Kuliah di Jerman Tanpa Studienkolleg

Kuliah di Jerman Tanpa Studienkolleg, Yuk Intip Caranya  

Kuliah di Jerman tanpa studienkolleg, siapa sih yang tidak tertarik kuliah di negara pemikir dunia?. Ya tepatnya Jerman merupakan negara yang terkenal dengan kualitas pendidikannya serta biayanya yang terjangkau, maka tak heran jika banyak yang ingin melanjutkan pendidikan disana 

Tidak hanya itu saja, di Jerman banyak universitas yang masuk ke dalam rangking terbaik sedunia. Banyak universitas yang menghasilkan para lulusan terkenal dan bangunannya termasuk bersejarah. Namun seperti apa cara masuk untuk universitas disana?

Seperti Apa Studienkolleg?

Sebelum mengetahui kuliah di Jerman tanpa studienkolleg, alangkah baiknya jika mengetahui apa itu studienkolleg. Terlebih jika kamu sudah mempunyai rencana melanjutkan S1 di Jerman. 

Studienkolleg merupakan program penyesuaian akademik yang wajib diikuti sebelum masuk universitas Jerman. Tujuan dari program ini yaitu agar pelajar internasional memiliki level pendidikan yang sama sebelum masuk ke perguruan tinggi. 

Para siswa nantinya akan belajar selama 2 semester atau satu tahun, kamu juga akan diberikan masa mengulang maksimum 1 semester . Namun jika kamu lulusan sekolah internasional dengan IB Diploma atau Cambridge A, tidak akan diwajibkan untuk ikut Studienkolleg.  

Kurikulum Studienkolleg 

Dalam studienkolleg, terdapat kurikulum yang terbagi atas empat kategori. Kamu dapat memilih kurikulum tersebut sesuai dengan jurusan S1 yang kamu pilih. Berikut empat kategori yang kurikulum studienkolleg, yaitu: 

  • T-kurs, merupakan bahasa Jerman, matematika, fisika, kimia dan informatika 
  • M-kurs, yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, matematika, fisika, kimia dan biologi 
  • W-kurs, yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, matematika, ekonomi, bisnis dan sosiologi 
  • G-kurs yang terdapat pelajaran bahasa Jerman, sejarah, literatur Jerman, sosiologi dan statistik. 

Jika sudah lolos, nantinya kamu akan mendapatkan visa studi selama 2 tahun. Di Jerman terdapat dua jenis studienkolleg, yakni swasta dan negeri. Namun diantara kedua itu, perbedaannya hanya terletak di biaya dan jumlah tempat yang tersedia.

Universitas Gratis di Jerman 

Jika ingin melanjutkan pendidikan di Jerman, memang perlu mengikuti studienkolleg terlebih dahulu. Namun ternyata kuliah di Jerman tanpa studienkolleg juga bisa lho. Banyak yang ingin melanjutkan pendidikan disana karena gratis, namun itu bukan hanya omongan belaka lho.

Hampir semua universitas negeri di Jerman membebaskan biaya kuliah. Hal ini baik untuk mahasiswa jerman maupun asing. Berikut ini universitas yang membebaskan biaya kuliah, antara lain:

1. Universitas Mainz

Universitas Johannes Gutenberg Mainz suatu perguruan tinggi yang terletak di Mainz Jerman. Namanya diambil dari nama Johannes Gutenberg, yang merupakan sang penemu mesin cetak. Universitas ini didirikan pada tahun 1477. 

Awal abad ke 18, aktivitas perguruan tinggi ini mengalami penurunan setelah perubahan wilayah dan ketidakstabilan. Universitas Mainz memiliki dari 10 fakultas dengan berbagai bidang studi, mulai dari ilmu sosial, ekonomi, kedokteran hingga seni musik. 

Tentunya universitas ini dilengkapi peralatan penelitian dan akademisi yang ambisius. Perguruan tinggi ini juga memiliki kampus yang terletak di bagian Tenggara kota, di dalamnya memiliki pusat kesehatan, kebun raya, penelitian dan masih banyak lagi. 

Meskipun bebas biaya kuliah, kamu juga perlu menyiapkan biaya lainnya. Yang harus dipersiapkan yaitu biaya kedatangan ke Jerman, biaya hidup hingga biaya tak terduga. 

2. Universitas Mannheim

Termasuk ke dalam universitas populer di Jerman, menjadikan perguruan tinggi ini banyak diminati para calon mahasiswa. Tidak hanya itu, Universitas Mannheim ini juga sudah mendapatkan penghargaan The National Excellence Initiative. 

Universitas Mannheim sudah terbukti akan kualitas penelitian dan pengajarannya. Program yang tersedia di Universitas Mannheim ini mulai dari sarjana, pascasarjana doktor. Banyak juga bidang studi yang tersedia, mulai dari administrasi, ekonomi, hukum, matematika, ilmu sosial, humaniora, ilmu komputer hingga sistem informasi.

Universitas ini terletak di pusat kota Mannheim, untuk gedung utamanya berada di Istana Mannheim. Perguruan tinggi ini memang menyediakan beasiswa, selain itu juga terdapat bantuan keuangan yang bisa didaftar di universitas ini.  Berikut beberapa bantuan keuangan yang di daftar di universitas Mannheim, antara lain:

a. Vodafone Chancen Stipendium 

Bantuan ini untuk program sarjana, terlebih untuk mahasiswa yang baru masuk awal tahun. Tunjangan yang diterima mahasiswa yaitu 1000 Euro setiap bulan. 

b. The Graduation Scholarship 

Beasiswa ini dibuat untuk mahasiswa semester akhir. Hal ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan skripsi, thesis atau ujian akhir. Maka nantinya mahasiswa bisa fokus terhadap penyelesaian studi tanpa khawatir akan biaya hidup. 

3. Universitas Kiel

Jumlah mahasiswa yang kuliah disana terdapat sekitar 20,000. Disana juga mempunyai jurusan-jurusan yang ditawarkan, yaitu ilmu pengetahuan, sains, pertanian, teknik pendidikan dan masih banyak lagi. Universitas ini menawarkan beberapa program khusus bantuan mahasiswa dari luar Eropa. 

Berikut ini beberapa program bantuan keuangan yang ada di Universitas Kiel, antara lain:

  • Interim Financial Aid, penerima bantuan ini yaitu untuk mahasiswa dari luar negara eropa 
  • University Endowments, Program bantuan ini dibuat untuk mahasiswa internasional. Namun jumlahnya terbatas, untuk mengikuti program ini kamu harus mendaftar secepat mungkin. 
  • Student Parishes and Organizations, bantuan keuangan ini mirip dengan interim financial aid. Namun bedanya bantuan ini diberikan oleh paroki protestan dan katolik. 

Fakta Kuliah di Jerman 

Ketika kamu sudah memutuskan untuk mengambil program sarjana di Jerman, tentunya pasti akan mengetahui persyaratannya apa saja. Selain persyaratan, kamu harus mengetahui fakta unik jika kamu berkuliah disana. Berikut ini fakta unik ketika berkuliah di Jerman, yaitu:

1. Biaya Kuliah

Tentunya Jerman memberikan banyak kesempatan kuliah gratis disana. Namun tetap memakai biaya pendaftaran ulang berkisar 250 euro atau 4 juta rupiah. Jika kamu ingin menggunakan beasiswa, maka kamu perlu mencari informasi mengenai beasiswa Deutscher Akademischer Austausch Dienst. 

2. Fasilitas

Di Jerman terdapat organisasi layanan mahasiswa bernama studentenwerk. Organisasi ini ada di setiap universitas, mereka memiliki tugas dalam penyediaan ekonomi, sosial kesehatan dan budaya kepada calon mahasiswa di semua universitas Jerman. 

Kamu akan mendapatkan 240 Euro, karena itu banyak calon mahasiswa yang berminat. Hanya dengan melalui situs web administrasi Studentenwerk lokal ke universitas yang di pilih, pelajar disana pun sudah dipastikan hidup tenang disana. 

3. Ujian Hanya Satu Kali

Di Jerman tidak mengadakan sistem remedial. Bagi pelajar yang tidak lulus dalam ujian mata kuliah, harus mengulang mata kuliah tersebut selama satu semester. 

4. Tidak Ada Wisuda

Di Indonesia untuk merayakan hari kelulusannya dengan keluarga melalui acara wisuda, acara ini akan dirayakan di universitas. Namun berbeda dengan universitas di Jerman, disana tidak mengenal acara wisuda, maka disana tidak ada mahasiswa yang mengenakan toga serta membawa keluarga ketika lulus sidang. Pelajar yang dinyatakan lulus hanya akan mendapatkan ijazah.

Ketika mengambil program S1, tentunya akan banyak hal yang perlu dipersiapkan. Ujian masuk ke perguruan tinggi juga sangat menentukan, dan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Karena itu diperlukan persiapan yang matang dan tak kalah penting kemampuan bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education. Tempat kursus yang berkualitas, karena para pengajar yang profesional. Selain itu berbagai fasilitas yang disediakan akan membuat belajar kamu menjadi nyaman, tak ketinggalan kamu juga akan dibantu dalam mempersiapkan program yang akan kamu pilih nantinya. 

Yukk buruan daftarkan diri kamu!!

Selengkapnya
Bahasa Jerman apa kabar

Bahasa Jerman Apa Kabar, Yukk Mengenal Kata Sapaan 

Jika kamu ingin belajar bahasa Jerman, jangan lupa untuk mempelajar kata sapaannya. Seperti apa kabar, atau bisa juga halo. Mempelajari cara ketika mengajukan pertanyaan ini, dapat membantumu dalam membuat suasana percakapan menjadi lebih nyaman saat berkomunikasi. 

Sangat penting untuk menguasai cara mengatakan apa kabar. Di Jerman, terdapat beberapa frasa berbeda yang digunakan. Semua itu tergantung konteks dan situasinya, satu frasa lebih tepat dibandingkan dengan yang lainnya. 

Namun kamu harus bisa mengetahui frasa mana yang tepat untuk setiap situasinya. Hal itu dapat membantu memastikan komunikasi kamu tetap penuh santun dan akrab sepanjang waktu.

Bahasa Jerman Apa Kabar

Memahami frasa akan memberikan pengetahuan tentang budaya Jerman. Selain itu, menempatkan kata-kata yang sesuai pada situasi adalah cara yang baik untuk menunjukan rasa hormat. 

Kata sapa “Wie geht es dir?” yang artinya “bagaimana kabarmu?” merupakan cara yang umum digunakan untuk menanyakan kabar di Jerman. Ungkapan ini merupakan yang tepat, ketika kamu berbicara dengan orang-orang yang sebaya atau memiliki hubungan dekat. 

Asal mula frasa tersebut berhubungan dengan ide tentang kehidupan yang lalu. Jadi pada dasarnya kamu bertanya “bagaimana kehidupan kamu?”, frasa ini termasuk yang sama dalam beberapa bahasa lain.

Wie Geht’s? Lebih Singkat

Sama halnya dengan menyingkat “apa kabar?” dalam bahasa Inggris, kamu pun dapat melakukannya pada bahasa Jerman. Jika biasanya menanyakan kabar menggunakan “wie geht es dir?” kamu pun bisa mempersingkat dengan “wie geht’s?” 

Kata yang dipersingkat hanya es menjadi ‘s dan menghilangkan kata ganti – siapa yang membutuhkannya. 

Waktu yang Tepat Menggunakannya 

Frasa ini sangat mirip dengan yang lainnya, hanya penggunaanya saja yang berbeda. Untuk kata sapaan, seperti “wie geht es dir?” akan tepat dipakai untuk teman dekat namun tidak terlalu akrab misalnya rekan kerja atau kolega. 

Dan untuk “wie geht?” dipakai untuk keluarga atau teman dekat. Jika ragu dengan kata yang akan digunakan, seperti di situasi sedang berbicara dengan senior sekolah namun tampak akrab. Kamu bisa menggunakan frasa ini: 

Wie geht e dir?” = Apa kabarmu? (tunggal)

“Bagaimana kabarmu?” = Apa kabarmu? (Jamak)

“Inhennya Wie geht?” = Apa kabarmu? (sedikit formal)

Bahasa Jerman Apa Kabar Formal 

Bagaimana menanyakan kabar dalam bahasa Jerman, namun pada situasi formal? Mudah lho ternyata. Saat berada posisi formal, seperti berbicara dengan dosen atau atasan kerja kamu bisa menggunakan kata “Wie geht es Ihnen?”

Jika ingin yang lebih rinci lagi, kamu bisa menambahkan kata “Wie geht es Ihnen heute Abend?” yang artinya (apa kabarmu malam in?). Atau bisa juga ditambahkan dengan berbagai ragam lainnya tergantung dengan konteks nya. 

Kata Sapaan Lebih Santai 

Jika ingin menyapa dengan sedikit ceria dan informan, kamu dapat menggunakan frasa “Wie läuft’s?” yang artinya (bagaimana kabarnya?). Cara ini merupakan cara lain untuk menanyakan kabar di Jerman. 

Pada kali ini, kata kerja gehen ditukar dengan laufen. Alternatif lainnya dalam bahasa Inggris untuk “How’s it going?” atau “bagaimana kabarmu?”. Saat berbicara santai dengan teman dekat atau anggota keluarga, kamu bisa bersikap santai sesukamu. 

Dalam hal itu, pertanyaan yang jujur dan jawabannya harus lebih dari sekedar “baik”. Untuk melakukan komunikasi yang penuh perhatian kepada penutur bahasa Jerman, kamu bahkan bisa bertanya mengenai keluarga hingga pekerjaan mereka.

Semakin baik mengenal seseorang, maka semakin spesifik pertanyaan kamu. Warga Jerman umumnya menghargai ketertarikan yang jujur terhadap diri mereka, dibandingkan obrolan ringan yang sopan. Berikut kata sapaan informal yang bisa kamu gunakan, antara lain: 

  • Hey, wie geht es dir? – Hei, apakabar? 
  • Was machst du jetzt? – Apa yang sedang kamu lakukan?
  • Ist alles in Ordnung? – Apakah semuanya baik-baik saja

Cara Menanggapi Kata Sapaan 

Jika kamu ditanya kabar oleh rekanmu, bagaimana cara kamu menanggapinya?, namun kembali lagi semua itu tergantung dengan seberapa dekat hubunganya. Ketika kamu memiliki hubungan yang dekat dan terbuka dengan rekanmu.  

Jangan ragu untuk memberikan jawaban yang jujur, terlebih jika sedang menghadapi situasi yang sulit. Dengan begitu kemungkinan kamu akan mendapatkan cara untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Jika ada yang bertanya “Wie fühlst du dich?” atau (bagaimana perasaanmu), maka artinya dia menginginkan jawaban yang jujur. Berikut ini, beberapa jawaban yang bisa kamu gunakan antara lain:

  • Mir geht es gut, wie geht es dir? Aku baik-baik saja, bagaimana kabarmu? 
  • Ich fühle mich großartig, danke! – Saya merasa baik-baik saja, terimakasih!
  • Uns geht’s nyali – Kami baik-baik saja 
  • Ich bin ein bisschen müde, aber gut, danke! – Sedikit lelah tapi baik, terimakasih!
  • Schon besser Mir ging – Saya sudah lebih baik 
  • Mir geht es heute nicht gut – saya merasa tidak enak badan hari ini
  • Ich habe heute einen schlechten Tag – aku mengalami hari yang buruk, hari ini
  • Heute ist ein wunderschöner Tag! – ini hari yang indah, hari ini 

Gesture dan Bahasa Tubuh Orang Jerman 

Seberapa sering menggunakan bahasa isyarat saat berbicara?, bahkan kamu tidak menyadari seberapa seringnya kamu mengangkat bahu, melambaikan tangan hingga mengacungkan jempol. Namun tidak perlu khawatir, namun kamu juga berhati-hari saat penggunanya. 

Orang jerman tidak terkenal dengan pergerakan tangan yang tegas, tetapi mereka menggunakannya. Menguasai bahasa Jerman dengan baik serta menghindari kecerobohan, misalnya menjaga kontak mata saat berbicara dipandang sebagai kesopanan dasar di Jerman

Bahkan di Jerman, terdapat isyarat zahlen, yaitu menghitung satu dimulai dengan ibu jari. Setelah itu ditambahkan jari telunjuk untuk dua, dan jari manis untuk ketiga dan berikutnya. 

Jika sudah berhitung seperti dalam frasa Inggris, dimulai dengan jari telunjuk. Hal tersebut bisa membuat bingung siapapun yang berbicara. Berikut beberapa isyarat Jerman yang perlu diketahui, yaitu 

1. Jempol

Di negara lain ketika seseorang berbicara, kita akan memberi reaksi berupa tanda jempol jika setuju apa yang sedang dibahas. Namun tidak di Jerman, jika di Jerman kamu membuat tanda ini maka orang-orang akan mengira bahwa kamu sedang menghitung. 

2. Menekan Jempol Keberuntungan

Orang Jerman mempunyai hal unik, yaitu menekan jempol untuk keberuntungan. Daripada memberitahu seseorang bahwa kamu akan menyilangkan jari untunya, lebih baik berkata “Ich drücke dir die Daumen.” (“Saya akan menekan ibu jari saya untuk Anda.”). 

Hal ini disertai dengan menekan ibu jari ke telapak tangan, serta melingkarkan semua jari lainnya di sekelilingnya. 

3. Menekan Dahi

Ketika sedang mengobrol dengan seseorang, kamu terlihat ingin bercanda dan menunjukan bahwa apa yang dia lakukan terlihat bodoh. Di Jerman terdapat cara unik untuk menunjukan itu, yaitu dengan mengetuk dahi. 

Dengan menekan jari telunjuk ke dahi, kebanyakan orang Jerman akan menggerakan  dahi mereka. Hal ini menandakan bahwa betapa bodohnya mereka  menganggap pembicaraan tersebut. 

Bagaimana, seru bukan belajar bahasa Jerman?, masih banyak materi lain yang ga kalah menyenangkan untuk dipelajari. Terlebih jika kamu ada tujuan untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja di Jerman, belajar bahasanya akan memudahkan kamu dalam berkomunikasi disana. 

Tunggu apalagi, ikut kelas di Magna Education. Tempat kursus Jerman yang kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, metode belajar yang efektif dan para pengajar yang berkompeten membuat kamu menjadi ahli dalam bahasa Jerman. Tidak hanya itu harganya terjangkau juga lho, yuk daftarkan dirimu!!

Selengkapnya
Angka dalam bahasa Jerman

Cara Baca Angka dalam Bahasa Jerman

Angka dalam bahasa Jerman salah satu hal yang wajib dipelajari. Jika kamu tertarik dan hingga ingin tinggal di negara eropa tersebut, alangkah baiknya untuk mempelajari bahasa disana. Namun tidak hanya belajar kosakatanya saja lho, kamu juga harus mengetahui angka bahasa Jerman. 

Angka termasuk bagian penting selain kosakata, selain itu terkadang dapat muncul pada percakapan sehari-hari. Banyak yang mengira bahwa sulit untuk mempelajari bahasanya, namun angka Jerman dianggap lebih mudah untuk dikuasai. 

Menghitung dalam bahasa Jerman, sama saja caranya dengan Inggris. Jika sudah mengetahui cara menghitung hingga 20, maka berikutnya kamu akan mengikuti pola yang dapat diperkirakan. 

Angka dalam Bahasa Jerman 1-10

Jika ingin memahami angka dengan mudah, hal yang terpenting yaitu dengan mempelajari cara menghitung dari 1 hingga 10 dalam bahasa Jerman. Angka tersebut penting, karena kamu akan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini, angka Jerman dari 0 hingga 10 antara lain: 

  • Nol = null
  • Satu = eins 
  • Dua = zwei
  • Tiga = drei 
  • Empat = vier 
  • Lima = fünf
  • Enam = sechs
  • Tujuh = sieben
  • Delapan = acht 
  • Sembilan = neun
  • Sepuluh = zehn 

Angka Jerman dari 11 hingga 20 

Sama dengan bahasa lainnya, angka dari 11 sampai 20 berbeda dengan contoh sebelumnya. Namun tidak jauh berbeda dengan Inggris, yaitu ‘sebelas’ dan ‘dua belas’ merupakan angka yang terpisah. 

Selain itu, semua angka terbentuk dengan menggabungkan empat huruf pertama dari angka dasar 3 sampai 9. Dan kata ‘zehn’ berarti ‘sepuluh’. Berikut ini angka dalam bahasa Jerman dari 11 hingga 20, yaitu: 

  • Sebelas = elf 
  • Dua belas = zwölf
  • Tiga belas = dreizhen 
  • Empat belas = vierzhen
  • Lima belas = fünfzehn
  • Enam belas = sechzehn 
  • Tujuh belas = siebzehn 
  • Delapan belas = neunzehn 
  • Sembilan belas = neunzehn 
  • Dua puluh = zwanzig 

Kelipatan Puluhan dalam Bahasa Jerman

Selain angka satuan dan belasan, kamu juga harus mempelajari kelipatan puluhan. Ketika sudah mengetahui, maka nantinya kamu akan mampu mempraktikkan pola ini sehingga mudah untuk menghitung sampai 100. 

Berikut merupakan kelipatan puluhan dalam Jerman, yaitu:

  • Sepuluh = zehn 
  • Dua puluh = zwanzig 
  • Tiga puluh = dreißig
  • Empat puluh = vierzig 
  • Lima puluh = fünfzig
  • Enam puluh = sechzig 
  • Tujuh puluh = siebzig 
  • Delapan puluh = achtzig 
  • Sembilan puluh = neunzig 
  • Ratus = hundert

Menghitung Angka dari 1 hingga 100 Bahasa Jerman 

Bagaimana semua angka lainnya terbentuk? Jika kamu sudah tau cara menghitung dalam bahasa lainnya, angka ini pastinya akan lebih mudah untuk kamu pelajari. Perbedaan dengan bahasa Inggris yaitu ditempatkan pada puluhan. 

Umpama nya, jika kamu mengatakan “delapan puluh dua” lebih baik mengatakan zweiundachtzig. Secara arti tersebut “dua-dan-delapan puluh”, tambahkan beberapa tanda hubung untuk memudahkan membacanya. Kamu juga bisa melihat kembali dengan “zwei-und-achtzig”. 

Kata “und” di tengah, sebagai arti “dan”. Berikut ini merupakan contoh dari sambungan angka tersebut, antara lain:

  • Dua puluh empat = vierundzwanzig
  • Tiga puluh tujuh = siebenunddreißig
  • Empat puluh dua = zweiundvierzig 
  • Lima puluh enam = sechsundfünfzig
  • Enam puluh satu = einundsechzig 
  • Tujuh puluh tiga = dreiundsiebzig 
  • Delapan puluh delapan = fünfundachtzig
  • Sembilan puluh delapan = achtundneunzig 

Dikenal dengan kata majemuk yang panjang, membuat angka-angka besar tersebut agak membingungkan. Namun tidak perlu takut, karena kamu bisa menambahkan tanda hubung atau spasi menjadikan angka tersebut lebih mudah dibaca. 

Angka dalam Bahasa Jerman Ratusan 

Setelah mempelajari puluhan, kini kamu bisa dengan lebih mudah mempelajari angka ratusan dalam bahasa Jerman. Untuk angka diatas 100 pun mudah, karena hanya menambahkan “hundert” dengan puluhan dan satuan. Berikut ratusan angka bahasa Jerman:

  1. 100 – hoon dert 
  2. 200 –  zweihundert
  3. 300 – dreihundert
  4. 400 – vierhundert
  5. 500 – funfhundert 
  6. 600 – sechshundert
  7. 700 – siebenhundert
  8. 800 – achthundert
  9. 900 – neunhundert 

Angka Ribuan Jerman 

Tausend pada umumnya diucapkan seperti ribuan, namun tentunya dalam aksen Jerman. Bunyi kata  memang hampir sama seperti bahasa Inggris, dan cenderung lebih mudah untuk diucapkan. Berikut ini, angka ribuan dalam bahasa Jerman: 

  1. 1000 – tausend 
  2. 2000 – zweitausend 
  3. 3000 – dreitausend 
  4. 4000 – viertausend 
  5. 5000 – funf tausend 
  6. 6000 – sechs tausend 
  7. 7000 – siebentausend 

Cara Pengucapan Dalam Bahasa Jerman 

Kamu bisa mengucapkan kata “satu” pada bahasa Jerman dengan berbagai cara, hal itu tergantung pada aturan tata bahasa dan variasi gender. 

Dalam bahasa Jerman, kejadian nominatif digunakan ketika kata benda berfungsi sebagai subjek kalimat. Hal ini mengacu pada orang atau benda yang melakukan suatu tindakan. Tidak hanya itu, terdapat juga kejadian akusatif digunakan ketika kata benda berfungsi sebagai objek langsung. 

Tidak hanya kejadian akurasi, namun terdapat juga kejadian datif. Kejadian ini digunakan untuk menunjukan objek tidak langsung, yang menunjuk pada seseorang yang dipengaruhi oleh tindakan kata kerja. 

Ada pula kasus genitif, yaitu digunakan untuk menunjukan kepemilikan suatu objek. 

Cara Menyebutkan Nomor Telepon dan Alamat

Di Jerman, nomor telepon dijelaskan per digit. Dimulai dari kode negara, area hingga ke nomor telepon tersebut, setiap digit tentunya diucapkan secara terpisah menggunakan nama yang sesuai dalam bahasa Jerman.

Contoh: 49 30 1461097 dibaca dengan: vier neun (kode negara 4 dan 9) drei null (kode area 3 dan 0) eins vier sechs eins null sieben (nomor telepon 1 , 4, 6, 1, 0, 9, 7). Kamu juga bisa mengucapkan “feer noin” yaitu kode (4,9) “drai null” (3,0) “ains feer zejs ains null noin zi-ben”. 

Jika alamat, biasanya mulai diucapkan dengan nama jalan terlebih dahulu. Setelah sudah, baru dilanjutkan dengan nomor rumah dan nama kota. Nama jalan dan nama kota diucapkan memakai kata Jerman, sedangkan nomor rumah diucapkan per digit. 

Ambil contoh alamat “Konigsallee 60, 40212 Susseldorf”, maka pengucapannya yaitu Königsallee sechzig, vier-null-zwei-eins-zwei Düsseldorf. Kamu bisa mengatakannya dengan, “Koenigsallee zejs-tsig, feer-nul-tsvai-ains-tsvai Dusseldorf.”

Angka Ordinal Dalam Bahasa Jerman 

Setelah mempelajari bilangan pokok, kamu akan lebih mudah dalam belajar angka ordinal Bahasa Jerman. Hal itu karena, bilangan tersebut hanya menambahkan te ke angka pokok. Namun satu hal yang perlu diketahui, bahwa bilangan urut sama seperti kata sifat sehingga dapat memiliki akhiran yang beda. 

Bilangan urut, biasanya berada sebelum kata benda. Mereka dapat ditulis sebagai 1, 2, 3, 4 dst, biasanya bilangan urut biasanya dibuat hanya dengan menambah akhiran ke bilangan pokok. Biasanya angka 1 sampai 19 ditambah -te, dan angka 20 keatas ditambah -ste. 

Pengecualian 1 adalah (erste) dan 3 (dritte) ordinal didasarkan pada akar kata yang diubah, 7 (siebte), yang menghilangkan en sebelum menambahkan -e karena nomor sudah berakhiran -t. Bilangan urut juga dapat dinyatakan secara tertulis dengan mencantumkan titik setelah suatu bilangan. 

Berikut merupakan angka ordinal dalam bahasa Jerman, antara lain: 

  1. Pertama (1st) = der erste 
  2. Kedua (2nd) = der zweite 
  3. Ketiga (3rd) = der dritte 
  4. Keempat (4th) = der vierte 
  5. Kelima (5th) = der funfte 
  6. Keenam = der sechste 

Bagaimana, mudah bukan belajar angka dalam bahasa Jerman?. Diperlukan rasa konsisten dalam belajar karena  jika kamu tidak belajar secara bersungguh-sungguh maka semua materi tersebut akan hilang begitu saja. Agar bisa mencapai tujuan, kamu bisa dengan belajar sendiri atau melalui kursus. 

Kursus di Magna Education aja, disana kamu akan belajar secara konsisten dan tanpa jenuh. Karena metode belajar yang menyenangkan dan efektif tentunya. Tidak hanya itu, para pengajar profesional dan biaya terjangkau akan membuat kamu ahli dalam bahasa Jerman. Yuk buruan daftar!!

Selengkapnya