Universitas di Thailand

Universitas di Thailand Terbaik, Urutan 1 Paling Tertua Lho

Universitas di Thailand, banyak diburu oleh kaum muda dari seluruh dunia. Karena budaya dan sejarahnya. Namun tidak hanya itu, di Thailand juga terkenal akan keindahan alam serta pantainya. Karena negara ini juga sedang ramai dikunjungi oleh para turis dari berbagai negara. 

Namun, faktor yang mempengaruhi tingginya minat berkuliah di Thailand tentunya beragam. Diantaranya, karena memiliki beberapa universitas yang sudah diakui secara internasional. Selain itu, kualitas pendidikannya pun tidak kalah unggul dan masih banyak lagi.

Pemerintah Thailand pun sangat peduli akan pendidikan, jadi bidang ini termasuk mendapatkan pendanaan yang cukup tinggi. Dengan itu, Thailand bisa menarik para pengajar terbaik dari berbagai negara. 

Universitas di Thailand

Tentu ada banyak kampus dengan lulusan terbaik di negara ini, bahkan banyak yang masuk peringkat rangking dunia. Tidak hanya itu, beberapa diantaranya memiliki sejarah dan termasuk kampus tertua di  Thailand. Berikut ini universitas yang ada di Thailand, antara lain:

1. Chulalongkorn University 

Perguruan tinggi ini  sudah terkenal di Thailand, karena termasuk yang terbaik dan tertua. Didirikan pada tahun 1917, dimana tujuan Raja Chulalongkorn yang ingin memperkuat pemerintahan agar terhindar dari pengaruh kolonialisme. 

Salah satu cara yang dilakukan yaitu dengan memajukan sistem pendidikan, sehingga dapat melahirkan sumber daya yang berkualitas. Raja Chulalongkorn memegang kuat prinsip, bahwa semua masyarakat memiliki kesempatan untuk memperoleh akses pendidikan hingga ke perguruan tinggi. 

Chulalongkorn University saat ini menjadi perguruan tinggi terbaik nomor 1 di Thailand. Selain itu, mendapat peringkat ke 36 pada Universitas terbaik di Asia dan peringkat ke 244 sebagai Universitas terbaik di dunia.  Berikut ini beberapa fakultas  yang tersedia di Chulalongkorn University, antara lain:

  • Teknik 
  • Sains 
  • Bisnis 
  • Ilmu politik 
  • Ekonomi 
  • Seni 
  • Kedokteran 
  • Hukum 
  • Kesehatan Masyarakat 
  • Kedokteran Hewan 
  • Kedokteran Gigi 
  • Ilmu Farmasi 
  • Seni Rupa dan Terapan 

2. Chiang Mai University 

Termasuk kedalam perguruan tinggi terkenal di Thailand. Kampus ini didirikan pada tahun 1964, merupakan bagian cara pemerintah Thailand mengembangkan pendidikan di bagian utara negara tersebut. 

Berlokasi di distrik Suthep kota Chiang Mai. Daerah ini termasuk terbesar kedua yang ada di Thailand dan terletak di wilayah utara, membuat banyak yang ingin mendaftarkan diri disana. Karena posisi kampus dikelilingi oleh pegunungan, menjadi daya tarik dari perguruan tinggi ini. 

Universitas ini menawarkan berbagai program studi, mulai dari tingkat sarjana, pascasarjana hingga doktor. Program ini mencakup berbagai fakultas, diantaranya ilmu sosial, sains, teknis, bisnis, kedokteran dan masih banyak lagi. 

Tentu saja Chiang Mai University sudah diakui secara nasional, dan sampai tingkat internasional juga. Beberapa program dan fakultasnya sudah memiliki akreditasi dari pemerintah. Kampus ini juga sudah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas serta lembaga internasional . 

Beberapa program diantaranya, pertukaran mahasiswa, penelitian bersama hingga program akademik internasional lainnya. Tentunya Chiang Mai University ini sudah menyediakan fasilitas yang modern, seperti perpustakaan, laboratorium, pusat olahraga sampai asrama mahasiswa. 

Perguruan tinggi ini termasuk aktif dalam penelitian di berbagai bidang. Suasana kampus yang berhubungan dengan budaya dan sosial, membuat mahasiswa aktif dalam kegiatan diluar perkuliahan. Seperti klub, organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler, yang bisa dipilih. 

3. Mahidol University 

Didirikan pada tahun 1943, sebagai Universitas Kedokteran Siriraj. Namanya diambil dari Raja Mahidol Adulyadej, yang merupakan Bapak Kedokteran Modern dan pembaharuan di Thailand. Perguruan tinggi ini terletak di Salaya, yang berjarak sekitar 25 kilometer dari kota Bangkok. 

Tidak hanya memiliki satu kampus saja, Mahidol University juga memiliki kampus lain di berbagai lokasi, termasuk di pusat kota. Terdapat juga berbagai tingkat program studi, mulai dari sarjana hingga doktor. Fakultasnya tidak hanya bidang kedokteran saja, namun terdapat sains, ilmu sosial, bisnis hingga teknik. 

Mahidol University juga sudah memiliki reputasi yang tinggi, dan tentu sudah diakui secara nasional maupun internasional. Fasilitas yang disediakan, tentu sangat menunjang kebutuhan pembelajaran bagi mahasiswa. Seperti laboratorium, rumah sakit pendidikan, pusat olahraga dan masih banyak lagi. 

4. Kasetsart University 

Perguruan tinggi yang berfokus pada bidang pertanian dan ilmu pengetahuan. Dibangun pada tahun 1943, serta merupakan universitas pertanian tertua yang ada di Thailand. Kampus ini dibuat oleh Raja Rama VI, dengan tujuan untuk meningkatkan pertanian dan industrinya di Thailand. 

Kampus utama terletak di Chatuchak Bangkok. Tidak hanya terletak di ibu kota, perguruan tinggi ini juga memiliki beberapa gedung tambahan di beberapa wilayah Thailand. Seperti, Nakhon Pathom, Kamhaeng Saen, Chalermhrakiat Sakon Nakhon Province dan Sriracha. 

Kasetsart University menyediakan beberapa bidang fakultas, seperti pertanian, ilmu lingkungan, teknologi makanan. Namun terdapat beberapa jurusan yang tidak berhubungan, seperti sains, teknik, ekonomi dan bisnis. 

Penelitian dan inovasi di kampus ini, masih berhubungan dengan bidang pertanian dan sains. Terdapat juga beberapa pusat penelitian terkemuka, berada di bawah naungan Kasetsart University. 

Keuntungan Kuliah di Thailand 

Banyak orang yang ingin berkuliah di luar negeri, tidak menutup kemungkinan juga di negeri gajah putih ini. Selain karena kualitas pendidikannya, masih banyak lagi kelebihan yang kamu rasakan. Namun harus juga mempersiapkannya dengan baik, agar mampu bersaing dengan calon mahasiswa lainnya. 

1. Kualitas Pendidikan

Tentu saja, Thailand juga memiliki kualitas pendidikan yang tidak kalah bagus dengan Eropa. Negara gajah putih ini memiliki peringkat yang baik, dibanding dengan negara ASEAN lainnya. Pemerintah Thailand juga memberikan perhatian yang serius terhadap perkembangan pendidikan. 

Beberapa universitas di Thailand masuk kedalam peringkat tinggi, dalam skala nasional maupun internasional. 

2. Pusat Pariwisata

Tentu Thailand juga terkenal akan keindahan alamnya. Banyak pantai, pulau tropis hingga pegunungan yang menakjubkan yang menarik perhatian para calon mahasiswa internasional. Hal itu tentu saja mahasiswa memiliki kesempatan untuk menjelajahi wisata terkenal selama masa studi. 

3. Kemajuan Teknologi

Beberapa universitas di Thailand, telah mengembangkan fasilitas serta infrastruktur akademis yang canggih. Mahasiswa dapat mengakses teknologi modern sehingga bisa mendukung berbagai penelitian maupun project yang mereka kerjakan.  

4. Biaya Hidup

Umumnya harga makanan, transportasi dan akomodasi disana cenderung lebih murah. Karena memang biaya hidup di Thailand relatif terjangkau, dibandingkan dengan beberapa negara lainnya. Disana juga tidak perlu repot mencari restoran makan halal, karena sudah banyak tersedia di beberapa tempat.

5. Syarat Bahasa Asing

Disana program sarjana hingga doktor tidak hanya diajarkan dalam bahasa asal, namun banyak juga yang menggunakan bahasa Inggris. Jadi tentu itu dapat memudahkan pembelajaran mahasiswa internasional yang tidak lancar bahasa thailand, begitupun dalam berkomunikasi. 

Selain itu, kampus dan beasiswa di sana memiliki syarat bahasa Inggris yang mudah dipenuhi. Karena kamu bisa menggunakan IELTS dengan point 5.0 dan TOEFL ITP 500, dengan begitu bisa memenuhi syarat beasiswa di Thailand.

Ingin lulus TOEFL dan IELTS agar bisa kuliah di Thailand? Caranya mudah, karena kamu bisa belajar di Magna English Preparation. Disana terdapat beberapa program persiapan dari TOEFL hingga GMAT. 

Tentu akan diajarkan oleh para guru berkompeten, kamu pun akan mendapatkan kurikulum pembelajaran soal latihan tes. Akan sering berlatih mengenai pembahasan yang akan diujikan, karena metode belajar yang interaktif. Harganya tidak perlu khawatir, karena sangat terjangkau, jadi yuk daftarkan diri kamu!!

Selengkapnya
Tips belajar listening

+6 Tips Belajar Listening untuk Pemula Bahasa Inggris

Apakah kamu masih kesusahan dalam mendengarkan soal listening berbahasa inggris? Mayoritas orang masih merasa sulit dalam menjawab beberapa soal dengan tipe listening. Hal ini bisa terjadi karena pendengaran kamu lebih terbiasa dengan bahasa Indonesia atau bahasa lainnya. Meskipun begitu, kamu jangan khawatir karena ada beberapa tips belajar listening yang tentunya cocok untuk pemula, nih. Lalu, apa sajakah itu?

Tips Belajar Listening untuk Pemula Bahasa Inggris

Perlu diketahui, tips ini hanyalah tips apabila kamu tidak mempraktekkan di rumah. Maka dari itu, kamu harus bersikap konsisten melatih kemampuan listening setiap ada peluang waktu, ya. Berikut tips belajar listening untuk pemula bahasa inggris.

1. Mencari Audio Bahasa Inggris

Yap, ada banyak materi-materi audio dalam bahasa inggris, seperti podcast, rekaman webinar, musik, dan cuplikan film. Kamu bisa mengunduh atau mendengar secara live di smartphone. Beberapa channel yang cocok untuk dijadikan pembelajaran listening kamu, seperti Ted Talk, Culips ESL Podcast, The Filmcast, Gamelogy, dan lain-lain. 

Diketahui, jangan lupa untuk tambahkan fitur subtitle agar kamu bisa mencatat kosakata yang sulit bagi kamu. Selain itu, kamu juga bisa mengencangkan volume agar mengetahui cara pengucapan dari kosakata tersebut, ya. Apakah kamu suka mencari audio dalam berbahasa inggris?

2. Gunakan Aplikasi Belajar Bahasa Inggris

Banyak orang mengunduh aplikasi belajar bahasa inggris agar bisa berlatih listening secara fleksibel. Beberapa aplikasi yang bisa kamu gunakan, seperti Learn English Daily, English Conversation Practice, dan aplikasi podcast, seperti Anchor. Sebenarnya masih banyak aplikasi gratis dan berbayar yang bisa kamu gunakan di smartphone. 

Beberapa aplikasi memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda. Maka dari itu, kamu perlu membaca reviu dari pengguna aplikasi, serta fitur-fitur yang tersedia oleh developers aplikasi tersebut. So, apakah kamu sudah mengunduh aplikasi belajar bahasa inggris?

3. Sering Mengobrol dengan Bahasa Inggris

Mungkin, hal ini termasuk ke dalam speaking. Namun, kamu bisa belajar listening dengan cara ini, lo. Buatlah jadwal tertentu untuk berlatih mengobrol bersama teman belajarmu. Jangan lupa catat kosakata yang sulit dari percakapan kalian.

Perlu diketahui, kamu harus membuat sebuah tema percakapan, seperti olahraga, kesehatan, pekerjaan, dan lain-lain. Selain itu, tentukan waktu yang tepat bersama teman agar bisa berlatih mengobrol bahasa inggris. Dengan hal ini, kamu bisa terbiasa mendengar percakapan yang biasa dalam soal listening. 

4. Pahami Pesan yang Disampaikan

Banyak peserta ujian bahasa inggris ketika mendapat soal listening adalah menerjemahkan semuanya ke dalam bahasa Indonesia. Padahal, cara ini memakan waktu yang lama sehingga kamu akan keteteran. Maka dari itu, kamu hanya perlu mendengar dan memahami maksud dari setiap kalimat yang diucapkan oleh seseorang yang di dalam soal tersebut.

Latih bersama teman untuk memahami konteks pesan yang ingin disampaikan. Jika ada pesan yang sulit dicari konteksnya, maka minta bantuan pada tools penerjemah, seperti Google Translate. Catat setiap arti kata-kata tersebut, baru kamu pahami konteks pesannya.

5. Dengarkan Bahasa Inggris yang Otentik

Biasanya bahasa inggris memiliki idiom dan ungkapan yang berbeda-beda. Ditambah, bahasa bersifat dinamis sehingga muncul kosakata baru. Tentunya, kamu butuh latihan ekstra agar bisa menguasai listening secara baik. Cara latihannya adalah kamu harus sering mendengarkan wawancara, siaran berita, atau percakapan sehari-hari (podcast atau shorts) yang memang bersifat otentik. 

Biasanya terdapat kata-kata baru dan teknik pengucapan yang mungkin belum kamu dengar sebelumnya. Di sisi lain, terdapat materi non-otentik yang biasa diperdengarkan di soal-soal ujian, lagu, atau film. Mengapa hal itu tidak otentik? Alasannya adalah bahasa inggris yang digunakan tidak 100% natural sesuai percakapan sehari-hari. 

6. Buatlah Aktivitas Belajar Menjadi Gembira

Diketahui, soal listening dianggap sulit sehingga orang akan merasa lebih stres ketika menghadapi soal ini. Maka dari itu, teknik belajar yang digunakan perlu fleksibel dan menyenangkan. Caranya adalah kamu bisa belajar listening dari hal-hal yang kamu sukai, seperti menonton film atau mendengarkan podcast. 

Jika kamu merupakan orang yang senang bersosialisasi, kamu bisa bergabung dengan komunitas belajar bahasa inggris. Hal ini bisa menambah relasi dan ilmu baru bagi kamu. Apakah kamu sudah menemukan cara belajar yang menyenangkan versimu?

7. Tips Belajar Listening dengan Teknik Dengar, Tulis, dan Ucapkan

Belajar listening secara cepat bisa gunakan teknik DTU (Dengar, Tulis, dan Ucapkan). Audio yang kamu dengar dalam bahasa inggris, bisa kamu tulis di kertas. Selain itu, tulisan tersebut bisa kamu ucapkan secara keras. 

Lalu, sesuaikan pengucapan dari soal tersebut dengan pengucapan kamu. Lakukan secara konsisten agar kamu terbiasa mendengarkan kata-kata tersebut. Hal ini bisa menjadi ‘1 batu kena dua burung’ karena melatih listening sekaligus speaking kamu. Apakah kamu menerapkan metode ini di rumah?

8. Belajar Listening Secara Efektif di Magna English Preparation

Jika kamu merasa kesulitan belajar listening, kamu bisa berkonsultasi gratis di Magna English Preparation. Dengan metode belajar fleksibel dan mentor yang berkualitas, kemampuan listening kamu bisa meningkat berkali-kali lipat. Jangan khawatir untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum dapatkan ilmu serta materi secara eksklusif. Pastinya kamu ingin skor bahasa inggris kamu meningkat, kan?

Itulah beberapa tips belajar listening bagi pemula bahasa Inggris. Poin terakhir bisa membantu kamu secara praktis dan efektif untuk melatih berbahasa inggris kamu. Jangan takut untuk memulai dari usia manapun. Raihlah mimpimu setinggi langit!

Selengkapnya
Fakta IELTS

7 Fakta IELTS Menarik, Jangan Kaget!

IELTS atau International English Language System merupakan tes berbahasa Inggris yang biasa diambil peserta ujian untuk mendaftar universitas, beasiswa, atau perusahaan di luar negeri. Salah satu fakta IELTS yang menarik adalah dikenal sebagai tes yang diakui secara global.

Tentunya banyak peserta yang berharap bisa mendapat skor tinggi di IELTS. Dengan skor tinggi, maka akan lebih mudah dalam mendaftar ke universitas, beasiswa, atau perusahaan tertentu. 

Fakta Menarik IELTS

Beberapa fakta dalam IELTS memang ada yang mengecengangkan bagi kamu. Namun, hal ini membuat persiapan belajar IELTS kamu jadi lebih baik. Simak, yuk!

1. Tes IELTS Fokus Terhadap Pemahaman Inggris

Dalam IELTS, kamu akan diuji pemahaman tentang bahasa inggris. Tentunya pada beberapa soal IELTS, kamu tidak harus terlalu banyak menghafal struktur kata, jawaban dalam tulisan, dan pola pilihan ganda. 

Ditambah, tes IELTS memang cenderung menguji kemampuan tulisan kamu. Dengan begini, jawaban murni dalam bahasa inggris akan didapatkan pada soal IELTS.

2. Tidak Ada Perbedaan Mengenai Standar IELTS

Dimanapun kamu melakukan tes IELTS, tetap standar yang diikuti berdasarkan British Counci, Cambridge English, dan IDP. Maka dari itu, tidak ada perbedaan mengenai format tes, indikator penilaian, dan standar pengujian tes IELTS.

Meskipun begitu, mayoritas peserta lebih memilih ujian IELTS di negara asalnya karena faktor kenyamanan. Lalu, dimana kamu akan melakukan IELTS?

3. Ada 3 Aksen dalam Soal IELTS

Kita tahu kalau bahasa inggris memiliki tiga aksen, yakni British, Amerika, dan Australia. Tentunya ini belum termasuk aksen-aksen bahasa inggris di negara lain. 

Meskipun begitu, seringkali terdapat perbedaan pada 3 aksen tersebut. Contohnya, kata “Colour” dalam bahasa inggris akan berbeda dengan kata “Color” dalam aksen Amerika.

Maka dari itu, kamu perlu menghafal kosakata dari ketiga aksen tersebut. Pastikan kamu membeli kamus yang mencakup 3 aksen, yakni British, Amerika, dan Australia. Dilansir dari lister.co.id, setidaknya terdapat 40% kosakata aksen British, 40% kosakata aksen Amerika, dan 20% kosakata dari aksen Amerika dalam soal IELTS.

4. Penyebaran Data Tentang IELTS

Diketahui, terdapat 2 juta tes IELTS yang telah dilaksanakan di lebih dari 130 negara. Lalu, terdapat 900 pusat tes IELTS yang tersebar di seluruh dunia. Jadi, kamu tidak perlu khawatir soal transportasi atau jangkauan untuk melakukan tes.

Selain itu, kamu bisa mendaftar diantara 3.000 institusi yang menerima skor IELTS di Amerika Serikat. Kira-kira kamu ingin mendaftar di institusi mana?

5. Tidak Ada Kata Menyontek

Dalam tes IELTS, jangan harap kamu bisa menyontek, ya. Sebab, setiap soal akan berbeda pada tes berikutnya. 

Kamu tidak akan menemukan soal yang sama dalam tes IELTS. Panitia ujian akan selalu memperbarui bank soal untuk menghindari kecurangan. 

Untuk menghadapi hal ini, sebaiknya kamu tidak menyontek dan rajin latihan soal. Hal ini untuk membuat kamu terbiasa dalam menghadapi tes IELTS. Selain itu, kamu bisa menjalin relasi dengan teman belajar agar bahasa inggris kamu meningkat.

6. Kosakata yang Dipakai Cenderung Sulit

Dalam TOEFL, kamu mungkin menemukan kosakata yang sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Namun, ini berbeda dengan IELTS.

Dalam IELTS, kamu akan mendapatkan kosakata yang cenderung sulit dan tidak umum dipakai dalam percakapan sehari-hari. Ditambah, IELTS akan menguji writing dan speaking kamu.

Dengan hal itu, kamu berpotensi mendapat skor yang tinggi jika jawaban kamu menggunakan kata-kata kompleks. Hal ini dilihat karena tes IELTS memiliki standar penilaian bernama lexical resource pada writing dan speaking test-nya.

Lexical resource adalah aspek penilaian yang mencakup pengetahuan kamu dalam menggunakan kosakata bahasa inggris. Perlu diingat, meskipun kosakata yang kamu gunakan cenderung sulit dan tidak umum, kamu harus perhatikan tata bahasa agar tidak timbul kesalahpahaman. 

7. Identitas Negaramu Tidak Akan Memengaruhi Nilai Tes

Mitos yang seringkali muncul pada tes IELTS adalah faktor tempat tinggal akan memengaruhi nilai IELTS-mu. Padahal, IELTS memberikan kesempatan yang sama bagi negara-negara di dunia untuk mendapatkan nilai yang maksimal.

Ditambah, indikator penilaian sudah ditentukan oleh lembaga penyelenggara tes. Jadi, skor yang didapatkan juga objektif dan riil. 

Hal yang perlu kamu lakukan hanyalah membuat persiapan IELTS-mu lebih matang. Bagaimana caranya? Kamu bisa mengikut bimbel di Magna Education. Ada banyak fasilitas belajar yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan bahasa inggris kamu.

Di sisi lain, mentornya sudah bersertifikat dan metode belajar yang fleksibel. Yuk! Langsung hubungi admin di www.magnaeducation.id.

Itulah beberapa informasi tentang fakta menarik IELTS. Jangan lupa untuk persiapkan dirimu untuk mendapatkan skor maksimal pada IELTS, ya. 

Selengkapnya