Tips Belajar Bahasa Jerman Otodidak

5 Tips Belajar Bahasa Jerman Otodidak, Mulai Dari Nol!

Siapa nih yang tertarik belajar bahasa Jerman otodidak? Pastinya, ada tantangan tersendiri ketika kamu belajar mandiri, khususnya bahasa jerman. Meski begitu, cara belajar otodidak adalah hal yang menyenangkan karena kamu bisa menentukan jam belajar secara fleksibel. 

Perlu diketahui, teknik belajar otodidak adalah metode belajar bagi orang dengan menggunakan cara belajarnya secara mandiri. Banyak orang yang menggunakan teknik ini karena beberapa alasan, seperti kenyamanan, ketenangan, ataupun kendala finansial untuk membeli kelas bahasa jerman. 

Nah, dipikir-pikir, “kenapa sih kita perlu mempelajari bahasa jerman? Apa gunanya dengan hidup kita?” Mungkin itu yang terlintas di benak kamu. Nah, ada beberapa hal yang patut diketahui dalam mempelajari bahasa jerman. 

Manfaat Belajar Bahasa Jerman

Untuk menjawab pertanyaan kamu pada paragraf sebelumnya, adapun beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika belajar bahasa jerman.

1. Berpotensi Besar untuk Bekerja di Jerman

Apakah kamu bercita-cita bekerja di luar negeri? Pastinya asyik sekali bisa menikmati indahnya dan suasana kerja yang berbeda dari dalam negeri. Tentunya hal itu bisa kamu tempuh dengan belajar bahasa, salah satunya bahasa jerman. Namun, jika kamu ingin tetap di dalam negeri, kamu juga akan berpeluang besar untuk bekerja di perusahaan Jerman yang ada di Indonesia, seperti BMW, Audi, atau perusahaan lainnya. 

Maka dari itu, kemampuan bahasa jerman kamu perlu diasah untuk mendapatkan kemudahan dalam memperoleh kerja di Jerman. Tidak hanya itu, manfaat belajar bahasa Jerman dapat memberi nilai lebih di mata rekruter.

2. Berpeluang Besar untuk Jalin Mitra Bisnis dengan Perusahaan Luar Negeri

Apakah kamu berposisi sebagas Humas atau posisi yang berhubungan dengan partnership? Selain kemampuan komunikasi yang baik, posisi ini diperlukan kualifikasi yang mampu menguasai bahasa asing, seperti bahasa inggris dan bahasa lainnya, salah satunya bahasa jerman. Ditambah, jika perusahaan kamu butuh seseorang yang bisa menjalin ke perusahaan luar negeri, pastinya itu menjadi tantangan untuk kamu.

Dengan belajar bahasa jerman, kemungkinan besar kamu bisa menjalin mitra bisnis dengan perusahaan luar negeri. Tentunya, peluang lain kamu bisa menjalin perusahaan skala besar di Jerman. WOW!

3. Kesempatan Studi di Jerman

Dilansir dari siapbelajar.com, The Campus Advisor mengumumkan ada 10 negara dengan pendidikan terbaik khusus perguruan tinggi di dunia tahun 2022. Pada peringkat ke-4, terdapat negara Jerman dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia, khususnya perguruan tingginya. 

Kabar baik melihat hal ini bagi kamu yang ingin melanjutkan studi di Jerman. Bahkan, Almarhum B.J. Habibie pernah menyelesaikan studinya di Jerman, tepatnya RWTH Aachen University. 

4. Bahasa Jerman Disebut Bahasa Sains

Kamu mungkin melihat ada banyak orang Jerman yang menjadi ilmuwan kelas dunia, contohnya Albert Einstein. Dengan hal ini, banyak karya ilmiah yang berbahasa Jerman. Dengan belajar bahasa Jerman, kamu bisa cepat memahami literatur tersebut. Tidak hanya itu, belajar bahasa Jerman bisa memudahkan kamu dalam membaca puisi, filsafat, atau karya sastra berbahasa Jerman.

5. Mudah dalam Perjalanan Luar Negeri

Ada banyak negara yang mengadaptasi bahasa Jerman sebagai bahasa negaranya, seperti Austria, Belgia, Swiss, dan Jerman. Jangan bingung ketika kamu datang ke negara-negara itu. Jika kamu tidak menguasai bahasa jerman, mungkin kamu akan tersesat di negara orang. Untuk itu, selain menikmati keindahan alam, kamu bisa menggunakan bahasa jerman untuk mendapat relasi di sana. 

5 Tips Belajar Bahasa Jerman Otodidak Mulai dari Nol

Ada satu hal yang patut dipahami bahwa belajar bahasa Jerman dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Bagi kamu yang ingin belajar bahasa Jerman secara otodidak, ada beberapa tips yang perlu kamu lakukan, diantaranya:

1. Mempelajari Dasarnya Dulu

Setiap belajar bahasa asing, pastinya kita akan diarahkan untuk belajar dasarnya dulu. Pastikan, mempelajari pelafalan-pelafalan huruf, seperti 4 huruf unik yang disebut umlaut (Ä Ö Ü ß). Perhatikan, perbedaan pengucapan setiap hurufnya dan pengucapan setiap kata. Setelah itu, kamu bisa lanjut untuk belajar kata-kata dasar.

2. Kuasai Kata-kata Dasar

Beragam jenis kata yang perlu dipahami dalam bahasa jerman baik kata benda, kata kerja maupun kata sifat. Supaya cepat mengingatnya, kamu bisa menamakan beberapa benda yang ada di sekitar kamu. Jika ada tag atau label, kamu bisa menempelkan kata-kata dari bahasa jerman yang sesuai dengan bendanya. 

Lalu, untuk kata kerja, kamu bisa menghafal kegiatan-kegiatan yang sering kamu lakukan, seperti berlari, berenang, bermain, dan lainnya. Jika kata sifat, kamu bisa melabeli beragam emoji yang ada di handphone kamu, seperti senang, sedih, nangis, marah, dan lainnya. 

3. Menonton Film/Series Jerman

Belajar akan lebih mudah jika kita menggunakan cara yang kita senangi. Contohnya adalah menonton film. Cobalah untuk menonton film yang berbahasa Jerman, seperti Lola Course, Living, Coffee in Berlin, atau Goodbye Lenin. Jika kamu masih bingung, kamu bisa menggunakan fitur subtitle/teks untuk memudahkan kamu dalam mencatat setiap kosakata yang diutarakan oleh aktor/aktris film tersebut. 

4. Pergunakan Aplikasi Belajar Bahasa

Saat ini, ada banyak aplikasi yang menawarkan layanan belajar bahasa asing. Salah satu aplikasi tersebut adalah Erste Schritte in Deutschland yang dikembangkan oleh Goethe Institut. Selain itu, ada banyak aplikasi lainnya yang menawarkan layanan menarik dalam belajar bahasa Jerman. 

5. Cari Teman Belajar atau Komunitas Belajar Bahasa Jerman

Apakah kamu tidak ingin belajar sendirian? Kamu bisa mencari teman belajar bahasa Jerman yang sefrekuensi dengan kamu. Dengan teman belajar, kamu akan lebih cepat memahami kosakata, pragmatic, atau kalimat dalam bahasa Jerman. 

Selain itu, kamu lebih senang dan tertarik untuk belajar dan berlatih percakapan dengan teman belajar. Kamu bisa mencari teman belajar di komunitas yang tersebar di Telegram, Line, atau Instagram. Jika sudah masuk, pastikan kamu aktif dalam berkontribusi di komunitasmu, ya. 

6. Bonus! Belajar Bahasa Jerman di Magna Education

Siapa sangka kalau website ini menyediakan pembelajaran bahasa Jerman terbaik? Kamu bisa memilih beragam course yang sesuai dengan kebutuhan kamu, seperti Persiapan Kuliah di Jerman, Kursus Bahasa Jerman, Persiapan Studienkolleg, dan lainnya. Tentunya, Magna Education memberikan beragam manfaat untuk mendukung pembelajaran bahasa Jerman kamu, seperti konsultan pendidikan profesional, metode pembelajaran berstandar internasional, dan tim akademik yang berkualitas. WOW!

Itulah beberapa informasi tentang tips belajar bahasa Jerman otodidak yang wajib kamu ikuti. Oh iya, jika kamu penasaran dengan kursus belajar bahasa Jerman, konsultasi gratis bersama konsultan profesional, yuk! Kunjungi laman https://www.magnaeducation.id/contact/ 

Selengkapnya
Tes GRE

Ingin Daftar S2 Luar Negeri? Pahami Tes GRE dan Tips Dapat Skor Tingginya

Apa kamu tahu tentang tes GRE? Mengapa pendaftar S2 luar negeri harus mengikuti tes tersebut? Tentunya banyak pertanyaan yang perlu diutarakan soal tes GRE, khususnya kamu yang ingin mendaftar S2 di luar negeri.

Setelah kamu mengetahui tes IELTS dan TOEFL di luar negeri, kamu juga perlu memahami tes GRE yang katanya lebih sulit daripada tes GMAT. Apa sih tes GRE?

Definisi Tes GRE

Secara sederhana, tes GRE (Graduate Record Exam) adalah tes wajib dan standar yang digunakan untuk masuk ke program magister atau strata-2 di luar negeri. Tes ini sering kali diuji untuk calon magister yang ingin berkualiah di luar negeri baik benua Eropa maupun Amerika. 

Berbeda dengan tes TOEFL atau IELTS, tes GRE merupakan tes berbahasa inggris yang mampu mengukur kemampuan akademik dan meyakinkan bahwa mahasiswa dapat melanjutkan sekolah dengan baik. Diketahui, tes ini memiliki tiga tes, yakni analytical writing, verbal dan kuantitatif. 

Selain itu, teknik mengerjakan tes juga berbeda-beda di setiap negara. Jika melihat teknik tes di Indonesia, maka tes dilaksanakan dengan menggunakan komputer. Jadi, kamu perlu beradaptasi dengan teknik tersebut, ya. 

Tujuan Tes GRE

Dilansir dari avanaeducation.com, tes GRE bertujuan untuk menguji kemampuan dari calon mahasiswa S2 dengan penalaran verbal, matematis, dan analitis. Perlu diingat, tes ini memiliki masa berlaku 5 tahun. Jadi, kamu perlu mempersiapkan tes ini dengan sungguh-sungguh. 

Ketentuan dari tes ini juga hamper sama dengan tes TOEFL. Calon mahasiswa bisa mengikuti ujian lagi sampai mendapatkan skor paling tinggi. Tes ini terbuka untuk setiap orang di seluruh dunia. Bahkan, tes ini bisa dilakukan oleh penyandang disabilitas dan orang dengan gangguna kesehatan. 

Komponen-komponen Tes GRE

Dilansir dari vistaeducation.com, calon mahasiswa akan diuji dengan 3 komponen tes dari GRE, yakni:

1. Verbal Reasoning

Dalam tes ini, kamu akan diuji dalam menganalisa dan mengevaluasi bahan tulisan, menguatkan informasi yang didapatkan, serta mencari korelasi paragraft atau komponen kalimat. Tes ini terdiri dari dua set, dengan masing-masing set berisi 20 soal. Durasi pengerjaan biasanya 30 menit dengan total waktu pengerjaan sekitar 1 jam.

2. Quantitative Reasoning

Apakah kamu suka dengan angka-angka? Maka, kamu akan mendapat komponen tes ini sebagai pilihannya. Kamu akan diminta untuk menyelesaikan masalah dengan analisis aritmatika, geometri, aljabar, dan analisis data.

Diketahui, tes ini memiliki total 40 soal yang dibagi sama banyak dalam 2 set. Durasi pengerjaan tes adalah 35 menit. 

3. Analytical Writing

Jika kamu menguasai penulisan, maka kamu akan mudah menghadapi komponen tes ini. Analytical writing adalah komponen tes GRE yang menguji kemampuan calon mahasiswa dalam berpikir kritis, menulis analisa, artikulasi, dan ide-ide pendukung.

Kamu akan diminta untuk membuat dua buah esai. Esai pertama akan menguji kemampuan calon mahasiswa dalam memandang suatu isu atau topik. Sedangkan, esai kedua akan menguji kemampuan analisis suatu argumen. Tes ini berlangsung selama 30 menit untuk masing-masin esai. 

Lalu, kamu juga perlu mengetahui mata pelajaran yang diikuti dari tes GRE ini, yakni literatur inggris, matematika, fisika, kimia, biologi, dan psikologi. Tentunya, komponen-komponen tes tersebut dapat membantu kamu dalam mengambil program pascasarjana di luar negeri.

Biaya Tes GRE

Perlu diketahui, kamu bisa mengikuti tes GRE yang tersebar dari 1.000 lokasi pusat ujian yang berada di lebih dari 160 negara. Biaya tes juga berbeda-beda di setiap negaranya. Contohnya, biaya tes di Australia, Cina, India, Nigeria, dan Turki sebesar $255. Tes bisa berbasis komputer ataupun cetak yang bisa kamu ulang kapan saja setelah 21 hari. 

Tips Sukses Dapat Skor Tinggi pada Tes GRE

Setelah mengetahui informasi ujian ini, maka kamu harus mampu menyelesaikannya dengan skor tinggi. Hal ini bisa mempermudah kamu dalam masuk program pascasarjana di luar negeri. Jadi, apa saja tips sukses dapat skor tinggi pada tes ini? Berikut ulasannya.

1. Latihan Menulis

Berlatih adalah kunci. Kata-kata itu adalah motivasi untuk sukses dalam tes GRE. Kemampuan menulismu akan semakit meningkat apabila kamu sering berlatih. Kamu bisa menulis satu topik yang kamu kuasai atau minati. Contohnya, kamu berminat menulis topik psikologi, maka kamu bisa meriset tentang isu-isu terkini soal psikologi. Sebelum menulis, pastikan kamu rajin membaca buku dengan topik yang kamu senangi, ya. 

2. Gunakan Uji Coba Tes GRE

Ada kalanya, platform persiapan beasiswa menyediakan uji coba tes. Nah, kamu bisa meriset terlebih dahulu platform yang menyediakan hal tersebut. Dengan mengikuti uji cobanya, kamu bisa mendapatkan pengalaman selama mengerjakan tes ini. Kamu juga mendapat gambaran tentang soal-soal dalam tes ini. Kamu tidak perlu khawatir jika kamu mendapat skor kecil. Sebab, kamu bsia memperbaikinya dengan belajar, belajar, dan belajar.

3. Persiapkan Waktu Belajar 

Hal yang paling menantang bagi generasi muda adalah manajemen waktu. Sebab, manajemen waktu penting untuk kita dalam memaksimalkan produktivitas dari kegiatan-kegiatan hebat. Maka dari itu, kamu perlu menyeimbangkan waktu antara belajar dan bermain.

Please, jangan asal belajar tanpa ada jadwal waktu yang tepat. Untuk itu, kamu bisa membagi waktu belajar GRE, seperti metode belajar interval. Contohnya, kamu bisa berlatih soal kuantitatif selama 20 menit, lalu istirahat selama 10 menit. Setelah itu, kamu bisa melanjutkan latihan menulis selama 20 menit, lalu istirahat selama 10 menit. 

4. Sering Membaca Contoh Soal GRE

Seperti halnya UTBK/SBMPTN, kamu perlu berlatih dengan sering membaca soal GRE. Nah, untuk mendapatkan soal tersebut, kamu bisa melakukan pencarian via Google, YouTube, atau mengikuti komunitas GRE di Telegram/Line. Untuk komunitas, kamu bisa mendapat keuntungan dobel, yakni menambah wawasan dan relasi. 

5. Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris 

Meskipun kamu tahu tentang bahasa inggris, bukan berarti kamu menyepelekan pada tes GRE, ya. Hal ini dilakukan agar sesi tes analytical writing kamu berjalan dengan baik dan dapat skor tinggi. Kamu bisa mengikuti kursus bahasa inggris untuk memperbaiki tata bahasa atau membeli buku tentang grammar. 

6. Kuasai Soal Kuantitatif

Seperti yang dijelaskan tadi, bahwa ada tes yang bernama quantitative reasoning. Maka dari itu, kamu perlu menguasai tes ini, khususnya algoritma, aljabar, penalaran kuantitatif, dan geometri. Tidak apa-apa jika kamu membuka kembali buku matematika SMA untuk mengetahui soal-soal tersebut. 

Itulah beberapa informasi tentang tes GRE. Kunci penting untuk mendapatkan skor tinggi dalam tes ini adalah berlatih, berlatih, dan berlatih. Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kesehatan fisik dan mental agar selama GRE tes nanti bisa berjalan lancar. Jadi, apa lagi yang kamu tunggu? Segera buka meja belajarmu dan mulailah belajar GRE di Magna Education!

Selengkapnya
BFD adalah

BFD Adalah: Pengertian, Bidang dan Lainnya

Mungkin sebagian dari edu people merasa bingung, apakah benar ada program relawan di Jerman tapi digaji? 

Program ini berbeda dengan program-program lainnya. Tentunya ini sangat cocok bagi edu people yang suka membantu sesama.

Pegram tersebut juga bisa membuka jalan untuk kita mengenal negara Jerman. Inilah yang disebut sebagai Bundesfreiwilligendienst atau yang sering disebut BFD. BFD adalah program yang sangat bagus diikuti.

Apa Itu Bundesfreiwilligendienst (BFD)?

Bundesfreiwilligendienst atau BFD adalah program relawan atau volunteer internasional di Jerman selama 1 tahun di bidang sosial. Program ini di peruntukan untuk generasi muda dari berbagai negara. Program BFD bisa diikuti ketika edu people berusia diatas 27 tahun sampai 45 tahun.

Apa yang Dikerjakan Saat Mengikuti  Bundesfreiwilligendienst (BFD)?

Mungkin edu people beranggapan bahwa relawan yang dimaksud adalah relawan untuk membantu korban bencana alam.

Sederhananya BFD adalah pendidikan sosial di tempat tertentu atau di kalangan masyarakat. Para sukarelawan akan terlibat dalam suatu kegiatan sosial. Contohnya, membantu mereka yang cacat, rumah sakit dan di panti jompo.

Tidak hanya itu, edu people juga akan mengikuti program lokakarya yang mendukung dan membantu pengembangan kepribadian edu people.

Selain itu, edu people akan mendapatkan kesempatan untuk memperdalam wawasan yang intensif tentang bidang profesi sosial.

Selanjutnya, edu people juga akan mengenal keterampilan mereka sendiri selangkah demi selangkah serta akan mendapatkan evaluasi oleh orang lain.

Program BFD sangat berguna untuk orientasi profesional atau dalam arti dapat digunakan oleh edu people guna mengetahui apakah profesi sosial/ relawan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk karir edu people sendiri.

Bundesfreiwilligendienst (BFD) bukanlah tempat pelatihan profesional atau pekerjaan. Edu people yang mengikuti program ini akan meningkatkan keterampilan dalam hal kritik, kerja sama, dan komunikasi. 

Edu people juga akan memperoleh wawasan tentang hubungan sosial dan budaya serta bisa untuk mempertanyakan konsep moral dari diri edu people.

Apa Saja Bidang Untuk Bundesfreiwilligendienst (BFD)?

Seperti yang sudah diketahui program Bundesfreiwilligendienst atau BFD adalah program relawan di Jerman. Namun, Edu people masih tidak tahu bidang apa saja yang membuka program Bundesfreiwilligendienst (BFD). Berikut beberapa bidang yang menyediakan program BFD di Jerman.

  1. Membantu orang sakit
  2. Membantu orang tua
  3. Membantu anak-anak atau remaja
  4. Membantu orang disabilitas
  5. Sektor budaya maupun budaya.

Tempat Mana Saja yang Menerima Program Bundesfreiwilligendienst (BFD)?

Tidak semua tempat bersedia menerima program Bundesfreiwilligendienst (BFD). Jadi dimana sih edu people bisa mengikuti program ini? Berikut daftar tempat yang menerima program Bundesfreiwilligendienst (BFD).

  1. Panti jompo dan panti asuhan.
  2. Rumah sakit.
  3. Fasilitas untuk orang cacat.
  4. Layanan sosial dan pembibitan rawat jalan.
  5. Kantor atau klub pelestarian cagar budaya.
  6. Klub dan asosiasi olahraga.
  7. Pusat penitipan anak.
  8. Layanan medis dan penyelamatan.
  9. Gereja.
  10. Situs bersejarah.
  11. Museum.
  12. Klub budaya.
  13. Arsip.
  14. Klub remaja.
  15. Sekolah khusus.
  16. Sekolah sepanjang hari.
  17. Pemadam kebakaran remaja.

Diberi Gaji Atau Tidak?

“Relawan ga ada yang di gaji” 

Pasti edu people banyak yang berfikir menjadi relawan tidak digaji. Tapi untuk program ini edu people tidak perlu khawatir, edu people akan tetap mendapatkan gaji.

Gaji yang diperoleh  edu people kurang lebih 700 euro sampai 800 euro per bulan. Tidak hanya insentif yang diterima, edu people juga akan mendapatkan akomodasi yang dilengkapi dengan makan dan penggantian biaya perjalanan. 

Namun, jumlah uang saku yang didapat akan berbeda-beda sesuai dengan instansi. Sering juga berbeda tempat penugasan pada lembagale pendukung yang sama. 

Apabila edu people tidak mendapatkan akomodasi dan makanan, edu people akan diberi dikompensasikan secara finansial atau diganti dengan uang.

Bagaimana dengan Jam Kerjanya?

Membahas jam kerja relawan tentunya tidak bisa dipastikan karena jam kerja biasanya akan ditentukan dari tempat edu people ditugaskan. Kesepakatan dan peraturan akan ditentukan pada awal edu people masuk atau ditugaskan.

Apakah Mendapatkan Asuransi Sosial?

Pastinya edu people secara otomatis akan mendapatkan asuransi kesehatan dan asuransi perawatan jangka panjang. 

Edu people memiliki hak atas tunjangan anak dan mendapatkan potongan pajak atas anak-anak . Tunjangan sosial hanya berlaku jika total pendapatan edu people tidak melebihi dari pendapatan sebenarnya. 

Institusi penunjang atau tempat penugasan  diwajibkan untuk membayar seluruh biaya asuransi sosial edu people, baik itu dari bagian pekerjaan maupun bagian pemberi pekerjaan. Waktu tahun sosial edu people juga akan diperhitungkan untuk asuransi pensiun.

Setelah Selesai BFD, Apa Boleh Ikut Program Ausbildung?

Edu people pastinya dapat melanjutkan program Ausbildung, edu people juga tidak perlu membayar deposit apabila edu people ingin melanjutkan ke Ausbildung. 

Edu people juga bisa melanjutkan kuliah untuk mendapatkan Gelar Sarjana, atau edu people bisa melanjutkan ke jenjang spesialis untuk meningkatkan keahlian edu people dengan catatan edu people memiliki cukup yang uang untuk jaminan deposit sebesar 10,200 euro

Apa yang Dilakukan Jika Ingin Mendaftar Program  Bundesfreiwilligendienst (BFD) di Jerman?

  1. Edu people harus belajar bahasa Jerman dengan minimal lulus level B1. Edu people dapat belajar di magna education.
  2. Bisa berbahasa Jerman menjadi  salah satu hal pertama yang harus edu people pelajari. Karena, pada saat pencarian tempat Bundesfreiwilligendienst (BFD), proses interview dengan pihak instansi di Jerman dan interview saat proses visa edu people wajib menggunakan bahasa Jerman.
  3. Selain itu, ada juga hal yang harus diketahui oleh edu people bahwa belajar bahasa Jerman membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Apa Saja Dokumen yang Wajib Dipersiapkan Saat Mendaftar Program Bundesfreiwilligendienst (BFD)?

Jika edu people sudah lulus tes bahasa Jerman, maka persyaratan yang harus dipersiapkan berikutnya adalah dokumen-dokumen yang akan digunakan untuk mendaftar program  Bundesfreiwilligendienst (BFD). Dokumen tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Sertifikat Lulus Ujian Bahasa Jerman minimal level A2. 
  2. Curriculum Vitae dalam bahasa Jerman.
  3. Surat Motivation Letter dalam bahasa Jerman.
  4. Ijazah dan transkrip nilai yang telah diterjemahkan oleh Penerjemah Tersumpah  ke dalam bahasa Jerman.
  5. Surat lamaran dalam bahasa Jerman.
  6. Pada langkah terakhir, tujuan utama dari semuanya adalah untuk diterima BFD dan mendapatkan kontrak BFD. Kontrak BFD ini sangatlah penting karena, sebagai syarat dalam proses pembuatan Visa.

Dimana Daftar Program Bundesfreiwilligendienst (BFD)?

Untuk edu people yang ingin dan tertarik untuk menjadi relawan pada program BFD, edu people bisa mengikuti bimbingan di Magna Education. BFD adalah program yang pasti cocok untukmu!

Di Magna Education edu people adan dibimbing oleh guru dan orang-orang yang  profesional. Dan di Magna Education edu people tidak perlu repot-repot lagi karena semua urusan dan kebutuhan mulai dari bimbingan sampai keberangkatan telah diurus oleh tim Magna Education.

Edu people bisa menghubungi nomor WhatsApp  berikut 0812-111-333-28 dan kunjungi instagram kita di magna.education.

Selengkapnya