Biaya Kuliah Di Jerman S1

Berapa Sih Biaya Kuliah Di Jerman S1?

Kamu sudah lulus dari sekolah menengah? Mau lanjut ke jenjang pendidikan lebih tinggi? Saat ini pendidikan tinggi sudah memiliki banyak pilihan. Bukan hanya di dalam negeri, kamu juga bisa memilih menempuhnya di luar negeri. Jerman adalah salah satu negara yang sering dijadikan pilihan oleh pemuda Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya. Agar lebih siap, berikut ulasan mengenai biaya kuliah di Jerman S1 dan beberapa hal penting lainnya!

Inilah Berbagai Macam Persiapan Kuliah di Jerman

Sebelum membahas apa saja persiapan yang harus kamu lakukan untuk kuliah di Jerman, kamu harus tahu perkiraan biaya kuliah dan hidup di sana. Jika dihitung kasaran, biaya kuliah yang harus dibayar pada tahun 2021 lalu sekitar 250 hingga 290 Euro per semesternya. Sedangkan biaya hidup tentu saja berbeda – beda, tergantung gaya hidupnya.

Biaya sebesar 250 hingga 290 Euro per semester ini, dapat kamu hitung berdasarkan nilai kurs rupiah. Pada tahun 2022 ini, kurs 1 Euro setara dengan Rp15.519,82. Nilainya cukup menurun dibandingkan pada tahun 2021 lalu. Perhitungan ini diambil dari biaya kuliah di universitas milik pemerintah. Jika kamu masuk di universitas swasta, maka beban biayanya minimal sekitar 500 Euro per semester.

Biaya Kuliah di Jerman S1

Nah, setelah kamu mengetahui kisaran biaya kuliah di Jerman S1 tersebut, kamu bisa mulai menyiapkannya dengan matang. Tapi ingat, bukan hanya perkara biaya yang harus kamu siapkan. Ada beberapa hal lain yang tak boleh diabaikan. Apakah itu?

Berikut ulasan lengkap mengenai hal – hal penting yang harus disiapkan sebelum pergi kuliah ke Jerman, simaklah!

Belajar Bahasa Jerman

Hal pertama yang wajib kamu persiapkan adalah mempelajari bahasa Jerman. Hampir setiap universitas di Jerman lebih banyak menggunakan bahasa Jerman ketimbang bahasa Inggris. Maka dari itu kamu harus mengerti bahasa tersebut jika ingin menempuh pendidikan di sana.

Kamu bisa datang ke Magna Education untuk melakukan kursus bahasa Jerman. Program FSJ Jerman merupakan salah satu yang bisa kamu jadikan pilihan. FJS atau Freiwilliges Soziales Jahr adalah jenis program yang disediakan untuk menjadi sukarelawan di bidang sosial. Kamu yang berusia sekitar 16 hingga 26 tahun sangat cocok mengambil program ini untuk persiapan kuliah S1 di Jerman.

Cari Tahu Informasi Lengkap

Informasi lengkap di sini adalah informasi mengenai universitas yang ada di Jerman. Kamu bisa melakukan riset terlebih dulu untuk mendapat pilihan yang paling sesuai dengan minat dan kebutuhan kamu. Kemudian rate dari yang paling mendekati kesesuaian.

Selain itu, kamu juga harus mencari informasi lengkap mengenai situasi di sekitar universitas. Seperti ketersediaan tempat tinggal, penjual makanan dan kebutuhan sehari – hari, akses umum, hingga jalur – jalur yang harus dilalui, dan masih banyak lainnya.

Kenali Studienkolleg

Studienkolleg adalah sekolah persiapan khusus untuk orang asing agar memiliki level pendidikan serta kemampuan bahasa yang cukup untuk belajar di luar negeri. Sebelum kamu mendaftar di universitas untuk kuliah, kamu haruslah mendaftar di studienkolleg terlebih dulu untuk mendapat bekal yang diperlukan.

Itulah beberapa persiapan yang harus kamu lakukan dan kisaran biaya kuliah di Jerman S1. Semoga bermanfaat dan membantu!

Selengkapnya
Program FSJ Jerman

Yang Akan Didapatkan Dalam Program FSJ Jerman Dan Syarat-Syaratnya

Program FSJ Jerman merupakan sukarelawan yang dilakukan dalam beberapa bulan di negara tersebut terutama di bidang sosial. Relawan sosial ini bisa dilakukan oleh para generasi muda di dunia dimana Batasan usia untuk mengikuti program ini tidak lebih dari 27 tahun.

Dalam pelaksanaannya bagi para relawan yang berpartisipasi akan mendapatkan uang saku sekitar 700 hingga 800 Euro perbulannya. Tentunya selain bisa mendapatkan pengakaman menjadi relawan di Jerman, Anda juga bisa memperoleh uang saku.

Kegiatan Program FSJ Jerman

Kegiatan yang akan dilakukan ketika seseorang tergabung dalam program FSJ Jerman adalah untuk terlibat dalam kegiatan sosial seperti bekerja untuk orang cacat, panti jompo bahkan rumah sakit. Sebelum program, berlangsung tentu saja para sukarelawan dalam program ini akan mengikuti lokakarya guna mendukung [perkembangan dari kepribadian masing masing peserta sukarelawan.

Perlu diketahui bahwa program ini sendiri bukan merupakan pelatihan profesionalitas atau untuk untuk mendapat suatu pekerjaan. Namun dalam pelaksanaan pelatihan ini para sukarelawan akan meningkatkan keterampilan personal masing masing melalui kritik, komunikasi, serta Kerjasama yang ada. Mereka akan mendapatkan wawasan terkait hubungan sosial dan budaya yang kemudian nantinya akan memunculkan pertanyaan tentang konsep moral tentang diri mereka sendiri.

Berbagai bidang yang bisa dipilih untuk menjadi sukarelawan di dalamnya  biasanya berkaitan dengan orang sakit, orang tua, anak anak, remaja, orang cacat, hingga dalam sektor budaya dan olahraga.

Dalam penugasan program FSJ Jerman akan dilakukan di beberapa tempat seperti panti jompo, rumah sakit, bengkel untuk orang cacat, layanan sosial dan pembibitan rawat jalan, kantor atau klub pelestarian cagar budaya, klub olahraga asosiasi olahraga, pusat penitipan anak dan sebagainya.

Insentif Yang Diterima

Program FSJ Jerman akan memberikan insentif terhadap para sukarelawan yang telah bertugas sebagai pendapatan finansial. Namun akan lebih tepat disebut uang saku sejumlah 700 hingga 800 Euro. Remunerasi tersebut sudah termasuk makan, akomodasi, serta penggantian biaya perjalanan. Angka uang saku yang akan diberikan akan berbeda beda setiap institusi.

Mengenai jam kerja dalam program FSJ Jerman setiap pengabdiannya akan ditentukan secara langsung oleh tempat penugasan. Setiap kesepakatan yang ada termasuk peraturan jam kerja per minggu akan bersifat public.

Setiap relawan akan mendapatkan lokakarya atau lebih akrab dikenal dengan pelatihan sebelum benar benar terjun ke lapangan. Lokakarya ini secara keseluruhan membutuhkan paling tidak 25 hari untuk program FSJ Jerman selama 12 bulan. Program ini akan dianggap sebagai jam kerja dan keikutsertaannya bersifat wajib.

Selain itu setiap partisipan dalam program FSJ ini juga akan mendapatkan jaminan asuransi sosial. Jaminan asuransi sosial meliputi asuransi kesehatan serta asuransi perawatan jangka panjang. Para sukarelawan sepenuhnya memiliki hak atas tunjangan anak serta potongan pajak atas anak anak.

Selengkapnya
Studi Di Jerman

4 Persiapan Studi Di Jerman Wajib Diketahui

Melanjutkan studi di Jerman setelah lulus SMA adalah pilihan yang pas untuk Anda yang ingin bekerja di luar negeri. Pasalnya, Jerman memiliki sistem pendidikan dan industri yang bagus. Tidak hanya itu, biaya hidup di Jerman juga tergolong lebih murah dibanding London, Zurich, ataupun Perancis.

Apa yang Harus Disiapkan untuk Studi di Jerman?

Bagi Anda yang mau melanjutkan pendidikan ke negara di jantung Eropa ini, tentu ada baiknya untuk mempersiapkannya sedini mungkin. Sebab, hanya dengan persiapan yang matang, maka Anda bisa melanjutkan pendidikan dengan tenang.

1. Tentukan Program Studi dan Universitas Pilihan

Bagi sebagian orang, menentukan pilihan program studi dan universitas tidaklah mudah karena Jerman memiliki banyak perguruan tinggi yang bagus. Agar lebih mudah dalam mempersiapkan studi, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan orang tua, penasihat akademik di sekolah, maupun menggunakan layanan konsultan pendidikan. Dengan begitu, Anda tidak akan menyesal karena jurusan yang diambil tidak sesuai dengan ekspektasimu.

2. Pelajari Requirements-nya Sejak Jauh-Jauh Hari

Perlu diketahui bahwa negara Jerman tidak menggunakan bahasa Inggris untuk komunikasi sehari-hari. Bahkan, tidak sedikit mata kuliah yang disampaikan dalam bahasa Jerman. Artinya, Anda harus mengambil kursus bahasa Jerman sebelum melanjutkan studi.

Jika ingin lancar berkomunikasi sehari-hari, maka ambillah kursus bahasa setara dengan ausbildung. Level yang ditetapkan untuk program Ausbildung ialah level B1. Selain kemampuan bahasa, pastikan Anda memenuhi syarat-syarat lain yang diberikan untuk melanjutkan studi di Jerman.

Anda juga perlu mempelajari requirements untuk melanjutkan pendidikan di Jerman. Hal ini sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari agar persiapannya lebih matang.

3. Mengikuti Studienkolleg

Untuk bisa kuliah di Jerman, Anda butuh penyesuaian pembelajaran. Ada kualifikasi tertentu yang harus Anda penuhi untuk bisa mendaftar ke perguruan tinggi. Sebab itu, Anda perlu mengikuti studienkolleg baik di Indonesia atau di Jerman. Studienkolleg umumnya ditempuh selama 2 semester (1 tahun). Program studienkolleg bertujuan untuk mempersiapkan pelajar international menyamakan kompetensi dan kemampuan bahasa agar bisa menyesuaikan diri saat kuliah di Jerman.

4. Siapkan Rencana Pendanaan dan Segala Kebutuhan

Last but not least, siapkan rencana pendanaan dan segala kebutuhan sebelum kuliah di Jerman. Poin ini berlaku untuk Anda yang kuliah dengan dana pribadi maupun beasiswa. Untuk melanjutkan kuliah di Jerman, Anda akan diminta menyertakan bukti bahwa memiliki dana cukup untuk membayar kuliah dan biaya hidup selama tinggal di sana. Jadi, pastikan Anda mempersiapkannya sejak awal.

Selain itu, siapkan dokumen-dokumen yang Anda butuhkan. Beberapa dokumen bahkan harus diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman dengan penerjemah tersumpah. 

Nah, itulah beberapa persiapan yang harus Anda lakukan jika ingin melanjutkan studi di Jerman. Selain empat poin di atas, ada persiapan lain yang tak kalah penting, seperti pendaftaran ke universitas, mengurus visa, hingga keberangkatan ke Jerman. Pastikan Anda mempersiapkan semuanya sejak jauh-jauh hari dengan bantuan konsultan pendidikan agar kuliah berjalan dengan lancar.

Selengkapnya