Aupair pakai visa apa

Aupair Pakai Visa Apa? Cek Disini

Aupair pakai visa apa? Bagi seorang peserta au pair tentunya memerlukan visa untuk berangkat ke negara tujuan au pair. Mungkin masih banyak edu people yang bertanya-tanya tentang apa itu program au pair?

Program aupair merupakan pertukaran budaya dari negara asing yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang kebudayaan negara tujuan. Berapa besaran saku seorang aupair di Jerman?

Tentunya bagi seorang au pair akan mendapatkan hak nya, yaitu uang saku. Sebagai peserta aupair tentunya memerlukan uang saku untuk biaya tambahan di Jerman.

Fakta Mengenai Program Aupair di Jerman

Aupair pakai visa apa? Aupair merupakan program pertukaran budaya dari negara asing, yang bertujuan untuk mengenal kebudayaan di negara yang dituju secara mendalam. Di mana seorang au pair akan tinggal bersama keluarga asuh untuk sampai waktu yg ditentukan, dan juga seorang au pair akan dituntut untuk menggunakan bahasa Jerman dalam kesehariannya.

Pada pembahasan kali ini akan lebih berfokus pada aupair di negara Jerman. Sebagai seorang peserta aupair, kamu akan diberikan uang saku oleh keluarga asuh, dan juga kamu akan diberikan kursus bahasa Jerman, asuransi kesehatan, serta hari libur yang ditentukan di awal perjanjian.

Sebagai seorang peserta aupair, tentunya kamu akan mempunyai tugas harian seperti menjaga anak dari keluarga asuh kamu, mendampingi dalam membuat tugas, menemani anak keluarga asuh kamu bermain, serta melakukan pekerjaan rumah yang ringan.

Pada program aupair ini, peserta akan menjalani program ini selama 6-12 bulan, dengan durasi waktu 25-30 jam per minggu dalam membantu pekerjaan keluarga asuh kita di Jerman. Perlu dicatat, bahwa berapa lama program aupair ini ditentukan oleh kesepakatan atau kontrak di awal dengan keluarga asuh kamu. Tentunya, program ini sangat membantu kamu yang ingin mendalami bahasa dan budaya di Jerman.

Berapa Uang Saku Seorang Aupair di Jerman?

Sebagai seorang au pair di Jerman, tentunya kamu akan mendapatkan hak berupa uang saku yang diberikan oleh keluarga asuh kamu di Jerman. Tentunya, biaya hidup dari seorang au pair juga akan ditanggung oleh keluarga di Jerman, mulai dari makan, transportasi, listrik, dan kebutuhan lainnya. 

Untuk jumlah uang saku yang diberikan kepada seorang au pair dapat berbeda-beda, tergantung perjanjian yang disepakati di awal. Besaran uang saku yang akan didapatkan oleh peserta au pair yakni sebesar 200-350 Euro per bulan. 

Persyaratan dalam Mendaftar Program Aupair di Jerman

Terdapat beberapa persyaratan yang harus kamu perhatikan sebelum mendaftar program au pair di Jerman. Berikut beberapa persyaratan sebelum mendaftar program aupair:

  • Kemampuan bahasa Jerman yang baik, serta mendapatkan sertifikat bahasa Jerman level A1 atau A2 dari Goethe Institut.
  • Menguasai bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Tentunya ketika kita ingin pergi ke Jerman dalam rangka program au pair, diperlukan kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Jerman yang baik.
  • Belum pernah memiliki anak, tetapi mempunyai pengalaman dalam mengurus anak. Yang tentunya, belum pernah menikah.
  • Menyukai dan ramah terhadap anak-anak. Persyaratan yang satu ini merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh calon seorang au pair, karena seorang au pair nantinya akan langsung terjun dalam mengurus anak.
  • Sehat jasmani dan rohani, serta tidak mempunyai catatan kriminal.
  • Memiliki usia 18 tahun sampai batas maksimal usia 26 tahun.
  • Memiliki minat dan motivasi yang tinggi terhadap budaya di negara Jerman.
  • Mempunyai SIM dan bersedia untuk menjalani uji kemampuan mengemudi, serta setuju untuk menandatangani kontrak selama periode satu tahun yang telah ditentukan.

Aupair Pakai Visa Apa?

Tentunya, sebelum menjalani program aupair di Jerman, kamu perlu membutuhkan visa, yang dimana visa tersebut merupakan salah satu syarat untuk berangkat ke negara tujuan kamu. Visa untuk program au pair bisa kamu dapatkan dari kedutaan besar Jerman di Indonesia. 

Untuk kamu yang ingin mengikuti program aupair, diperlukan visa yang khusus yaitu visa aupair. Visa au pair ini merupakan visa khusus peserta program au pair yang tinggal sementara di Jerman.

Selama menjalani program au pair. Biasanya visa ini berlaku selama 6 sampai 12 bulan atau sampai program au pair itu selesai, dan juga visa aupair ini tidak bisa diperpanjang setelah masa aupair selesai.

Bagi kamu yang ingin membuat visa aupair, seorang calon aupair perlu mengajukan permohonan kepada kedutaan atau konsulat Jerman di Indonesia. Dalam proses pengajuan biasanya diperlukan dokumen-dokumen.

Dokumen yang dibutuhkan, seperti surat tawaran dari keluarga tuan rumah di Jerman, bukti pendukung keuangan, sertifikat kesehatan, dan formulir aplikasi visa yang lengkap. Pada proses pengajuan biasanya akan melakukan interview dengan petugas kedutaan ataupun konsulat.

Setelah mengetahui program aupair pakai visa apa? Diperlukan kemampuan bahasa Jerman yang baik. Jika sedang mencari tempat untuk belajar bahasa Jerman, pertimbangkan untuk mengikuti kursus di Magna Education.

Magna Education menawarkan kursus berkualitas yang diajarkan oleh pengajar kompeten. Jadi, jangan ragu untuk mendaftar! Ini adalah kesempatan langka untuk mempelajari bahasa Jerman dengan biaya yang terjangkau.

Selengkapnya
Aupair itu apa

Aupair Itu Apa? Mengenal Program Aupair 

Terdapat 7 negara yang populer pada program aupair mereka yaitu: Jerman, Prancis, Swedia, Belanda, Amerika Serikat, Australia, dan Norwegia. Program au pair ini cukup populer di beberapa negara, dan ada juga beberapa yang tidak memiliki program au pair secara resmi. Lantas, apa itu aupair?

Timeline & syarat untuk mengikuti program au pair di Jerman. Berikut timeline dan syaratnya: Belajar Bahasa Jerman, Ujian Bahasa Jerman, Mendapatkan Sertifikat Bahasa Jerman dari Goethe Institut, Mendaftar Aupair, Latihan Interview, Interview Guest Family, Membuat Paspor & Visa, Keberangkatan.

Mengenal Program Aupair

Mungkin masih banyak edu people yang bertanya-tanya tentang, apa itu au pair? Aupair merupakan program pertukaran budaya, yang dimana peserta program aupair akan tinggal bersama keluarga angkat, atau guest family.

Dimana kita akan belajar tentang cara tinggal dan berinteraksi secara langsung dengan keluarga disana, dan juga kita akan terlibat langsung dalam proses pengasuhan anak keluarga tempat kita tinggal.

Dalam program au pair kita sebagai peserta tidak akan mengeluarkan biaya untuk tempat tinggal, bahkan kita akan diberikan uang saku oleh keluarga angkat kita, tetapi kita mempunyai tanggung jawab juga untuk mengasuh atau menjaga anak dari keluarga angkat kita.

Jadi perlu dicatat ya edu people bahwa program au pair ini bukan hanya untuk liburan saja, tetapi kita akan belajar tentang budaya dan kehidupan di negara tujuan kita.

Negara Mana Saja yang Menerapkan Program Aupair

Terdapat beberapa negara yang menerapkan program aupair ini. Program auJerpair ini cukup populer di beberapa negara, dan ada juga beberapa yang tidak memiliki program au pair secara resmi. Berikut beberapa negara yang cukup populer dalam program aupair:

1. Jerman

Jerman adalah salah satu negara yang paling terkenal untuk program au pair. Program ini diatur dengan ketat dan au pair harus mematuhi persyaratan tertentu, seperti mengikuti kursus bahasa. 

2. Perancis

Prancis juga memiliki program au pair yang populer, di mana au pair membantu keluarga tuan rumah dengan tugas-tugas sehari-hari dan merawat anak-anak. 

3. Amerika Serikat

Program au pair di AS diatur oleh Au Pair Program Exchange Visitor Visa, yang dikelola oleh Departemen Negara Amerika Serikat. Au pair yang datang ke AS harus mendaftar melalui organisasi sponsor yang disetujui.

4. Swedia

Swedia memiliki program au pair yang cukup populer di mana orang asing dapat tinggal bersama keluarga Swedia dan membantu dengan tugas-tugas rumah tangga dan merawat anak-anak. 

5. Australia

Meskipun tidak sepopuler di negara-negara Eropa, Australia juga memiliki program au pair yang memungkinkan au pair untuk tinggal bersama keluarga tuan rumah dan membantu dengan tugas-tugas sehari-hari.

6. Norwegia

Norwegia adalah negara lain yang menawarkan program au pair di mana au pair dapat tinggal bersama keluarga tuan rumah dan membantu dengan pekerjaan rumah tangga serta merawat anak-anak.

7. Belanda

Aupair di Belanda membantu dengan pekerjaan rumah tangga dan merawat anak-anak dalam pertukaran untuk pemberian makanan, akomodasi, dan uang saku.

Timeline & Syarat Mengikuti Program Au Pair pada Negara Jerman

Mungkin edu people masih banyak yang bertanya-tanya nih tentang timeline aupair, dan syarat untuk mengikuti program aupair di Jerman. Perlu dicatat bahwa penting bagi edu people untuk memperhatikan timeline & syarat apa saja yang dibutuhkan pada masa pendaftaran program aupair.

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas mengenai timeline dan persyaratan apa saja yang harus dilengkapi saat mendaftar program aupair Jerman. Berikut timeline dan syarat yang harus dilakukan oleh peserta program aupair:

1. Belajar Bahasa

Menguasai bahasa negara yang ingin kita kunjungi merupakan hal yang terpenting sebelum mengikuti kegiatan program au pair. Terkhusus bagi edu people yang ingin mengikuti program au pair di Jerman, edu people harus lulus ujian bahasa Jerman untuk mendapatkan sertifikat B1 atau B2 dari Goethe Institut.

2. Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut

Setelah kamu belajar Bahasa Jerman dan sudah menguasainya, langkah selanjutnya ialah mengikuti ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut untuk mendapatkan sertifikat bahasa Jerman B1 ataupun B2.

3. Mendapatkan Sertifikat Bahasa Jerman

Ketika edu people dinyatakan lulus ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut, edu people akan mendapatkan sertifikat bahasa, yang dimana sertifikat tersebut merupakan salah satu syarat untuk mengikuti program au pair di Jerman.

4. Mendaftar Aupair

Langkah selanjutnya setelah edu people mendapatkan sertifikat Bahasa Jerman dari Goethe Institut, edu people bisa langsung mendaftar program au pair. Berikut syarat pendaftaran yang harus dipenuhi oleh edu people:

  • Berumur 18 – 30 Tahun
  • Kewarganegaraan yang diterima oleh negara yang dituju untuk mengikutin program au pair
  • Kemampuan Bahasa Jerman dan Bahasa Inggris yang baik 
  • Belum menikah dan tidak mempunyai anak
  • Bersedia tinggal di negara tujuan selama waktu yang ditentukan
  • Beberapa syarat lainnya yang harus ada di negara tujuan

5. Latihan Interview

Perlu diketahui oleh edu people bahwa penting untuk latihan interview, sebelum interview yang asli dilakukan. Latihan interview penting untuk mengasah kemampuan bahasa kamu disaat interview secara langsung dengan pihak terkait. Latihan interview bisa kamu lakukan dengan mentor kamu atau dengan orang yang sudah berpengalaman di bidang tersebut.

6. Interview dengan Guest Family

Setelah edu people melakukan latihan interview, selanjutnya edu people akan melakukan interview secara langsung dengan Guest Family yang akan menjadi keluarga angkat mau selama menjadi peserta au pair. 

7. Tanda Tangan Kontrak

Setelah sesi interview, dan kamu dinyatakan menjadi bagian dari Guest Family. Kamu akan menandatangani kontrak untuk menjadi peserta program au pair.

8. Membuat Paspor & Visa

Sesudah kamu menandatangani kontrak, dan resmi menjadi peserta dari program au pair. Edu people akan diminta untuk membuat paspor dan visa sebagai syarat keberangkatan ke negara yang dituju.

9. Keberangkatan ke Negara Tujuan

Langkah berikutnya, setelah edu people sudah mengurus semua persyaratan program au pair, dan resmi menjadi peserta program au pair. Edu people akan segera berangkat ke negara tujuan untuk menjalani program au pair.

Jika edu people tertarik untuk mengambil program aupair di Jerman, Magna Education adalah pilihan yang tepat. Magna Education menawarkan kursus dengan mentor-mentor berpengalaman dan kualitas pengajaran yang tinggi, yang akan membantu edu people dalam mempersiapkan diri dengan baik.

Jadi, jangan ragu lagi, segera daftar di Magna Education dan mulailah perjalanan kamu sebagai peserta program au pair di Jerman.

Selengkapnya
Apa Itu Au Pair di Jerman

Apa Itu Au Pair di Jerman? Cara Tinggal di Luar Negeri Gratis

Apa itu Au Pair di Jerman? Pemerintah Jerman membuat beberapa program beasiswa, salah satunya Au Pair. Program internasional ini memberikan kesempatan untuk kaum muda di luar Jerman, agar merasakan bagaimana kehidupan disana. 

Tidak hanya itu, jika kamu mengikuti program ini akan mendapatkan berbagai fasilitas. Selama disana kamu akan tinggal dengan keluarga asuh, namun selama disana nantinya kamu akan membantunya dengan mengurus anak-anak hingga pekerjaan rumah yang ringan. 

Apa Itu Au Pair di Jerman?

Au Pair merupakan program pertukaran budaya untuk kaum muda. Batas usia untuk mengikuti program ini yaitu 18 hingga 26 tahun, untuk memperdalam bahasa Jerman serta budayanya. Selama disana, kamu akan tinggal dengan keluarga asuh kamu. 

Selama disana kamu akan bertanggung jawab membantu keluarga asuh dengan menjaga anak, mengantar sekolah hingga menemani anak. Tujuan program ini yaitu untuk kaum muda yang ingin memulai karir dengan kerja diluar negeri sekaligus mempelajari budayanya. 

Tidak hanya itu, bisa meningkatkan kemampuan bahasa. Sehingga setelah selesai melakukan program ini, kamu bisa melanjutkan ke program Ausbildung, FSJ hingga melanjutkan pendidikan. 

Namun Au Pair tentu berbeda dengan asisten rumah tangga. Tanggung jawab yang kamu lakukan, merupakan bentuk kerja sama mu sebagai anggota baru di keluarga tersebut. Biasanya list pekerjaan akan dibicarakan sebelum tanda tangan kontrak. 

Keuntungan Program Au Pair 

Mengikuti program au pair ini tidak hanya akan mendapatkan fasilitas saja, namun nantinya kamu akan mendapatkan banyak keuntungan lainnya. Jika kamu sedang menjalankan pendidikan lanjutan di Jerman, bisa sambil mengikuti program ini lho. Berikut ini beberapa keuntungan program au pair yang akan kamu dapatkan, antara lain:

1. Cara Tinggal di Jerman Gratis

Jika kamu mengikuti program ini, maka nantinya tidak perlu lagi untuk mengeluarkan banyak biaya selama tinggal disana. Karena biaya sehari-hari akan ditanggung oleh keluarga asuh kamu di Jerman. 

Kamu hanya akan mengeluarkan biaya untuk mengurus paspor, sertifikat A1 serta tiket keberangkatan. Namun jika beruntung mendapatkan keluarga yang royal, kemungkinan mereka yang akan menanggung biaya keberangkatanmu ke Jerman.  

2. Tempat Tinggal Layak

Selama disana nantinya, tentunya kamu akan mendapatkan tempat tinggal yang layak. Hal tersebut merupakan hal yang wajib untuk seluruh peserta program au pair. Karena kamu akan tinggal bersama keluarga asuhmu, jadi kamu tidak perlu memikirkan biaya sewa tempat tinggal. 

3. Langkah Awal Memulai Karir

Banyak cara untuk memulai karir di Jerman, program au pair ini salah satunya. Setelah menyelesaikan au pair ini, kamu bisa memperpanjang visa dan mencoba untuk mengikuti program lainnya. 

Berbagai program seperti lainnya BFD, FSJ dan Ausbildung bisa kamu ikuti. Setelah menyelesaikan au pair ini, tentunya kamu sudah memiliki kualifikasi yang layak untuk bekerja serta memulai karir di Jerman. 

4. Kontrak Kerja

Pada program au pair ini tentunya memiliki kontrak kerja, nantinya kamu akan bekerja bersama keluarga asuh di Jerman selama 12 bulan. Jadi selama 1 tahun, biaya hidup serta tempat tinggal akan ditanggung oleh keluarga asuh di Jerman. 

5. Gaji

Yaps tentu saja ketika mengikuti program ini akan mendapatkan uang saku. Pemerintah Jerman telah membuat peraturan, bahwa setiap keluarga yang membutuhkan au pair wajib memberikan uang saku atau gaji selama satu bulan. 

Adapun gaji yang akan didapat berkisar 260 Euro, jika dirupiahkan menjadi 4,3 juta rupiah. Gaji yang didapat sudah bersih, karena kamu tidak dikenakan biaya sewa tempat tinggal akomodasi hingga makan. 

Selain mendapatkan gaji, nantinya juga akan mendapatkan asuransi kesehatan. Kamu akan mendapatkannya setiap bulan, dan asuransi ini sudah ditanggung oleh keluarga asuh di Jerman. Jadi tidak perlu khawatir dengan mahalnya biaya rumah sakit. 

6. Jam Kerja

Untuk jam kerja au pair ini, kamu seperti melakukan part time. Dimana nantinya kamu bekerja dari hari senin hingga jumat, dengan hitungan waktu 30 jam perminggu. 

Namun jika keluarga asuh Jerman kamu membutuhkan bantuan di hari libur, maka nantinya kamu bisa menggantinya di hari senin. Karena au pair ini, kamu bisa bekerja sambil belajar jadi waktu luang yang akan didapat akan banyak. 

Kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan belajar tentang Jerman, entah belajar bahasanya maupun budayanya. 

Kontrak Kerja Au Pair 

Untuk kelancaran program au pair, tentu akan ada kontrak antara peserta dengan keluarga asuh. Hal ini dibuat agar meminimalisirkan terjadinya perselisihan satu sama lain, adanya kontrak tertulis ini juga diwajibkan untuk kedua belah pihak saling menghargai. 

Sebelum memutuskan menandatangani, tentu saja kamu perlu teliti untuk membaca kontrak terlebih dahulu. Jangan lupa untuk memeriksa hak mendasar yang kamu dapatkan, berikut beberapa hak tersebut: 

  • Hak mendapatkan makanan tiga kali sehari 
  • Hak mendapatkan ruang kamar, dengan kualifikasi yang sudah ditentukan 
  • Hak mendapatkan informasi keluarga asuh, seperti jumlah anggota, pekerjaan, jenis unit tempat tinggal serta informasi lainnya.
  • Hak mendapatkan asuransi kesehatan yang ditanggung keluarga asuh
  • Hak mendapatkan hari libur serta ikut keluarga asuh jika mengadakan wisata
  • Hak mendapatkan kursus bahasa Jerman
  • Hak mendapatkan gaji setiap bulannya. 

Tanggung Jawab dan Kewajiban Program Au Pair

Setelah kamu memastikan hak yang akan kamu dapat dalam kontrak. Maka setelahnya kamu harus mengetahui tanggung jawab dan kewajiban yang dilakukan selama mengikuti program ini. Tanggung jawab ini juga akan ditulis pada kontrak. 

Berikut beberapa tanggung jawab serta kewajiban yang akan kamu lakukan, antara lain:

  • Mengerjakan tugas di jam dan hari yang sudah disepakati 
  • Membantu dalam mengurus anak, seperti mengantar sekolah, menyiapkan sarapan, membantu mengerjakan tugas, menidurkan anak serta pekerjaan lainnya yang sesuai dengan isi kontrak 
  • Mematuhi aturan rumah, seperti tidak pulang larut malam hingga menjaga kebersihan dan peraturan lainnya. 

Cara Ikut Program Au Pair 

Jika kamu masih bingung mengikuti program au pair ini, yuk simak cara berikut ini:

1. Cari Program Au Pair

Ketika memutuskan untuk mengikuti program ini, alangkah baiknya jika langsung mencari tahu informasi lengkap mengenai au pair. Kamu bisa mencari agen terpercaya dari internet, nantinya kamu akan dihubungkan dengan keluarga asuh selama di Jerman. 

Jangan lupa untuk melengkapi informasi pribadi kamu. Tak lewat juga dengan berbagai pengalaman serta preferensi yang sudah didapat. 

2. Wawancara dengan Keluarga Asuh

Setelah ada keluarga asuh yang tertarik dengan kamu, langkah selanjutnya yaitu sesi wawancara. Pada kesempatan ini, kamu dan keluarga asuh kamu akan saling mengenal serta membahas mengenai ekspektasi dan persyaratan. 

3. Siapkan Dokumen

Tentu kamu perlu menyiapkan dokumen jauh-jauh hari. Karena nantinya dokumen ini akan dikirim ke Jerman. Dokumen yang dibutuhkan yaitu

  • Ijazah 
  • Paspor
  • Sertifikat A1
  • Surat keterangan kerja 
  • Surat cuti
  • Daftar riwayat hidup bahasa Jerman
  • Surat motivasi 
  • Pengajuan visa dan formulir P55 

4. Persiapan Bahasa

Ketika kamu sudah mengikuti au pair pastikan untuk kamu juga memiliki kemampuan bahasanya. Ada banyak program pemerintah Jerman yang memerlukan tingkat bahasa tertentu. Dengan ini kamu bisa belajar mandiri atau kursus bahasa. 

Kamu bisa belajar di Magna Education, tempat kursus bahasa Jerman ini menyediakan berbagai level kemampuan bahasa Jerman. Tidak hanya itu, kamu akan diajarkan dengan para pengajar profesional. 

Magna Education juga akan membantu kamu mempersiapkan program au pair hingga keberangkatan. Tentunya kamu tidak perlu khawatir, karena dengan harga terjangkau kamu sudah bisa berbahasa Jerman hingga tinggal disana. Yukk langsung daftarkan diri kamu!!

Selengkapnya