Perbedaan ausbildung dan aupair

Perbedaan Ausbildung dan Aupair, Pilih Mana?

Banyak pelajar Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri, untuk mengisi karirnya di dunia kerja. Salah satunya, mereke mengikuti program dari Jerman, berupa Aupair dan Ausbildung. Apa perbedaan Ausbildung dan Aupair?

2 program ini menjadi solusi bagi Anda yang merupakan seorang sarjana atau SMA atau pelajar yang membutuhkan pekerjaan secara pasti. Karena di Indonesia, jika lulus dalam suatu pendidikan, belum tentu mendapatkan pekerjaan. Tapi dari sini, semua akan pasti.

Aupair dan Ausbildung, Apa Itu?

Aupair dan ausbildung, apa itu? Ausbildung lebih ke program pendidikan sekaligus magang, yang nantinya akan terjun ke lapangan setelah masa program ini habis. Nantinya para azubi (sebutan peserta Ausbildung) akan mendapatkan sertifikat internasional.

Untuk Aupair adalah seorang pekerja yang bekerja untuk membantu kegiatan rumah tangga di keluarga Jerman, mulai dari mengurus anak, hingga lain-lain. Sebagai kompensasi, nantinya pekerja ini akan diberikan tempat tinggal, makan, minum, dan uang saku.

Jika dilihat dari arti saja, maka sudah kelihatan bahwa dua program ini berbeda sekali, satunya lebih fokus ke bagian rumah tangga, satunya bisa fokus ke beberapa hal, misal bekerja dalam bidang x. Modal utama yang perlu dipunya untuk mendapatkan ini adalah sertifikat lulus bahasa Jerman level B1 atau B2.

Waktu penguasaan hanya diberikan waktu 6 bulan, dengan peminat dari 2 program ini cukup banyak di Indonesia, apalagi benefitnya cukup mumpuni, dan mendapatkan kerja di sana. Akan banyak pengalaman maupun tantangan yang bisa dilalui dari sini.

Perbedaan Ausbildung dan Aupair

Adanya budaya yang beda, membawa ilmu baru lagi yang perlu dikembangkan dan dibudayakan yang baik-baik disana, dijadikan pelajaran hidup dan bertahan disana, jika dilihat dari segi geografisnya juga. Dalam pelaksanaannya, program Ausbildung lebih banyak dalam praktek daripada teori pastinya.

Penjelasan di atas, sudah menjelaskan setidaknya secara umum dan ranah penting dalam perbedaan Aupair dan Ausbildung. Dipastikan, dua program ini berbeda dilihat dari beberapa aspek. Untuk lebih lanjut, spesifikasi perbedaan Ausbildung dan Aupair adalah:

1.Tanggung Jawab Pekerjaan

Program Aupair lebih ke kerja secara full, sehingga tanggung jawabnya 5 hari kerja. Kalau Ausbildung program belajar sekaligus kerja, sehingga waktu kerjanya hanya 3 hari dan belajarnya 2 hari. Semua dilakukan sampai tenggat waktu habis.

2. Pendapatan

 Saat mengikuti program Aupair Jerman, maka akan mendapatkan gaji mulai dari 200-350 Euro per bulan. Sedangkan,  Ausbildung akan mendapatkan gaji mulai 850-1.300 Euro per bulan. Lumayan sekali untuk dipilih, dan tidak kaget banyak yang memilih Ausbildung.

3. Biaya Hidup

Untuk program Aupair, biaya hidup ditanggung oleh orang tua angkat atau keluarga angkat yang ada di Jerman. Kemudian, untuk program Ausbildung, dalam biaya hidup akan diberikan gaji beserta tempat tinggal, transportasi yang dipotong dari gaji, sehingga terbilang cukup wow.

4. Tujuan Mengikuti Program

Untuk Aupair, tujuannya lebih ke mendapatkan pengalaman hidup tinggal di Jerman, budayanya seperti apa, dan untuk meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Jerman secara langsung. Untuk Ausbildung, lebih ke untuk mendapatkan keahlian yang diakui oleh pemerintah di Jerman.

5. Durasi Mengikuti Program

Perbedaan Ausbildung dan Aupair selanjutnya adalah dalam hal masa program, yang mana untuk Aupair selama 1 tahun, kemudian untuk Ausbildung, lebih ke durasi 3 tahun. Cukup lama, tetapi benefitnya cukup mumpuni dan berjangka panjang.

6. Alasan Memilih Program

Jika anda ingin bekerja secara cepat, tanpa persiapan yang matang, maka bisa memilih program Aupair. Jika ingin mendapatkan pekerjaan profesional maupun tinggal kerja di Jerman atau luar negeri, bisa menggunakan program Ausbildung.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan Ausbildung dan Aupair. Pilihlah program mana yang Anda inginkan. Semoga bermanfaat.

Selengkapnya
BFD Jerman

BFD Jerman, Langkah Mudah Bekerja di Luar Negeri

Bagi yang ingin pergi ke luar negeri dan ingin bekerja, khususnya negara Jerman, memiliki beberap program, yang salah satunya ada BFD. BFD ini adalah salah satu program yang bisa membuat Anda bekerja ke Jerman tanpa harus menyiapkan persyaratan yang rumit.

Persyaratan ini juga tidak banyak menyita waktu, denga keuntungan yang didapatkan cukup mumpuni, dimana pekerja pemula bisa merasakan apa yang didapat seorang pekerja profesional. BFD Jerman adalah salah satu program yang perlu dicoba.

Pengertian BFD Jerman

BFD adalah program yang menyediakan pekerjaan untuk menjadi sukarelawan di bidang sosial, dengan pesertanya menerima tunjangan gaji dan fasilitas lain yang berkaitan dengan biaya hidup oleh pemerintah. Tunjangan atau gaji BFD Jerman yang diberikan sebesar 300-650 Euro per bulan. 

Peserta program BFD Jerman, juga mendapatkan jaminan kesehatan selama mengabdi. Program yang diberikan antara 6-18 bulan, dengan penyelesaian tugas mendapatkan sertifikat kerja yang bernama Bescheinigung (sertifikat partisipasi) dan Zeugnis (sertifikat kualifikasi).

Dua sertifikat ini bisa digunakan untuk melamar pekerjaan yang diinginkan selanjutnya. Peserta BFD biasanya akan dipekerjakan untuk jadi guru olahraga, atau pengurus di salah satu taman kanak-kanak maupun sekolah dasar.

Syarat kerja di BFD Jerman adalah:

  1. Peserta harus berada di atas usia 27 tahun, dengan mahir berbahasa Jerman tingkat B1 (disarankan).
  2. Membuat resume atau CV dalam bahasa Jerman, dan Ijazah terakhir (terjemahan bahasa Jerman).
  3. Memiliki pengalaman kerja sosial disarankan (lebih baik).
  4. Terakhir, memiliki paspor dan visa kerja.

Cara Kerja BFD Jerman

Cara kerja BFD Jerman lebih mengacu ke ranah sosial, dengan fasilitas tempat tinggal dan transportasi menuju tempat kerja ada. Peserta BFD juga mendapatkan jaminan kesehatan selama mengabdi. Terdapat syarat tambahan dalam mengikuti program ini, diantaranya:

  1. Pas Foto
  2. Surat keterangan magang dari lembaga sosial
  3. Foto-foto dokumentasi saat pelaksanaan magang
  4. SIM internasional
  5. Terakhir, formulir dari trager Jerman

Langkah-Langkah Pendaftaran BFD

Terdapat beberapa langkah yang bisa diterapkan agar Anda bisa mendaftar program BFD. Beberapa langkah tersebut, diantaranya:

1. Persiapkan sertifikat bahasa Jerman minimal B1.

2. Pengiriman berkas ke website trager. Tetapi, jangan lupa untuk memperhatikan jadwalnya. Jadwal pendaftaran tersebut yaitu:

  • November
  • Februari
  • Agustus/September
  • April
  • Juli
  • Januari/Februari

Jika sudah mendaftar atau interview di salah satu trager dan ditolak, maka Anda bisa cari mencari opsi lain. Adapun kurun waktunya adalah 4 bulan untuk mencari trager yang menerima. Interview akan dilakukan melalui Skype.

Bidang-Bidang BFD

Seperti ulasan di atas, bidang yang akan digeluti, sekitar orang sakit, orang tua, anak-anak, dan remaja, kemudian ada juga orang cacat, dan sektor budaya maupun olahraga. Berikut ini tempat-tempat yang bisa dituju:

  1. Panti jompo dan panti asuhan.
  2. Rumah sakit.
  3. Fasilitas orang cacat, misal bengkel untuk orang cacat.
  4. Layanan sosial dan pembibitan rawat jalan.
  5. Kantor atau klub pelestarian cagar budaya.
  6. Klub olahraga dan asosiasi olahraga.
  7. Pusat penitipan anak.
  8. Layanan medis dan penyelamatan.
  9. Gereja.
  10. Situs bersejarah, museum, klub budaya hingga pengarsipan.
  11. Klub remaja, sekolah khusus, sekolah sepanjang hari dan sejenisnya.
  12. Pemadam kebakaran remaja.

Uang gaji yang ada, sudah dilengkapi dengan makanan, akomodasi, dan penggantian biaya perjalanan. Jumlah uang saku per institusi berbeda-beda. Untuk akomodasi dan makanan yang ada akan dikompensasikan ke dalam gaji atau uang.

Jam kerja pengabdian, ditentukan berdasarkan lembaga atau institusi yang dinaungi (tempat kerja). Peraturan pekerja tetap disana, juga disamakan dengan pekerja relawan BFD. Jika tidak ada peraturan yang berlaku dalam tempat tersebut, maka menggunakan Arbeitszeitverordnung sebagai penentu.

Itulah program BFD Jerman. Ini merupakan pilihan terbaik dalam bekerja di luar negeri, semoga bermanfaat.

Selengkapnya