Jurusan S2 Di Jerman

Jurusan S2 Di Jerman Buat Peluang Karir Tinggi

Jurusan S2 di Jerman tentu saja banyak pilihannya. Jika kamu ada rencana untuk melanjutkan S2 namun masih bingung terkait jurusannya, kamu tidak perlu khawatir. Karena ada kamu bisa memilihnya sesuai dengan minat serta kemampuanmu. 

Tak heran melanjutkan pendidikan pascasarjana memberikan peluang yang luas. Terlebih di Jerman yang terkenal akan kualitas pendidikannya, selain itu negara eropa ini juga dikenal sebagai pusat aspek penelitian. 

Terbukti bahwa banyak negara Eropa lainnya atau yang memiliki kerjasama dengan Jerman sering melakukan penelitian disini. 

Jurusan S2 di Jerman

Jurusan kuliah memang menjadi salah satu faktor penting, hal ini dikarenakan dapat menentukan masa depanmu. Maka dari itu, ketika ingin memilih jurusan, perlu pertimbangan yang matang 

Terlebih ketika kamu ingin melanjutkan program pascasarjana di luar negeri termasuk Jerman. Karena akan ada banyak jurusan S2 di Jerman yang menjanjikan karirmu. Berikut ini jurusan S2 di Jerman, antara lain:

1. Manajemen

Jurusan bisnis dan manajemen ini merupakan bidang ilmu yang mempelajari cara mengatur, mengembangkan strategi, prosedur dan peraturan dalam pengelolaan sebuah perusahaan. Jika kamu tertarik dengan bisnis, jurusan ini sangat cocok untuk kamu. 

Karena jurusan ini berhubungan dengan usaha dan juga pengelolaannya, maka nantinya kamu harus mempelajari hal-hal dalam bidang ilmu terkait seperti:

  • Keuangan 
  • Ekonomi 
  • Analisis bisnis
  • Akuntansi
  • Statistik 
  • Komunikasi Bisnis dan lainnya

Tentunya semua yang yang dipelajari akan membantu kamu dalam pengelolaan bisnis kamu nantinya. Adapun mata kuliah yang akan dipelajari yaitu:

  • International Business Law 
  • Risk Management 
  • Business Communication 
  • Marketing Management
  • Financial Management dan lainnya 

Prospek kerja bisnis dan manajemen inipun luas, ada berbagai macam posisi yang terkait dengan bisnis, ekonomi dan manajemen. Kamu bisa menjadi analis bisnis, bidang pengembangan bisnis, manajer perusahaan dan wirausahawan. 

2. Arsitektur

Pada jurusan yang satu ini, merupakan jurusan yang masuk salah satu jurusan dalam  1000 besar dunia ada di Universitas Darmstadt. Pada jurusan S2 di Jerman, kamu akan mempelajari banyak detail untuk rancangan kota yang modern. 

Jurusan ini juga termasuk cabang seni dan ilmu yang mengajarkan cara mendesain sebuah bangunan, sehingga nantinya bangunan tersebut mempunyai nilai estetis di dalamnya. Jika kamu tertarik dengan jurusan ini nantinya kamu akan diajarkan sejumlah ilmu pengetahuan. 

Seperti matematika, sains, seni, dan teknologi. Pelajaran ini merupakan ragam ilmu yang akan dipelajari, karena ilmu tersebut yang dapat menunjang banguna agar menjadi estetis. Adapun prospek kerjanya yaitu arsitek, kontraktor, developer dan masih banyak lagi. 

3. Hukum

Jurusan hukum yaitu suatu bidang studi yang mempelajari norma serta sistem hukum yang berjalan serta berlaku baik di kehidupan masyarakat maupun dalam sebuah negara. Jika kamu memilih jurusan hukum, nantinya kamu akan belajar beberapa hal dipelajari hukum yaitu:

  • Perdata 
  • Pidana 
  • Internasional 
  • Ekonomi
  • Tata negara
  • Administrasi negara
  • Hukum dan perkembangan masyarakat 
  • Hukum dan teknologi 

Tidak hanya hal yang dipelajari dihukum, pada mata kuliah jurusan ini pun tentu juga banyak. Selain mata kuliah, kamu juga penasaran dengan prospek kerjanya seperti apa. Berikut ini merupakan profesi lulusan jurusan hukum, yaitu:

  • Jaksa 
  • Hakim 
  • Konsultan hukum 
  • Diplomat 
  • Staf kementerian 
  • Anggota DPR  dan masih banyak lagi

4. Teknologi

Jurusan ini juga yang sangat dibutuhkan oleh banyak bidang, terutama di Jerman. Karena Jerman terkenal akan teknologinya, dengan berkembangnya setiap saat maka teknologi akan menjadi lebih maju lagi. 

Dalam jurusan ini tidak hanya materi saja, namun mahasiswa dituntut terlibat dalam kegiatan praktek dengan mengerjakan projek individu. Untuk mahasiswa program pascasarjana, perkuliahan akan akan berlangsung sekitar 1 hingga 4 tahun. 

Untuk syarat masuknya, tentu kamu sudah memiliki gelar sarjana dengan predikat 2:1. Namun bagi calon mahasiswa asing, diperlukan sertifikat IELTS dengan nilai 6.0-6.5 untuk mendaftar jurusan ini. 

5. Kedokteran

Dokter merupakan profesi yang sangat berharga di seluruh negara. Kesehatan menjadi faktor terpenting dalam kesejahteraan tinggi dimana pun. Kedokteran suatu ilmu dari bidang kesehatan yang mempelajari pemeliharaan kesehatan manusia, pencegahan penyakit dan pengobatan manusia. 

Ketika kamu masuk jurusan ini, nantinya kamu akan dituntut memahami anatomi tubuh manusia, genetika, hingga sel biologi dan molekuler. Dengan mempelajari itu, nantinya akan dapat menganalisisi dan melakukan diagnosa penyakit, memberikan pengobatan serta langkah pencegahannya. 

Prospek kerjanya selain menjadi dokter dirumah sakit atau klinik kamu juga dapat berkarir di bidang manajemen rumah sakit, dosen, kementerian kesehatan dan masih banyak lagi. 

Persiapan Program S2

Setelah memilih Jurusan S2 ke Jerman, kini saatnya kamu mempersiapkan apa saja persyaratan hingga kebutuhan apa yang digunakan ketika di Jerman nanti. Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu dipersiapkan, yaitu:

1. Kemampuan Bahasa Jerman

Hal yang pertama ini sangat penting untuk dipersiapkan, karena jika kamu mempunyai kemampuan dalam bahasa Jerman nantinya akan memudahkan kamu dalam berkomunikasi selama disana. Meskipun banyak universitas dan program menawarkan dalam bahasa Inggris. 

Karena selama disana kamu pasti akan berinteraksi dengan warga setempat, seperti ketika berbelanja atau menaiki transportasi umum. Maka dari itu bahasa sangat penting untuk kamu pelajari. 

2. Menentukan Universitas Tujuan

Selain belajar bahasa Jerman, menentukan universitas juga tak kalah penting. Karena ada banyak universitas terbaik dengan berbagai program. Ketika kamu memilih universitas, jangan lupakan juga mempertimbangkan lokasi. Karena itu bisa mempengaruhi pergerakan serta biaya hidup selama disana. 

3. Buat Surat Lamaran

Tahap setelahnya yaitu melakukan pendaftaran. Kamu dapat mengakses informasi mengenai pendaftaran di website universitas yang telah dipilih, setelah itu disana mengisi informasi mengenai data diri dan lainnya. 

4. Persyaratan

Pastikan kamu untuk melengkapi persyaratan daftar kuliah S2 di Jerman. Demi kelancaran proses pendaftaran, kamu harus mempersiapkannya dari jauh-jauh hari sebelum pendaftaran.  Adapun persyaratannya yaitu:

  • Telah menyelesaikan program sarjana, dan memiliki gelar
  • Memiliki sertifikat bahasa Inggris atau Jerman
  • Sudah mengajukan permohonan visa atau izin tinggal 

5. Tabungan Pribadi

Sebelum memutuskan untuk S2 di Jerman, ada baiknya kamu juga mempersiapkan tabungan pribadi. Hal itu untuk mempersiapkan pembiayaan kuliah dan biaya hidup selama tinggal disana. Namun kamu juga bisa mengambil program beasiswa yang diberikan pemerintah Jerman. 

Jika kamu sudah mempersiapkan semuanya, namun masih terkendala pada bahasa kamu jangan khawatir. Karena hal itu bukan menjadi suatu penghalang, semua bisa dilakukan jika ada kemauan untuk belajar. Jika kamu memiliki kesulitan dalam belajar sendiri, kamu bisa mengikuti kursus bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education aja, tempat kursus berkualitas dengan para pengajar profesional. Cara belajar yang menyenangkan serta berbagai macam fasilitas yang membuat kamu nyaman selama belajar disana, tentu dengan harga yang terjangkau sudah mendapatkan semua itu. 

Yuk daftarkan diri kamu segera!!

Selengkapnya
Kuliah di Jerman Tanpa Studienkolleg

Kuliah di Jerman Tanpa Studienkolleg, Yuk Intip Caranya  

Kuliah di Jerman tanpa studienkolleg, siapa sih yang tidak tertarik kuliah di negara pemikir dunia?. Ya tepatnya Jerman merupakan negara yang terkenal dengan kualitas pendidikannya serta biayanya yang terjangkau, maka tak heran jika banyak yang ingin melanjutkan pendidikan disana 

Tidak hanya itu saja, di Jerman banyak universitas yang masuk ke dalam rangking terbaik sedunia. Banyak universitas yang menghasilkan para lulusan terkenal dan bangunannya termasuk bersejarah. Namun seperti apa cara masuk untuk universitas disana?

Seperti Apa Studienkolleg?

Sebelum mengetahui kuliah di Jerman tanpa studienkolleg, alangkah baiknya jika mengetahui apa itu studienkolleg. Terlebih jika kamu sudah mempunyai rencana melanjutkan S1 di Jerman. 

Studienkolleg merupakan program penyesuaian akademik yang wajib diikuti sebelum masuk universitas Jerman. Tujuan dari program ini yaitu agar pelajar internasional memiliki level pendidikan yang sama sebelum masuk ke perguruan tinggi. 

Para siswa nantinya akan belajar selama 2 semester atau satu tahun, kamu juga akan diberikan masa mengulang maksimum 1 semester . Namun jika kamu lulusan sekolah internasional dengan IB Diploma atau Cambridge A, tidak akan diwajibkan untuk ikut Studienkolleg.  

Kurikulum Studienkolleg 

Dalam studienkolleg, terdapat kurikulum yang terbagi atas empat kategori. Kamu dapat memilih kurikulum tersebut sesuai dengan jurusan S1 yang kamu pilih. Berikut empat kategori yang kurikulum studienkolleg, yaitu: 

  • T-kurs, merupakan bahasa Jerman, matematika, fisika, kimia dan informatika 
  • M-kurs, yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, matematika, fisika, kimia dan biologi 
  • W-kurs, yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, matematika, ekonomi, bisnis dan sosiologi 
  • G-kurs yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, sejarah, literatur Jerman, sosiologi dan statistik. 

Jika sudah lolos, nantinya kamu akan mendapatkan visa studi selama 2 tahun. Di Jerman terdapat dua jenis studienkolleg, yakni swasta dan negeri. Namun diantara kedua itu, perbedaannya hanya terletak di biaya dan jumlah tempat yang tersedia.

Universitas Gratis di Jerman 

Jika ingin melanjutkan pendidikan di Jerman, memang perlu mengikuti studienkolleg terlebih dahulu. Namun ternyata kuliah di Jerman tanpa studienkolleg juga bisa lho. Banyak yang ingin melanjutkan pendidikan disana karena gratis, namun itu bukan hanya omongan belaka lho.

Hampir semua universitas negeri di Jerman membebaskan biaya kuliah. Hal ini baik untuk mahasiswa jerman maupun asing. Berikut ini universitas yang membebaskan biaya kuliah, antara lain:

1. Universitas Mainz

Universitas Johannes Gutenberg Mainz suatu perguruan tinggi yang terletak di Mainz Jerman. Namanya diambil dari nama Johannes Gutenberg, yang merupakan sang penemu mesin cetak. Universitas ini didirikan pada tahun 1477. 

Awal abad ke 18, aktivitas perguruan tinggi ini mengalami penurunan setelah perubahan wilayah dan ketidakstabilan. Universitas Mainz memiliki dari 10 fakultas dengan berbagai bidang studi, mulai dari ilmu sosial, ekonomi, kedokteran hingga seni musik. 

Tentunya universitas ini dilengkapi peralatan penelitian dan akademisi yang ambisius. Perguruan tinggi ini juga memiliki kampus yang terletak di bagian Tenggara kota, di dalamnya memiliki pusat kesehatan, kebun raya, penelitian dan masih banyak lagi. 

Meskipun bebas biaya kuliah, kamu juga perlu menyiapkan biaya lainnya. Yang harus dipersiapkan yaitu biaya kedatangan ke Jerman, biaya hidup hingga biaya tak terduga. 

2. Universitas Mannheim

Termasuk ke dalam universitas populer di Jerman, menjadikan perguruan tinggi ini banyak diminati para calon mahasiswa. Tidak hanya itu, Universitas Mannheim ini juga sudah mendapatkan penghargaan The National Excellence Initiative. 

Universitas Mannheim sudah terbukti akan kualitas penelitian dan pengajarannya. Program yang tersedia di Universitas Mannheim ini mulai dari sarjana, pascasarjana doktor. Banyak juga bidang studi yang tersedia, mulai dari administrasi, ekonomi, hukum, matematika, ilmu sosial, humaniora, ilmu komputer hingga sistem informasi.

Universitas ini terletak di pusat kota Mannheim, untuk gedung utamanya berada di Istana Mannheim. Perguruan tinggi ini memang menyediakan beasiswa, selain itu juga terdapat bantuan keuangan yang bisa didaftar di universitas ini.  Berikut beberapa bantuan keuangan yang di daftar di universitas Mannheim, antara lain:

a. Vodafone Chancen Stipendium 

Bantuan ini untuk program sarjana, terlebih untuk mahasiswa yang baru masuk awal tahun. Tunjangan yang diterima mahasiswa yaitu 1000 Euro setiap bulan. 

b. The Graduation Scholarship 

Beasiswa ini dibuat untuk mahasiswa semester akhir. Hal ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan skripsi, thesis atau ujian akhir. Maka nantinya mahasiswa bisa fokus terhadap penyelesaian studi tanpa khawatir akan biaya hidup. 

3. Universitas Kiel

Jumlah mahasiswa yang kuliah disana terdapat sekitar 20,000. Disana juga mempunyai jurusan-jurusan yang ditawarkan, yaitu ilmu pengetahuan, sains, pertanian, teknik pendidikan dan masih banyak lagi. Universitas ini menawarkan beberapa program khusus bantuan mahasiswa dari luar Eropa. 

Berikut ini beberapa program bantuan keuangan yang ada di Universitas Kiel, antara lain:

  • Interim Financial Aid, penerima bantuan ini yaitu untuk mahasiswa dari luar negara eropa 
  • University Endowments, Program bantuan ini dibuat untuk mahasiswa internasional. Namun jumlahnya terbatas, untuk mengikuti program ini kamu harus mendaftar secepat mungkin. 
  • Student Parishes and Organizations, bantuan keuangan ini mirip dengan interim financial aid. Namun bedanya bantuan ini diberikan oleh paroki protestan dan katolik. 

Fakta Kuliah di Jerman 

Ketika kamu sudah memutuskan untuk mengambil program sarjana di Jerman, tentunya pasti akan mengetahui persyaratannya apa saja. Selain persyaratan, kamu harus mengetahui fakta unik jika kamu berkuliah disana. Berikut ini fakta unik ketika berkuliah di Jerman, yaitu:

1. Biaya Kuliah

Tentunya Jerman memberikan banyak kesempatan kuliah gratis disana. Namun tetap memakai biaya pendaftaran ulang berkisar 250 euro atau 4 juta rupiah. Jika kamu ingin menggunakan beasiswa, maka kamu perlu mencari informasi mengenai beasiswa Deutscher Akademischer Austausch Dienst. 

2. Fasilitas

Di Jerman terdapat organisasi layanan mahasiswa bernama studentenwerk. Organisasi ini ada di setiap universitas, mereka memiliki tugas dalam penyediaan ekonomi, sosial kesehatan dan budaya kepada calon mahasiswa di semua universitas Jerman. 

Kamu akan mendapatkan 240 Euro, karena itu banyak calon mahasiswa yang berminat. Hanya dengan melalui situs web administrasi Studentenwerk lokal ke universitas yang di pilih, pelajar disana pun sudah dipastikan hidup tenang disana. 

3. Ujian Hanya Satu Kali

Di Jerman tidak mengadakan sistem remedial. Bagi pelajar yang tidak lulus dalam ujian mata kuliah, harus mengulang mata kuliah tersebut selama satu semester. 

4. Tidak Ada Wisuda

Di Indonesia untuk merayakan hari kelulusannya dengan keluarga melalui acara wisuda, acara ini akan dirayakan di universitas. Namun berbeda dengan universitas di Jerman, disana tidak mengenal acara wisuda, maka disana tidak ada mahasiswa yang mengenakan toga serta membawa keluarga ketika lulus sidang. Pelajar yang dinyatakan lulus hanya akan mendapatkan ijazah.

Ketika mengambil program S1, tentunya akan banyak hal yang perlu dipersiapkan. Ujian masuk ke perguruan tinggi juga sangat menentukan, dan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Karena itu diperlukan persiapan yang matang dan tak kalah penting kemampuan bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education. Tempat kursus yang berkualitas, karena para pengajar yang profesional. Selain itu berbagai fasilitas yang disediakan akan membuat belajar kamu menjadi nyaman, tak ketinggalan kamu juga akan dibantu dalam mempersiapkan program yang akan kamu pilih nantinya. 

Yukk buruan daftarkan diri kamu!!

Selengkapnya
Bahasa Jerman apa kabar

Bahasa Jerman Apa Kabar, Yukk Mengenal Kata Sapaan 

Jika kamu ingin belajar bahasa Jerman, jangan lupa untuk mempelajar kata sapaannya. Seperti apa kabar, atau bisa juga halo. Mempelajari cara ketika mengajukan pertanyaan ini, dapat membantumu dalam membuat suasana percakapan menjadi lebih nyaman saat berkomunikasi. 

Sangat penting untuk menguasai cara mengatakan apa kabar. Di Jerman, terdapat beberapa frasa berbeda yang digunakan. Semua itu tergantung konteks dan situasinya, satu frasa lebih tepat dibandingkan dengan yang lainnya. 

Namun kamu harus bisa mengetahui frasa mana yang tepat untuk setiap situasinya. Hal itu dapat membantu memastikan komunikasi kamu tetap penuh santun dan akrab sepanjang waktu.

Bahasa Jerman Apa Kabar

Memahami frasa akan memberikan pengetahuan tentang budaya Jerman. Selain itu, menempatkan kata-kata yang sesuai pada situasi adalah cara yang baik untuk menunjukan rasa hormat. 

Kata sapa “Wie geht es dir?” yang artinya “bagaimana kabarmu?” merupakan cara yang umum digunakan untuk menanyakan kabar di Jerman. Ungkapan ini merupakan yang tepat, ketika kamu berbicara dengan orang-orang yang sebaya atau memiliki hubungan dekat. 

Asal mula frasa tersebut berhubungan dengan ide tentang kehidupan yang lalu. Jadi pada dasarnya kamu bertanya “bagaimana kehidupan kamu?”, frasa ini termasuk yang sama dalam beberapa bahasa lain.

Wie Geht’s? Lebih Singkat

Sama halnya dengan menyingkat “apa kabar?” dalam bahasa Inggris, kamu pun dapat melakukannya pada bahasa Jerman. Jika biasanya menanyakan kabar menggunakan “wie geht es dir?” kamu pun bisa mempersingkat dengan “wie geht’s?” 

Kata yang dipersingkat hanya es menjadi ‘s dan menghilangkan kata ganti – siapa yang membutuhkannya. 

Waktu yang Tepat Menggunakannya 

Frasa ini sangat mirip dengan yang lainnya, hanya penggunaanya saja yang berbeda. Untuk kata sapaan, seperti “wie geht es dir?” akan tepat dipakai untuk teman dekat namun tidak terlalu akrab misalnya rekan kerja atau kolega. 

Dan untuk “wie geht?” dipakai untuk keluarga atau teman dekat. Jika ragu dengan kata yang akan digunakan, seperti di situasi sedang berbicara dengan senior sekolah namun tampak akrab. Kamu bisa menggunakan frasa ini: 

Wie geht e dir?” = Apa kabarmu? (tunggal)

“Bagaimana kabarmu?” = Apa kabarmu? (Jamak)

“Inhennya Wie geht?” = Apa kabarmu? (sedikit formal)

Bahasa Jerman Apa Kabar Formal 

Bagaimana menanyakan kabar dalam bahasa Jerman, namun pada situasi formal? Mudah lho ternyata. Saat berada posisi formal, seperti berbicara dengan dosen atau atasan kerja kamu bisa menggunakan kata “Wie geht es Ihnen?”

Jika ingin yang lebih rinci lagi, kamu bisa menambahkan kata “Wie geht es Ihnen heute Abend?” yang artinya (apa kabarmu malam in?). Atau bisa juga ditambahkan dengan berbagai ragam lainnya tergantung dengan konteks nya. 

Kata Sapaan Lebih Santai 

Jika ingin menyapa dengan sedikit ceria dan informan, kamu dapat menggunakan frasa “Wie läuft’s?” yang artinya (bagaimana kabarnya?). Cara ini merupakan cara lain untuk menanyakan kabar di Jerman. 

Pada kali ini, kata kerja gehen ditukar dengan laufen. Alternatif lainnya dalam bahasa Inggris untuk “How’s it going?” atau “bagaimana kabarmu?”. Saat berbicara santai dengan teman dekat atau anggota keluarga, kamu bisa bersikap santai sesukamu. 

Dalam hal itu, pertanyaan yang jujur dan jawabannya harus lebih dari sekedar “baik”. Untuk melakukan komunikasi yang penuh perhatian kepada penutur bahasa Jerman, kamu bahkan bisa bertanya mengenai keluarga hingga pekerjaan mereka.

Semakin baik mengenal seseorang, maka semakin spesifik pertanyaan kamu. Warga Jerman umumnya menghargai ketertarikan yang jujur terhadap diri mereka, dibandingkan obrolan ringan yang sopan. Berikut kata sapaan informal yang bisa kamu gunakan, antara lain: 

  • Hey, wie geht es dir? – Hei, apakabar? 
  • Was machst du jetzt? – Apa yang sedang kamu lakukan?
  • Ist alles in Ordnung? – Apakah semuanya baik-baik saja

Cara Menanggapi Kata Sapaan 

Jika kamu ditanya kabar oleh rekanmu, bagaimana cara kamu menanggapinya?, namun kembali lagi semua itu tergantung dengan seberapa dekat hubunganya. Ketika kamu memiliki hubungan yang dekat dan terbuka dengan rekanmu.  

Jangan ragu untuk memberikan jawaban yang jujur, terlebih jika sedang menghadapi situasi yang sulit. Dengan begitu kemungkinan kamu akan mendapatkan cara untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Jika ada yang bertanya “Wie fühlst du dich?” atau (bagaimana perasaanmu), maka artinya dia menginginkan jawaban yang jujur. Berikut ini, beberapa jawaban yang bisa kamu gunakan antara lain:

  • Mir geht es gut, wie geht es dir? Aku baik-baik saja, bagaimana kabarmu? 
  • Ich fühle mich großartig, danke! – Saya merasa baik-baik saja, terimakasih!
  • Uns geht’s nyali – Kami baik-baik saja 
  • Ich bin ein bisschen müde, aber gut, danke! – Sedikit lelah tapi baik, terimakasih!
  • Schon besser Mir ging – Saya sudah lebih baik 
  • Mir geht es heute nicht gut – saya merasa tidak enak badan hari ini
  • Ich habe heute einen schlechten Tag – aku mengalami hari yang buruk, hari ini
  • Heute ist ein wunderschöner Tag! – ini hari yang indah, hari ini 

Gesture dan Bahasa Tubuh Orang Jerman 

Seberapa sering menggunakan bahasa isyarat saat berbicara?, bahkan kamu tidak menyadari seberapa seringnya kamu mengangkat bahu, melambaikan tangan hingga mengacungkan jempol. Namun tidak perlu khawatir, namun kamu juga berhati-hari saat penggunanya. 

Orang jerman tidak terkenal dengan pergerakan tangan yang tegas, tetapi mereka menggunakannya. Menguasai bahasa Jerman dengan baik serta menghindari kecerobohan, misalnya menjaga kontak mata saat berbicara dipandang sebagai kesopanan dasar di Jerman

Bahkan di Jerman, terdapat isyarat zahlen, yaitu menghitung satu dimulai dengan ibu jari. Setelah itu ditambahkan jari telunjuk untuk dua, dan jari manis untuk ketiga dan berikutnya. 

Jika sudah berhitung seperti dalam frasa Inggris, dimulai dengan jari telunjuk. Hal tersebut bisa membuat bingung siapapun yang berbicara. Berikut beberapa isyarat Jerman yang perlu diketahui, yaitu 

1. Jempol

Di negara lain ketika seseorang berbicara, kita akan memberi reaksi berupa tanda jempol jika setuju apa yang sedang dibahas. Namun tidak di Jerman, jika di Jerman kamu membuat tanda ini maka orang-orang akan mengira bahwa kamu sedang menghitung. 

2. Menekan Jempol Keberuntungan

Orang Jerman mempunyai hal unik, yaitu menekan jempol untuk keberuntungan. Daripada memberitahu seseorang bahwa kamu akan menyilangkan jari untunya, lebih baik berkata “Ich drücke dir die Daumen.” (“Saya akan menekan ibu jari saya untuk Anda.”). 

Hal ini disertai dengan menekan ibu jari ke telapak tangan, serta melingkarkan semua jari lainnya di sekelilingnya. 

3. Menekan Dahi

Ketika sedang mengobrol dengan seseorang, kamu terlihat ingin bercanda dan menunjukan bahwa apa yang dia lakukan terlihat bodoh. Di Jerman terdapat cara unik untuk menunjukan itu, yaitu dengan mengetuk dahi. 

Dengan menekan jari telunjuk ke dahi, kebanyakan orang Jerman akan menggerakan  dahi mereka. Hal ini menandakan bahwa betapa bodohnya mereka  menganggap pembicaraan tersebut. 

Bagaimana, seru bukan belajar bahasa Jerman?, masih banyak materi lain yang ga kalah menyenangkan untuk dipelajari. Terlebih jika kamu ada tujuan untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja di Jerman, belajar bahasanya akan memudahkan kamu dalam berkomunikasi disana. 

Tunggu apalagi, ikut kelas di Magna Education. Tempat kursus Jerman yang kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, metode belajar yang efektif dan para pengajar yang berkompeten membuat kamu menjadi ahli dalam bahasa Jerman. Tidak hanya itu harganya terjangkau juga lho, yuk daftarkan dirimu!!

Selengkapnya