Belajar bahasa Jerman

Belajar Bahasa Jerman Persiapan Tinggal di Jerman

Belajar bahasa Jerman apakah mudah? Tentu saja, apabila kamu rajin berlatih. Kamu akan bisa memahami hingga bisa berbicara jika bersungguh-sungguh. Jerman merupakan negara yang banyak diminati banyak berbagai kalangan manusia di seluruh dunia. 

Jerman terkenal pendidikannya yang berkualitas, selain itu banyak peluang pekerjaan juga di negara ini. Sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia, membuat Jerman membuka banyak peluang pekerjaan. 

Namun syarat melanjutkan pendidikan atau berkarir di Jerman yaitu dengan menguasai bahasanya. Karena bahasa tersebut nantinya sebagai pengantar komunikasi disana, tidak hanya itu ada beberapa alasan kenapa kamu harus menguasai bahasa Jerman. 

Belajar Bahasa Jerman Itu Penting

Belajar bahasa asing itu penting, lho. Seperti halnya belajar bahasa Jerman. Nah, bagi kamu yang mau belajar bahasa asing selain bahasa Inggris, tentunya bisa belajar bahasa Jerman. Mengapa sebaiknya belajar bahasa Jerman?

1. Jerman Negara Berpengaruh di Eropa 

Termasuk kawan penting dalam bisnis internasional, hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan Jerman di belahan dunia. Di Eropa negara ini mempunyai posisi yang kuat dalam berhubungan dengan ekonomi dan politik.

2. Memudahkan Komunikasi

Jika kamu ingin berkeliling Eropa, disarankan untuk mempelajari bahasanya terlebih dahulu. Karena bahasa Jerman juga digunakan di Swiss, Belgia dan beberapa negara lainnya. Ketika disana, tidak semua yang kamu temui menggunakan bahasa Inggris. 

3. Kesempatan Karir yang Luas

Setelah lulus pendidikan di Jerman, kemungkinan besar kamu akan memulai karir disana. Menguasai bahasa Jerman, akan membuka peluang yang luas untuk karir kamu. Banyak perusahaan mengharapkan calon karyawannya dapat berbicara dan menulis bahasa Jerman. 

4. Dialek yang Menarik

Meskipun bahasa Jerman sudah tersebar luar dan umum digunakan, tetapi ada saatnya kamu tidak memahami bahasa tersebut. Perkiraan jumlah dialek bahasa Jerman berkisar 50 hingga 250. 

Dialek merupakan cara untuk berhubungan dengan masyarakat Jerman serta budayanya. Menakjubkan bukan, bagaimana bahasa yang sama bisa berbeda dari daerah ke daerah lain. 

Karakteristik Bahasa Jerman 

Sebelum kamu mempelajari karakteristik bahasa Jerman, alangkah baiknya untuk mengetahui karakteristik bahasa tersebut. Berikut ini merupakan karakteristik dari bahasa Jerman:

1. Sejenis dengan Bahasa Inggris

Bahasa Jerman dan Inggris berasal dari jenis sama, yaitu Indo-European. Karena banyak kata bahasa Jerman yang mirip dengan Inggris, mulai dari penulisan maupun pelafalan.

2. Variasi Abjad dan Pelafalannya

Huruf alfabet bahasa Jerman tidak jauh dengan huruf alfabet pada umumnya. Terdapat 26 abjad yang biasa digunakan dalam bahasa Indonesia, yaitu huruf A hingga Z. Pelafalannya pun tidak berbeda dengan pelafalan bahasa Indonesia, seperti huruf “a” dibaca “a” dan seterusnya. 

Bahasa Jerman pun memiliki abjad tambahan, yaitu:

  1. Abjad dengan tanda titik dua di atas, seperti (ü Ü, ö Ö ä Ä)
  2. Simbol “ß” disebut dengan eszet dan disebut dengan “ss” (double s)

Jenis ini menjadi karakteristik bahasa Jerman terlihat sulit untuk dipelajari. Tetapi sebenarnya akan mudah jika kamu sudah paham dengan dasarnya. 

3. Kata Kerja Berakhiran “-en”

Bahasa Jerman memiliki aturan dalam penggunaan kata kerja, namun terdapat hal menarik pada bagian ini. Pada kata kerja bahasa Jerman akan ditambahkan “-en” dan “-n” secara keseluruhan, infinitiv disebut juga dengan kata kerja dasar atau tata bahasa. 

Dalam penggunaannya, kata kerja dapat diubah menyesuaikan objek dengan mengganti “-en” sesuai aturan konjungsi.

4. Gender Pada Kata Benda

Di dalam kamus Jerman, terdapat istilah tanda gender dari kata benda yang ada di belakang maupun di depannya. Adapun istilah yang perlu dihafalkan, dalam mempelajari bahasa Jerman:

  • Tanda “f” dengan arti “feminim” 
  • Tanda “m” dengan arti “masculine”
  • Tanda “n” dengan arti “netral”

Sebagian kata benda bisa dikenal dengan gender-nya berdasarkan pola tertentu. Seperti gender “-ing” untuk gender “m” dan akhiran “ung” untuk gender “f” dan lainnya. 

Fakta Menarik Belajar Bahasa Jerman

Pada akhir bulan September, Eropa merayakan keanekaragaman linguistik serta memperhatikan fungsi belajar bahasa asing. Tidak hanya bahasa Jerman juga terdapat fakta menariknya lho. Berikut merupakan fakta unik bahasa Jerman: 

1. Bahasa yang Banyak Dipelajari

Kemenlu Jerman melakukan sebuah survey bersama Goethe Institute dan Deutsche Welle, terdapat 15,4 juta orang belajar bahasa Jerman. Benua Eropa masih yang tertinggi menempati posisi tersebut, namun tak kalah di benua Afrika seperti Mesir, Algeria dan Pantai Gading. 

Disana jumlah angka pelajar bahasa Jerman mengalami kenaikan hingga 50%. Tidak hanya itu, masyarakat Cina pun banyak yang berminat belajar bahasa Jerman. Tetapi di Amerika mengalami penurunan, disana masyarakat mempelajari bahasa Jerman turun hingga 15%. 

2. Bahasa Mudah Diucapkan

Bahasa ini dikenal akan kata gabungannya, sejumlah kata benda dapat digabungkan selama masih bisa dipahami. Terdapat kamus bahasa Jerman yang terkenal, mencatat beberapa kata terpanjang: 

  1. Rinderkennzeichnungsfleischetikettierungsberwachungsaufgabenbertragungsgesetz, dengan total huruf 79. Kata ini memiliki arti “Hukum penyerahan tugas mengenai pengawasan pelabelan daging sapi pada”
  2. Grundstcksverkehrsgenehmigungszustndigkeitsbertragungsverordnung, dengan total huruf 67 huruf. Kata ini memiliki arti aturan penyerahan tugas pengaturan yurisdiksi tentang izin untuk kendaraan bermotor di properti privat. 

3. Semua Kata Benda Menggunakan Huruf Kapital

Jika dalam bahasa Inggris, kata benda seperti nama orang, negara dan kota saja yang menggunakan huruf kapital. Tetapi tidak dalam bahasa Jerman, pada setiap kata benda tentunya harus menggunakan huruf kapital. 

Cara Belajar Bahasa Jerman Buat Pemula 

Banyak manfaat yang akan kamu dapatkan jika menguasai bahasa Jerman, namun tidak semua orang menganggap mudah bahasa tersebut. Tetapi tidak perlu khawatir, karena bahasa Jerman akan mudah jika mempelajarinya dengan bersungguh-sungguh. Berikut ini cara belajar bahasa Jerman buat pemula.

1. Pelajari Dasar

Ketika mempelajari bahasa asing, alangkah lebih baik jika mempelajari dasarnya terlebih dahulu. Begitu juga dengan bahasa Jerman, kamu bisa mencoba untuk mempelajari pelafalan huruf dahulu. Pelafalan Jerman pun tidak jauh dengan Indonesia. 

Tetapi ada yang membuat berbeda, yaitu tambahan 4 huruf unik. Penambahan huruf unik dinamakan Umlaut, jangan lupa memperhatikan perbedaan pengucapan setiap huruf dan katanya.

2. Belajar Bahasa Jerman dengan Perbanyak Kosakata

Jika ingin memperbanyak kosakata, kamu bisa membaca buku cerita anak atau menonton film dalam bahasa Jerman. Jika kamu menemukan kosakata baru jangan lupa untuk mencatatnya, agar kumpulan kosa kata makin bertambah. 

Kosakata juga merupakan hal yang penting ketika memulai belajar bahasa Jerman. Karena kamu memulainya dengan mempelajari kosakata penting dalam kehidupan sehari-hari, berikut contoh kosakata dan artinya:

  • Halo: Halo
  • Tschüss!: Selamat tinggal 
  • Danke: Terima Kasih 
  • Bitte: Kembali
  • Entschuldigung: Permisi 

3. Aplikasi Kursus Bahasa

Sekarang belajar bahasa Jerman sudah tidak perlu repot. Kamu bisa menggunakan aplikasi kursus bahasa untuk membantu belajarmu, dengan itu dapat dilakukan dimana saja dana kapan pun. 

4. Teman dan Kelompok Belajar

Penting untuk mencari teman seperjuangan mu, dalam artian sedang mempelajari bahasa Jerman juga. Hal itu dapat membantu proses pembelajaran, kamu juga bisa banyak belajar dari mereka yang lebih dulu belajar dan berlatih. 

5. Kursus Bahasa Jerman

Cara ini bisa kamu ikuti, agar kamu lebih berkonsisten dalam belajar. Karena di tempat kursus kamu tidak hanya mempelajari materi, tetapi kamu juga dapat berlatih dengan guru atau dengan teman kursusmu. 

Masih mencari tempat kursus yang cocok? Tenang ada Magna Education, disini kamu akan diajarkan materi dasar hingga bisa mendapatkan sertifikat B1/B2. Tidak hanya itu metode belajar yang mudah dipahami dan para guru yang berkompeten, sudah pasti berkualitas. Yuk daftarkan dirimu sekarang!!

Selengkapnya
Kuliah ke luar negeri

Kuliah ke Luar Negeri, Seperti Apa Persiapannya?

Kuliah ke luar negeri, siapa yang tidak ingin? Melanjutkan pendidikan disana merupakan impian sebagian orang. Karena dengan kuliah di luar negeri kamu tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi pengalaman akan hidup sendiri di negara luar. 

Institut Statistik UNESCO mengatakan, terdapat 53.604 mahasiswa Indonesia yang melanjutkan kuliah di luar negeri selama 2021. Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya, Indonesia masuk ke urutan 22 sebagai negara jumlah siswa belajar di luar negeri. 

Menyusun Persiapan Kuliah ke Luar Negeri

Tidak hanya persiapan keberangkatan saja, jauh sebelum itu kamu juga harus menyusun plan selama kamu berkuliah disana. Berikut ini langkah yang dapat membantumu dalam menyusun plan selama berkuliah di luar negeri: 

1. Mengetahui Alasan Kuliah ke Luar Negeri  

Kamu harus mengetahui alasan mengambil kuliah di luar negeri, serta tujuan apa yang ingin dicapai kedepannya. Banyak hal yang bisa diambil ketika kuliah di luar negeri, seperti disana bisa mempelajari bidang lebih spesifik, kualitas pendidikan dan metode pembelajaran lengkap.

Masih banyak hal yang bisa dijadikan alasan, tergantung bagaimana kamu memilihnya dan bisa menghubungkan dengan tujuan kamu nantinya. 

2. Melakukan Persiapan yang Matang

Ketika di negara luar kamu perlu mandiri untuk mengurus diri sendiri, maka dari itu mulailah belajar mandiri. Dan bukan hanya itu, bahasa di sana pun sudah pasti berbeda. Mulailah belajar bahasa asing ketika kamu memutuskan untuk kuliah di luar negeri, kamu bisa belajar mandiri atau mengikuti kursus

Selain itu, lakukan persiapan sesegera mungkin. Karena akan membutuhkan waktu untuk memenuhi persyaratan, mulai dari pendaftaran hingga mengajukan visa pelajar. Jika kamu mengambil jalur beasiswa, maka diperlukan persiapan lainnya. 

3. Mencari Informasi

Mulai mencari informasi tentang program kuliah, persyaratan hingga cara daftar dan program beasiswa yang tersedia. Dengan mencari di awal waktu, nantinya kamu akan mempunyai cukup waktu dalam persiapan kuliah di luar negeri. Jika ingin mengambil program S1, kamu bisa mencari tahu sejak kelas 2 SMA atau sederajat. Namun jika ingin mengambil S2, mulailah mencari tahu sejak 2 tahun sekarang. 

Terdapat banyak program kuliah di luar negeri, tingkat kesulitan dan durasi pun berbeda-beda. Tidak hanya itu, gelar kuliah luar negeri juga banyak macamnya. Sebagian program yang tersedia menggunakan bahasa pengantar yaitu bahasa inggris. 

Periode kuliah di luar negeri juga perlu kamu cari tahu. Karena saat ini, banyak negara asing yang menawarkan program S2 hanya belajar 2 tahun. Informasi ini diperlukan untuk perencanaan studi lanjutan, karena setiap negara mempunyai standar berbeda dalam setiap jurusan. 

4. Menyiapkan Dana

Untuk kuliah di luar negeri memang memerlukan biaya, namun kamu jangan risau akan hal itu. Banyak universitas yang tidak memerlukan dana besar, contohnya seperti di Jerman. Universitas di negara Eropa tersebut banyak yang murah, bahkan bisa gratis dengan menggunakan beasiswa lho. 

Selain dana kuliah, kamu juga perlu menyiapkan dana untuk kebutuhan selama disana. Tapi tenang, tidak perlu khawatir. Kamu bisa mengikuti program beasiswa atau kerja paruh waktu selama disana, karena ada beberapa negara yang memperbolehkan mahasiswa internasional melakukan kerja paruh waktu. 

5. Asuransi Kesehatan

Amerika, Inggris dan Australia merupakan negara yang mewajibkan para mahasiswa internasional memiliki asuransi kesehatan. Kamu akan disarankan untuk membeli polis di asuransi kesehatan yang sudah menjalin kerjasama dengan universitas tujuanmu. 

Tetapi, ada sebagian universitas juga yang membebaskan mahasiswa internasional untuk memilih penyedia asuransi sendiri. Namun ada syaratnya, polis asuransi kesehatan tersebut sudah sesuai dengan syarat dan standar pihak universitas. 

Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik 

Ada beberapa negara yang mempunyai sisterm pendidikan berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan  telah melahirkan lulusan sukses, sistem pendidikan memiliki kekuatan serta tantangan tersendiri. Pendidikan juga memiliki arti yang besar untuk individu maupun masyarakat. Berikut ini negara dengan sistem pendidikan terbaik, antara lain: 

1. Jerman

Negara yang terletak di Eropa ini menggabungkan pembelajaran di kelas dengan pelatihan kejuruan. Disini mahasiswa dapat memilih program studi yang bisa mengarah ke berbagai peluang karir. Jerman juga dikenal memiliki banyak universitas kelas dunia, terutama pada bidang teknik. 

Banyak masyarakat Indonesia yang melanjutkan pendidikannya di Jerman, dengan jenjang sarjana, pascasarjana hingga doktor.  Jerman menggunakan sistem Europe Credit Transfer and Accumulation System yang umumnya bernilai 30 per semester.

Daftar universitas terbaik yang ada di Jerman, Ludwig Maximilians University Munich, Technical University of Munich, University of Heidelberg , Humboldt University Berlin dan masih banyak lagi universitas terbaik dan merupakan universitas tertua di Jerman. 

2. Finlandia

Salah satu negara yang dinobatkan sebagai negara dengan pendidikan terbaik. Anak muda di Finlandia memiliki kemampuan membaca yang tinggi, itu dibuktikan dengan Programme for International Assessment. 

Durasi sehari-hari sekolah di Finlandia hanya 5 jam sehari, selain itu siswa juga tidak dibebankan dengan pekerjaan rumah.Terletak di benua Eropa Finlandia termasuk negara yang paling bahagia di dunia. Sistem pendidikannya lebih fokus pada kesejahteraan siswa.

Terdapat dua jenis pendidikan tinggi di negara ini, yaitu universitas dan universitas ilmu terapan. Terdapat 13 universitas di Finlandia yaitu Universitas Heinski, Aalto University, Universitas Turku, Universitas Oulu dan masih banyak lagi. 

3. Inggris

Banyak perguruan tinggi populer yang ada di Inggris, negara ini memiliki sistem pendidikan yang mengikuti pendekatan terstruktur mulai dari dasar hingga tinggi. Sistemnya menekan mata pelajaran akademik dan sudah mencakup ujian standar, seperti GCSE dan A-level. 

Banyak universitas di inggris yang termasuk universitas terbaik di dunia, seperti University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College London dan masih banyak lagi 

4. Amerika Serikat

 Amerika merupakan rumah bagi perguruan tinggi terbaik di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan yang bermacam-macam. Sistem pendidikannya mengedepankan kurikulum yang luas, kegiatan ekstrakurikuler dan pengujian standar. 

Ada beberapa pilihan pendidikan tinggi yaitu community college, universitas dan sekolah kejuruan. Gelar pendidikan di Amerika terbagi menjadi Gelar Associate, Gelar Sarjana dan Magister/ Doktor.  Beberapa universitas terbaik di Amerika, Stanford University, Harvard University, University of Chicago dan lainnya. 

5. Swedia

Sistem pendidikan di negara ini dikenal sangat baik, hal ini karena mereka memprioritaskan kesejahteraan siswa dan pembelajaran praktis.Negara ini menekankan kreativitas, pemikiran kritis dan juga kolaborasi. Selain Amerika, Swedia juga rumah bagi 50 institusi pendidikan tinggi.

Hal ini dikarenakan universitas di Swedia sering mendapat posisi teratas dalam peringkat global. Universitas terbaik di swedia yakni, Institut Teknologi Blekinge, Universitas Teknologi Chalmers, Universitas Dalrna, Universitas Halmstad dan masih banyak lagi. 

Bagaimana makin tertarik bukan untuk berkuliah diluar negeri, memang banyak yang perlu dipersiapkan dari jauh-jauh hari terutama untuk bisa berbahasa asing. Mulailah untuk belajar secara mandiri atau dengan kursus. 

Cari kursus bahasa asing yang berkualitas? Magna Education jawabannya. Kamu bisa belajar bahasa Inggris dan Jerman lho. Tidak perlu diragukan lagi, metode belajar yang kreatif serta para pengajar berkompeten membuat kamu cepat memahami dan mampu berbahasa asing. Yuk buruan daftar!!

Selengkapnya
Kursus Bahasa Jerman A1 - B2

Kursus Bahasa Jerman A1 – B2 Langsung Tinggal di Eropa 

Kursus bahasa Jerman A1 – B2, ketika memulai kursus pasti terdapat tahapannya. Namun tidak hanya tahapannya, saat mengikuti kursus bahasa asing juga akan ada tingkatan bahasanya. Hal itu agar memudahkan untuk mempelajari dasarnya terlebih dahulu. 

Dalam tingkatan itu juga, bisa mengetahui sudah sampai manakah kemampuanmu dalam belajar bahasa Jerman. Ketika kamu sudah menyelesaikan satu tingkatan, maka hasil akhirnya kamu akan diberikan sertifikat sebagai tanda bahwa kamu sudah mampu. 

Memiliki sertifikat juga punya banyak keuntungan, karena syarat program seperti Ausbildung, Aupair, BFD dan Fsj memerlukan sertifikat kemampuan bahasa Jerman. 

Tingkat Bahasa Jerman

Jika kamu sudah merencanakan untuk melanjutkan pendidikan atau memulai karir di Jerman, penting untuk mengetahui hal ini. Akan banyak persiapkan yang akan dilakukan nantinya, maka dari itu sebelum melakukan persiapan lebih jauh alangkah baiknya jika kamu melatih kemampuan berbahasa Jerman.

Tingkatan bahasa juga berbeda-beda, mulai dari dasar hingga bisa jadi native speaker. Berikut ini, beberapa tingkatan bahasa Jerman yang bisa kamu ikuti yaitu:

1. AI atau Dasar

Pada tingkat ini, merupakan pembelajaran dari yang paling dasar. Untuk kamu yang pemula, tingkat ini yang harus dipelajari terlebih dahulu. Pada tingkat A1, kamu akan memahami kalimat sederhana dan kosa kata dasar. 

Tes A1 diperuntukan untuk remaja, mulai dari 10 hingga 16 tahun yang ingin mengikuti ujian bahasa Jerman. Jika lulus dalam ujian ini, maka kamu sudah bisa mulai berkomunikasi dengan kalimat sederhana. 

Ketika kamu ingin mengikuti ujian ini, sudah dipastikan harus mengetahui bahasa Jerman dasar. Waktu belajar untuk persiapkan tes ini yaitu 80-200 jam, dengan surasi satu  jam hingga empat pulih lima menit. Namun terdapat juga tes A1 yang dikhususkan untuk dewasa, yang disebut Start in Deutsch.

Tes Start in Deutsch ini untuk yang ingin melamar Au-Pair di Jerman. Karena jika ingin membuat visa, disyaratkan untuk memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jerman. Jika sudah lulus tes ini, maka sudah mampu berbicara secara sederhana. 

Adapun syarat mengikutinya yaitu, berusia mulai 16 tahun. Waktu  untuk mengikuti tes ini yaitu 80 hingga 200 jam, dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit belajar. Adapun keterampilan yang akan didapat setelah mempelajari A1, antara lain:

a. Berbicara dan Mendengarkan

  • Memahami salam dan mampu menjawab sederhana.
  • Menyebutkan nama, asal dan informasi pribadi sederhana.
  • Menggunakan frasa sehari-hari dalam meminta bantuan, meminta maaf serta berterimakasih.
  • Mengikuti intruksi dalam situasi sehari-hari.

b. Kemampuan Tulisan dan Membaca

  • Memahami teks pendek dengan informasi umum.
  • Menulis kalimat sederhana mulai dari diri sendiri, keluarga hingga kegiatan sehari-hari.
  • Mengenal kosakata dasar dalam kehidupan sehari-hari. Seperti keluarga, makanan, waktu dan banyak lagi.

2. A2 atau Dasar

Pada tingkat ini, lebih tinggi satu tingkat dengan A1 namun masih di posisi dasar. Di tingkat ini kamu sudah bisa menjelaskan mengenai berbagi informasi, seperti pekerjaan hingga ekperesi umum. Tidak hanya itu, kamu juga bisa berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. 

Tes kemampuan ini dibagi menjadi dua, yaitu remaja dan dewasa. Nantinya sertifikat A2 bisa dijadikan syarat program Au-Pair. Sertifikat A2 untuk remaja dinamakan Fit in Deutsch, sedangkan untuk dewasa Goethe Zertifikat A2. Kemampuan yang akan kamu dapatkan pada sertifikat A2, anatara lain:

a. Mendengarkan dan Berbicara

  • Memahami percakapan sederhana yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari, seperti perjalanan, pendidikan, karir dan masih banyak lagi.
  • Berbicara pengalaman pribadi dan serta memberikan informasi yang sederhana.
  • Menyusun kalimat lebih kompleks.

b. Membaca dan Menulis

  • Membaca teks lebih kompleks dan panjang, seperti cerita pendek maupun informasi ringan.
  • Menulis kalimat paragraf lebih panjang, seperti pengalaman pribadi dan lainnya.
  • Memperbanyak kosakata dalam berkomunikasi.

3. B1 atau Menengah

Ketika sudah memasuki B1, tandanya kamu sudah lebih naik dari tingkat A. Pada B1 ini kamu sudah dapat memahami topik utama dari suatu pembahasan seperti pendidikan, pekerjaan dan banyak lagi. Tidak hanya itu, bisa juga berkomunikasi di negara yang menggunakan baahasa Jerman. 

Tes ini juga dibagi menjadi dua, kategori remaja dimulai dengan minimal umur 12 tahun, sedangkan untuk dewasa minimal umur berusia 16 tahun. B1 juga terdapat jam belajarnya yaitu 350 hingga 650 jam, dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit. 

Pada level ini juga menandakan bahwa tidak hanya berkomunikasi dasar saja, terlibat juga bisa berinteraksi. Adapun kemampuan yang akan kamu dapat, pada tingkat B1 ini:

a. Berbicara dan Mendengar

  • Memahami percakapan yang lebih kompleks, termasuk topik lebih abstrak. 
  • Berpartisipasi dalam diskusi dan memberikan pendapat atau argumentasi secara jelas 
  • Menyampaikan informasi yang jelas dan rinci akan masa depan, pengalaman pribadi dan banyak topik lainnya. 

b. Menulis dan Membaca

  • Membaca teks panjang dan jelas, seperti artikel berita 
  • Menulis esai pendek atau paragraf tentang argumen 
  • Memahami serta menggunakan berbagai bentuk waktu 

4. B2 atau Menengah

Jika sudah memasuki B2 sudah dipastikan kamu memahami dari teks rumit. Pada tingkat ini juga, diharapkan memiliki kemampuan yang cukup dalam berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi baik sosial maupun profesional. 

Tes ini digunakan bagi mahasiswa yang ingin belajar Studienkolleg dan beasiswa Jerman. Syarat usianya yaitu 16 tahun minimal dalam belajar waktu 600 hingga 800 jam belajar, tentu dengan durasi satu jam hingga empat puluh lima menit.

Jika sudah lulus dalam tes ini, sudah dipastikan dapat memahami inti dari teks mengenai pembahasan, memahami diskusi ilmiah dengan pokok bahasan sesuai bidang dikuasai. Adapun kemampuan yang akan kamu dapat, pada tingkat B2 ini yaitu:

a. Berbicara dan Mendengarkan

  • Memahami percakapan, diskusi dan presentasi tentang topik yang bermacam-macam
  • Berpartisipasi dalam debat dan diskusi yang melibatkan argumen
  • Berkomunikasi secara lebih spontan dan lancar, menyesuaikan bahasa dengan situasi yang berbeda. 

b. Menulis dan Membaca

  • Menulis esai dan laporan yang mempresentasikan ide dengan jelas
  • Membaca dan memahami teks yang kompleks, seperti artikel akademis 
  • Menggunakan bahasa dengan lebih baik, termasuk kosakata yang lebih banyak 

Kursus Bahasa Jerman A1- B2

Ketika sudah mengenal semua tingkatan bahasa Jerman, kini kamu dapat mengikuti kursus untuk meningkatkan kemampuanmu. Berikut ini jenis kursus yang dapat kamu pilih yaitu:

  • Online, yaitu bisa dilakukan dimana saja tanpa perlu datang ke tempatnya. Kini sudah banyak juga aplikasi belajar bahasa yang mudah di akses. 
  • Offline,  yaitu dengan datang ke tempat kursusnya langsung. Cara ini akan lebih efektif karena dengan diajarkan langsung, kamu jadi lebih mudah berinteraksi dan memahami pelajaran. 

Kamu bisa mengikuti kursus di Magna Education, disana terdapat kelas offline maupun online. Dengan metode pembelajaran interaktif dan harga yang terjangkau, kamu sudah bisa berbahasa Jerman hingga tinggal disana. Yuk kursus bahasa Jerman A1 – B2 hanya di Magna Education, ya!

Selengkapnya