SAT Itu Singkatan Dari Apa

SAT Itu Singkatan Dari Apa? Semua Hal tentang SAT

SAT itu singkatan dari apa ya? SAT merupakan salah satu persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar beasiswa sarjana ke luar negeri. Dengan beasiswa tersebut akan meringankan biaya kuliah serta kehidupan disana.

Apalagi setelah kamu mencari tahu keuntungan apa saja yang didapat ketika berkuliah di luar negeri, namun tidak perlu khawatir untuk mencari beasiswa. Karena sekarang banyak instansi pendidikan yang menawarkan beasiswa ke luar negeri.

Siapa yang tidak mengenal Oxford University dan Cambridge University, universitas terbaik di dunia dengan sistem pengajaran dan fasilitas terbaik. Banyak universitas luar negeri juga menawarkan beasiswa secara penuh.

Mendapatkan Beasiswa dengan Tes SAT

Tes SAT (scholastic aptitude test) merupakan tes masuk yang digunakan oleh perguruan tinggi di Amerika untuk menilai kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa, tidak hanya bahasa Inggris kemampuan matematika pun juga diuji.

Tes ini diselenggarakan oleh lembaga yang berada di Amerika Serikat yaitu College Board. Para pelajar yang telah menyelesaikan pendidikan SMA (sederajat) yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri sudah mulai mengikuti tes ini. 

Jika TOEFL hanya menguji pembelajaran bahasa Inggris saja, tes SAT lebih lengkap lagi karena SAT juga menguji kesiapan untuk mengikuti perkuliahan di luar negeri. Nilai yang bagus nantinya akan dapat penilaian untuk mendapatkan beasiswa.

Struktur Soal yang Diujikan

Dalam tes SAT kamu akan dihadapkan dua tes utama yakni bahasa Inggris dan matematika. Materi yang akan diujikan terdiri dari beberapa komponen ada reading, writing and language test, mathematics.

1. Reading Test

Soal ini akan berfokus pada pengetahuan yang telah dipelajari sewaktu di SMA, terutama soal yang mendukung keperluan perkuliahan nanti. Banyaknya jumlah soal yakni 52 pilihan ganda dengan durasi waktu 65 menit.

Tes ini akan menguji kamu menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dari teks soal dan table. Kamu bisa mengandalkan kemampuan membaca dan juga memahami teks agar dapat skor yang diinginkan.  

Ada 5 bagian yang mencakup:

a.  Sastra dari sebuah karya fiksi.

b.Dokumen resmi Amerika

c. Karya ilmiah yang mengkaji konsep dasar dan perkembangan ilmu bumi, biologi, kimia dan fisika

d.Karya ilmiah yang mengkaji konsep dasar dan perkembangan ilmu bumi, biologi, kimia dan fisika.  

2. Writing and Language

Soal ini pun memakai teks bacaan dan grafik, namun di bagian ini kamu harus membaca lebh teliti dan dapat menemukan kesalahan pada teks soal lalu memperbaikinya. Pada bagian ini terdapat 44 soal pilihan ganda beserta durasi pengerjaan 35 menit.

 Topik yang akan diujikan yaitu karier, sains, humaniora, sejarah dan studio.

a.Berupa narasi yang menggambarkan peristiwa seperti cerita. Bagian ini buka karya fiksi, bisa berupa catatan non fiksi dari suatu peristiwa sejarah.

b. Argumentatif, yaitu mencoba meyakinkan pembaca tentang sesuatu yang berisi keterangan. 

3. Math Test

Pada tes kemampuan matematika akan dibagi menjadi 2 soal antara lain:

a.Menggunakan kalkulator dengan 38 soal dan durasi pengerjaan 55 menit.

b. Tanpa kalkulator dengan 20 soal dan durasi 25 menit.

Bagian yang menggunakan kalkulator umumnya akan lebih sulit dibanding yang tidak, maka dari itu diperbolehkan menggunakan kalkulator. Pada bagian yang tidak menggunakan kalkulator akan diberikan rumus matematika yang mungkin akan terpakai.

Ujian ini dibuat untuk mencerminkan perhitungan matematika yang akan kamu pelajari saat kuliah sarjana di luar negeri nanti. 

Ada empat kategori yang akan diujikan, yaitu:

a.  Heart of Aljabar, soal yang memfokuskan persamaan dan sistem linier. 

b. Problem Solving and Data Analysis, soal pemahaman mengenai literasi kuantitatif.

c. Passport to Advanced Math, pertanyaan yang memerlukan manipulasi pada persamaan kompleks. 

d. Additional Topics in Math, tes tambahan matematika berupa geometri dan trigonometri yang paling relevan dengan persiapan kuliah dan karir.

Kategori soal heart of aljabar merupakan soal yang paling banyak yaitu ada 19 soal, problem solving and data analysis 17 soal, passport to advanced math 16 soal, dan additional topics in math soal.

Penilaian SAT

Pada bagian reading and writing nilai skor akan digabungkan, sementara tes matematika mempunyai penilaian sendiri. Skor untuk masing-masing bagian berkisar 200-800. Total dari keseluruhan skor mencapai 400-1600.

Sebelum mengikuti tes pastikan kamu mengetahui minimal skor dari universitas yang diinginkan, tes ulang bisa dilakukan jika skor tidak mencapai target. Dan tes SAT bukan sebagai pengganti tes bahasa seperti TOEFL dan IELTS, jadi harus tetap mengikuti tes bahasa Inggris untuk memenuhi persyaratan.

Kapan Waktu Terbaik Mempersiapkan Ujian SAT?

Tergantung dari skill bahasa Inggris dan target yang ingin kamu capai, jika memiliki skill bahasa Inggris yang bagus dan tidak memerlukan waktu target yang cepat. Maka waktu persiapan tidak sepanjang jika kamu memerlukan target skor tinggi.

Namun jika kamu menargetkan impian universitas terbaik seperti Oxford University dan Cambridge University harus berusaha lebih untuk mencapai semua itu, mulailah  membuat target pembelajaran. Setelah itu persiapkan materi untuk bahan belajar dan jangan lupa untuk sering berlatih. 

Mulailah dengan menghafal kosakata sejak awal SMA, kemudian berlatih untuk setiap bagian SAT. Namun bisakah mempersiapkan tes SAT secara mandiri? Kamu bisa melakukannya, jika skill bahasa Inggris kamu mencukupi dan disiplin untuk berlatih sendiri.

Cukup banyak materi yang bisa didapat secara online, tapi pastikan kamu telah memiliki dasar bahasa Inggris. Jika tidak sebaiknya kamu mengikuti kursus agar lebih terarah dalam target pembelajaranmu.

Tips Mempersiapkan Diri Menghadapi Tes SAT

Banyak hal yang perlu dipersiapkan saat menghadapi tes SAT. Namun bagaimana sih langkah yang harus dipersiapkan?

1. Ketahui Kekuatan dan Kelemahan

Langkah awal yang bisa kamu lakukan yaitu menilai kemampuan dalam mengerjakan soal seperti memberi batas waktu pengerjaan dan menilainya. Cara ini bisa dilakukan sebelum tes preparation hal ini untuk mengetahui apa yang perlu ditingkatkan.

2. Buat Rencana Belajar dan Patuhi Jadwal Tersebut

Buat jadwal belajar yang realistis berdasarkan kekuatan dan kelemahanmu, skor tujuan. Cobalah menghabiskan jumlah waktu yang konsisten setiap hari sampai hari ujian tiba.

Persiapan SAT yang efektif adalah tentang membentuk kebiasaan dengan menyisihkan jadwal belajar rutin. Kamu bisa meluangkan waktu satu jam setelah pulang sekolah atau melakukan latihan selama 30 menit di pagi dan malam hari.

3. Bandingkan Harga

Tempat kursus satu dan lainnya menetapkan biaya kursus berbeda. Jika ingin memilih SAT tes program maka kenali reputasi lembaga kursus yang bersangkutan seperti apa metode belajar, materi pembelajaran dan fasilitas yang diberikan 

Magna English Preparation merupakan tempat kursus bahasa Inggris yang menyediakan materi untuk persiapan tes SAT. Tidak hanya itu metode belajar yang efektif dan dibimbing dengan pengajar professional. Yuk langsung segera daftarkan dirimu!!

Selengkapnya
Fakta IELTS

7 Fakta IELTS Menarik, Jangan Kaget!

IELTS atau International English Language System merupakan tes berbahasa Inggris yang biasa diambil peserta ujian untuk mendaftar universitas, beasiswa, atau perusahaan di luar negeri. Salah satu fakta IELTS yang menarik adalah dikenal sebagai tes yang diakui secara global.

Tentunya banyak peserta yang berharap bisa mendapat skor tinggi di IELTS. Dengan skor tinggi, maka akan lebih mudah dalam mendaftar ke universitas, beasiswa, atau perusahaan tertentu. 

Fakta Menarik IELTS

Beberapa fakta dalam IELTS memang ada yang mengecengangkan bagi kamu. Namun, hal ini membuat persiapan belajar IELTS kamu jadi lebih baik. Simak, yuk!

1. Tes IELTS Fokus Terhadap Pemahaman Inggris

Dalam IELTS, kamu akan diuji pemahaman tentang bahasa inggris. Tentunya pada beberapa soal IELTS, kamu tidak harus terlalu banyak menghafal struktur kata, jawaban dalam tulisan, dan pola pilihan ganda. 

Ditambah, tes IELTS memang cenderung menguji kemampuan tulisan kamu. Dengan begini, jawaban murni dalam bahasa inggris akan didapatkan pada soal IELTS.

2. Tidak Ada Perbedaan Mengenai Standar IELTS

Dimanapun kamu melakukan tes IELTS, tetap standar yang diikuti berdasarkan British Counci, Cambridge English, dan IDP. Maka dari itu, tidak ada perbedaan mengenai format tes, indikator penilaian, dan standar pengujian tes IELTS.

Meskipun begitu, mayoritas peserta lebih memilih ujian IELTS di negara asalnya karena faktor kenyamanan. Lalu, dimana kamu akan melakukan IELTS?

3. Ada 3 Aksen dalam Soal IELTS

Kita tahu kalau bahasa inggris memiliki tiga aksen, yakni British, Amerika, dan Australia. Tentunya ini belum termasuk aksen-aksen bahasa inggris di negara lain. 

Meskipun begitu, seringkali terdapat perbedaan pada 3 aksen tersebut. Contohnya, kata “Colour” dalam bahasa inggris akan berbeda dengan kata “Color” dalam aksen Amerika.

Maka dari itu, kamu perlu menghafal kosakata dari ketiga aksen tersebut. Pastikan kamu membeli kamus yang mencakup 3 aksen, yakni British, Amerika, dan Australia. Dilansir dari lister.co.id, setidaknya terdapat 40% kosakata aksen British, 40% kosakata aksen Amerika, dan 20% kosakata dari aksen Amerika dalam soal IELTS.

4. Penyebaran Data Tentang IELTS

Diketahui, terdapat 2 juta tes IELTS yang telah dilaksanakan di lebih dari 130 negara. Lalu, terdapat 900 pusat tes IELTS yang tersebar di seluruh dunia. Jadi, kamu tidak perlu khawatir soal transportasi atau jangkauan untuk melakukan tes.

Selain itu, kamu bisa mendaftar diantara 3.000 institusi yang menerima skor IELTS di Amerika Serikat. Kira-kira kamu ingin mendaftar di institusi mana?

5. Tidak Ada Kata Menyontek

Dalam tes IELTS, jangan harap kamu bisa menyontek, ya. Sebab, setiap soal akan berbeda pada tes berikutnya. 

Kamu tidak akan menemukan soal yang sama dalam tes IELTS. Panitia ujian akan selalu memperbarui bank soal untuk menghindari kecurangan. 

Untuk menghadapi hal ini, sebaiknya kamu tidak menyontek dan rajin latihan soal. Hal ini untuk membuat kamu terbiasa dalam menghadapi tes IELTS. Selain itu, kamu bisa menjalin relasi dengan teman belajar agar bahasa inggris kamu meningkat.

6. Kosakata yang Dipakai Cenderung Sulit

Dalam TOEFL, kamu mungkin menemukan kosakata yang sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Namun, ini berbeda dengan IELTS.

Dalam IELTS, kamu akan mendapatkan kosakata yang cenderung sulit dan tidak umum dipakai dalam percakapan sehari-hari. Ditambah, IELTS akan menguji writing dan speaking kamu.

Dengan hal itu, kamu berpotensi mendapat skor yang tinggi jika jawaban kamu menggunakan kata-kata kompleks. Hal ini dilihat karena tes IELTS memiliki standar penilaian bernama lexical resource pada writing dan speaking test-nya.

Lexical resource adalah aspek penilaian yang mencakup pengetahuan kamu dalam menggunakan kosakata bahasa inggris. Perlu diingat, meskipun kosakata yang kamu gunakan cenderung sulit dan tidak umum, kamu harus perhatikan tata bahasa agar tidak timbul kesalahpahaman. 

7. Identitas Negaramu Tidak Akan Memengaruhi Nilai Tes

Mitos yang seringkali muncul pada tes IELTS adalah faktor tempat tinggal akan memengaruhi nilai IELTS-mu. Padahal, IELTS memberikan kesempatan yang sama bagi negara-negara di dunia untuk mendapatkan nilai yang maksimal.

Ditambah, indikator penilaian sudah ditentukan oleh lembaga penyelenggara tes. Jadi, skor yang didapatkan juga objektif dan riil. 

Hal yang perlu kamu lakukan hanyalah membuat persiapan IELTS-mu lebih matang. Bagaimana caranya? Kamu bisa mengikut bimbel di Magna Education. Ada banyak fasilitas belajar yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan bahasa inggris kamu.

Di sisi lain, mentornya sudah bersertifikat dan metode belajar yang fleksibel. Yuk! Langsung hubungi admin di www.magnaeducation.id.

Itulah beberapa informasi tentang fakta menarik IELTS. Jangan lupa untuk persiapkan dirimu untuk mendapatkan skor maksimal pada IELTS, ya. 

Selengkapnya
tes GMAT

Cara Meningkatkan Skor Tes GMAT dengan Ampuh, Mau Tahu?

Apa yang kamu ketahui tentang tes GMAT? Dari sekian tes berbahasa inggris, tes GMAT merupakan tes yang terbilang tingkat lanjutan, lo. Ditambah, kamu butuh persiapan yang matang karena tujuan tes GMAT ini lebih tinggi. Sebelum kita masuk cara meningkatkan skor GMAT, apa sih GMAT?

Definisi GMAT

GMAT atau Graduate Management Admission Test adalah tes berbasis komputer yang digunakan untuk mengukur kemampuan writing, analisis, kuantitatif, verbal, dan bacaan dalam bahasa inggris. Tes ini berguna dalam persyaratan program MBA atau magister. 

Perbedaan tes GMAT dan tes lainnya terletak dari materi tesnya. Dalam tes GMAT, kamu akan diuji dalam bahasa inggris, pemecahan masalah, logika, penalaran kritis, dan kuantitatif (geometri, aljabar, dan aritmatika). Diketahui, ada lebih dari 7.000 program yang ada di 2.300 sekolah bisnis pascasarjana yang menerapkan tes GMAT sebagai salah satu syarat seleksi penerimaan calon mahasiswa. 

Maka dari itu, tes GMAT sangat penting untuk program pascasarjana, seperti akuntansi, manajemen, bisnis, dan program studi matematika terapan. Lalu, seperti apa komponen tes dalam GMAT?

Komponen Tes GMAT

Diketahui, terdapat empat komponen tes dalam tes GMAT. Untuk menyelesaikannya, pastinya kamu butuh kemampuan analisis dan kritis tingkat tinggi. Berikut komponen tes GMAT yang wajib kamu ketahui.

  • Analytical Writing Assement (Penilaian Penulisan Analitis). Komponen tes ini merupakan kemampuan peserta tes dalam berpikir kritis dan menyampaikan ide-idenya. Hanya ada satu pertanyaan, tetapi kamu perlu menjawabnya secara kritis. Durasi dalam komponen tes ini berlangsung sekitar 30 menit.
  • Integrated Reasoning (Penalaran Terintegrasi). Tes ini mengukur peserta untuk menganalisis data dan mengevaluasi informasi yang disajikan dalam beragam bagan atau format. Dalam komponen tes ini, berjumlah sekitar 12 pertanyaan dengan format berupa grafik, tabel, penalaran multisumber, dan analisis perbandingan. Durasi dalam komponen tes ini berlangsung sekitar 30 menit.
  • Quantitative Reasoning (Penalaran Kuantitatif). Tes ini berfungsi untuk menguji kemampuan peserta tes dalam menganalisis data. Peserta akan diminta untuk membuat kesimpulan dengan keterampilan penalaran. Dalam komponen tes ini, berjumlah sekitar 31 pertanyaan berupa data sufisiensi dan pemecahan masalah. Durasi dalam komponen tes penalaran kuantitatif berkisar 62 menit.
  • Verbal Reasoning (Penalaran Verbal). Komponen tes ini merupakan pengujian peserta untuk membaca dan memahami materi tertulis. Dalam komponen ini, kamu akan mencoba untuk evaluasi argument, koreksi materi, maksud penulis, dan penyesuaian gagasan utama dalam suatu bacaan. Komponen tes berjumlah 36 pertanyaan yang membutuhkan penalaran kritis, pemahaman tata bahasa, dan pemahaman teks dalam waktu 1 jam 5 menit.

Jika kita jumlah dari keseluruhan komponen ini, maka tes GMAT berlangsung sekitar 3,5 jam. Lalu, bagaimana cara meningkatkan skor pada GMAT?

Cara Meningkatkan Skor GMAT

Untuk meningkatkan skor GMAT, kamu perlu menyesuaikan tips dari beragam komponen tes. Maka dari itu, ada beberapa tips atau cara meningkatkan skor GMAT, diantaranya:

1. Cara Meningkatkan Skor pada Verbal Reasoning

Diketahui, ada beberapa tipe dalam mengerjakan komponen tes ini, yakni reading comprehension, critical reasoning, dan sentence correction. Berikut cara menghadapi tipe-tipe pada verbal reasoning, yakni:

a. Reading Comprehension

  • Buat dirimu tetap kritis. Carilah pernyataan jawaban yang membuat pilihan ganda lain menjadi salah. Jangan cepat mengambil jawaban atau kesimpulan. 
  • Fokus pada pemahaman. Teks reading biasanya cukup panjang. Namun, kamu perlu mencari pemahaman atau ide utama dalam teks tersebut. Biasanya jawaban yang benar biasanya hanya memparafrase dari kalimat suatu bacaan.
  • Perhatikan kata-kata yang berlebihan. Contohnya, must, always, only, dan lain-lain yang memang bersifat berlebihan.

b. Critical Reasoning

  • Tetap berpegang pada fakta. Jawaban yang tepat biasanya berada di dalam argumen dan terjadi secara fakta.
  • Perhatikan ‘efek’ jawaban. Jawaban yang kamu pilih perlu dianalisa, apakah jawaban tersebut bisa memperkuat atau merugikan argument?
  • Perhatikan informasi baru. Apabila k1amu menemukan informasi baru dalam pilihan jawaban, kamu bisa mengabaikan hal itu karena tidak relevan dengan argument.

c. Sentence Correction

  • Carilah kesalahan dalam tata bahasa atau struktur kalimat. Biasanya kesalahan ini berkaitan dengan subject-verb-agreement, modifier, dan kalimat parallel
  • Temukan ambiguitas atau pemborosan makna. Biasanya terdapat kata-kata yang membuat kalimat jadi ambigu. 
  • Temukan jawaban yang lebih singkat. Jika kesulitan dalam memilih jawaban, terkadang jawaban yang lebih singkat adalah jawaban tepat.

2. Cara Meningkatkan Integrated Reasoning

Dalam penalaran terintegrasi, kamu butuh literasi visual dan data yang tinggi. Maka dari itu, ada beberapa cara meningkatkannya:

a. Nonton Film Analisis

Biasanya untuk melatih kemampuan kritis, terkadang kita butuh kegiatan yang menghibur. Salah satunya adalah menonto film. Cobalah untuk menonton film dengan tema misteri atau detektif. Biasanya, terdapat beberapa langkah untuk mengambil kesimpulan dan melatih penalaran kamu. Rekomendasi film untuk melatih penalaran integrasi kamu, yakni Sherlock Holmes. 

b. Membaca Laporan

Dilihat dari komponen tes ini, kamu harus menganalisis tabel, grafik, dan bagan lainnya. Maka dari itu, kamu perlu melatih untuk menganalisis tersebut dengan laporan tahunan. Dalam hal ini, kamu bisa cepat dalam mengambil keputusan atau mendapat informasi secara efektif. 

c. Cobalah untuk Berlatih Soal

Berlatih soal terkait penalaran integrasi akan membiasakan kamu dalam menjawab soal. Ditambah, penalaran terintegrasi biasanya diujikan dalam tes-tes lain, seperti CPNS, UTBK, dan ujian mandiri di universitas. 

3. Cara Meningkatkan Penalaran Kuantitatif (Quantitative Reasoning)

Ada beberapa cara untuk meningkatkan penalaran kuantitatif.

a. Pilih Berbagai Nilai untuk Kecukupan Data. Diketahui, angka sendiri dapat berupa bilangan bulat positif, bilangan bulat negatif, decimal/pecahan, atau 0. 

b. Jangan terburu-buru menjawab pertanyaan. Perlu diketahui, bahwa satu atau dua kata dapat mengubah pertanyaan secara keseluruhan. Maka dari itu, kamu perlu memahami konsep yang mendasari pertanyaan tersebut.

c. Hati-hati dengan ekstra. Kamu mungkin perlu menemukan 1/y bukan y. Selain itu, kamu mungkin juga ditanya tentang perbandingan rasio anak perempuan dan anak laki-laki. Namun, rasio itu perlu kamu selesaikan dengan rumus yang berbeda. 

d. Pilih angka sebanyak mungkin. Contohnya, mengganti abstrak seperti “x” dengan bilangan bulat yang mudah bernilai seperti “2” atau “3”. Pertahankan jumlahnya dan pastikan totalnya diizinkan oleh definisi atau makna dari pertanyaan.

4. Cara Meningkatkan Skor Analytical Writing Assement

Ada beberapa cara untuk meningkatkannya:

a. Perbanyak membaca buku. Dengna membaca buku, wawasan dan pengetahuan kamu akan terbuka. Dalam hal ini, analisis penulisan kamu jadi lebih mendalam untuk menghadapi GMAT. 

b. Mengetahui tren. Peka terhadap tren sangat penting karena biasanya tes GMAT akan mengambil kisi-kisi atau informasi pada tren tersebut. Pastikan, kamu sering membaca berita yang terjadi baik secara nasional maupun internasional.

Itulah beberapa informasi tentang tes GMAT. Untuk lebih mempersiapkannya, kamu butuh bimbingan belajar yang berkualitas dan profesional. Maka dari itu, Magna English Preparation hadir sebagai solusi untuk menghadapi tes GMAT dengan percaya diri dan berani. Hubungi admin kami di www.magnaeducation.id.

Selengkapnya