Berapa Lama Wajib Belajar di Jerman

Berapa Lama Wajib Belajar di Jerman? Sistem Pendidikan Jerman

Berapa lama wajib belajar di Jerman, umumnya kewajiban pendidikan hingga usia 18 tahun. Sistem pendidikan Jerman juga terkenal akan kualitasnya, maka dari itu banyak dari orang yang menginginkan belajar di Jerman. Sistem pendidikan Jerman juga dikenal, ketat standar akademis serta terstruktur. 

Wajib belajar di Jerman mencakup beberapa kewajiban pendidikan hingga tingkat tertentu, sama seperti di Indonesia sistem pendidikan di Jerman mulai dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi. Namun, sistem ini sedikit bervariasi antar negara bagian. 

Jerman, juga memberi kewenangan pada negara bagian untuk mengatur sistem sekolahnya. Setiap wilayah memiliki sistem sekolah yang berbeda-beda. Meski begitu pemerintah Jerman tetap mengatur pedoman pendidikan, walaupun dalam porsi yang lebih kecil. 

Berapa Lama Wajib Belajar di Jerman

Negara Eropa ini, memiliki berbagai jenis sekolah. Sistem sekolah di setiap bagian negaranya pun berbeda-beda, namun semua anak di Jerman mulai bersekolah pada umur 6 atau 7 tahun. Mereka pun akan bersekolah di sekolah dasar terlebih dahulu. 

Namun, anak-anak di Jerman memulai sekolah bukan di sekolah dasar. Terdapat juga beberapa jenis sekolah, yang bisa dijadikan tujuan untuk cara belajarmu. Berikut ini beberapa jenis sekolah yang ada di Jerman, antara lain:

1. Kindergarten

Lembaga pendidikan prasekolah, atau jika di Indonesia sama dengan taman kanak-kanak. Umumnya anak-anak bersekolah pada usia 3 hingga 6 tahun, yang merupakan tahap sebelum memasuki sekolah dasar. 

Kindergarten bertujuan menyediakan lingkungan belajar, yang tentunya mendukung perkembangan anak-anak, termasuk aspek fisik, kognitif sosial dan emosional.  Selain itu, memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan serta kreatif mengajarkan keterampilan sosial. 

Anak-anak yang berada di kindergarten ini, nantinya mereka akan bermain, bernyanyi, bercerita hingga kegiatan fisik lainnya. Nantinya metode pembelajaran, yang digunakan seringkali bersifat eksploratif dan fokus pada pengembangan kreativitas, imajinasi dan keterampilan sosial. 

Nantinya anak-anak akan belajar di kindergarten setiap hari, selama beberapa jam. Namun, beberapa kindergarten menawarkan untuk mengikuti program setengah hari atau penuh. Dengan tenaga pengajar yang telah dilatih dalam pendidikan, sehingga memiliki pemahaman tentang kebutuhan perkembangan. 

2. Grundschule

Jika di Indonesia sejenis dengan sekolah dasar, umumnya anak-anak akan memulainya pada umur 6 tahun. Grundschule, bertujuan untuk memberikan dasar pendidikan yang kokoh kepada siswa. Jika di Indonesia sekolah dasar berlangsung 6 tahun, di Jerman hanya 4 tahun saja. 

Mata pelajarannya juga seperti pada umumnya, yaitu matematika, bahasa Jerman dan bahasa Inggris. Selain itu, terdapat juga mata pelajaran lain ilmu pengetahuan alam, seni, olahraga dan topik-topik lainnya. 

Metode pelajaran di sekolah, sering dilakukan dengan cara interaktif dan kreatif. Para siswa juga akan difokuskan pada perkembangan keterampilan dasar, seperti membaca, menulis hingga berhitung. Tidak terlewat juga kegiatan tumbuh kembang. 

Jika di Indonesia, ujian untuk evaluasi selama masa belajar. Namun tidak dengan di Jerman, disana tidak memakai sistem ujian, tetapi meskipun begitu harus siswa harus menetapkan tujuan dan pencapaian tertentu. 

Setelah menyelesaikan Grundschule, nantinya siswa akan memilih beberapa jalur pendidikan. Terdapat tiga jalur yaitu Gymnasium, Hauptschule dan Realschule. 

3. Gymnasium

Salah satu jalur pendidikan menengah di Jerman yang menawarkan pendidikan umum, namun sekolah ini juga memfokuskan para siswa untuk persiapan ujian abitur. Tes dimana diperlukan untuk masuk ke perguruan tinggi atau universitas. 

Waktu yang dibutuhkan dalam sekolah Gymnasium ini, yaitu selama enam tahun dan terdapat tingkatan mulai dari kelas 5 hingga 12 atau 13. Setelah selesai bahkan lulus ujian, tandanya siswa sudah bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau universitas. 

Ada banyak materi yang dipelajari, yaitu bahasa Inggris, Jerman, matematika, ilmu sosial, seni dan olahraga. Nantinya siswa bisa mengambil materi yang lebih mendalam, sesuai minat dan bakat. Pada tingkat Gymnasium ini terdapat ujian akhir, sebagai tanda sudah menyelesaikan pendidikan menengah. 

Hasil ujian akan sangat mempengaruhi, tentunya untuk masuk ke perguruan tinggi. Pada tingkat lebih tinggi, seperti kelas 11-12 atau 13 siswa bisa memilih mata pelajaran sesuai dengan minat serta rencana karir mereka.

Tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik saja, Gymnasium juga mendukung kegiatan tambahan seperti ekstrakurikuler. Tidak hanya itu, siswa juga akan berpartisipasi dalam proyek penelitian, organisasi sekolah dan kelompok belajar. 

Tujuan utama Gymnasium yaitu, memberikan pendidikan yang mendalam untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan tinggi. Nantinya, siswa diharapkan dapat memiliki kemampuan dalam menganalisis dan memahami konsep pembelajaran. 

Sistem pendidikan ini bersifat fleksibel, dan pilihan tingkatan ini bergantung dengan tujuan karir serta keinginan siswa. 

4. Hauptschule

Salah satu pendidikan menengah di Jerman. Sejak reformasi pendidikan pada 2004, beberapa negara bagian telah menggabungkan Hauptschule dengan Realschule menjadi sekolah menengah umum yang kini dikenal dengan Sekundarschule. 

Namun Hauptschule ini juga masih ada di beberapa wilayah, serta menjadi bagian dari sejarah pendidikan yang ada di Jerman. Sekolah ini akan berlangsung selama enam tahun, mulai dari kelas 5 hingga 10. 

Siswa yang sudah menyelesaikan Hauptschule ini, umumnya akan langsung masuk dunia kerja. Dengan itu, metode yang diajarkan yaitu mengarah pada pemahaman praktis. Namun terdapat juga beberapa mata pelajaran, seperti sains, matematika, bahasa Jerman sampai keterampilan teknis. 

Untuk menentukan hasil akhirnya, siswa akan diuji dengan tingkat sesuai mata pelajaran dan tujuan pendidikan. Ujian ini juga akan mengarah pada keterampilan serta pengetahuan mengenai dunia kerja nantinya. 

5. Realschule

Berbeda dengan Hauptschule, sekolah menengah ini lebih umum. Namun umumnya akan berlangsung selama enam tahun, dari kelas 5 hingga 10. Setelah menyelesaikan, siswa dapat memasuki dunia kerja dan bisa juga pendidikan tinggi. 

Siswa akan menghadapi ujian pada tingkat 10 akhir. Nantinya, hasil ujian tersebut dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja. 

6. Berufschule

Jenis sekolah ini menawarkan pelatihan vokasi, disini siswa akan menjalani magang di dunia kerja. Tidak hanya itu, siswa juga akan mendapatkan pengetahuan baik di sekolah maupun di tempat kerja. Sistem pendidikan Berufsschule menerapkan pelatihan dual, 

Nantinya, siswa yang sedang menjalani magang akan menghabiskan beberapa hari dalam seminggu di tempat kerja dan beberapa hari di Berufsschule. Tentunya siswa akan diajarkan mengenai keterampilan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan yang diambil. 

Sebagai penilaian akhir, siswa akan mengikuti ujian kejuruan dan memperoleh sertifikasi resmi yang sudah diakui industri. Tidak hanya keterampilan teknis, siswa juga diajarkan mengenai terikat kerja, keterampilan interpersonal serta berbagai aspek kehidupan profesional. 

7. Perguruan Tinggi

Siswa yang menyelesaikan pendidikan menengah dan sudah lulus ujian abitur, nantinya dapat melanjutkan ke universitas. Sistem perguruan tinggi di sana sangat dikenal, banyak universitas Jerman meraih posisi peringkat terbaik di dunia. Jadi Jerman memiliki wajib belajar hingga umur 18 tahun.

Ingin bisa bahasa Jerman, tapi bingung mulai dari mana? Tenang tidak perlu khawatir, karena Magna Education akan membantu kamu. Kursus bahasa Jerman yang dibimbing langsung  tim pengajar berpengalaman tentu akan menambah percaya diri. 

Jika kamu tidak memiliki waktu untuk datang langsung, tenang saja Magna Education juga menyediakan kursus online. Fasilitas yang tersedia pun sangat menunjang kebutuhan belajar kamu, dan tentunya harganya terjangkau lho. Yukk daftar sekarang!!! 

Selengkapnya
Ausbildung Setara Apa

Ausbildung Setara Apa? Perbedaannya dengan Kuliah

Ausbildung setara apa? jika kalian berpikir jika tidak ada perbedaannya dengan kuliah, sayangnya hal itu kurang tepat. Karena ausbildung dibuat untuk mempersiapkan peserta untuk memasuki dunia kerja, menjadikan program tersebut menggabungkan praktik kerja dengan belajar. 

Program ke Jerman ini memang banyak diminati para kaum muda dari berbagai negara. Bagaimana tidak? negara Eropa ini tidak hanya terkenal akan sistem pendidikannya yang berkualitas, namun memiliki sistem ekonomi yang sangat berkembang pesat. 

Jerman juga sangat terbuka untuk para warga internasional, baik untuk tujuan pendidikan, pekerjaan atau hanya ingin tinggal disana. Terlebih banyak program beasiswa  yang disediakan pemerintah Jerman, sehingga sangat membuka peluang untuk menetap disana. 

Ausbildung Setara Apa?

Ingin melanjutkan pendidikan atau memulai karir di Jerman? Tentu saja program ini sangat cocok untuk kamu. Ausbildung merupakan sekolah vokasi, dengan sistem 3 hari kerja dan 2 hari kuliah. Program resmi yang diadakan pemerintah Jerman ini setara dengan D3 di Indonesia. 

Karena ausbildung memiliki sistem 30% teori dan 70% praktik, tentu karena program ini mempersiapkan peserta untuk memasuki dunia profesional. Ketika mengikuti program ini, maka kamu akan belajar selama 6 jam perhari. Sementara untuk praktiknya, akan memakan waktu 8 jam perhari. 

Nantinya kamu akan diajarkan langsung oleh para tenaga profesional, tentunya mereka sudah memiliki kompetensi dengan standar internasional. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin mencatat jumlah pelajar Indonesia di Jerman telah mencapai 8000 orang. 

Data tersebut diambil dari berbagai program yang disediakan pemerintah Jerman, ausbildung lah yang paling banyak tercatat pelajar indonesianya. Program ini memang banyak diminati tidak hanya di Jerman saja, namun dari berbagai negara internasional lainnya termasuk Indonesia. 

Kemungkinan jumlah tersebut akan terus meningkat, karena Jerman sedang menghadapi kekurangan tenaga kerja yang besar. Ketika ingin mengikuti program ini, tidak hanya dibutuhkan keterampilan dalam bidang pekerjaan yang kamu ambil. 

Kemampuan bahasa Jerman yang baik, juga sangat dibutuhkan. Mengingat bahasa merupakan hal utama dalam berkomunikasi, dan sertifikat bahasa kemampuan bahasa Jerman juga dijadikan syarat dalam pendaftaran ausbildung. 

Tidak hanya mempersiapkan kemampuan bahasa, tentu kamu juga harus mempersiapkan mental serta kedisiplinan. Karena masyarakat Jerman terkenal dengan rasa disiplin yang tinggi, selain itu tentu belajar mengenai kebudayaan disana. 

Jadi setelah kamu menyelesaikan program ini, nantinya kamu mendapatkan sertifikat yang disetarakan dengan jenjang D3 di Indonesia. Karena ausbildung ini merupakan sistem praktik kerja, maka kamu akan mendapatkan gaji setiap bulannya, yaitu berkisar 600 hingga 1.300 Euro per bulan. 

Perbedaan Ausbildung dan Pendidikan Tinggi Jerman

Dalam sistem pendidikan Jerman, tentu terdapat banyak perbedaannya. Namun keduanya memiliki karakteristik tersendiri yang dapat mempengaruhi pembelajaran, kualifikasi dan perspektif karir para pelajarnya. Berikut ini perbedaan ausbildung dan pendidikan tinggi Jerman, antara lain:

1. Jenis Pendidikan

Ausbildung merupakan program pelatihan yang memfokuskan diri untuk keahlian dalam suatu bidang pekerjaan. Maka dari itu, ketika mengikuti ausbildung ini waktu kamu akan lebih banyak di tempat kerja. Karena tujuannya agar peserta mendapatkan pengalaman kerja langsung. 

Untuk pendidikan lanjutan di Jerman, merupakan program akademis yang umumnya diadakan di perguruan tinggi atau universitas. Jenis pendidikan ini lebih mengarah ke teori, melakukan analisis, riset hingga laporan pada bidang studi tertentu. 

2. Jurusan

Pilihan jurusan kedua program ini tentu berbeda. Ausbildung menawarkan jurusan yang mengarah ke praktis dan kemampuan yang diperlukan di lapangan seperti koki, perawat, pegawai hotel dan lainnya. 

Sedangkan pada pendidikan tinggi, kamu akan memilih jurusan yang mengarah ke teori. Seperti manajemen, kedokteran, ekonomi dan lainnya. Ketika kamu memilih jurusan, penting untuk mengamatinya terlebih dahulu, dan pilihlah yang sesuai dengan minat dan keahlianmu.  

3. Durasi

Umumnya, ausbildung berlangsung  selama 3 tahun. Tetapi semua itu bisa disesuaikan dengan jenis program dan bidang pekerjaan. Bedanya dengan kuliah, menyelesaikan program ini bervariasi. Semua itu tergantung dengan tingkat gelar dan jenis program, namun biasanya berlangsung tiga sampai lima tahun. 

4. Penghargaan

Ketika telah menyelesaikan ausbildung, maka nantinya kamu akan diberikan sertifikat yang menunjukan bahwa sudah menyelesaikan program. Dengan memiliki sertifikat itu, maka tandanya kamu sudah memiliki kemampuan dalam bidang pekerjaan yang kamu pilih dan sudah diakui pemerintah Jerman. 

Sertifikat ausbildung nantinya dapat menjadi dasar dalam pengembangan karir, bahkan bisa digunakan jika kamu ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Tidak hanya di Jerman, sertifikat ini juga diakui pada tingkat internasional. 

Dalam pendidikan lanjutan, tentu akan mendapatkan ijazah. Tidak hanya itu, kamu juga akan mendapatkan gelar akademis seperti Bachelor’s, Master’s bahkan Doktor. Dengan adanya gelar tersebut, bisa diartikan bahwa kamu telah memahami lebih mendalam mengenai akademis pada program studi. 

5. Tempat Belajar

Ausbildung tentu akan lebih menjurus sekolah keterampilan, maka dari itu akan ditempatkan langsung di bidang pekerjaan yang sudah kamu pilih. Jika pendidikan lanjut, tentu saja ditempatkan di universitas. Dimana para mahasiswa mendapatkan ilmu tingkat tinggi secara akademis. 

6. Tujuan Karir

Ausbildung tentu sudah jelas yaitu program persiapan untuk memasuki dunia kerja, dengan memberikan pelatihan langsung di berbagai bidang. Namun untuk pendidikan tinggi, memberikan dasar teoritis dan umum. 

Tetapi dapat juga membuka peluang untuk berbagai bidang karir, terutama yang memerlukan pemahaman mendalam mengenai konsep dan teori pada tingkat akademis. 

Antara ausbildung dan pendidikan tinggi, keduanya memiliki keunggulan masing-masing, namun semua itu tergantung pada tujuan karir kamu.

Persiapan Ausbildung

Tentunya ketika kamu sudah memilih program Ausbildung, banyak yang perlu diperhatikan. Tentu kamu harus mempersiapkannya dari jauh-jauh hari, agar pada saat keberangkatan tidak ada yang terlewat. Berikut ini berbagai persiapan ausbildung, antara lain:

1. Bidang Pekerjaan

disediakan. Ketika sudah mengetahuinya dan memilih jurusannya, disarankan untuk mempelajari lebih mendalam tentang jurusan yang kamu pilih. 

Sebelum memilih, tentukan juga jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat kamu. Pastikan juga kamu sudah menyelesaikan pendidikan menengah atas atau setara. Tentu karena itu menjadi suatu persyaratan dalam program ausbildung ini. 

2. Bahasa

Salah satu hal penting dalam persiapan, karena menguasai bahasa Jerman tentu akan memudahkan kamu ketika berkomunikasi disana. Nantinya, terdapat persyaratan yang mengharuskan kamu melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Jerman. 

3. Magang

Melakukan praktik kerja sebelumnya di bidang yang kamu minati, tentu akan memberikan pengalaman serta memperkuan peluang untuk diterima dalam program ausbildung ini. 

4. CV dan Surat Lamaran

Tentu kamu harus membuatnya dengan menarik. Tunjukan bahwa kamu sangat berminat pada jurusan yang dipilih. Kamu juga bisa memberikan informasi yang sesuai tentang pendidikan dan pengalaman sebelumnya. 

5. Wawancara

Ini termasuk kedalam proses tahapan ausbildung, maka dari itu persiapkan diri kamu sebaik mungkin. Pelajari tentang perusahaan tempat kamu melamar, dan seringlah berlatih secara mandiri dalam sesi wawancara ini.

jadi , ausbildung setara apa? D3 di Indonesia. Jika kamu yang ingin mencoba dunia kerja, program ini tentu akan sangat cocok untuk kamu, tidak perlu khawatir akan persyaratan bahasa. Karena kamu cukup dengan belajar maka sudah pasti bisa menguasainya. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education aja. Tentu disana kamu akan diajarkan dengan para guru berkompeten, selain itu cara belajar yang interaktif tidak akan membuat bosan. Fasilitas yang lengkap sangat menunjang kebutuhan belajar, dan tentunya harganya sangat terjangkau. Yuk daftar sekarang!

Selengkapnya
Jurusan Ausbildung apa saja

Jurusan Ausbildung di Jerman apa saja? Gaji Tinggi Buat Tertarik 

Jurusan Ausbildung di Jerman apa saja? Tentu banyak pilihannya, tergantung itu sesuai apa yang kamu minati. Program ini sama dengan pelatihan kerja, dan sering dihubungkan dengan pekerjaan atau profesi tertentu. 

Jurusan ausbildung tentu banyak klasifikasinya, hal itu dikarenakan program ini memiliki jangkauan industri yang luas. Ada berbagai macam mulai dari bidang restoran hingga perawat. Jerman sering menjadi pilihan bagi mahasiswa internasional selama bertahun-tahun.

Jumlah mahasiswa kini terus bertambah setiap tahunya, pada tahun 2023 terdapat 458,210 pelajar internasional di Jerman. Membuat negara tersebut menjadi terkenal nomor dia di dunia, dalam kalangan pelajar internasional. 

Jurusan Ausbildung

Sistem pendidikan kejuruan Jerman, memang peruntukan kerjasama antara perusahaan. Kerjasama ini juga sudah diatur oleh undang-undang dan pengusaha serta serikat pekerja bertanggung jawab untuk membuat pelatihan baru. 

Sertifikat ini sudah menjadi standarisasi semua industri, sistem pendidikan ini juga menjamin peserta magang akan menerima pelatihan yang sama terlepas dari wilayah.

Nantinya, jika sudah berhasil menyelesaikan program ini, nantinya peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa menjadi bukti bahwa kamu memiliki keahlian yang diakui pemerintah Jerman. Tentu calon peserta harus memastikan jurusan yang dipilih sesuai dengan minat. 

Berikut ini beberapa jurusan ausbildung yang bisa dipilih, antara lain:

1. Teknologi Informasi

Jurusan ini mencakup beberapa hal yaitu komputer, peralatan, perangkat lunak hingga layanan teknologi lainnya. Banyak keahlian yang dipilih, jika kamu ahli di bidang ini tentu akan lebih mudah untuk berkarir di posisi manapun. 

Profesi yang dapat diambil pada jurusan ini yaitu IT support, IT maintenance dan web developer dan messiah banyak lagi. Untuk mengikuti program dari jurusan ini yaitu kurang lebih 3 tahun. Jobdesk umumnya yaitu:

  • Melakukan pengecekan hingga memperbarui sistem operasi dan aplikasi yang dijalankan oleh banyak pengguna. 
  • Bertanggung jawab pada mesin pendukung, seperti scanner, printer dan lainnya. 
  • Memperbaiki dan mengecek jaringan komputer yang bermasalah. 
  • Dan masih banyak lagi.

Syarat dalam pendaftaran jurusan ini yaitu, harus memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jerman setidaknya pada level B2. Banyak profesi dari jurusan ini yang diminati oleh orang Jerman, maupun internasional. Gaji pada jurusan teknologi informasi ini berkisar 800 Euro hingga 850 Euro. 

2. Keperawatan

Ini sangat cocok untuk kamu jika kamu memiliki jiwa sosial tinggi. Bidang ini juga akan mempersiapkan untuk bekerja di berbagai perawatan kesehatan. Namun umumnya kamu melakukan konselin terlebih dahulu, terutama jika kamu bekerja dengan orang lansia.  

Perawat juga tentu masuk ke jurusan kesehatan, dan merupakan hal umum di Jerman. Tentunya kamu akan bekerja di rumah sakit, panti jompo dan lembaga serupa lainnya. Selain perawat, bisa juga bekerja pada posisi asisten medis, fisioterapis, terapis wicara dan masih banyak lagi. Adapun beberapa jobdesk umum mengenai jurusan kesehatan, yaitu:

  • Pemberi asuhan keperawatan 
  • Memeriksa dan mendiagnosa pasien 
  • Menyusun rencana pengobatan 
  • Mengedukasi pasien 
  • Melakukan penelitian 

Syarat sertifikat kemampuan bahasa Jerman yaitu tingkat B2. tentu kategori ini mudah untuk pendaftaran dari Indonesia. Profesi ini banyak dibutuhkan di Jerman, namun warga lokal disana tidak berminat pada jurusan ini. 

Gaji jurusan ini pada program ausbildung yaitu berkisar 1100 Euro, atau setara dengan 19 juta per bulan. Namun kamu akan mengalami kenaikan gaji setiap tahun nya. 

3. Restoran

Mempunyai banyak bidang spesialis di Jurusan ini tentunya. Nantinya selama pelatihan, kau akan mendapatkan teori di sekolah kejuruan serta mendapatkan pengalaman praktis di perusahaan tempat kamu bekerja. 

Selama di jurusan restoran ini, tentu kamu akan mempelajari cara mempersiapkan restoran dengan baik, melayani pelanggan dan beberapa jobdesk lainnya. Terdapat beberapa profesi yang kamu pilih, yaitu pramusaji, kasir, barista, koki dan masih banyak lagi. Berikut ini beberapa jobdesk dalam jurusan restoran, antara lain: 

  • Bertugas menyambut tamu yang melakukan reservasi, serta memberikan menu makanan. 
  • Menawarkan dan merekomendasikan menu yang tepat pada tamu, dan tak lupa menjelaskan mengenai menu yang ditawarkan. 
  • Menyajikan dan menyiapkan makanan serta minuman sesuai dengan pesanan tamu. 
  • Merapikan dan membersihkan meja ketika tamu sudah pulang, dan masih banyak lagi. 

Gaji ausbildung pada jurusan restoran ini berkisar 850 hingga 900 Euro per bulan, dan itu merupakan tahun pertama. Namun gaji akan terus naik pada setiap tahunya. Syarat bahasa Jerman pada jurusan ini yaitu mencapai tingkat B1. 

4. Perhotelan

Jika kamu memilih jurusan ini, tentu saja kamu akan mempelajari semua jenis pekerjaan di hotel. Pendidikan yang ditawarkan pada program ini, tentunya tentang manajemen perhotelan, manajemen restaurant hingga koki.  Adapun beberapa jobdesk dalam jurusan perhotelan, yaitu:

  • Küchenarbeiten, yaitu menyiapkan bahan makanan yang akan digunakan di dapur. 
  • Im Büro, yaitu tentang administrasi dan proses akuntansi perhotelan. 
  • Rezeption, yaitu resepsionis yang mengurus check-in dan memberikan informasi kepada tamu. 
  • Housekeeping, yaitu membersihkan kamar, menyiapkan serta menyediakan. 
  • Restaurant Arbeiten, yaitu seputar membantu para tamu untuk memesan dan menyajikan makanan. 

Selama mengikuti program nantinya akan mempelajari seperti room service, resepsionis, administrasi perhotelan, akuntansi, manajemen dan pekerjaan dapur. Syarat jurusan ini yaitu, bahasa Jerman dengan tingkat B1. 

Tentu termasuk mudah untuk pendaftar Indonesia. Banyak profesi dari jurusan ini yang dibutuhkan di Jerman, namun sayangnya warga lokal disana tidak banyak yang berminat. Adapun gaji yang akan kamu terima, berkisar 650 Euro per bulan. 

Pemerintah Jerman juga telah menetapkan jumlah gaji ini, dan sudah cukup untuk akomodasi, biaya makan, transportasi pajak, hingga asuransi kesehatan. 

Syarat Ausbildung

Ketika kamu ingin mengikuti program ini, tentunya kamu harus mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan. Ada bermacam-macam, semua itu tergantung dengan jenis program dan bidang studi yang dipilih. Berikut ini, beberapa syarat umum yang harus dipenuhi antara lain:

1. Pendidikan Menengah Atas

Pada program ini, tentu pendidikan terakhir sangat diperhatikan. Sebagai syarat umumnya kamu harus menyelesaikan sekolah pendidikan menengah atas atau sederajat, beberapa program mungkin terbuka untuk lulusan pendidikan menengah pertama dengan kualifikasi dan kemampuan yang sesuai. 

2. Umur

Beberapa program juga memiliki minimum usianya. Biasanya, peserta harus berusia mulai dari 16 hingga 25 tahun. namun , terdapat beberapa program yang terbuka untuk peserta lebih tua. 

3. Bahasa Jerman

Kemampuan ini tentu menjadi persyaratan, karena peserta pelatihan perlu dapat memahami instruksi, berkomunikasi dengan rekan kerja dan berinteraksi dengan masyarakat disana. Namun tingkat kemampuan bahasa tergantung dengan jurusan yang dipilih. 

4. Wawancara dan Tes Seleksi

Berapa program ausbildung melibatkan proses seleksi wawancara, tujuannya untuk menilai kemampuan dan motivasi calon peserta. 

5. Dokumen

Umumnya, kamu akan diminta menyerahkan beberapa seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, salinan ijazah dan banyak lagi. 

Jurusan ausbildung apa saja? Banyak pilihannya, setelah ini kamu akan tambah tertarik. Namun jika belum menguasai bahasa Jerman, jangan khawatir. Ada Magna Education, disini kamu akan belajar bahasa Jerman dengan para guru profesional. 

Selain itu, metode pembelajaran yang interaktif tentu membuat kamu nyaman dalam belajar. Kamu juga bisa berkonsultasi langsung mengenai program ausbildung ini, jadi tunggu apalagi yuk daftar sekarang!!

Selengkapnya