Kuliah ke luar negeri

Kuliah ke Luar Negeri, Seperti Apa Persiapannya?

Kuliah ke luar negeri, siapa yang tidak ingin? Melanjutkan pendidikan disana merupakan impian sebagian orang. Karena dengan kuliah di luar negeri kamu tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi pengalaman akan hidup sendiri di negara luar. 

Institut Statistik UNESCO mengatakan, terdapat 53.604 mahasiswa Indonesia yang melanjutkan kuliah di luar negeri selama 2021. Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya, Indonesia masuk ke urutan 22 sebagai negara jumlah siswa belajar di luar negeri. 

Menyusun Persiapan Kuliah ke Luar Negeri

Tidak hanya persiapan keberangkatan saja, jauh sebelum itu kamu juga harus menyusun plan selama kamu berkuliah disana. Berikut ini langkah yang dapat membantumu dalam menyusun plan selama berkuliah di luar negeri: 

1. Mengetahui Alasan Kuliah ke Luar Negeri  

Kamu harus mengetahui alasan mengambil kuliah di luar negeri, serta tujuan apa yang ingin dicapai kedepannya. Banyak hal yang bisa diambil ketika kuliah di luar negeri, seperti disana bisa mempelajari bidang lebih spesifik, kualitas pendidikan dan metode pembelajaran lengkap.

Masih banyak hal yang bisa dijadikan alasan, tergantung bagaimana kamu memilihnya dan bisa menghubungkan dengan tujuan kamu nantinya. 

2. Melakukan Persiapan yang Matang

Ketika di negara luar kamu perlu mandiri untuk mengurus diri sendiri, maka dari itu mulailah belajar mandiri. Dan bukan hanya itu, bahasa di sana pun sudah pasti berbeda. Mulailah belajar bahasa asing ketika kamu memutuskan untuk kuliah di luar negeri, kamu bisa belajar mandiri atau mengikuti kursus

Selain itu, lakukan persiapan sesegera mungkin. Karena akan membutuhkan waktu untuk memenuhi persyaratan, mulai dari pendaftaran hingga mengajukan visa pelajar. Jika kamu mengambil jalur beasiswa, maka diperlukan persiapan lainnya. 

3. Mencari Informasi

Mulai mencari informasi tentang program kuliah, persyaratan hingga cara daftar dan program beasiswa yang tersedia. Dengan mencari di awal waktu, nantinya kamu akan mempunyai cukup waktu dalam persiapan kuliah di luar negeri. Jika ingin mengambil program S1, kamu bisa mencari tahu sejak kelas 2 SMA atau sederajat. Namun jika ingin mengambil S2, mulailah mencari tahu sejak 2 tahun sekarang. 

Terdapat banyak program kuliah di luar negeri, tingkat kesulitan dan durasi pun berbeda-beda. Tidak hanya itu, gelar kuliah luar negeri juga banyak macamnya. Sebagian program yang tersedia menggunakan bahasa pengantar yaitu bahasa inggris. 

Periode kuliah di luar negeri juga perlu kamu cari tahu. Karena saat ini, banyak negara asing yang menawarkan program S2 hanya belajar 2 tahun. Informasi ini diperlukan untuk perencanaan studi lanjutan, karena setiap negara mempunyai standar berbeda dalam setiap jurusan. 

4. Menyiapkan Dana

Untuk kuliah di luar negeri memang memerlukan biaya, namun kamu jangan risau akan hal itu. Banyak universitas yang tidak memerlukan dana besar, contohnya seperti di Jerman. Universitas di negara Eropa tersebut banyak yang murah, bahkan bisa gratis dengan menggunakan beasiswa lho. 

Selain dana kuliah, kamu juga perlu menyiapkan dana untuk kebutuhan selama disana. Tapi tenang, tidak perlu khawatir. Kamu bisa mengikuti program beasiswa atau kerja paruh waktu selama disana, karena ada beberapa negara yang memperbolehkan mahasiswa internasional melakukan kerja paruh waktu. 

5. Asuransi Kesehatan

Amerika, Inggris dan Australia merupakan negara yang mewajibkan para mahasiswa internasional memiliki asuransi kesehatan. Kamu akan disarankan untuk membeli polis di asuransi kesehatan yang sudah menjalin kerjasama dengan universitas tujuanmu. 

Tetapi, ada sebagian universitas juga yang membebaskan mahasiswa internasional untuk memilih penyedia asuransi sendiri. Namun ada syaratnya, polis asuransi kesehatan tersebut sudah sesuai dengan syarat dan standar pihak universitas. 

Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik 

Ada beberapa negara yang mempunyai sisterm pendidikan berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan  telah melahirkan lulusan sukses, sistem pendidikan memiliki kekuatan serta tantangan tersendiri. Pendidikan juga memiliki arti yang besar untuk individu maupun masyarakat. Berikut ini negara dengan sistem pendidikan terbaik, antara lain: 

1. Jerman

Negara yang terletak di Eropa ini menggabungkan pembelajaran di kelas dengan pelatihan kejuruan. Disini mahasiswa dapat memilih program studi yang bisa mengarah ke berbagai peluang karir. Jerman juga dikenal memiliki banyak universitas kelas dunia, terutama pada bidang teknik. 

Banyak masyarakat Indonesia yang melanjutkan pendidikannya di Jerman, dengan jenjang sarjana, pascasarjana hingga doktor.  Jerman menggunakan sistem Europe Credit Transfer and Accumulation System yang umumnya bernilai 30 per semester.

Daftar universitas terbaik yang ada di Jerman, Ludwig Maximilians University Munich, Technical University of Munich, University of Heidelberg , Humboldt University Berlin dan masih banyak lagi universitas terbaik dan merupakan universitas tertua di Jerman. 

2. Finlandia

Salah satu negara yang dinobatkan sebagai negara dengan pendidikan terbaik. Anak muda di Finlandia memiliki kemampuan membaca yang tinggi, itu dibuktikan dengan Programme for International Assessment. 

Durasi sehari-hari sekolah di Finlandia hanya 5 jam sehari, selain itu siswa juga tidak dibebankan dengan pekerjaan rumah.Terletak di benua Eropa Finlandia termasuk negara yang paling bahagia di dunia. Sistem pendidikannya lebih fokus pada kesejahteraan siswa.

Terdapat dua jenis pendidikan tinggi di negara ini, yaitu universitas dan universitas ilmu terapan. Terdapat 13 universitas di Finlandia yaitu Universitas Heinski, Aalto University, Universitas Turku, Universitas Oulu dan masih banyak lagi. 

3. Inggris

Banyak perguruan tinggi populer yang ada di Inggris, negara ini memiliki sistem pendidikan yang mengikuti pendekatan terstruktur mulai dari dasar hingga tinggi. Sistemnya menekan mata pelajaran akademik dan sudah mencakup ujian standar, seperti GCSE dan A-level. 

Banyak universitas di inggris yang termasuk universitas terbaik di dunia, seperti University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College London dan masih banyak lagi 

4. Amerika Serikat

 Amerika merupakan rumah bagi perguruan tinggi terbaik di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan yang bermacam-macam. Sistem pendidikannya mengedepankan kurikulum yang luas, kegiatan ekstrakurikuler dan pengujian standar. 

Ada beberapa pilihan pendidikan tinggi yaitu community college, universitas dan sekolah kejuruan. Gelar pendidikan di Amerika terbagi menjadi Gelar Associate, Gelar Sarjana dan Magister/ Doktor.  Beberapa universitas terbaik di Amerika, Stanford University, Harvard University, University of Chicago dan lainnya. 

5. Swedia

Sistem pendidikan di negara ini dikenal sangat baik, hal ini karena mereka memprioritaskan kesejahteraan siswa dan pembelajaran praktis.Negara ini menekankan kreativitas, pemikiran kritis dan juga kolaborasi. Selain Amerika, Swedia juga rumah bagi 50 institusi pendidikan tinggi.

Hal ini dikarenakan universitas di Swedia sering mendapat posisi teratas dalam peringkat global. Universitas terbaik di swedia yakni, Institut Teknologi Blekinge, Universitas Teknologi Chalmers, Universitas Dalrna, Universitas Halmstad dan masih banyak lagi. 

Bagaimana makin tertarik bukan untuk berkuliah diluar negeri, memang banyak yang perlu dipersiapkan dari jauh-jauh hari terutama untuk bisa berbahasa asing. Mulailah untuk belajar secara mandiri atau dengan kursus. 

Cari kursus bahasa asing yang berkualitas? Magna Education jawabannya. Kamu bisa belajar bahasa Inggris dan Jerman lho. Tidak perlu diragukan lagi, metode belajar yang kreatif serta para pengajar berkompeten membuat kamu cepat memahami dan mampu berbahasa asing. Yuk buruan daftar!!

Selengkapnya
Jurusan S2 Di Jerman

Jurusan S2 Di Jerman Buat Peluang Karir Tinggi

Jurusan S2 di Jerman tentu saja banyak pilihannya. Jika kamu ada rencana untuk melanjutkan S2 namun masih bingung terkait jurusannya, kamu tidak perlu khawatir. Karena ada kamu bisa memilihnya sesuai dengan minat serta kemampuanmu. 

Tak heran melanjutkan pendidikan pascasarjana memberikan peluang yang luas. Terlebih di Jerman yang terkenal akan kualitas pendidikannya, selain itu negara eropa ini juga dikenal sebagai pusat aspek penelitian. 

Terbukti bahwa banyak negara Eropa lainnya atau yang memiliki kerjasama dengan Jerman sering melakukan penelitian disini. 

Jurusan S2 di Jerman

Jurusan kuliah memang menjadi salah satu faktor penting, hal ini dikarenakan dapat menentukan masa depanmu. Maka dari itu, ketika ingin memilih jurusan, perlu pertimbangan yang matang 

Terlebih ketika kamu ingin melanjutkan program pascasarjana di luar negeri termasuk Jerman. Karena akan ada banyak jurusan S2 di Jerman yang menjanjikan karirmu. Berikut ini jurusan S2 di Jerman, antara lain:

1. Manajemen

Jurusan bisnis dan manajemen ini merupakan bidang ilmu yang mempelajari cara mengatur, mengembangkan strategi, prosedur dan peraturan dalam pengelolaan sebuah perusahaan. Jika kamu tertarik dengan bisnis, jurusan ini sangat cocok untuk kamu. 

Karena jurusan ini berhubungan dengan usaha dan juga pengelolaannya, maka nantinya kamu harus mempelajari hal-hal dalam bidang ilmu terkait seperti:

  • Keuangan 
  • Ekonomi 
  • Analisis bisnis
  • Akuntansi
  • Statistik 
  • Komunikasi Bisnis dan lainnya

Tentunya semua yang yang dipelajari akan membantu kamu dalam pengelolaan bisnis kamu nantinya. Adapun mata kuliah yang akan dipelajari yaitu:

  • International Business Law 
  • Risk Management 
  • Business Communication 
  • Marketing Management
  • Financial Management dan lainnya 

Prospek kerja bisnis dan manajemen inipun luas, ada berbagai macam posisi yang terkait dengan bisnis, ekonomi dan manajemen. Kamu bisa menjadi analis bisnis, bidang pengembangan bisnis, manajer perusahaan dan wirausahawan. 

2. Arsitektur

Pada jurusan yang satu ini, merupakan jurusan yang masuk salah satu jurusan dalam  1000 besar dunia ada di Universitas Darmstadt. Pada jurusan S2 di Jerman, kamu akan mempelajari banyak detail untuk rancangan kota yang modern. 

Jurusan ini juga termasuk cabang seni dan ilmu yang mengajarkan cara mendesain sebuah bangunan, sehingga nantinya bangunan tersebut mempunyai nilai estetis di dalamnya. Jika kamu tertarik dengan jurusan ini nantinya kamu akan diajarkan sejumlah ilmu pengetahuan. 

Seperti matematika, sains, seni, dan teknologi. Pelajaran ini merupakan ragam ilmu yang akan dipelajari, karena ilmu tersebut yang dapat menunjang banguna agar menjadi estetis. Adapun prospek kerjanya yaitu arsitek, kontraktor, developer dan masih banyak lagi. 

3. Hukum

Jurusan hukum yaitu suatu bidang studi yang mempelajari norma serta sistem hukum yang berjalan serta berlaku baik di kehidupan masyarakat maupun dalam sebuah negara. Jika kamu memilih jurusan hukum, nantinya kamu akan belajar beberapa hal dipelajari hukum yaitu:

  • Perdata 
  • Pidana 
  • Internasional 
  • Ekonomi
  • Tata negara
  • Administrasi negara
  • Hukum dan perkembangan masyarakat 
  • Hukum dan teknologi 

Tidak hanya hal yang dipelajari dihukum, pada mata kuliah jurusan ini pun tentu juga banyak. Selain mata kuliah, kamu juga penasaran dengan prospek kerjanya seperti apa. Berikut ini merupakan profesi lulusan jurusan hukum, yaitu:

  • Jaksa 
  • Hakim 
  • Konsultan hukum 
  • Diplomat 
  • Staf kementerian 
  • Anggota DPR  dan masih banyak lagi

4. Teknologi

Jurusan ini juga yang sangat dibutuhkan oleh banyak bidang, terutama di Jerman. Karena Jerman terkenal akan teknologinya, dengan berkembangnya setiap saat maka teknologi akan menjadi lebih maju lagi. 

Dalam jurusan ini tidak hanya materi saja, namun mahasiswa dituntut terlibat dalam kegiatan praktek dengan mengerjakan projek individu. Untuk mahasiswa program pascasarjana, perkuliahan akan akan berlangsung sekitar 1 hingga 4 tahun. 

Untuk syarat masuknya, tentu kamu sudah memiliki gelar sarjana dengan predikat 2:1. Namun bagi calon mahasiswa asing, diperlukan sertifikat IELTS dengan nilai 6.0-6.5 untuk mendaftar jurusan ini. 

5. Kedokteran

Dokter merupakan profesi yang sangat berharga di seluruh negara. Kesehatan menjadi faktor terpenting dalam kesejahteraan tinggi dimana pun. Kedokteran suatu ilmu dari bidang kesehatan yang mempelajari pemeliharaan kesehatan manusia, pencegahan penyakit dan pengobatan manusia. 

Ketika kamu masuk jurusan ini, nantinya kamu akan dituntut memahami anatomi tubuh manusia, genetika, hingga sel biologi dan molekuler. Dengan mempelajari itu, nantinya akan dapat menganalisisi dan melakukan diagnosa penyakit, memberikan pengobatan serta langkah pencegahannya. 

Prospek kerjanya selain menjadi dokter dirumah sakit atau klinik kamu juga dapat berkarir di bidang manajemen rumah sakit, dosen, kementerian kesehatan dan masih banyak lagi. 

Persiapan Program S2

Setelah memilih Jurusan S2 ke Jerman, kini saatnya kamu mempersiapkan apa saja persyaratan hingga kebutuhan apa yang digunakan ketika di Jerman nanti. Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu dipersiapkan, yaitu:

1. Kemampuan Bahasa Jerman

Hal yang pertama ini sangat penting untuk dipersiapkan, karena jika kamu mempunyai kemampuan dalam bahasa Jerman nantinya akan memudahkan kamu dalam berkomunikasi selama disana. Meskipun banyak universitas dan program menawarkan dalam bahasa Inggris. 

Karena selama disana kamu pasti akan berinteraksi dengan warga setempat, seperti ketika berbelanja atau menaiki transportasi umum. Maka dari itu bahasa sangat penting untuk kamu pelajari. 

2. Menentukan Universitas Tujuan

Selain belajar bahasa Jerman, menentukan universitas juga tak kalah penting. Karena ada banyak universitas terbaik dengan berbagai program. Ketika kamu memilih universitas, jangan lupakan juga mempertimbangkan lokasi. Karena itu bisa mempengaruhi pergerakan serta biaya hidup selama disana. 

3. Buat Surat Lamaran

Tahap setelahnya yaitu melakukan pendaftaran. Kamu dapat mengakses informasi mengenai pendaftaran di website universitas yang telah dipilih, setelah itu disana mengisi informasi mengenai data diri dan lainnya. 

4. Persyaratan

Pastikan kamu untuk melengkapi persyaratan daftar kuliah S2 di Jerman. Demi kelancaran proses pendaftaran, kamu harus mempersiapkannya dari jauh-jauh hari sebelum pendaftaran.  Adapun persyaratannya yaitu:

  • Telah menyelesaikan program sarjana, dan memiliki gelar
  • Memiliki sertifikat bahasa Inggris atau Jerman
  • Sudah mengajukan permohonan visa atau izin tinggal 

5. Tabungan Pribadi

Sebelum memutuskan untuk S2 di Jerman, ada baiknya kamu juga mempersiapkan tabungan pribadi. Hal itu untuk mempersiapkan pembiayaan kuliah dan biaya hidup selama tinggal disana. Namun kamu juga bisa mengambil program beasiswa yang diberikan pemerintah Jerman. 

Jika kamu sudah mempersiapkan semuanya, namun masih terkendala pada bahasa kamu jangan khawatir. Karena hal itu bukan menjadi suatu penghalang, semua bisa dilakukan jika ada kemauan untuk belajar. Jika kamu memiliki kesulitan dalam belajar sendiri, kamu bisa mengikuti kursus bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education aja, tempat kursus berkualitas dengan para pengajar profesional. Cara belajar yang menyenangkan serta berbagai macam fasilitas yang membuat kamu nyaman selama belajar disana, tentu dengan harga yang terjangkau sudah mendapatkan semua itu. 

Yuk daftarkan diri kamu segera!!

Selengkapnya
Kuliah di Jerman Tanpa Studienkolleg

Kuliah di Jerman Tanpa Studienkolleg, Yuk Intip Caranya  

Kuliah di Jerman tanpa studienkolleg, siapa sih yang tidak tertarik kuliah di negara pemikir dunia?. Ya tepatnya Jerman merupakan negara yang terkenal dengan kualitas pendidikannya serta biayanya yang terjangkau, maka tak heran jika banyak yang ingin melanjutkan pendidikan disana 

Tidak hanya itu saja, di Jerman banyak universitas yang masuk ke dalam rangking terbaik sedunia. Banyak universitas yang menghasilkan para lulusan terkenal dan bangunannya termasuk bersejarah. Namun seperti apa cara masuk untuk universitas disana?

Seperti Apa Studienkolleg?

Sebelum mengetahui kuliah di Jerman tanpa studienkolleg, alangkah baiknya jika mengetahui apa itu studienkolleg. Terlebih jika kamu sudah mempunyai rencana melanjutkan S1 di Jerman. 

Studienkolleg merupakan program penyesuaian akademik yang wajib diikuti sebelum masuk universitas Jerman. Tujuan dari program ini yaitu agar pelajar internasional memiliki level pendidikan yang sama sebelum masuk ke perguruan tinggi. 

Para siswa nantinya akan belajar selama 2 semester atau satu tahun, kamu juga akan diberikan masa mengulang maksimum 1 semester . Namun jika kamu lulusan sekolah internasional dengan IB Diploma atau Cambridge A, tidak akan diwajibkan untuk ikut Studienkolleg.  

Kurikulum Studienkolleg 

Dalam studienkolleg, terdapat kurikulum yang terbagi atas empat kategori. Kamu dapat memilih kurikulum tersebut sesuai dengan jurusan S1 yang kamu pilih. Berikut empat kategori yang kurikulum studienkolleg, yaitu: 

  • T-kurs, merupakan bahasa Jerman, matematika, fisika, kimia dan informatika 
  • M-kurs, yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, matematika, fisika, kimia dan biologi 
  • W-kurs, yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, matematika, ekonomi, bisnis dan sosiologi 
  • G-kurs yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, sejarah, literatur Jerman, sosiologi dan statistik. 

Jika sudah lolos, nantinya kamu akan mendapatkan visa studi selama 2 tahun. Di Jerman terdapat dua jenis studienkolleg, yakni swasta dan negeri. Namun diantara kedua itu, perbedaannya hanya terletak di biaya dan jumlah tempat yang tersedia.

Universitas Gratis di Jerman 

Jika ingin melanjutkan pendidikan di Jerman, memang perlu mengikuti studienkolleg terlebih dahulu. Namun ternyata kuliah di Jerman tanpa studienkolleg juga bisa lho. Banyak yang ingin melanjutkan pendidikan disana karena gratis, namun itu bukan hanya omongan belaka lho.

Hampir semua universitas negeri di Jerman membebaskan biaya kuliah. Hal ini baik untuk mahasiswa jerman maupun asing. Berikut ini universitas yang membebaskan biaya kuliah, antara lain:

1. Universitas Mainz

Universitas Johannes Gutenberg Mainz suatu perguruan tinggi yang terletak di Mainz Jerman. Namanya diambil dari nama Johannes Gutenberg, yang merupakan sang penemu mesin cetak. Universitas ini didirikan pada tahun 1477. 

Awal abad ke 18, aktivitas perguruan tinggi ini mengalami penurunan setelah perubahan wilayah dan ketidakstabilan. Universitas Mainz memiliki dari 10 fakultas dengan berbagai bidang studi, mulai dari ilmu sosial, ekonomi, kedokteran hingga seni musik. 

Tentunya universitas ini dilengkapi peralatan penelitian dan akademisi yang ambisius. Perguruan tinggi ini juga memiliki kampus yang terletak di bagian Tenggara kota, di dalamnya memiliki pusat kesehatan, kebun raya, penelitian dan masih banyak lagi. 

Meskipun bebas biaya kuliah, kamu juga perlu menyiapkan biaya lainnya. Yang harus dipersiapkan yaitu biaya kedatangan ke Jerman, biaya hidup hingga biaya tak terduga. 

2. Universitas Mannheim

Termasuk ke dalam universitas populer di Jerman, menjadikan perguruan tinggi ini banyak diminati para calon mahasiswa. Tidak hanya itu, Universitas Mannheim ini juga sudah mendapatkan penghargaan The National Excellence Initiative. 

Universitas Mannheim sudah terbukti akan kualitas penelitian dan pengajarannya. Program yang tersedia di Universitas Mannheim ini mulai dari sarjana, pascasarjana doktor. Banyak juga bidang studi yang tersedia, mulai dari administrasi, ekonomi, hukum, matematika, ilmu sosial, humaniora, ilmu komputer hingga sistem informasi.

Universitas ini terletak di pusat kota Mannheim, untuk gedung utamanya berada di Istana Mannheim. Perguruan tinggi ini memang menyediakan beasiswa, selain itu juga terdapat bantuan keuangan yang bisa didaftar di universitas ini.  Berikut beberapa bantuan keuangan yang di daftar di universitas Mannheim, antara lain:

a. Vodafone Chancen Stipendium 

Bantuan ini untuk program sarjana, terlebih untuk mahasiswa yang baru masuk awal tahun. Tunjangan yang diterima mahasiswa yaitu 1000 Euro setiap bulan. 

b. The Graduation Scholarship 

Beasiswa ini dibuat untuk mahasiswa semester akhir. Hal ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan skripsi, thesis atau ujian akhir. Maka nantinya mahasiswa bisa fokus terhadap penyelesaian studi tanpa khawatir akan biaya hidup. 

3. Universitas Kiel

Jumlah mahasiswa yang kuliah disana terdapat sekitar 20,000. Disana juga mempunyai jurusan-jurusan yang ditawarkan, yaitu ilmu pengetahuan, sains, pertanian, teknik pendidikan dan masih banyak lagi. Universitas ini menawarkan beberapa program khusus bantuan mahasiswa dari luar Eropa. 

Berikut ini beberapa program bantuan keuangan yang ada di Universitas Kiel, antara lain:

  • Interim Financial Aid, penerima bantuan ini yaitu untuk mahasiswa dari luar negara eropa 
  • University Endowments, Program bantuan ini dibuat untuk mahasiswa internasional. Namun jumlahnya terbatas, untuk mengikuti program ini kamu harus mendaftar secepat mungkin. 
  • Student Parishes and Organizations, bantuan keuangan ini mirip dengan interim financial aid. Namun bedanya bantuan ini diberikan oleh paroki protestan dan katolik. 

Fakta Kuliah di Jerman 

Ketika kamu sudah memutuskan untuk mengambil program sarjana di Jerman, tentunya pasti akan mengetahui persyaratannya apa saja. Selain persyaratan, kamu harus mengetahui fakta unik jika kamu berkuliah disana. Berikut ini fakta unik ketika berkuliah di Jerman, yaitu:

1. Biaya Kuliah

Tentunya Jerman memberikan banyak kesempatan kuliah gratis disana. Namun tetap memakai biaya pendaftaran ulang berkisar 250 euro atau 4 juta rupiah. Jika kamu ingin menggunakan beasiswa, maka kamu perlu mencari informasi mengenai beasiswa Deutscher Akademischer Austausch Dienst. 

2. Fasilitas

Di Jerman terdapat organisasi layanan mahasiswa bernama studentenwerk. Organisasi ini ada di setiap universitas, mereka memiliki tugas dalam penyediaan ekonomi, sosial kesehatan dan budaya kepada calon mahasiswa di semua universitas Jerman. 

Kamu akan mendapatkan 240 Euro, karena itu banyak calon mahasiswa yang berminat. Hanya dengan melalui situs web administrasi Studentenwerk lokal ke universitas yang di pilih, pelajar disana pun sudah dipastikan hidup tenang disana. 

3. Ujian Hanya Satu Kali

Di Jerman tidak mengadakan sistem remedial. Bagi pelajar yang tidak lulus dalam ujian mata kuliah, harus mengulang mata kuliah tersebut selama satu semester. 

4. Tidak Ada Wisuda

Di Indonesia untuk merayakan hari kelulusannya dengan keluarga melalui acara wisuda, acara ini akan dirayakan di universitas. Namun berbeda dengan universitas di Jerman, disana tidak mengenal acara wisuda, maka disana tidak ada mahasiswa yang mengenakan toga serta membawa keluarga ketika lulus sidang. Pelajar yang dinyatakan lulus hanya akan mendapatkan ijazah.

Ketika mengambil program S1, tentunya akan banyak hal yang perlu dipersiapkan. Ujian masuk ke perguruan tinggi juga sangat menentukan, dan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Karena itu diperlukan persiapan yang matang dan tak kalah penting kemampuan bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education. Tempat kursus yang berkualitas, karena para pengajar yang profesional. Selain itu berbagai fasilitas yang disediakan akan membuat belajar kamu menjadi nyaman, tak ketinggalan kamu juga akan dibantu dalam mempersiapkan program yang akan kamu pilih nantinya. 

Yukk buruan daftarkan diri kamu!!

Selengkapnya