evel Bahasa Jerman ada Berapa

Level Bahasa Jerman ada Berapa? Ini Syarat Program Jerman 

Level bahasa Jerman ada berapa? Untuk mempelajarinya kamu perlu mengetahui beberapa tingkatan mulai dari pemula sampai mahir. Hal itu tentunya akan dapat memudahkan pembelajaran kedepannya, serta digunakan untuk melakukan ujian yang nantinya akan mendapatkan sertifikat. 

Ketika ingin mengikuti program bahasa Jerman, sertifikat sangat dibutuhkan. Karena hal itu juga dijadikan sebagai salah satu persyaratan. Pastikan untuk belajar bahasa Jerman sesuai dengan level yang dibutuhkan 

Level Bahasa Jerman 

Pemerintah negara Eropa ini memiliki berbagai program untuk kaum muda internasional, tentu program ini akan sangat menguntungkan terlebih jika kamu memang memiliki impian untuk tinggal di luar negeri. Namun setiap programnya memiliki persyaratan, yaitu memiliki kemampuan bahasa Jerman. 

Tenang bahasa Jerman tidak sesulit yang kamu kira, bahkan masih terbilang mudah karena masih satu kelompok dengan bahasa Inggris. Sama halnya seperti bahasa Inggris, bahasa Jerman juga memiliki tingkatan, antara lain:

1. A1 Dasar

Tingkatan ini merupakan paling dasar, bagi kamu yang pemula dapat mempelajarinya dari level A1 ini.  Karena materi ini akan mempelajari mengenai level dasar, seperti menangani tugas sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kamu juga akan mempelajari mengenai, antara lain:

  • Abjad 
  • Salam dan perkenalan 
  • Pronomina dan konjugasi kata kerja 
  • Kosakata sehari-hari 

2. A2 – Menengah

Level ini satu tingkat diatas A1, kamu pun akan memperluas pemahaman mengenai taat bahasa dasar. Tidak hanya itu, mempelajari lebih banyak kosakata dan frasa-frasa yang lebih kompleks.

Kamu juga sudah bisa dalam memahami dan menyampaikan pesan dalam bahasa Jerman, menanggapi informasi yang sederhana dan langsung, hingga mampu melakukan percakapan secara langsung.  Nantinya akan ada beberapa pembahasan yang akan dipelajari, antara lain:

  • Kosakata, dalam tingkatan ini tentu kamu akan memperbanyak dan memperluas dengan kata-kata baru yang sudah dengan topik seperti keluarga, pekerjaan, aktivitas sehari-hari dan hobi
  • Tata Bahasa, kamu juga akan memahami dan menguasainya. Materi yang akan dipelajari yaitu tenses, seperti masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Selain itu, akan mempelajari penggunaan kata sambung, kata bantu dan konjungsi untuk membentuk sebuah kalimat.
  • Membaca dan Menulis, akan kamu pelajari dalam level ini. Nantinya  akan membaca teks pendek berbagai topik, serta paragraf yang lebih sesuai.  Kamu juga akan belajar mengenai penulisan surat pribadi, email dan pesan singkat.

3. B1 – Menengah 

Pada level  ini akan kamu akan meningkatkan pemahaman mengenai mengenai tata bahasa dan kosakata, serta  berkomunikasi dengan lebih  lancar dan sesuai. . alam level ini nantinya kamu sudah mampu mengungkapkan sudut pandang mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Materi yang akan dipelajari yaitu

  • Ekspresi dan Frasa, kamu dapat mengembangkan kemampuan dalam menggunakan tata bahasa dan kosakata yang lebih sesuai an bervariasi ekspresi dalam kehidupan sehari-hari. 
  • Pemahaman Teks, pada level ini tentu kemampuan membaca serta memahami berbagai teks panjang maupun lebih sesuai tentang berbagai topik. 
  • Penulisan, menulis teks yang lebih rumit seperti esai pendek, surat formal bahkan ulasan tentang buku atau film. 
  • Kosakata Luas, meningkatkan kata dengan mempelajari kosakata yang lebih spesifik dan beragam. Tentu mengenai berbagai topik seperti, politik, ekonomi dan budaya. 

4. B2 – Menengah

Tes ini merupakan untuk mereka yang ingin melanjutkan studi di universitas, melamar pekerjaan dan bekerja di bidang kedokteran di Jerman. Para lulusan tingkat ini, menandakan bahwa mereka sudah memiliki kemampuan bahasa di jenjang kompetensi keempat. Ketika sudah belajar materi B2 ini, nantinya kamu  akan mendapatkan beberapa hal hal yaitu:

  • Dapat memahami media bahasa jerman, seperti menonton film, mendengarkan podcast atau radio. 
  • Mampu memimpin diskusi, mempertahankan argumen dan menjelaskan ide dengan jelas.
  • Memahami teks yang lebih panjang dan rumit. Termasuk artikel akademik, laporan dan naska sastra. 

5. C1 – Tinggi

Pada tingkat ini, nantinya kamu akan dapat menggunakan bahasa Jerman dengan mudah. Karena pada C1 sudah dapat berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis dengan lancar serta bisa digunakan dalam berbagai konteks. 

Materi yang dipelajari yaitu:

  • Kosakata Tingkat Lanjutan, pada tingkatan ini tentu kata-kata yang yang dipelajari akan lebih sulit dan spesifik. Ini sudah mencakup istilah teknis, idiom atau frasa yang lebih jauh.
  • Tata Bahasa Lanjutan, akan kamu pelajari termasuk struktur kalimat rumit, penggunaan kata kerja dan konstruksi yang tidak umum. 
  • Budaya, pada materi C1 berbagai aspek budaya dari Jerman. Hal ini sudah termasuk dengan sejarah, kesenian, politik atau budaya populer.  

6. C2 – Paling Tinggi

Level ini, sudah dapat memahami yang dibaca dan didengar dengan mudah. Kamu juga dapat merangkum informasi dari berbagai sumber, serta mampu menganalisis keterangan dan penjelasan yang terhubung. 

  • Tata Bahasa, materi pada level ini akan sangat kompleks. Karena berfokus pada pemahaman struktur kalimat yang rumit, penggunaan tata bahasa yang tepat dan pemilihan kata yang sesuai. 
  • Kemampuan Menulis, pada tingkat C2 akan belajar untuk menulis dengan gaya bervariasi. Termasuk esai yang mendalam dan analitis, artikel akademik, karya sastra dan karya lainnya. Nantinya kamu diharapkan memiliki kemampuan dalam menyusun argumen yang kompleks. 
  • Berbicara yang Tinggi, ini akan diharapkan mampu berbicara secara jelas dan penuh percaya diri. Termasuk debat, presentasi akademik dan diskusi yang mendalam tentang topik yang kompleks. 

Jadi level bahasa Jerman ada berapa? bahasa Jerman memiliki  6 tingkatan, jika sampai yang tertinggi. Kamu tidak perlu khawatir, karena syarat untuk program Jerman yaitu B1/B2. Namun jika kamu belajar sampai C1 pun sangat bagus. 

Belajar bahasa Jerman di Magna Education, pembelajarannya interaktif dan langsung diajarkan oleh para guru berkompeten. Harganya pun sangat terjangkau, yuk daftar sekarang!!!

Selengkapnya
Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman?

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? Memang perlu diperhatikan, hal itu agar kamu dapat menyiapkannya sebaik mungkin. Memang perguruan tinggi di sana tidak memerlukan biaya, namun tidak hanya itu saja karena kamu juga perlu memikirkan biaya seperti akomodasi, makan dan lainnya. 

Perlu diketahui dibanding dengan negara Eropa lainnya, biaya hidup di Jerman cukup terjangkau. Negara industri ini juga merupakan tujuan favorit bagi mahasiswa internasional, terlebih bagi mereka yang memilih bidang yang berhubungan dengan sains dan teknologi. 

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? 

Pengeluarannya memang dapat bervariasi, semua itu tergantung pada kota tempat tinggal serta gaya hidup. Namun kota-kota besar seperti Berlin, Hamburg dan Frankfurt tidak termasuk kedalam kota termahal di dunia. 

1. Akomodasi

Biaya sewa tempat tinggal di Jerman dapat menjadi salah satu yang terbesar, karena harga sewa akan sangat bervariasi. Semua itu tergantung dengan kota dan tipe yang dipilih, kota-kota besar seperti Frankfurt, Munich atau Berlin akan cenderung lebih tinggi biaya sewanya. Ada beberapa tipe tempat tinggal yang  bisa kamu pilih, antara lain:

  • Asrama Kampus, sering menjadi pilihan yang terjangkau untuk mahasiswa. Karena biasanya biaya untuk asrama berkisar 200 hingga 400 Euro per bulan, namun semua itu juga tergantung pada lokasi dan fasilitas yang disediakan. Seperti kamar tidur dan dapur. 
  • Apartemen Bersama, tidak sedikit pula mahasiswa yang memilih untuk menyewa apartemen  bersama teman-temannya. Biaya untuk menyewa apartemen juga tergantung pada lokasi, jika di kota besar seperti Munich atau Berlin bisa berkisar 300 hingga 600 Euro per bulan per orang. 
  • Wohngemeinschaft, tempat ini hampir sama seperti kos-kosan. Dimana mahasiswa tinggal bersama dengan berbagai fasilitas, seperti dapur dan kamar mandi. Biaya untuk menyewanya pun bervariasi, namun biasanya berkisar 250 hingga 500 per bulan. 

Dalam akomodasi pun kamu harus menyiapkan dan memperhitungkan biaya tambahan, seperti untuk listrik, air, gas, internet dan biaya sampah. Biaya-biaya ini nantinya bisa mencapai beberapa puluh Euro, namun semua itu tergantung dengan penggunaannya. 

2. Makanan

Harganya pun beragam, namun umumnya sedikit lebih tinggi. Tentunya mahasiswa harus pintar-pintar mencari cara agar bisa berhemat, memasak sendiri merupakan cara yang paling hemat dibandingkan dengan makan diluar. Berikut ini beberapa perkiraan biaya makan di Jerman, antara lain:

  • Makan di Rumah, memasak sendiri umumnya lebih mengurangi biaya makan selama di Jerman. Kamu hanya membeli bahan makanan di pasar atau supermarket dengan bahan yang bervariasi, jika masak sendiri kamu akan mengeluarkan 150 hingga 250 Euro. 
  • Restoran, untuk makan siang biasanya akan memerlukan biaya bantara 5 hingga 10 Euro untuk hidangan sederhana, seperti sup, sandwich atau pasta. Untuk makan malam di restoran dengan formal, kemungkinan akan lebih tinggi biayanya berkisar 10 hingga 5 Euro. 
  • Makanan Cepat Saji, seperti pizza, burger atau kebab termasuk pilihan terkenal di Jerman. Namun umumnya biaya makanan cepat saji lebih murah dibanding dengan makan di restoran, adapun harganya berkisar 3 hingga 7 Euro permakanan. 

3. Transportasi

Ada berbagai jenis kendaraan yang bisa kamu gunakan selama di Jerman, tentu saja biayanya pun berbeda-beda. Jerman juga memiliki sistem transportasi umum yang sangat baik, hal ini tentu memudahkan masyarakatnya dalam melakukan perjalanan.  Adapun perkiraan biaya macam-macam transportasi yang ada di Jerman, yaitu:

  • Transportasi Umum, sangat bervariasi biayanya. Semua itu tergantung dengan jarak perjalanan, seperti biaya tiket tunggal untuk perjalanan di kota besar bisa sekitar 2 hingga 3 Euro. sedangkan tiket harian atau mingguan berkisar 7 hingga 30 Euro, tergantung jenis tiket. 
  • Kereta Api, memang menjadi pilihan yang terbaik. Selain nyaman tentunya juga efisien, namun biayanya juga tergantung dengan jarak perjalanan, jenis layanan dan kelas yang dipilih. Untuk perjalanan antar kota, biaya tiket satu arah berkisar 20 hingga 100 Euro. 
  • Sewa Sepeda, juga menjadi populer dan terjangkau di Jerman. Biaya sewa sepeda berkisar 10 hingga 20 Euro per hari, namun tergantung dengan kualitas sepeda dan lama waktu sewa. 

4. Hidup Sehari-Hari

Pengeluaran ini yang akan kamu gunakan di luar akomodasi, transport dan juga makan, biayanya pun bervariasi tergantung dengan gaya hidup dan lokasi. Berikut ini perkiraan biaya tambahan sehari-hari yang dikeluarkan oleh mahasiswa, antara lain:

  • Internet, terlebih di era saat ini sangat dibutuhkan. Karena selain untuk mengakses media social, internet juga bisa digunakan untuk akses komunikasi. Biaya untuk paket internet berkisar 20 hingga 40 Euro perbulan, tentu tergantung dengan operator dan paket yang dipilih. 
  • Kebutuhan Pribadi, hal ini juga termasuk penting. Karena sewaktu-waktu kamu juga akan memerlukan seperti pakaian, peralatan mandi atau pencuci pakaian. Maka dari itu perlu menyisihkan uang berkisar 50 hingga 100 Euro, namun tergantung dengan individunya. 
  • Kesehatan, mahasiswa internasional di Jerman umumnya diwajibkan untuk memiliki asuransi kesehatan. Biaya ini bermacam-macam, tergantung jenisnya. Biasanya di Jerman akan dikenakan 80 hingga 150 Euro per bulan. 

Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jerman? Umumnya  menghabiskan 700 hingga 800 Euro. jadi kamu bisa mempersiapkan budget dari awal ya. Selain itu, tentu juga kamu harus mempersiapkan diri dengan belajar bahasa Jerman. 

Belajar bahasa Jerman mudah di Magna Education aja, lembaga kursus yang menyediakan fasilitas pembelajaran lengkap, akses tempat yang mudah, dan bisa berkonsultasi mengenai program-program ke Jerman lho. Yuk daftar sekarang, karena harganya terjangkau. 

Selengkapnya
Universitas di Belanda Apa saja

Universitas di Belanda Apa saja? 5 Kampus Terbaik

Universitas di Belanda Apa Saja? Ada berbagai campus, mulai dari university Twente, University of Amsterdam hingga Leiden University. Ketika ingin melanjutkan pendidikan tinggi, tentu kamu harus mencari tahu mengenai universitas mana yang ingin dituju. 

Belanda menjadi salah satu negara yang sering dijadikan tujuan oleh mahasiswa internasional. Selain karena kualitas pendidikannya, kualitas hidup disana juga terbilang tinggi dan tentu biaya kehidupan di sana terjangkau murah. 

Universitas di Belanda Apa saja?

Tidak hanya keindahan alamnya saja, Belanda juga memiliki banyak universitas ternama. Setiap tahunnya, terdapat 1.200 orang Indonesia melanjutkan pendidikan tingginya di Belanda. Negara kincir angin ini juga ramah terhadap pelajar internasional dan memiliki lingkungan multikultural. Berikut ini beberapa universitas yang ada di Belanda, antara lain:

1. University of Amsterdam

Universitas ini sebagai salah satu yang terkenal di negeri kincir angin ini, terdapat lebih dari 200 program yang sudah berbahasa Inggris. Universitas ini juga memberikan beragam pilihan bidang untuk mahasiswa, sehingga dapat menarik calon mahasiswa. 

2. University of Twente

Kampus yang terletak di Enschede ini didirikan pada tahun 1961, termasuk kedalam salah satu universitas teknologi terkenal di Belanda. Tentunya sudah diakui secara internasional dalam bidang teknologi, ilmu pengetahuan dan teknik terapan.

3. Delft University of Technology 

Universitas ini terkenal dengan jurusan arsiteknya. Berlokasi di Delft Belanda, kampus teknik ini merupakan yang tertua dan terbesar di Belanda. Jurusan arsitektur, Delft University of Technology menempati peringkat tertinggi, baik di Eropa maupun di dunia. 

Delft University of Technology menawarkan program mulai dari sarjana, pascasarjana hingga doktor. Dengan berbagai pilihan bidang, dan program studi yang sudah diajarkan dengan bahasa Inggris. 

4. University of Utrecht

Institusi pendidikan yang sudah diakui secara internasional ini, sudah mendapatkan peringkat yang terbaik dalam QA World University Rankings 2023. Berlokasi di Utrecht, dengan lokasi yang strategis untuk mahasiswa internasional. 

Kota ini juga merupakan paling indah, karena suasana yang ramah, lingkungan aman serta akses transportasinya yang mudah. 

5. University of Leiden 

Universitas yang sudah didirikan pada tahun 1575, menjadi perguruan riset internasional terkenal di Eropa. Terdapat tujuh fakultas di bidang seni, humaniora serta ilmu pengetahuan. Sudah mendapatkan peringkat 131 sebagai universitas terbaik di dunia, tentu kualitas perguruan tinggi ini tidak diragukan lagi. 

Banyak program dari universitas ini yang sudah diajarkan dengan bahasa Inggris, hal ini akan memudahkan para mahasiswa internasional dalam pembelajaran. 

Beasiswa Kuliah 

Jika ingin berkuliah di Belanda, kamu tidak perlu khawatir. Karena terdapat banyak beasiswa yang bisa kamu dapatkan, seperti 

  • LPDP, beasiswa ini paling sering dicari oleh mahasiswa. Karena cakupannya sudah menyeluruh, program ini juga bisa menjadi kunci untuk kamu yang ingin kuliah di luar negeri. Beasiswa ini untuk jenjang S2 dan S3, dan pastikan kamu mengikuti persyaratannya. 
  • Orange Tulip Scholarship, beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Belanda yang bekerja dengan sebuah lembaga. Beasiswa ini diberikan untuk yang ingin melanjutkan jenjang sarjana maupun pascasarjana.   

Universitas di Belanda apa saja ya? Ada berbagai perguruan tinggi terbaik di Belanda. Maka jika ingin melanjutkan pendidikan disana, kamu tidak perlu ragu. Terkendala masalah bahasa? Tenang saja, belajar bahasa Inggris bersama Magna English Preparation

Diajarkan dengan guru berkompeten dan metode pengajaran interaktif, tentu kamu akan memahami pembelajaran secara mudah. Selain itu, kamu juga bisa mempersiapkan tes kemampuan Inggris sebagai persyaratan pendaftaran. Yuk daftar sekarang!!

Selengkapnya