahasa Jerman, di Magna Education aja. Metode pembelajaran disana, sudah pasti sesuai dengan gaya belajar kamu. 

Selain itu, kurikulum yang dibuat juga sudah tercakup berbagai materi bahkan hingga tingkat B1 bahasa Jerman. Perlu diingat, masa depan kamu, tergantung dengan cara pembelajaran. Jadi yuk langsung daftar!!

Selengkapnya
Apa Itu FSJ & BFD

Apa Itu FSJ & BFD di Jerman? Yuk Telusuri Perbedaanya

Apa itu FSJ & BFD? Program FSJ & BFD ini merupakan kedua program yang serupa, tetapi terdapat perbedaan batas umur untuk mengikuti program FSJ dan BFD ini. Bagi edu people yang ingin mengetahui lebih dalam tentang kedua program tersebut. Mari simak artikel ini dengan saksama.

Apa Itu FSJ & BFD di Jerman? Yuk Cari Tahu Kedua Program Tersebut

Apa Itu FSJ & BFD? Mungkin sobat edu people masih bertanya-tanya tentang apa itu program FSJ dan BFD? Perlu sobat edu people ketahui kalau kedua program ini mempunyai tujuan program yang sama, yaitu program sukarelawan di bidang sosial dan kemanusiaan.

FSJ merupakan singkatan dari Freiwilliges Soziales Jahr, sedangkan BFD adalah singkatan dari Bundesfreiwilligendienst, FSJ dan BFD ini adalah program sukarelawan atau volunteer yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, yang tentunya program ini didanai dan fasilitasi oleh pemerintah Jerman.

Sebenarnya kedua program ini merupakan program yang serupa, yaitu program yang bergerak di proyek-proyek sosial dan kemanusiaan dalam kurun waktu satu tahun, yang membedakan yaitu FSJ hanya bisa diikuti oleh peserta yang berusia muda, sedangkan BFJ bisa diikuti oleh semua kalangan umur.

Nantinya, saat mengikuti program FSJ atau BSD ini, edu people akan bekerja di lembaga kesehatan dan pendidikan di Jerman sebagai seorang volunteer. Tentunya saat mengikuti program ini, edu people akan mendapatkan gaji dari pemerintah di Jerman.

Bagi edu people yang ingin bekerja di Jerman, program ini sangat cocok untuk edu people ikuti. Karena di program FSJ atau BFD ini, tentunya edu people akan mendapatkan pengalaman kerja di Jerman, dan edu people juga mempelajari budaya di Jerman secara langsung.

Perbedaan Program FJS & BFD di Jerman

Walaupun kedua program ini memiliki tujuan yang sama. Namun sebenarnya kedua program ini memiliki banyak perbedaan yang mungkin edu people belum ketahui. Berikut perbedaan dari program FJS & BFD di Jerman:

1. Usia Peserta

Pada kedua program ini memiliki persyaratan usia yang berbeda. Untuk program FSJ bisa diikuti oleh kalangan anak muda yang baru lulus sekolah sampai umur 27 tahun. Sedangkan BFD bisa diikuti oleh siapa pun, bahkan tidak ada batasan usia untuk mengikuti program BFD ini.

2. Jam Kerja

Program FSJ memiliki jam kerja yang full time 38 jam sampai 40 jam per minggu. Berbeda dengan FSJ, walaupun BFD memiliki jam kerja yang full time juga, tetapi untuk peserta yang memiliki usia yang diatas 27 tahun bisa memilih part time yang jam kerjanya 20 jam per minggu. 

3. Durasi Mengikuti Program

Saat mengikuti kedua program tersebut, terdapat perbedaan pada durasi dalam mengikuti FSJ dan BFD. Sebagai peserta FSJ, edu people akan mengikuti program ini selama satu tahun penuh, berbeda dengan BFD yang dimana durasi program tersebut lebih fleksibel.

4. Tempat Kerja dan Lembaga yang Mengawasi

Saat menjadi peserta FSJ, edu people akan bekerja di lembaga sosial yang dinaungi oleh pemerintah daerah. Sama halnya dengan program ini, saat menjadi peserta BFD, tentunya edu pople akan bekerja di lembaga sosial, tetapi yang menaungi adalah pemerintah pusat di Jerman. 

5. Fokus Program

Tentunya kedua program tersebut merupakan program yang sama-sama bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, tetapi terdapat perbedaan dari kedua program tersebut pada fokus dan struktur program.

Pada program FSJ biasanya lebih konsen dan terstruktur pada pengalaman belajar dan bekerja bagi peserta yang lebih muda, sementara pada program BFD memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal pekerjaan yang diambil dan tanggung jawab yang diberikan kepada peserta.

Syarat Pendaftaran Program FSJ & BFD di Jerman

Sebelum edu people mengikuti program FSJ & BFD di Jerman, tentunya terdapat beberapa syarat pendaftaran yang harus edu people perhatikan. Berikut beberapa dokumen dan persyaratan utama bagi edu people yang ingin mengikuti kedua program tersebut, diantaranya:

  • Usia antara 18 hingga 26 tahun untuk FSJ, dan untuk BSD peserta dapat lebih tua dari itu.
  • Belum menikah atau tidak menikah.
  • Pengalaman dalam kegiatan sosial minimal selama 3 bulan. 
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jerman

Terdapat juga beberapa dokumen yang harus kamu lengkapi, seperti:

  • Pas Foto
  • Paspor yang masih berlaku 
  • Surat motivasi dan CV dalam bahasa Jerman 
  • Surat magang dari lembaga sosial dalam bahasa Inggris 
  • Dokumentasi kegiatan sosial 
  • Terjemahan resmi ijazah terakhir ke bahasa Jerman 
  • Pengisian formulir aplikasi Träger di Jerman

Benefit Mengikuti FSJ & BFD di Jerman

Saat menjadi peserta FSJ dan BFD, tentunya edu people akan mendapatkan beberapa benefit dari mengikuti kedua program tersebut. Berikut diantaranya:

1. Gaji

Sebagai peserta dari program ini, edu people akan mendapatkan uang saku atau gaji dari seorang trager. Untuk kisaran gaji yang didapatkan peserta yaitu sekitar 700 Euro sampai 800 Euro, tergantung wilayah pada wilayah masing-masing.

2. Sertifikat

Tentunya setelah edu people mengikuti program FSJ maupun BFD, edu people akan mendapatkan sertifikat resmi yang sangat berguna bagi edu people yang ingin berkarir di Jerman dan juga sertifikat tersebutdapat dicantumkan di curriculum vitae (CV).

3. Berkesempatan Bekerja di Jerman

Pengalaman yang edu people dapatkan selama mengikuti kedua program ini, tentunya pengalaman ini dapat menjadi nilai tambahan bagi edu people yang ingin memulai berkarir di Jerman.

Setelah mengetahui Apa Itu FSJ & BFD di Jerman? Tentunya, kesiapan ini pasti akan menginspirasi edu people. Selain menyiapkan berkas, persiapan bahasa juga sangat penting dan sebaiknya dimulai dari jauh-jauh hari nih edu people. 

Jika edu people mencari tempat kursus bahasa, tidak perlu khawatir karena ada Magna Education. Mereka menawarkan metode pengajaran interaktif yang akan membantu edu people fokus dalam pembelajaran. 

Dengan fasilitas lengkap dan mentor berkualitas, tentunya edu people akan mendapatkan pengalaman belajar yang memuaskan. Yang lebih baik lagi, harga kursusnya terjangkau! Yuk, segera daftar!!

Selengkapnya
tips belajar bahasa Jerman untuk pemula

Tips Belajar Bahasa Jerman untuk Pemula Mudah dan Cepat 

Tips belajar bahasa Jerman untuk pemula menjadi suatu tantangan. Namun jika tetap berusaha dan konsisten semua itu akan menghasilkan hasil yang baik. Belajar bahasa Jerman juga, bisa menjadi pengalaman yang menarik, tentu dapat menambah wawasan tentang budaya disana. 

Belajar bahasa Jerman tentu sangat menguntungkan, selain bisa digunakan negara Eropa lainnya. Bahasa ini juga banyak digunakan didunia, dan termasuk di peringkat 11 di tahun 2020. Sangat penting bisa menguasai bahasanya, jika kamu ingin pergi ke Jerman.

Terlebih jika ingin melanjutkan pendidikan atau memulai karir disana. Tidak hanya di Jerman, ada enam negara Eropa lainnya juga menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa resmi. Jadi ini sangat memudahkan kamu ketika berkomunikasi disana. 

Tips Belajar Bahasa Jerman untuk Pemula

Jerman merupakan salah satu negara yang paling banyak diinginkan murid-murid internasional. Banyak yang bilang bahasa Jerman ini sulit dipelajari, namun nyatanya tidak lho. Bahasa Jerman lebih mudah dipelajari dibanding bahasa lain, seperti Jepang, Mandarin hingga Korea. 

Untuk kamu yang baru terjun ke dunia bahasa Jerman ini, ada tips-tips yang bisa digunakan untuk memulai belajar. Berikut ini beberapa tips belajar bahasa Jerman, antara lain:

1. Belajar Dasar Bahasa

Ada beberapa dasar bahasa Jerman, yang perlu kamu pelajari, yaitu:Huruf dan Pengucapan, terdapat 26 huruf alfabet Jerman yang mirip dengan Inggris. Tidak hanya itu, ada juga karakter khusus seperti “ä,” “ö,” “ü,” dan “ß.”. Bahasa Jerman juga memiliki kata benda, kata kerja dan kata sifat. 

Kamu akan memahami perbedaan antara kata benda (Nomen), kata kerja (Verben), hingga kata sifat (Adjektive). Misalnya: Haus (rumah), spielen (bermain), schön (indah). Dalam dasar bahasa Jerman, juga akan mempelajari tata bahasa dasar, dengan menggunakan (der,die,das) serta konjugasi kata kerja dan struktur kalimat dasar. 

Angka dan waktu penting, pelajari angka dari 1 hingga 10 dan kemudian bisa meneruskan ke angka lebih tinggi. Pahami materi mengenai waktu, kamu bisa mempelajarinya mengenai dalam bahasa Jerman. Nama-nama hari dan bulan dalam juga termasuk dasar dalam bahasa Jerman. 

Ketika ingin menyapa teman Jerman kamu, tentunya harus menggunakan salam dan ungkapan sehari-hari. Seperti Guten Morgen (selamat pagi) , Aus Wiedersehen (selamat tinggal)  dan Danke (terima kasih). 

Dan banyak lagi yang perlu kamu pelajari seperti, pertanyaan dasar, tempat dan arah, makanan dan minuman, warna, ruang dan lingkungan, transportasi hingga cara memperkenalkan diri didepan orang banyak. 

2. Sumber Belajar yang Tepat

Di jaman sekarang, mudah jika kamu ingin mencari sebuah buku bahkan materi untuk belajar bahasa Jerman, terlebih teknologi yang semakin kian canggih. Ada banyak sumber belajar yang bisa kamu akses dari internet. Bisa menggunakan buku, aplikasi, web atau sumber belajar sesuai dengan cara belajarmu. 

Gunakan internet sesuai dengan apa yang kamu butuhkan, jadi kamu bisa belajar bahasa Jerman di mana saja dan kapan saja. Terlebih jika semua itu bisa diakses langsung melalui handphone kamu. 

3. Menonton dan Mendengarkan Bahasa Jerman

Cara ini juga bisa dilakukan, dengan menggunakan lagu-lagu bahasa Jerman. Selain mendengarkan, kamu juga bisa mencoba untuk menyanyikan liriknya. Selain itu, menonton film berbahasa Jerman juga bisa meningkatkan kemampuan bahasa kamu. 

Hal itu agar dapat lebih memahami percakapan sehari-hari menggunakan bahasa Jerman. Tidak hanya film,kamu juga bisa mempelajarinya  dengan menonton video keseharian seperti vlog di media sosial juga bisa kamu manfaatkan. 

4. Praktik

Luangkanlah waktu setiap hari untuk belajar bahasa Jerman, bahkan hanya beberapa menit saja. Tidak hanya belajar, berlatih secara konsisten pun penting. Karena dapat melancarkan kemampuan bahasa Jerman kamu.  Dalam praktek, kamu bisa mencari teman yang sedang belajar bahasa Jerman juga. 

Atau bisa mencari teman belajar online. Bergabunglah juga dengan komunitas bahasa Jerman di lingkunganmu, agar mendapat teman belajar lebih banyak. 

5. Perbanyak Kosakata

Kamu bisa mempelajarinya secara perlahan, fokuslah pada kosakata sehari-hari yang akan membantu kamu dalam berkomunikasi sehari-hari. Pelajarilah kata-kata baru dalam percakapan sehari-hari, kamu juga bisa membuat flashcard untuk mempelajari kosakata baru. 

6. Ikut Kursus

Cara yang tepat dan cepat dalam belajar bahasa Jerman yaitu mengikuti kursus bahasa Jerman. Kamu bisa memilih untuk mengikuti secara langsung atau online, karena saat ini sudah banyak tempat kursus bahasa asing terlebih Jerman dengan kualitas yang terbaik. 

Dengan mengikuti kursus, maka akan lebih mudah dan terstruktur dalam belajar. Tentunya akan lebih konsisten dan mengetahui perkembangan belajarmu sudah sampai tahap apa. 

Fakta Unik Bahasa Jerman

Terdapat beberapa hal yang harus kamu ketahui, berikut ini diantaranya:

1. Pengaruh Bahasa Inggris

Banyak kata dalam bahasa Inggris yang berasal dari bahasa Jerman. Pengaruh ini melibatkan dalam pembentukan kosakata, frasa dan struktur kalimat. Banyak kata serapan dari bahasa Jerman yang diangkat kedalam bahasa Inggris, seperti “kindergarten”, “delicatessen”, “schadenfreude”, dan “zeitgeist”. 

2. Kata Panjang

Bahasa Jerman juga dikenal dengan kata-kata yang sangat panjang, hak itu merupakan penggabungan dari kata-kata yang ada. “Rindfleischetikettierungsüberwachungsaufgabenübertragungsgesetz” (hukum tentang penyerahan tugas pengawasan penandaan daging sapi).

3. Dialek yang Beragam

Terdapat diseluruh wilayah berbahasa Jerman, beberapa diantaranya sangat berbeda dan sulit dimengerti. Bahkan penutur asli disana dan dari daerah lainnya, sejumlah dialek pun memiliki variasi yang berbeda di setiap wilayahnya. 

Berikut merupakan beberapa dialek yang ada di negara Jerman yaitu:

  • Alemanik, merupakan dialek yang berada di daerah Baden-Wurttemberg, Alsace dan sekitarnya. Termasuk ke dalam dialek swabia, alsace dan Markgraeflerland.  
  • Bavaria, merupakan dialek yang berhubungan dengan wilayah Bavaria dan Austria. Masuk ke dalam dialek Bairisch dan Osterreichisch (Austria). 
  • Hessian, dikenal di wilayah Hesse dan sekitarnya. Dialek ini memiliki beberapa perbedaan dengan bahasa Jerman standar. 
  • Rhineland, dialek ini digunakan di wilayah sepanjang sungai Rhine. Termasuk di daerah Rhineland-Palatinate dan North Rhine-Westphalia. 
  • Low German, dialek ini digunakan pada bagian utara Jerman dan beberapa wilayah Belanda. Termasuk dialek Nedersaksisch dan Ostfriesisch. 

Dan masih banyak lagi dialek lainnya yang berada di berbagai wilayah Jerman.

4. Bahasa Resmi Negara Eropa

Bahasa Jerman juga diakui sebagai bahasa nasional di luar Jerman, tidak hanya itu terdapat juga beberapa pengaruh budaya yang sudah tersebar. Berikut ini beberapa negara yang menjadikan bahasa Jerman sebagai bahasa nasional disana:

  • Austria, memakai bahasa Jerman digunakan sehari-hari. Namun terdapat perbedaan dialek dengan bahasa Jerman standar. 
  • Liechtenstein, juga menggunakannya sebagai bahasa resmi. Tetapi penutur Jerman disana, menggunakan Alemannic sebagai dialek mereka. 
  • Luxembourg, meskipun bahasa resmi disana menggunakan Luxembourgish. Bahasa Jerman dan Perancis juga digunakan secara umum di pemerintahan dan masyarakat, disana juga terdapat dialek yang membedakannya dengan Jerman atau Austria. 

Beberapa negara lainnya seperti Namibia, Belanda dan Italia juga menggunakan bahasa Jerman. Yang membedakannya hanya dialeknya saja. 

Bagaimana tips belajar bahasa Jerman untuk pemula, mudah bukan? Jika sedang mencari kursus bahasa Jerman di Magna Education aja. Disana kamu akan diajarkan langsung dengan para guru berkompeten. Tentu dengan  metode interaktif dan menarik. 

Selain itu kurikulum yang sudah terstruktur disesuaikan dengan kebutuhan pembelajar, dan tentu harganya sangat terjangkau,  yuk daftarkan diri kamu sekarang!!

Selengkapnya