Kuliah ke luar negeri

Kuliah ke Luar Negeri, Seperti Apa Persiapannya?

Kuliah ke luar negeri, siapa yang tidak ingin? Melanjutkan pendidikan disana merupakan impian sebagian orang. Karena dengan kuliah di luar negeri kamu tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi pengalaman akan hidup sendiri di negara luar. 

Institut Statistik UNESCO mengatakan, terdapat 53.604 mahasiswa Indonesia yang melanjutkan kuliah di luar negeri selama 2021. Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya, Indonesia masuk ke urutan 22 sebagai negara jumlah siswa belajar di luar negeri. 

Menyusun Persiapan Kuliah ke Luar Negeri

Tidak hanya persiapan keberangkatan saja, jauh sebelum itu kamu juga harus menyusun plan selama kamu berkuliah disana. Berikut ini langkah yang dapat membantumu dalam menyusun plan selama berkuliah di luar negeri: 

1. Mengetahui Alasan Kuliah ke Luar Negeri  

Kamu harus mengetahui alasan mengambil kuliah di luar negeri, serta tujuan apa yang ingin dicapai kedepannya. Banyak hal yang bisa diambil ketika kuliah di luar negeri, seperti disana bisa mempelajari bidang lebih spesifik, kualitas pendidikan dan metode pembelajaran lengkap.

Masih banyak hal yang bisa dijadikan alasan, tergantung bagaimana kamu memilihnya dan bisa menghubungkan dengan tujuan kamu nantinya. 

2. Melakukan Persiapan yang Matang

Ketika di negara luar kamu perlu mandiri untuk mengurus diri sendiri, maka dari itu mulailah belajar mandiri. Dan bukan hanya itu, bahasa di sana pun sudah pasti berbeda. Mulailah belajar bahasa asing ketika kamu memutuskan untuk kuliah di luar negeri, kamu bisa belajar mandiri atau mengikuti kursus

Selain itu, lakukan persiapan sesegera mungkin. Karena akan membutuhkan waktu untuk memenuhi persyaratan, mulai dari pendaftaran hingga mengajukan visa pelajar. Jika kamu mengambil jalur beasiswa, maka diperlukan persiapan lainnya. 

3. Mencari Informasi

Mulai mencari informasi tentang program kuliah, persyaratan hingga cara daftar dan program beasiswa yang tersedia. Dengan mencari di awal waktu, nantinya kamu akan mempunyai cukup waktu dalam persiapan kuliah di luar negeri. Jika ingin mengambil program S1, kamu bisa mencari tahu sejak kelas 2 SMA atau sederajat. Namun jika ingin mengambil S2, mulailah mencari tahu sejak 2 tahun sekarang. 

Terdapat banyak program kuliah di luar negeri, tingkat kesulitan dan durasi pun berbeda-beda. Tidak hanya itu, gelar kuliah luar negeri juga banyak macamnya. Sebagian program yang tersedia menggunakan bahasa pengantar yaitu bahasa inggris. 

Periode kuliah di luar negeri juga perlu kamu cari tahu. Karena saat ini, banyak negara asing yang menawarkan program S2 hanya belajar 2 tahun. Informasi ini diperlukan untuk perencanaan studi lanjutan, karena setiap negara mempunyai standar berbeda dalam setiap jurusan. 

4. Menyiapkan Dana

Untuk kuliah di luar negeri memang memerlukan biaya, namun kamu jangan risau akan hal itu. Banyak universitas yang tidak memerlukan dana besar, contohnya seperti di Jerman. Universitas di negara Eropa tersebut banyak yang murah, bahkan bisa gratis dengan menggunakan beasiswa lho. 

Selain dana kuliah, kamu juga perlu menyiapkan dana untuk kebutuhan selama disana. Tapi tenang, tidak perlu khawatir. Kamu bisa mengikuti program beasiswa atau kerja paruh waktu selama disana, karena ada beberapa negara yang memperbolehkan mahasiswa internasional melakukan kerja paruh waktu. 

5. Asuransi Kesehatan

Amerika, Inggris dan Australia merupakan negara yang mewajibkan para mahasiswa internasional memiliki asuransi kesehatan. Kamu akan disarankan untuk membeli polis di asuransi kesehatan yang sudah menjalin kerjasama dengan universitas tujuanmu. 

Tetapi, ada sebagian universitas juga yang membebaskan mahasiswa internasional untuk memilih penyedia asuransi sendiri. Namun ada syaratnya, polis asuransi kesehatan tersebut sudah sesuai dengan syarat dan standar pihak universitas. 

Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik 

Ada beberapa negara yang mempunyai sisterm pendidikan berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan  telah melahirkan lulusan sukses, sistem pendidikan memiliki kekuatan serta tantangan tersendiri. Pendidikan juga memiliki arti yang besar untuk individu maupun masyarakat. Berikut ini negara dengan sistem pendidikan terbaik, antara lain: 

1. Jerman

Negara yang terletak di Eropa ini menggabungkan pembelajaran di kelas dengan pelatihan kejuruan. Disini mahasiswa dapat memilih program studi yang bisa mengarah ke berbagai peluang karir. Jerman juga dikenal memiliki banyak universitas kelas dunia, terutama pada bidang teknik. 

Banyak masyarakat Indonesia yang melanjutkan pendidikannya di Jerman, dengan jenjang sarjana, pascasarjana hingga doktor.  Jerman menggunakan sistem Europe Credit Transfer and Accumulation System yang umumnya bernilai 30 per semester.

Daftar universitas terbaik yang ada di Jerman, Ludwig Maximilians University Munich, Technical University of Munich, University of Heidelberg , Humboldt University Berlin dan masih banyak lagi universitas terbaik dan merupakan universitas tertua di Jerman. 

2. Finlandia

Salah satu negara yang dinobatkan sebagai negara dengan pendidikan terbaik. Anak muda di Finlandia memiliki kemampuan membaca yang tinggi, itu dibuktikan dengan Programme for International Assessment. 

Durasi sehari-hari sekolah di Finlandia hanya 5 jam sehari, selain itu siswa juga tidak dibebankan dengan pekerjaan rumah.Terletak di benua Eropa Finlandia termasuk negara yang paling bahagia di dunia. Sistem pendidikannya lebih fokus pada kesejahteraan siswa.

Terdapat dua jenis pendidikan tinggi di negara ini, yaitu universitas dan universitas ilmu terapan. Terdapat 13 universitas di Finlandia yaitu Universitas Heinski, Aalto University, Universitas Turku, Universitas Oulu dan masih banyak lagi. 

3. Inggris

Banyak perguruan tinggi populer yang ada di Inggris, negara ini memiliki sistem pendidikan yang mengikuti pendekatan terstruktur mulai dari dasar hingga tinggi. Sistemnya menekan mata pelajaran akademik dan sudah mencakup ujian standar, seperti GCSE dan A-level. 

Banyak universitas di inggris yang termasuk universitas terbaik di dunia, seperti University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College London dan masih banyak lagi 

4. Amerika Serikat

 Amerika merupakan rumah bagi perguruan tinggi terbaik di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan yang bermacam-macam. Sistem pendidikannya mengedepankan kurikulum yang luas, kegiatan ekstrakurikuler dan pengujian standar. 

Ada beberapa pilihan pendidikan tinggi yaitu community college, universitas dan sekolah kejuruan. Gelar pendidikan di Amerika terbagi menjadi Gelar Associate, Gelar Sarjana dan Magister/ Doktor.  Beberapa universitas terbaik di Amerika, Stanford University, Harvard University, University of Chicago dan lainnya. 

5. Swedia

Sistem pendidikan di negara ini dikenal sangat baik, hal ini karena mereka memprioritaskan kesejahteraan siswa dan pembelajaran praktis.Negara ini menekankan kreativitas, pemikiran kritis dan juga kolaborasi. Selain Amerika, Swedia juga rumah bagi 50 institusi pendidikan tinggi.

Hal ini dikarenakan universitas di Swedia sering mendapat posisi teratas dalam peringkat global. Universitas terbaik di swedia yakni, Institut Teknologi Blekinge, Universitas Teknologi Chalmers, Universitas Dalrna, Universitas Halmstad dan masih banyak lagi. 

Bagaimana makin tertarik bukan untuk berkuliah diluar negeri, memang banyak yang perlu dipersiapkan dari jauh-jauh hari terutama untuk bisa berbahasa asing. Mulailah untuk belajar secara mandiri atau dengan kursus. 

Cari kursus bahasa asing yang berkualitas? Magna Education jawabannya. Kamu bisa belajar bahasa Inggris dan Jerman lho. Tidak perlu diragukan lagi, metode belajar yang kreatif serta para pengajar berkompeten membuat kamu cepat memahami dan mampu berbahasa asing. Yuk buruan daftar!!

Selengkapnya
Cara mendapatkan beasiswa

Cara Mendapatkan Beasiswa di Universitas Impian 

Cara mendapatkan beasiswa, apakah bisa? Tentu saja, bagi kamu memiliki impian kuliah di luar negeri beasiswa ini sangat penting. Dengan adanya beasiswa ini kamu tidak perlu memikirkan dan mengeluarkan biaya banyak untuk kuliah disana, karena memang biaya kuliah di sana tidaklah murah. 

Beasiswa akan membantu meringankan biaya kuliah bahkan hingga kebutuhan hidup kamu disana. Namun tidak hanya untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri saja, banyak instansi pendidikan hingga pemerintahan Indonesia menawarkan program beasiswa. 

Banyak yang mendambakan pendidikan tinggi seperti S1,S2 sampai S3 dan gelar tinggi lainnya, namun terkadang terdapat penghalang yaitu biaya. Tapi tidak perlu khawatir karena beasiswa bisa menghubungkan para calon pendaftar yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang perguruan tinggi.

Cara Mendapatkan Beasiswa

Ada banyak cara untuk meraih impian, itu semua tergantung niat serta usahamu. Begitupun dengan berkuliah di universitas yang sudah menjadi impian. Tidak masalah jika kamu berasal dari keluarga mampu atau tidak, karena kesempatan ini bisa kamu raih dengan menggunakan beasiswa. Namun bagaimana ya caranya? berikut ini merupakan cara untuk mendapatkan beasiswa, antara lain:

1. Mempunyai Prestasi

Jika kamu mau mengambil program beasiswa, perlu kamu perhatikan yaitu prestasi akademik. Terkadang juga prestasi non akademik. Prestasi ini merupakan salah satu syarat program beasiswa, karena itu kamu perlu mempersiapkan diri untuk mendapatkan nilai tinggi di kelas atau menjuarai perlombaan. 

2. Tentukan Kampus Pilihan

Sebelum mencari tahu tentang beasiswa, ada baiknya kamu menetapkan kampus yang diinginkan. Penting juga untuk mencari informasi kampus, seperti kurikulum, akreditasi, fasilitas, tenaga pengajar hingga aktivitas yang dilakukan ketika disana selain belajar.  

3. Riset Informasi Beasiswa

Banyak lembaga yang menyediakan beasiswa ke luar maupun dalam negeri. Kamu bisa mencari tahu dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, manfaatkan juga internet untuk menjelajahi berbagai situs resmi universitas yang diinginkan. 

Sering kali pihak universita suka memberi informasi mengenai beasiswa, media sosial lainnya juga dapat menjadi sumber informasi yang penting. Terlebih grup atau komunitas yang fokus pada bidang pendidikan dan beasiswa.

4. Menguasai Bahasa Asing

Kuliah di luar negeri merupakan impian banyak orang, apalagi dengan menggunakan beasiswa. Hal yang terpenting jika ingin  belajar di luar negeri yaitu menguasai bahasa tersebut. Memiliki kemampuan bahasa asing yang baik menjadi kunci penting meraih kesuksesan 

Banyak kampus tujuan menetapkan skor dalam ujian kompetensi bahasa, hal itu bertujuan untuk mendaftar beasiswa kuliah gratis. 

5. Memenuhi Persyaratan

Program beasiswa luar maupun dalam negeri pasti memiliki persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan yang harus dipenuhi yaitu dokumen sebagai syarat administrasi, penting untuk mempersiapkan dari jauh hari. Karena lembaga atau universitas yang mengadakan akan meminta dokumen tersebut. 

Program Beasiswa Gratis Pemerintah Indonesia 

Pemerintah Indonesia banyak menyediakan program beasiswa pendidikan, beasiswa yang diberikan melalui organisasi beasiswa LPDP ataupun kementerian seperti Kemendikbud,Kominfo dan Kementerian BUMN. Berikut ini merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah, antara lain:

1. Beasiswa APERTI BUMN

Program ini diperuntukan untuk siswa SMA sederajat, yang akan lulus tahun ini atau tahun depan. Beasiswa ini ditawarkan oleh Aliansi Perguruan Tinggi BUMN yang tersebar di pulau jawa. Kamu bisa mendaftar sampai 3 program di universitas yang tergabung dalam APERTI BUMN ini.  Adapun kampus yang terdaftar, yaitu 

  • Universitas Internasional Semen Indonesia di Gresik, Jawa Timur 
  • Institut Teknologi PLN di Jakarta 
  • Universitas Pertamina di Jakarta 
  • IT Telkom Surabaya di Surabaya 
  • Universitas Logistik dan Bisnis Internasional di Bandung
  • Telkom University di Bandung 
  • IT Telkom Jakarta di Jakarta 
  • IT Telkom Purwokerto di Purwokerto 

A. Syarat Pendaftaran 

Berikut merupakan persyaratan dari program beasiswa APERTI BUMN 

  • Mempunyai ijazah SMA sederajat, 2 tahun pendaftaran. 
  • Nilai rapot semester 1 hingga 5 
  • Mengupload dokumen di website perguruan tinggi yang tergabung, umumnya dokumen yang diminta yaitu KK dan KTP 
  • Jika ada mengupload sertifikat penghargaan, jika mempunyai 
  • Beasiswa ini untuk kelas reguler. 

Beasiswa ini sudah akan menanggung biaya kuliah penuh, yang akan dibayarkan langsung ke perguruan tinggi selama masa studi. 

B. Persyaratan Tambahan

  • Indeks Prestasi Semester minimal 3,4, jika kurang maka mahasiswa membayar uang kuliah normal dan status menjadi reguler. 
  • Untuk jenjang S1 maka maksimal masa belajar 8 semester atau 4 tahun
  • D3 dengan maksimal belajar 6 semester atau 3 tahun 

2. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Program beasiswa yang dibiayai pemerintah Indonesia melalui Dana Pengembangan Pendidikan Nasional. Kementerian Keuangan sudah membuka program ini sejak tahun 2012, melalui beasiswa ini mahasiswa bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 hingga S3. Beasiswa ini bisa untuk kuliah ke luar maupun dalam negeri. 

A. Syarat Pendaftaran LPDP

Berikut persyaratan yang harus kamu ketahui sebelum mendaftar beasiswa LPDP, yaitu:

  • Warga negara Indonesia 
  • Sudah lulus jenjang D4 hingga S2 dari perguruan tinggi akreditasi baik 
  • Tidak lagi  menjalankan studi S2 atau S3
  • Tidak lagi mendaftar atau menerima beasiswa lain 
  • Jurusan dan kampus yang dituju sesuai dengan ketentuan LPDP
  • Hanya mendaftar kelas reguler

B. Persyaratan Dokumen

Seluruh jenis program LPDP ini memiliki persyaratan dokumen yang sama. Berikut ini beberapa dokumen yang harus dipenuhi, antara lain:

  • Kartu Identitas Penduduk atau bisa juga Paspor 
  • Menandatangani surat pernyataan pada aplikasi dengan struktur pernyataan 
  • Mengisi profil formulir pendaftaraan online
  • Menulis rencana setelah kuliah, kontribusi di Indonesia dan komitmen kembali ke Indonesia 
  • Proposal Penelitian 
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS, PTE Academic
  • Surat rekomendasi 

3. Beasiswa KOMINFO

Program ini untuk kamu yang ingin melanjutkan jenjang S2 di universitas berkualitas, baik di dalam maupun luar negeri. Beasiswa ini sudah ada sejak 2007 dan dibuka setiap tahunnya, program ini diberikan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. 

Beasiswa ini ditargetkan untuk para Apatur Sipil Negara, Anggota TNI dan Polri hingga masyarakat yang mempunyai latar belakang di bidang TIK. Nantinya peserta wajib memilih program studi yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi. 

A. Daftar Universitas

A.1 Dalam Negeri
  • Institut Teknologi Bandung 
  • Universitas Gadjah Mada 
  • Universitas Indonesia 
  • Institut Teknologi Sepuluh November 
  • Universitas Sebelas Maret 
  • Universitas Andalas, dan lainnya 
B.1 Luar Negeri
  • Tsinghua University Tiongkok 
  • Eotvos Lorand University Hungaria 
  • International Institute of Information Technology Bangalore India
  • The University of Electro-Communication Jepang 

B. Beasiswa yang Diberikan Kominfo

Pada program ini kamu tidak hanya biaya pendidikan saja yang ditanggung, ada beberapa cakupan beasiswa ini, yaitu: 

  • Biaya pendidikan 
  • Biaya hidup selama mengikuti program 
  • Transport pesawat 
  • Asuransi kesehatan 
  • Visa pelajar 

C. Persyaratan Beasiswa KOMINFO

Berikut ini persyaratan yang harus kamu penuhi untuk mengikuti program beasiswa ini, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia 
  • Maksimal usia 45 tahun 
  • Lulus S1 dengan IPK 3,00 dari 4,00
  • Berpengalaman kerja minimal 2 tahun 
  • Tidak sedang memiliki jabatan fungsional 
  • Belum memiliki gelar S2 
  • Tidak menerima beasiswa dari lembaga lain

Mau tau cara mendapatkan beasiswa di universitas impian? Atau ingin lolos beasiswa ke luar negeri, tapi terkendala bahasanya? Tenang tidak perlu khawatir karena itu bukanlah menjadi suatu penghalang. Kamu bisa kursus bahasa asing di Magna Education, disini terdapat pilihan bahasa Inggris dan juga Jerman. 

Kursus di Magna Education mempermudah kamu memahami hingga bisa berbicara bahasa Inggris dan Jerman. Mulai dari metode belajar, dibimbing langsung dengan pengajar berkompeten hingga fasilitas yang memadai ada disini. Dengan kualitas tinggi tapi harganya terjangkau lho, yuk daftar sekarang!!

Selengkapnya
Kursus Bahasa Jerman A1 - B2

Kursus Bahasa Jerman A1 – B2 Langsung Tinggal di Eropa 

Kursus bahasa Jerman A1 – B2, ketika memulai kursus pasti terdapat tahapannya. Namun tidak hanya tahapannya, saat mengikuti kursus bahasa asing juga akan ada tingkatan bahasanya. Hal itu agar memudahkan untuk mempelajari dasarnya terlebih dahulu. 

Dalam tingkatan itu juga, bisa mengetahui sudah sampai manakah kemampuanmu dalam belajar bahasa Jerman. Ketika kamu sudah menyelesaikan satu tingkatan, maka hasil akhirnya kamu akan diberikan sertifikat sebagai tanda bahwa kamu sudah mampu. 

Memiliki sertifikat juga punya banyak keuntungan, karena syarat program seperti Ausbildung, Aupair, BFD dan Fsj memerlukan sertifikat kemampuan bahasa Jerman. 

Tingkat Bahasa Jerman

Jika kamu sudah merencanakan untuk melanjutkan pendidikan atau memulai karir di Jerman, penting untuk mengetahui hal ini. Akan banyak persiapkan yang akan dilakukan nantinya, maka dari itu sebelum melakukan persiapan lebih jauh alangkah baiknya jika kamu melatih kemampuan berbahasa Jerman.

Tingkatan bahasa juga berbeda-beda, mulai dari dasar hingga bisa jadi native speaker. Berikut ini, beberapa tingkatan bahasa Jerman yang bisa kamu ikuti yaitu:

1. AI atau Dasar

Pada tingkat ini, merupakan pembelajaran dari yang paling dasar. Untuk kamu yang pemula, tingkat ini yang harus dipelajari terlebih dahulu. Pada tingkat A1, kamu akan memahami kalimat sederhana dan kosa kata dasar. 

Tes A1 diperuntukan untuk remaja, mulai dari 10 hingga 16 tahun yang ingin mengikuti ujian bahasa Jerman. Jika lulus dalam ujian ini, maka kamu sudah bisa mulai berkomunikasi dengan kalimat sederhana. 

Ketika kamu ingin mengikuti ujian ini, sudah dipastikan harus mengetahui bahasa Jerman dasar. Waktu belajar untuk persiapkan tes ini yaitu 80-200 jam, dengan surasi satu  jam hingga empat pulih lima menit. Namun terdapat juga tes A1 yang dikhususkan untuk dewasa, yang disebut Start in Deutsch.

Tes Start in Deutsch ini untuk yang ingin melamar Au-Pair di Jerman. Karena jika ingin membuat visa, disyaratkan untuk memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jerman. Jika sudah lulus tes ini, maka sudah mampu berbicara secara sederhana. 

Adapun syarat mengikutinya yaitu, berusia mulai 16 tahun. Waktu  untuk mengikuti tes ini yaitu 80 hingga 200 jam, dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit belajar. Adapun keterampilan yang akan didapat setelah mempelajari A1, antara lain:

a. Berbicara dan Mendengarkan

  • Memahami salam dan mampu menjawab sederhana.
  • Menyebutkan nama, asal dan informasi pribadi sederhana.
  • Menggunakan frasa sehari-hari dalam meminta bantuan, meminta maaf serta berterimakasih.
  • Mengikuti intruksi dalam situasi sehari-hari.

b. Kemampuan Tulisan dan Membaca

  • Memahami teks pendek dengan informasi umum.
  • Menulis kalimat sederhana mulai dari diri sendiri, keluarga hingga kegiatan sehari-hari.
  • Mengenal kosakata dasar dalam kehidupan sehari-hari. Seperti keluarga, makanan, waktu dan banyak lagi.

2. A2 atau Dasar

Pada tingkat ini, lebih tinggi satu tingkat dengan A1 namun masih di posisi dasar. Di tingkat ini kamu sudah bisa menjelaskan mengenai berbagi informasi, seperti pekerjaan hingga ekperesi umum. Tidak hanya itu, kamu juga bisa berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. 

Tes kemampuan ini dibagi menjadi dua, yaitu remaja dan dewasa. Nantinya sertifikat A2 bisa dijadikan syarat program Au-Pair. Sertifikat A2 untuk remaja dinamakan Fit in Deutsch, sedangkan untuk dewasa Goethe Zertifikat A2. Kemampuan yang akan kamu dapatkan pada sertifikat A2, anatara lain:

a. Mendengarkan dan Berbicara

  • Memahami percakapan sederhana yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari, seperti perjalanan, pendidikan, karir dan masih banyak lagi.
  • Berbicara pengalaman pribadi dan serta memberikan informasi yang sederhana.
  • Menyusun kalimat lebih kompleks.

b. Membaca dan Menulis

  • Membaca teks lebih kompleks dan panjang, seperti cerita pendek maupun informasi ringan.
  • Menulis kalimat paragraf lebih panjang, seperti pengalaman pribadi dan lainnya.
  • Memperbanyak kosakata dalam berkomunikasi.

3. B1 atau Menengah

Ketika sudah memasuki B1, tandanya kamu sudah lebih naik dari tingkat A. Pada B1 ini kamu sudah dapat memahami topik utama dari suatu pembahasan seperti pendidikan, pekerjaan dan banyak lagi. Tidak hanya itu, bisa juga berkomunikasi di negara yang menggunakan baahasa Jerman. 

Tes ini juga dibagi menjadi dua, kategori remaja dimulai dengan minimal umur 12 tahun, sedangkan untuk dewasa minimal umur berusia 16 tahun. B1 juga terdapat jam belajarnya yaitu 350 hingga 650 jam, dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit. 

Pada level ini juga menandakan bahwa tidak hanya berkomunikasi dasar saja, terlibat juga bisa berinteraksi. Adapun kemampuan yang akan kamu dapat, pada tingkat B1 ini:

a. Berbicara dan Mendengar

  • Memahami percakapan yang lebih kompleks, termasuk topik lebih abstrak. 
  • Berpartisipasi dalam diskusi dan memberikan pendapat atau argumentasi secara jelas 
  • Menyampaikan informasi yang jelas dan rinci akan masa depan, pengalaman pribadi dan banyak topik lainnya. 

b. Menulis dan Membaca

  • Membaca teks panjang dan jelas, seperti artikel berita 
  • Menulis esai pendek atau paragraf tentang argumen 
  • Memahami serta menggunakan berbagai bentuk waktu 

4. B2 atau Menengah

Jika sudah memasuki B2 sudah dipastikan kamu memahami dari teks rumit. Pada tingkat ini juga, diharapkan memiliki kemampuan yang cukup dalam berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi baik sosial maupun profesional. 

Tes ini digunakan bagi mahasiswa yang ingin belajar Studienkolleg dan beasiswa Jerman. Syarat usianya yaitu 16 tahun minimal dalam belajar waktu 600 hingga 800 jam belajar, tentu dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit.

Jika sudah lulus dalam tes ini, sudah dipastikan dapat memahami inti dari teks mengenai pembahasan, memahami diskusi ilmiah dengan pokok bahasan sesuai bidang dikuasai. Adapun kemampuan yang akan kamu dapat, pada tingkat B2 ini yaitu:

a. Berbicara dan Mendengarkan

  • Memahami percakapan, diskusi dan presentasi tentang topik yang bermacam-macam
  • Berpartisipasi dalam debat dan diskusi yang melibatkan argumen
  • Berkomunikasi secara lebih spontan dan lancar, menyesuaikan bahasa dengan situasi yang berbeda. 

b. Menulis dan Membaca

  • Menulis esai dan laporan yang mempresentasikan ide dengan jelas
  • Membaca dan memahami teks yang kompleks, seperti artikel akademis 
  • Menggunakan bahasa dengan lebih baik, termasuk kosakata yang lebih banyak 

Kursus Bahasa Jerman A1- B2

Ketika sudah mengenal semua tingkatan bahasa Jerman, kini kamu dapat mengikuti kursus untuk meningkatkan kemampuanmu. Berikut ini jenis kursus yang dapat kamu pilih yaitu:

  • Online, yaitu bisa dilakukan dimana saja tanpa perlu datang ke tempatnya. Kini sudah banyak juga aplikasi belajar bahasa yang mudah di akses. 
  • Offline,  yaitu dengan datang ke tempat kursusnya langsung. Cara ini akan lebih efektif karena dengan diajarkan langsung, kamu jadi lebih mudah berinteraksi dan memahami pelajaran. 

Kamu bisa mengikuti kursus di Magna Education, disana terdapat kelas offline maupun online. Dengan metode pembelajaran interaktif dan harga yang terjangkau, kamu sudah bisa berbahasa Jerman hingga tinggal disana. Yuk kursus bahasa Jerman A1 – B2 hanya di Magna Education, ya!

Selengkapnya