Apa itu skor GRE

Apa itu Skor GRE? Ini Nilai Tertingginya 

Apa itu skor GRE? Sama seperti tes bahasa Inggris lainnya. Ujian ini juga menggunakan skor sebagai hasil tes, tentunya ada batas minimal skor yang dibutuhkan untuk persyaratan. Nilai skor itu lah yang harus didapatkan, karena itu akan sangat berpengaruh mengenai pendaftaran pascasarjana. 

Tes GRE juga merupakan langkah penting dalam proses pendaftaran pascasarjana dan menyediakan cara objektif untuk institusi perguruan tinggi kemampuan akademis calon mahasiswa. 

Tes GRE

Graduate Record Examination atau GRE merupakan sebuah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif serta dapat memecahkan masalah sistematis. 

Tes ini juga menjadi persyaratan program pascasarjana di negara-negara bahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Australia dan negara bahasa Inggris lainnya. Jadi jika ingin melanjutkan S2 di luar negeri, pastikan untuk mengikuti tes GRE ini. 

Tes ini dikelola oleh Educational Testing System atau ETS, ujian ini dilakukan berbasis komputer. Dirancang untuk kebutuhan melanjutkan pendidikan, sehingga skornya pun memiliki posisi yang berbeda antara sekolah lainnya. 

Materi yang Diujikan 

Tes ini akan dilakukan selama 3 jam 45 menit, yang berisi mengenai penilaian kemampuan perhitungan, kemampuan bahasa, kemampuan penggunaan bahasa dan kemampuan berargumen. Adapun beberapa materi yang akan diuji antara lain: 

1. Analytical Writing Assessment

Materi ini menguji kemampuan dalam berpikir kritis, nantinya kamu akan diberikan sebuah argumen dengan topik tertentu dan selanjutnya menilai kembali argumen tersebut. Seperti mempertahankan argumen, mendukung argumen dan menemukan kelemahan argumen. Akan dibagi menjadi dua jenis soal lagi dalam materi ini, yaitu:

– Argument Essay

Nantinya para peserta akan diberikan sebuah argumen, serta diminta untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangannya. Mereka pun nantinya akan memberikan analisis yang mendalam, serta menyusun esai yang menyajikan argumen logis. 

– Issue Essay 

Dalam kategori ini, nantinya para peserta akan diberikan sebuah topik. Nantinya mereka akan mengembangkan pendapat tentang topik tersebut, dan harus menyajikan argumen yang kuat serta mendukung pendapat mereka dengan bukti yang sesuai. 

2. Verbal Reasoning 

Dalam materi ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami dan menganalisis teks yang kompleks, selain itu untuk mengetahui kemampuan dalam bahasa Inggris secara efektif. Beberapa jenis soal yang masuk kedalam verbal reasoning, antara lain:

– Kosakata

Nantinya pertanyaan dalam sub-bagian ini akan menguji pemahaman tentang makna kata-kata, kosakata yang jarang digunakan, dan kosakata dalam konteks yang berbeda. Seperti melengkapi kalimat yang tepat, menemukan sinonim dan antonim serta memahami makna kata. 

– Memahami Teks

Pertanyaan dalam bagian ini menguji kemampuan untuk memahami dan menganalisis teks yang kompleks. Termasuk juga menarik kesimpulan, mengidentifikasi tujuan dan menentukan makna kata atau frasa. 

– Analogi

jenis soal ini akan melibatkan hubungan antara dua kata. Kamu juga kan diminta untuk menemukan kata keempatnya yang memiliki hubungan serupa dengan ketiganya, seperti temukan kata keempat yang memiliki hubungan yang sama dengan kata “awal” dan “akhir”

– Hubungan Antar Kata

Soal ini menguji kemampuanmu dalam menentukan hubungan logis antara kata-kata dalam sebuah kalimat atau paragraf. Nantinya kamu akan diminta untuk menyelesaikan kalimat dengan kata yang paling sesuai berdasarkan hubungan kata yang diberikan.

3. Quantitative Reasoning

Jenis materi ini, akan diuji mengenai pemahaman tentang konsep dasar matematika. Tidak hanya itu, akan ada tes mengenai kemampuan dalam menerapkan konsep-konsep tersebut dalam memecahkan masalah. Berikut ini beberapa jenis soal yang muncul dalam quantitative reasoning, yaitu:

– Aritmatika

Jenis soal ini yaitu operasi aritmatika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Nantinya pertanyaan dalam bagian ini, mungkin akan melibatkan pemecahan masalah seputar bilangan bulat, pecahan, presentase, rasio dan proporsi. 

– Aljabar

Pertanyaan ini meliputi pembahasan persamaan linear dan kuadrat, pertidaksamaan, eksponen dan faktorisasi. Nantinya akan diminta untuk menyederhanakan ekspresi aljabar, menyelesaikan pertidaksamaan atau persamaan, hingga menemukan nilai variabel. 

– Geometri

Ini termasuk ke pembahasan konsep-konsep geometri dasar. Seperti garis, sudut, segitiga, persegi, persegi panjang, lingkaran dan bentuk geometris lainnya. Soal yang akan ditampilkan, mungkin akan melibatkan perhitungan luas, keliling, volume, dan lainnya. 

– Statistika dan Peluang

Jenis soal ini akan meliputi statistika dasar seperti rata-rata, median, modus dan sebaran data. Nantinya akan mengerjakan soal konsep peluang dasar, seperti  peluang peristiwa tunggal, peluang gabungan dan peluang kondisional. 

– Pemecahan Masalah Kuantitatif

Pertanyaan jeni ini akan menguji kemampuan kamu dalam menerapkan konsep-konsep matematika untuk memecahkan masalah. Pertanyaan ini tentu akan memerlukan pemodelan matematika dan analisis situasi yang kompleks. 

Apa itu Skor GRE?

Hal ini menjadi aspek penting dalam tes ini, meskipun bukan faktor utama yang dipertimbangkan oleh instansi penerimaan. Skor GRE dapat berbeda beda tergantung pada program pasca sarjana yang diinginkan dan persyaratan universitas tertentu. 

Skor GRE juga terdiri dari beberapa bagian, dan skala yang digunakan berbeda di setiap bagian. Berikut ini rincian masing-masing bagian, yaitu:

  • Verbal Reasoning dan Quantitative Reasoning, skor dalam setiap bagian ini yaitu 130 hingga 170, dengan peningkatan sebesar satu poin  
  • Analytical Writing, bagian ini akan dinilai dalam skala 0 hingga 6 dengan peningkatan sebesar setengah poin. 

Total skor maksimal GRE yaitu 340 untuk Verbal Reasoning dan Quantitative Reasoning. Serta 6 untuk Analytical Writing, jadi skor lebih tinggi menunjukan kinerja yang lebih baik dalam masing-masing bagian tes. 

Ingin lanjut pascasarjana di luar negeri, tapi harus tes GRE?, tenang karena kamu bisa mempersiapkannya di Magna English Preparation. Akses materi lengkap, pengajar berkompeten, jadwal kelas yang fleksibel bisa kamu dapatkan. Yuk daftar sekarang!!

Selengkapnya
evel Bahasa Jerman ada Berapa

Level Bahasa Jerman ada Berapa? Ini Syarat Program Jerman 

Level bahasa Jerman ada berapa? Untuk mempelajarinya kamu perlu mengetahui beberapa tingkatan mulai dari pemula sampai mahir. Hal itu tentunya akan dapat memudahkan pembelajaran kedepannya, serta digunakan untuk melakukan ujian yang nantinya akan mendapatkan sertifikat. 

Ketika ingin mengikuti program bahasa Jerman, sertifikat sangat dibutuhkan. Karena hal itu juga dijadikan sebagai salah satu persyaratan. Pastikan untuk belajar bahasa Jerman sesuai dengan level yang dibutuhkan 

Level Bahasa Jerman 

Pemerintah negara Eropa ini memiliki berbagai program untuk kaum muda internasional, tentu program ini akan sangat menguntungkan terlebih jika kamu memang memiliki impian untuk tinggal di luar negeri. Namun setiap programnya memiliki persyaratan, yaitu memiliki kemampuan bahasa Jerman. 

Tenang bahasa Jerman tidak sesulit yang kamu kira, bahkan masih terbilang mudah karena masih satu kelompok dengan bahasa Inggris. Sama halnya seperti bahasa Inggris, bahasa Jerman juga memiliki tingkatan, antara lain:

1. A1 Dasar

Tingkatan ini merupakan paling dasar, bagi kamu yang pemula dapat mempelajarinya dari level A1 ini.  Karena materi ini akan mempelajari mengenai level dasar, seperti menangani tugas sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kamu juga akan mempelajari mengenai, antara lain:

  • Abjad 
  • Salam dan perkenalan 
  • Pronomina dan konjugasi kata kerja 
  • Kosakata sehari-hari 

2. A2 – Menengah

Level ini satu tingkat diatas A1, kamu pun akan memperluas pemahaman mengenai taat bahasa dasar. Tidak hanya itu, mempelajari lebih banyak kosakata dan frasa-frasa yang lebih kompleks.

Kamu juga sudah bisa dalam memahami dan menyampaikan pesan dalam bahasa Jerman, menanggapi informasi yang sederhana dan langsung, hingga mampu melakukan percakapan secara langsung.  Nantinya akan ada beberapa pembahasan yang akan dipelajari, antara lain:

  • Kosakata, dalam tingkatan ini tentu kamu akan memperbanyak dan memperluas dengan kata-kata baru yang sudah dengan topik seperti keluarga, pekerjaan, aktivitas sehari-hari dan hobi
  • Tata Bahasa, kamu juga akan memahami dan menguasainya. Materi yang akan dipelajari yaitu tenses, seperti masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Selain itu, akan mempelajari penggunaan kata sambung, kata bantu dan konjungsi untuk membentuk sebuah kalimat.
  • Membaca dan Menulis, akan kamu pelajari dalam level ini. Nantinya  akan membaca teks pendek berbagai topik, serta paragraf yang lebih sesuai.  Kamu juga akan belajar mengenai penulisan surat pribadi, email dan pesan singkat.

3. B1 – Menengah 

Pada level  ini akan kamu akan meningkatkan pemahaman mengenai mengenai tata bahasa dan kosakata, serta  berkomunikasi dengan lebih  lancar dan sesuai. . alam level ini nantinya kamu sudah mampu mengungkapkan sudut pandang mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Materi yang akan dipelajari yaitu

  • Ekspresi dan Frasa, kamu dapat mengembangkan kemampuan dalam menggunakan tata bahasa dan kosakata yang lebih sesuai an bervariasi ekspresi dalam kehidupan sehari-hari. 
  • Pemahaman Teks, pada level ini tentu kemampuan membaca serta memahami berbagai teks panjang maupun lebih sesuai tentang berbagai topik. 
  • Penulisan, menulis teks yang lebih rumit seperti esai pendek, surat formal bahkan ulasan tentang buku atau film. 
  • Kosakata Luas, meningkatkan kata dengan mempelajari kosakata yang lebih spesifik dan beragam. Tentu mengenai berbagai topik seperti, politik, ekonomi dan budaya. 

4. B2 – Menengah

Tes ini merupakan untuk mereka yang ingin melanjutkan studi di universitas, melamar pekerjaan dan bekerja di bidang kedokteran di Jerman. Para lulusan tingkat ini, menandakan bahwa mereka sudah memiliki kemampuan bahasa di jenjang kompetensi keempat. Ketika sudah belajar materi B2 ini, nantinya kamu  akan mendapatkan beberapa hal hal yaitu:

  • Dapat memahami media bahasa jerman, seperti menonton film, mendengarkan podcast atau radio. 
  • Mampu memimpin diskusi, mempertahankan argumen dan menjelaskan ide dengan jelas.
  • Memahami teks yang lebih panjang dan rumit. Termasuk artikel akademik, laporan dan naska sastra. 

5. C1 – Tinggi

Pada tingkat ini, nantinya kamu akan dapat menggunakan bahasa Jerman dengan mudah. Karena pada C1 sudah dapat berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis dengan lancar serta bisa digunakan dalam berbagai konteks. 

Materi yang dipelajari yaitu:

  • Kosakata Tingkat Lanjutan, pada tingkatan ini tentu kata-kata yang yang dipelajari akan lebih sulit dan spesifik. Ini sudah mencakup istilah teknis, idiom atau frasa yang lebih jauh.
  • Tata Bahasa Lanjutan, akan kamu pelajari termasuk struktur kalimat rumit, penggunaan kata kerja dan konstruksi yang tidak umum. 
  • Budaya, pada materi C1 berbagai aspek budaya dari Jerman. Hal ini sudah termasuk dengan sejarah, kesenian, politik atau budaya populer.  

6. C2 – Paling Tinggi

Level ini, sudah dapat memahami yang dibaca dan didengar dengan mudah. Kamu juga dapat merangkum informasi dari berbagai sumber, serta mampu menganalisis keterangan dan penjelasan yang terhubung. 

  • Tata Bahasa, materi pada level ini akan sangat kompleks. Karena berfokus pada pemahaman struktur kalimat yang rumit, penggunaan tata bahasa yang tepat dan pemilihan kata yang sesuai. 
  • Kemampuan Menulis, pada tingkat C2 akan belajar untuk menulis dengan gaya bervariasi. Termasuk esai yang mendalam dan analitis, artikel akademik, karya sastra dan karya lainnya. Nantinya kamu diharapkan memiliki kemampuan dalam menyusun argumen yang kompleks. 
  • Berbicara yang Tinggi, ini akan diharapkan mampu berbicara secara jelas dan penuh percaya diri. Termasuk debat, presentasi akademik dan diskusi yang mendalam tentang topik yang kompleks. 

Jadi level bahasa Jerman ada berapa? bahasa Jerman memiliki  6 tingkatan, jika sampai yang tertinggi. Kamu tidak perlu khawatir, karena syarat untuk program Jerman yaitu B1/B2. Namun jika kamu belajar sampai C1 pun sangat bagus. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education, pembelajarannya interaktif dan langsung diajarkan oleh para guru berkompeten. Harganya pun sangat terjangkau, yuk daftar sekarang!!!

Selengkapnya
Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman?

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? Memang perlu diperhatikan, hal itu agar kamu dapat menyiapkannya sebaik mungkin. Memang perguruan tinggi di sana tidak memerlukan biaya, namun tidak hanya itu saja karena kamu juga perlu memikirkan biaya seperti akomodasi, makan dan lainnya. 

Perlu diketahui dibanding dengan negara Eropa lainnya, biaya hidup di Jerman cukup terjangkau. Negara industri ini juga merupakan tujuan favorit bagi mahasiswa internasional, terlebih bagi mereka yang memilih bidang yang berhubungan dengan sains dan teknologi. 

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? 

Pengeluarannya memang dapat bervariasi, semua itu tergantung pada kota tempat tinggal serta gaya hidup. Namun kota-kota besar seperti Berlin, Hamburg dan Frankfurt tidak termasuk kedalam kota termahal di dunia. 

1. Akomodasi

Biaya sewa tempat tinggal di Jerman dapat menjadi salah satu yang terbesar, karena harga sewa akan sangat bervariasi. Semua itu tergantung dengan kota dan tipe yang dipilih, kota-kota besar seperti Frankfurt, Munich atau Berlin akan cenderung lebih tinggi biaya sewanya. Ada beberapa tipe tempat tinggal yang  bisa kamu pilih, antara lain:

  • Asrama Kampus, sering menjadi pilihan yang terjangkau untuk mahasiswa. Karena biasanya biaya untuk asrama berkisar 200 hingga 400 Euro per bulan, namun semua itu juga tergantung pada lokasi dan fasilitas yang disediakan. Seperti kamar tidur dan dapur. 
  • Apartemen Bersama, tidak sedikit pula mahasiswa yang memilih untuk menyewa apartemen  bersama teman-temannya. Biaya untuk menyewa apartemen juga tergantung pada lokasi, jika di kota besar seperti Munich atau Berlin bisa berkisar 300 hingga 600 Euro per bulan per orang. 
  • Wohngemeinschaft, tempat ini hampir sama seperti kos-kosan. Dimana mahasiswa tinggal bersama dengan berbagai fasilitas, seperti dapur dan kamar mandi. Biaya untuk menyewanya pun bervariasi, namun biasanya berkisar 250 hingga 500 per bulan. 

Dalam akomodasi pun kamu harus menyiapkan dan memperhitungkan biaya tambahan, seperti untuk listrik, air, gas, internet dan biaya sampah. Biaya-biaya ini nantinya bisa mencapai beberapa puluh Euro, namun semua itu tergantung dengan penggunaannya. 

2. Makanan

Harganya pun beragam, namun umumnya sedikit lebih tinggi. Tentunya mahasiswa harus pintar-pintar mencari cara agar bisa berhemat, memasak sendiri merupakan cara yang paling hemat dibandingkan dengan makan diluar. Berikut ini beberapa perkiraan biaya makan di Jerman, antara lain:

  • Makan di Rumah, memasak sendiri umumnya lebih mengurangi biaya makan selama di Jerman. Kamu hanya membeli bahan makanan di pasar atau supermarket dengan bahan yang bervariasi, jika masak sendiri kamu akan mengeluarkan 150 hingga 250 Euro. 
  • Restoran, untuk makan siang biasanya akan memerlukan biaya bantara 5 hingga 10 Euro untuk hidangan sederhana, seperti sup, sandwich atau pasta. Untuk makan malam di restoran dengan formal, kemungkinan akan lebih tinggi biayanya berkisar 10 hingga 5 Euro. 
  • Makanan Cepat Saji, seperti pizza, burger atau kebab termasuk pilihan terkenal di Jerman. Namun umumnya biaya makanan cepat saji lebih murah dibanding dengan makan di restoran, adapun harganya berkisar 3 hingga 7 Euro permakanan. 

3. Transportasi

Ada berbagai jenis kendaraan yang bisa kamu gunakan selama di Jerman, tentu saja biayanya pun berbeda-beda. Jerman juga memiliki sistem transportasi umum yang sangat baik, hal ini tentu memudahkan masyarakatnya dalam melakukan perjalanan.  Adapun perkiraan biaya macam-macam transportasi yang ada di Jerman, yaitu:

  • Transportasi Umum, sangat bervariasi biayanya. Semua itu tergantung dengan jarak perjalanan, seperti biaya tiket tunggal untuk perjalanan di kota besar bisa sekitar 2 hingga 3 Euro. sedangkan tiket harian atau mingguan berkisar 7 hingga 30 Euro, tergantung jenis tiket. 
  • Kereta Api, memang menjadi pilihan yang terbaik. Selain nyaman tentunya juga efisien, namun biayanya juga tergantung dengan jarak perjalanan, jenis layanan dan kelas yang dipilih. Untuk perjalanan antar kota, biaya tiket satu arah berkisar 20 hingga 100 Euro. 
  • Sewa Sepeda, juga menjadi populer dan terjangkau di Jerman. Biaya sewa sepeda berkisar 10 hingga 20 Euro per hari, namun tergantung dengan kualitas sepeda dan lama waktu sewa. 

4. Hidup Sehari-Hari

Pengeluaran ini yang akan kamu gunakan di luar akomodasi, transport dan juga makan, biayanya pun bervariasi tergantung dengan gaya hidup dan lokasi. Berikut ini perkiraan biaya tambahan sehari-hari yang dikeluarkan oleh mahasiswa, antara lain:

  • Internet, terlebih di era saat ini sangat dibutuhkan. Karena selain untuk mengakses media social, internet juga bisa digunakan untuk akses komunikasi. Biaya untuk paket internet berkisar 20 hingga 40 Euro perbulan, tentu tergantung dengan operator dan paket yang dipilih. 
  • Kebutuhan Pribadi, hal ini juga termasuk penting. Karena sewaktu-waktu kamu juga akan memerlukan seperti pakaian, peralatan mandi atau pencuci pakaian. Maka dari itu perlu menyisihkan uang berkisar 50 hingga 100 Euro, namun tergantung dengan individunya. 
  • Kesehatan, mahasiswa internasional di Jerman umumnya diwajibkan untuk memiliki asuransi kesehatan. Biaya ini bermacam-macam, tergantung jenisnya. Biasanya di Jerman akan dikenakan 80 hingga 150 Euro per bulan. 

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? Umumnya  menghabiskan 700 hingga 800 Euro. jadi kamu bisa mempersiapkan budget dari awal ya. Selain itu, tentu juga kamu harus mempersiapkan diri dengan belajar bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman mudah di Magna Education aja, lembaga kursus yang menyediakan fasilitas pembelajaran lengkap, akses tempat yang mudah, dan bisa berkonsultasi mengenai program-program ke Jerman lho. Yuk daftar sekarang, karena harganya terjangkau. 

Selengkapnya